EMILY

EMILY
BAG 78



" Ya ampun...Kalian Seperti anak Kecil Saja," Kata Adam Tersenyum melihat Kedua Putri KesayangAnnya Seperti Itu, Adam Tersenyum Karena melihat Mereka seperti Anak Kecil.


" Biarkan Saja Lah Pah, Mereka Mungkin Senang Saat Mendapatkan Kado Dari Nenek," Ucap Kiona Tersenyum dan Meninggalkan Adam Yang duduk Di Ruang Tamu Dengan Sahabat Sekaligus Rekan Bisnisnya..


" Kau Benar Sayang," Ucap Adam Tersenyum sebelum Kiona Pergi.


" Emily Kesini Sebentar," Ucap Adam memanggil pada Putrinya Dan Menyuruh Emily Mendekat.


Emily Pun Menghampiri Papahnya dan Duduk Di samping Papahnya.


" Ada Apa Pah," Tanya Emily.


" Perkenalkan Sayang...Ini Teman Kerja Papah," Kata Adam Memperkenalkan Teman Kerja Adam.


" Ini Om Arya, Dan Tante Talia," Kata Adam Memperkenalkan rekan Bisnis Adam.


Istri Arya Sangat Akrab Dengan Kiona, Karena semenjak Arya Dan Adam menjalani Bisnis Dan Menjadi Sahabat, Talia Dan Kiona Menjadi Dekat Karena Talia Mau Pun Kiona Sering Bertemu.


" Nama Saya Emily, Om," Ucap Emily Pelan dan Mencium Tangan Teman Papahnya Itu yang Bernama Om Arya Dan Tante Talia,


Dan Tanpa Emily Sadari Ada Seseorang Yang selalu Memperhatikannya Diam Diam.


" Wahhh...Ternyata Kalo Di Lihat Lebih dekat Nak Emily Memang Cantik Ya Dam," Kata Teman papah Adam dan Memanggil papah Adam dengan Hanya Memanggil Namanya Saja.


APA BELIAU SAHABAT PAPAH YA, dalam Hati Emily.


Jika Teman Papahnya Memanggil namanya Saja Berati Bukan Hanya Teman, tapi Sahabat Papah Adam, Begitu Pemikiran Emily saat Ini. Karena Yang Emily Tau, Begitulah Kiranya Kala papah Adam Dekat Dengan Sahabat nya.


" Nama Saya Emily Tante," Ucap Emily dan Mencium Tangan Tante Talia Juga.


" Putri Pak Adam Memang Cantik Ya Pah," kata Wanita Cantik Di dekat Temannya Adam,


APA WANITA CANTIK INI ISTRINYA SAHABAT PAPAH YA, dalam Hati Emily Lagi.


" Kau Benar Sayang..,sangat Cantik Kan," Kata Sahabat Papah Adam Pada Istrinya.


" Mereka Suami istri, Dan Mereka Sahabat Papah Sayang," Ucap Adam Pada Emily.


Dan Emily Hanya Mengangguk Mengerti apa Kata Papahnya.


" Emily Memang Cantik, Sesuai Dengan Namanya," Ucap Arya sahabat Adam Papahnya Emily.


" Tentu Saja Putriku Cantik, Kau Tidak Lihat Bagaimana Istriku, DiSana lah Tercipatanya Kecantikan Pada Putriku, Ar," Ucap Adam Bangga, Dan Memanggil Nama Pada Sahabatnya Itu.


" Kau Benar Dam..Mungkin Emily Mewarisi Kecantikan Dari Istrimu," Kata Arya Mengagumi Kecantikan Yang Di miliki Kiona Istri Adam.


" Papah Memang Benar, Nak Emily Sangat Mirip Sama Mamahnya, Cantik... iya kan Sayang," Ucap Istri Om Arya pada Seorang Lelaki yang Duduk di Dekatnya..


" Ah Iya...Papah Hampir Lupa," Kata Adam Tersenyum..


" perkenalkan Sayang...Ini adalah Putra Om Arya," Kata Adam Dan Memperkenalkan Pada Emily.


" Saya Pikir Pak Adam Tidak Akan memperkenalkan Putra Saya," Ucap Istri Arya Pelan Dan Tertawa Ringan.


" Maafkan Saya Talia, Saya Memang Begitu, Selalu peLupa," Ucap Adam Minta Maaf.


" Tidak Apa apa," Ucap istri Arya Tersenyum mengerti Dan Membiarkan Putranya Berkenalan dengan Emily.


" Ayo sayang...Perkenalkan Namamu Pada Gadis Cantik Ini,," Kata Talia lagi.


" Baik Mom," Ucap Laki laki Itu.


" Hai...Namaku Thomas Pramuja Kusuma," Kata Seorang Laki Laki Yang Bernama Thomas.


dan Thomas Ini adalah Putra dari Arya Pramuja Kusuma dan Talia Saraspuspita sahabat Sekaligus Rekan Kerja Adam.


" Tapi...Panggil Saja Thom," Ucap Laki Laki Itu Yang bernama Thomas dan Mengulurkan Tangan Pada Emily.


" Emily." Ucap Emily Menerima Ulurantangan Thomas.


" Senang Bisa Berkenalan dengan mu," Ucap Thomas Lembut.


" ya Senang Berkenalan Denganmu Juga," Ucap Emily Pelan.


Memang Thomas Terlihat Tampan Dan Menawan dan Mungkin juga Thomas Terlihat Muda Karena Usianya Baru Menginjak 25 Tahun.


" Apa Kau Masih Kuliah Emily," Tanya Thomas pada Emily.


" Iya..." Ucap Emily Pelan.


" Ah..." Hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Thomas.


Thomas Merasa Kaku Berbicara Dengan Emily Karena Emily Selalu terlihat Bosan Ketika Apa Yang Di katakan Thomas, Sehingga Thomas Tidak Tau Harus Bertanya apa.


" Bukankah...Kau Mempunyai Dua Putri, Kemana Putrimu Yang Satunya," Tanya Arya pada Adam.


" Ah...Akila, Aku Lupa Memperkenalkan nya Padamu, Tunggu sebentar Aku Akan Memanggilnya," Ucap Adam Yang Memang Selalu Pelupa.


Adam pun Memanggil Akila Agar Mendekatinya.


" Ada Apa Pah," Tanya Akila Ketika Sudah Berada Di Dekat Papahnya.


Akila pun Mencium Tangan Arya dan Juga Talia seperti apa Yang Di Lakukan Emily Tadi.


" Waaaah Putri Putrimu Ternyata Sangat Cantik Cantik Ya Dam," Ucap Arya Pada Adam.


" Tentu Saja, Putri Putriku Semua Sangat Luar Biasa," Kata Adam Senang.


" Kau Memang Benar Dam," Ucap Arya Tersenyum.


" Sudah Siap Kan Sayang, Bagaimana Kalo Kita Langsung Makan Makan Saja sekarang," Ucap Adam Tak Sabaran pada Istrinya.


" Tunggu sebentar Pah, Mamah Lagi menunggu Teman Mamah Datang," Ucap Kiona pelan.


" Siapa,? Apa Melati," tanya Adam, Dan Kiona Pun Mengangguk.


" Ah Begitu..." Ucap Adam.


" Padahal Papah Sudah La......," Baru saja Adam Mau Berbicara Sudah Ada suara Bell Berbunyi.


Ting...


Tung....


Ting....


Tung....


" BI...Tolong Bukain Pintunya Ya," Kata Kiona Pada Bibi Pembantu Di sana.


" Biar Emily Aja Mah, Bibi Kan Lagi di dapur," Ucap Emily dan Ia Pun Menuju Pintu Dan Membuka pintu..


" Tante Melati," Kata Emily Senang Saat Melihat Tante Melati Mamah Jacky datang Bersama Raja..


" Hai sayang...Selamat Ulang Tahun," Ucap Tante Melati Dan Memeluk Sayang Emily.


" terimakasih Tante," Ucap Emily Senang.


" Ayo Tante Masuk," Ajak Emily pelan.


" Selamat Ulang Tahun Ya Mil," Kata Raja Memberi Salam Pada Emily.


" Makasih Ya Ja," Ucap Emily senang.


" Di Mana Kakakmu, Jacky," Tanya Emily Lagi.


" Oh...Kakak Ada Urusan Katanya, Nanti Juga Kemari," Kata Raja pelan.


" Oh Begitu," Kata Emily Kecewa.


" Ya Udah Masuk Yuk," Ajak Emily lagi.


" Melati," Panggil Seseorang Terkejut Saat Melihat Melati Di sana.


" Talia," Ucap Melati Sama Kagetnya,


Mereka Berdua Pun Saling Berpelukan Membuat Kiona Dan Adam Bingung.


" Kalian Saling Kenal," Tanya Adam Memecah Suasana.


" Iya...Kami Saling Kenal, Mungkin Sudah Beberapa Tahun kita Tidak Bertemu," Kata Melati Menangis Saat pertama kali Melihat Talia Lagi.


" Bagaimana Kabar Jacky Mel," Tanya Talia.


" Apa Dia Sudah Sembuh," Tanya Talia Lagi..


" Alhamdulillah Jacky Sudah Sembuh Ta," Ucap Melati.


" Syukurlah Kalo Jacky Sudah Sembuh," Kata Talia Ikut Senang.


" Jadi Kalian saling Kenal," Tanya Kiona penasaran.


" Iya...kami Bukan Hanya Saling Kenal, Justru Kami Sahabatan," Jawab Melati Pelan, Melati Pun Menjelaskan Pada Kiona Bagaimana Melati Dan Talia sahabatan.


" Waaaah Senangnya, Jadi Kalian Ternyata Sahabatan, Aku Pikir Kalian Tidak Saling Kenal," Ucap Kiona Senang Saat Mendengar Ternyata Talia Dan Melati Sahabatan.


Mereka Bertiga Pun Saling Tanya, Jawab dan Mereka Bertiga Jadi Semakin Akrab Saja..


Karena Penasaran dengan Raja Akila PUn mendekati Mamah Kiona. dan Bertanya Sesuatu.


" Apa Dia Yang mamah Maksud Kekasih Emily," Tanya Akila Pada Mamahnya Saat Melihat Raja.


" Bukan Sayang, Raja Adiknya Jacky," Kata Kiona Berbisik.


" Oooh...Lalu Kemana Jacky Kekasih Emily, Kenapa Dia Tidak Ikut," Tanya Akila Yang Merasa Bingung Karena Jacky Tak Ikut.


" Mamah Juga Tidak Tau sayang, Nanti Mamah Tanya Sama Tante Melati," Kata Kiona Yang masih Berbisik.


Setelah Kiona Berkata Seperti itu, ia Pun Mendekati Melati.