EMILY

EMILY
BAG 60



" Tante Sangat Senang, Ternyata Jacky Bisa Pulih Lebih Cepat," Kata Mamah Melati.


" Syukurlah Tante Kalo Jacky semakin Membaik," Kata Emily pelan.


" Iya..." Kata Mamah Melati Senang.


" Tapi...Tante Sedikit Merasa Sedih, Karena Jacky Sama Sekali Tak Mengingat Nak Emily," Kata Mamah Melati Lagi.


" Tidak apa apa Tante, Emily yakin Kok suatu saat Jacky Pasti akan Mengingatnya," Kata Emily Lagi.


" Mudah Mudahan Ya Sayang," Kata Mamah Melati.


" Mil..Lu Nanti Pulang Biar Gue Yang antar ya," Kata Raja Pelan dan Emily Pun Setuju Mengangguk,


Jacky Yang Mendengar Raja Akan Mengantar Emily Merasa Kesal dan Marah,


" Bukan Kah Dia bisa Pulang Sendiri, Kenapa Kau Ingin Mengantarnya," Kata Jack Kesal.


" Memang Emily Bisa Pulang Sendiri Kak, Tapi Kan Mana Mungkin gue Membiarkan Gadis Cantik Seperti Emily Jalan Sendirian," Kata Raja senang.


" lagi Pula Jalan Sendiri Saja Tidak akan Ada Yang Mau Padanya,Apa Lagi Menculiknya," Kata Jack Kesal


" Kakak Jangan Salah, Gini Gini Emily Banyak Yang Naksir Padanya, Dan Yang Gue Takutkan Bukan Emily Yang Takut Pada Penculik Kak, melainkan Penculik itu sendiri Yang Takut pada Emily, Karena Emily Bisa Menghajarnya, dan Aku Merasa Kasian Nanti Pada Penculiknya, Iya Kan Emily." kata Raja Tersenyum.


" Dan Asal Kakak Tau, Gue saja Menyukainya," Kata Raja Berbisik Pada Jacky dan Membuat Jack Semakin Marah Saja Saat Mendengar Raja Berkata Seperti itu.


TERNYATA AKU SAMA ADIKKU MENYUKAINYA..batin Jack Mulai merasa Kesal.


TAPI....AKU TIDAK AKAN MENYERHAKANNYA, MESKI RAJA ADIKKU SENDIRI, dalam Hati Jack Lagi.


" Gadis Kecil, Apa kau Melupakan Sesuatu," Kata Jack Pelan.


" Maksudmu," Tanya Emily Yang Merasa Bingung Dengan Pertanyaan Jacky Padanya.


" Aku Tidak Mengerti apa yang Kau Katakan," Kata Emily Lagi.


" Benarkah,, Apa kau Lupa Janjimu Padaku," Kata Jack Lagi.


" Janji Apa," Kata Emily mengingat Ingat Namun Ia Tak Pernah Berjanji Apa pun Pada Jacky,


" Biarlah Itu akan Menjadi PR untukmu," Kata Jack Tersenyum.


APA SIH MAKSUDNYA, pikir Emily Aneh.


" Oia Mil, Gue Denger pak Dosen Yang Kaku Itu Tingal Di apartemen yang Sama Ya Denganmu," Tanya Raja..


Pertanyaan Raja Membuat Jack Semakin Penasaran siapa Yang Tinggal Di Apartemen yang Sama Dengan Emily.


Laki Lakikah Atau Perempuan Kah,


" Oh Maksudmu...Pak Darren Bukan," Tanya Emily lagi.


LAKI LAKI, pikir Jack Mulai Resah.


DARREN KATANYA, pikir Jacky Lagi.


" iya...Gue Denger dari Citra Katanya Dia Tinggal Di Tempat Yang Sama Dengan Lu," Kata Raja Lagi.


DARREN.. dalam Hati Jack Penasaran.


APA YANG DI MAKSUD MEREKA DARREN YANG AKU KENAL, dalam Hati Jack Lagi.


" Iya...Pak Darren Memang Tinggal Di tempat Yang Sama Denganku," Kata Emily pelan.


" Ah Begitu," Kata Raja,


" Oia Tante...Emily pulang Ya Tante," Kata Emily Lembut.


" Iya Sayang...Makasih Sudah Membawakan Bubur Untuk Jacky," Kata Mamah Melati.


" Ah Iya Sama Sama Tante," Kata Emily Tersenyum.


" Ah Iya Gadis Kecil, Kau Bisa Kan Membawakan Bubur Untukku setiap Hari," Kata Jack Meminta Seakan Memaksa


" Tidak Ada Penolakan, Kau Harus Mau Membawakan Bubur Untukku setiap Hari, Bukan Kah Kau Temanku," kata Jack Lagi, dan Malah Berkata Seperti itu pada Emily.


" Baiklah,," Kata Emily Mau Tak Mau menuruti Apa mau Jack, Dan Emily Juga Bersyukur karena Jack Memberikan Waktu Pada Emily Untuk Mengingatkannya Pada Emily Nanti.


" Jangan Lupa Untuk Membawanya Setiap Pagi Kemari," Kata Jack Lagi.


" Iya...Tante Emily Permisi," Kata Emily Pamit Pada Mamah Melati dan Semuanya.


Raja Pun Mengantarkan Emily Pulang,


" Aku Juga Kan Bisa Memasakannya Untukmu," Kata Nilam Lagi


" Tidak Perlu,, Aku Hanya Akan Memakan Masakan Emily saja," Kata Jack Mulai tegas.


" Mom...Apa Aku Boleh Berbicara berdua Saja Dengan Nilam," Kata Jack pelan.


" Baiklah Sayang...MOmy Keluar Sebentar, Lagi Pula Ada Yang Mau Momy Beli," Kata Melati dan Meninggalkan Jack Dan Nilam Berdua Saja di dalam.


1 JAM KEMUDIAN...


" kau Bicara Apa Sayang Pada Nilam, Kenapa Saat Momy Masuk Rumah Sakit melihat Dia Keluar Menangis seperti itu tadi," Kata Mamah Melati penasaran dengan Nilam Yang Menangis.


" Tidak Ada..," Ucap Jack Menyembunyikan apa Yang Tadi Mereka Bicarkan,


" Ah...Apa Momy Tidak Boleh Tau," Tanya Mamah Melati.


" Maafkan Aku Mom, Aku tidak Bisa Menjelaskannya Padamu," Kata Jack Lagi.


" Baiklah Sayang, Tidak apa apa," Kata Mamah Melati.


" Raja... Kamu sudah Mengantarkan Emily nya," Kata Mamah Melati Saat Melihat Raja Sudah Kembali,


" Sudah Mom," Kata Raja Ringan.


" Raja...Kemari Sebentar," Kata Jack Pelan.


Raja Pun Menghampiri Kakaknya.


" Ada Apa Kak," tanya Raja.


" Siapa Darren," Tanya Jack Pelan.


" Ah...Dosen Kita kak," Kata Raja pelan.


" Katanya Dia Tinggal Di Apartemen yang Sama Dengan Emily kak, Makannya Karena Gue penasaran Gue Tanya Sama Emilynya Langsung," Kata Raja lagi.


" Bukan Darren Teman ku Kan," Kata Jack Penasaran dan Berbicara Pada dirinya sendiri.


" Teman Kakak," Tanya Raja.


" Memang Kakak Punya Teman Yang Bernama Darren Juga," Tanya Raja Lagi.


" Iya...Dulu sekali,,, Mungkin 3 tahun Yang Lalu, Sebelum Kakak Koma," Kata Jack.


" Kakak Punya Sahabat Yang Bernama Darren, Dan Dia Juga Memiliki Kelebihan Yang Sama Seperti kakak," Kata Jack Lagi.


" Dan Karena Nilam lah Aku dan Dia Sedikit Terpecah Persahabatan kami," kata Jack Lagi..


" Jadi Kakak Punya Teman Yang Bernama Darren Juga," tanya Raja penasaran.


" Ya....Dan Jika Darren Yang Kalian Bicarakan Itu Teman atau Sahabatku, Gadis Kecil Itu Dalam Bahaya," Kata Jack Lagi.


" Maksud Kakak," Kata Raja Tak Mengerti.


" Ja, Apa Darren Dosen mu Mempunyai Kelebihan Juga Sama Sepertiku," Tanya Jacky pelan.


" Kata Orang Orang, Sih Iya punya, Tapi...Aku Tidak tau Itu Benar Apa Tidak Nya, Karen Aku Belum Pernah Melihat Semua Itu," Kata Raja Lagi.


" Jika Memang Itu Benar, Darren Yang Kau Maksud memiliki Kelebihan Yang Sama Denganku dan Emily, Maka Aku Pinta Padamu Ja,, Tolong Jaga Emily Sebelum Aku Sendiri Yang Menjaganya," Kata Jacky Serius.


" Apa kakak Mengingat Emily itu siapa," Tanya Raja Penasaran Karena Kakaknya Mulai Berubah dan Memperhatikan Emily.


" Aku Ingat Atau Tidaknya Itu Tidak Penting," Kata Jack Mulai Serius.


" Yang Penting Kau Harus Menjaga Emily Sebelum aku Sendiri yang Menjaganya," Kata Jack Lagi.


" Baiklah...Aku Mengerti," Kata Raja Mulai Paham.


" Apa Sebenarnya Yang Kalian Bicarakan, Kenapa Raja Harus Menjaga Nak Emily," Tanya Mamah Melati Kepo.


" Momy Kepo Sekali," Kata Raja Tersenyum.


" Tentu Saja Momy Kepo, Kalian Membicarakan Anak Perempuan ku," Kata Mamah Melati Yang Sudah Menganggap Emily Putrinya.


" Kau Lihat Kak, Momy Sudah Menganggap Emily Putrinya sendiri, Lalu Kita Yang Putra putranya Akan Di Kemanakan Sama Momy," Kata Raja Pura Pura Sedih.


" Kau Ini...Kalian Tetaplah Putra Putra Momy, Cuma Emily Adalah Anak Yang Momy Inginkan Untuk Kalian Berdua, Entah Itu Kau Atau Pun Raja," Kata Momy Memberi Kode Pada Raja dan Jacky,


Mamah Melati Memang Menginginkan Emily Menjadi istri Salah Satu Putranya Entah Itu Jacky atau Raja, Mamah Melati Pun Tak Tau.