
" Lu jangan Nakutin apa Mil, Udah Tau Kalo Gue Penakut," Kata Citra Pelan.
Emily Hanya Tertawa Melihat Ketakutan Temannya,
" Ya sudah Nak,, Nenek Pergi dulu," Kata Nenek Tua Itu Lagi.
" Iya Nek," ucap Emily Pelan.
" Assalamualaikum," Kata Nenek Tua itu Sebelum Pergi dan Menembus Tembok.
" Walaikumsalam, Ya ampun Nek, Jangan Menembus Tembok Seperti Itu, Aku Kan Kaget Lihatnya," Kata Emily Yang Masih Terkejut Saja Saat melihat Hantu Menembus Tembok, Dan Nenek Tua Itu Hanya Tersenyum Melihat Kekagetan Emily.
" Gue heran, Hantu Kok Bisa Ngucap Salam Sih Mil," Tanya Citra Bingung.
" Itu berarti Hantunya Beragama Islam, Walaupun Sudah Mati dan Menjadi Hantu, memangnya Salah Kalo Ngucap Salam, Gak Kan, Justru Malah Bagus Kalo Ngucap Salam," Kata Emily panjang Lebar.
" Bener Juga.. Apa Yang Nenek Tua Itu Katakan Mil," Tanya Citra penasaran.
Emily Menceritakan Pada Citra Bahwa Nenek Tua Itu Meminta Bantuannya..
Dan Nenek Itu Pun sudah Pergi dari Apartemennya.
" Apa Nenek Tua Itu Memberimu Alamat Rumah Putranya," Tanya Citra Penasaran..
" Iya...Dan Ia Tinggal Di perumahan****," Kata Emily Pelan Memberi Tau Citra Tempat Yang Harus Ia Kunjungi Nanti...
" Lalu Bagaimana Kalo Orang Itu Tak Mempercayai mu," Tanya Citra.
" Gue Tidak Tau, Kita Coba Aja Dulu Temui Putra Nenek Tua Itu," Kata Emily Lagi.
" Lu Ikut Gue Kan," Tanya Emily Lagi.
" Iya....Gue Ikut Kok," Kata Citra...
" Gue Laper Emily...Bagaimana Kalo Kita Keluar Dan Mencari Makan, Apalagi Hari Ini Kan hari Minggu,Cocok Banget Untuk Kita Jalan Jalan," Kata Citra senang dan Mengajak Emily mencari Makanan.
" Oke Deh...Tar Deh Ya Abis Magrib," Kata Emily Lagi..
Emily dan Citra Pun Melaksanakan kewajibannya Yaitu Sholat Magrib, Dan Setelah Sholat Emily dan Citra pun Mencari Makan di luar Dan Masih Daerah Apartemen Milik Emily.
" Makan Apa Kita," Tanya Citra.
" Lu Maunya Makan Apa," tanya Balik Emily.
" Gue Sih Pengen Makan Bakso," Kata Citra Lagi..
" Di sini Mana Ada Tukang Bakso," Kata Emily pelan,
Memang, Di Daerah Apartemen Ini Jarang Sekali Ada Tukang Bakso..
Terpaksa Emily dan Citra Jalan Lagi mencari Tukang Bakso yang Mangkal di Luar Apartemen,
" Nah Itu Ada Mil," Kata Citra Senang Saat Melihat Tukang Bakso Yang Ramai dengan Pembeli..
Emily dan Citra Pun Duduk di Sana Menunggu Giliran untuk Memesan.
Namun Emily Merasa Ada Yang Aneh Dengan Penjual Bakso Itu.
Emily Pun Memejamkan Matanya ingin Tau Apa ada Yang Aneh dengan Penjual Bakso Itu,
Setelah Emily Membuka Mata, Emily Melihat Semacam Anak Kecil sedang Memandang Para Pembeli Yang Makan Bakso dengan Tatapan Yang Aneh..
Emily pun Menundukan Kepalanya.
YA TUHAN...APA ITU, tanya Emily dalam Hati.
Emily Pun Memberanikan Diri untuk Memandang jenis Apa Hantu Itu..
ANEH SEKALI..KENAPA HANTU ITU SEPERTI TUYUL..TAPI BUKAN,DAN ANEHNYA LAGI KENAPA TERLIHAT MENYERAMKAN SEPERTI ITU, dalam Hati Emily Memperhatikan Hantu Itu dengan Serius.
Ya Hantu itu berbentuk Tuyul tapi Bukan Semacam Tuyul, Hanya Saja Kepalanya Sedikit Botak Saja, Dan Hantu Itu sangat Menyeramkan Dengan Wajah Yang Begitu Banyak Darah dan Darah Itu Menetes Di Dalam Mangkok Bakso Yang Pelanggan Makan,
Emily Yang Melihat Itu Pun Ingin Muntah,
" Lu Kenapa Emily," Tanya Citra.
" Kita Cari Makan Tempat Lain Aja Yuk," Ajak Emily dan Menggandeng Tangan Citra Dengan Cepat.
" Lu Kenapa Sih," Tanya Citra Semakin Penasaran.
" Udah...Lu ikut aja, Gak Usah Banyak Tanya, Ayo..." Ajak Emily, Emily Merasa Sedikit takut Dengan Tatapan Tajam Hantu Itu..
" Kau Bisa Melihat Ku," Tanya Hantu Kecil Itu Pada Emily dengan Tatapan Tajam yang Menakutkan
" Ayoo Cit," Ucap Emily dan Tak Menghiraukan Apa Yang Di Katakan Hantu Kecil Itu.
Emily dan Citra Pun Menjauh Dari Tempat Itu dan Meninggalkan Tukang Bakso itu, Namun Hantu Itu Malah Mengikuti Emily Karena Penasaran.
Emily Yang Risih Karena Di ganggu Terus Akhirnya Buka Suara, Karena Di Tempat Sepi tak Ada Orang.
" Berhentilah mengganggu ku," Kata Emily Kesal, Citra yang Merasa Aneh Dengan Emily yang Berbicara Sendiri dan Citra pun Bersembunyi Di Balik Punggung Emily.
YA AMPUN...BIKIN KAGET SAJA NIH SI EMILY, dalam Hati Citra kaget.
BICARA SAMA SIAPA LAGI NI ANAK, dalam hati Citra Merasa takut.
" Kau Melihatku Kan," Tanya Lagi Hantu Kecil Itu.
" Ya gue Bisa Melihat Lu...Kenapa Hah," Tanya Balik Emily Kesal.
" Pergi sana, Gue Kan Tidak Mengganggu Mu," Kata Emily Kesal, Citra Yang Bingung Emily Bicara Sendiri hanya Terdiam dan Bersembunyi Di punggung Emily.
" Kau Sudah Tau Kalo Majikanku Memiliki Aku, Jadi Kau Ancaman Bagi Kami," Kata Hantu Itu Lagi..
" Ya Ampun...Kenapa Gue Harus Jadi ancaman Majikan Lu hah, Lagi Pula Gue Juga Tidak Ada Minat Untuk Jadi Tukang Bakso," Kata Emily Kesal Dan Marah Karena Omongan Hantu Kecil Itu Bilang Kalo Dia Ancaman Majikan Si Hantu Kecil itu,
" Kau Tau Betul Bukan Itu Yang Aku Maksud," Kata Hantu Kecil Itu Lagi...
" Nih..Dengerin Ya...Itu Kan Urusanmu Bukan Urusan Gue, Lagi Pula Kan Gue Cuma Mau Beli Bakso Majikanmu saja, berhubung Karena Gue Bisa Lihat kalo Majikanmu Tidak Benar dalam Berdagang, Gue Pergi Saja Kan," Kata Emily Kesal.
" Udah Sana Pergi, Lagi Pula Bukan Urusanku juga Kan, Lagi pula Gue juga Gak Ganggu Lu," Kata Emily Lagi dan Mengusir Hantu Kecil Itu.
" Awas Saja Kalo Kau Mengatakan Ini pada Semua Orang, Cukup Kau saja Yang Tau," Kata Hantu Itu Lagi..
" Kalo Kau Mengatakannya pada Semua Orang, Nyawamu Dalam Bahaya," Kata Hantu Kecil Itu Mengancam Emily.
" Terserah...Lagi Pula Gue juga Tidak Takut Sama Lu," Kata Emily lagi.
" Dan Gue Juga Tidak Mau Berurusan Dengan Lu," Kata Emily tegas.
" Baiklah Aku akan Pergi...Tapi Bila Kau Macam Macam, Aku Akan Terus Mengganggumu," Ancam Hantu Kecil Itu lagi sebelum Pergi.
" Lu Ngomong Sama Siapa Sih," Tanya Citra..
" Sama Hantu Yang Dijadikan Tukang Bakso itu Penglaris," Kata Emily..
" Ya Ampun... Jadi Tukang Bakso Tadi Pakai Penglaris Mil," Tanya Citra dan Emily Mengangguk.
" Pantas Saja Lu Langsung Pergi dari Sana, ternyata Lu Lihat Hantu di sana," Kata Citra Pelan,
" Iya...Makanya Gue Ajak Lu Pergi dari sana," Kata Emily Pelan.
" Tuh hantu Malah Ngancam Gue Lagi," Kata Emily kesal
" Ngancam Gimana maksud Lu," Tanya Citra Penasaran.
" Katanya Kalo Gue Bilang Pada Semua Orang kalo Si tukang Bakso Itu Pakai Penglaris, Nyawa Gue dalam Bahaya," Kata Emily pelan.
" Ya ampun... Serem amat Si Mil, Terus Kita Harus Bagaimana," Tanya Citra Takut.
" Lu tenang Saja, Hantunya juga Sudah Pergi," Kata Emily.
" Kita Cari Nasi Goreng Aja Yuk," Ajak Emily lagi.
" Tapi...Gue Takut Mil, Gue Takut Kaya Yang Tadi," Kata Citra..
" Buat apa Ada Gue Kalo Gitu, Kita Lihat Lihat Aja Dulu, Kalo Ada Hantu Kaya Tadi Kita Pergi," Kata Emily pelan.