
" Apa...Jadi Jack Sudah Mengingat Siapa Dirinya.." kata Pampam seakan Tak Senang..
" Iya...Jack Sudah Mengingat Siapa Dirinya.." Kata Emily Senang.
" Apa kau Sesenang Itu Mil." Tanya Pampam.
" Tentu Saja Aku Senang..," Kata Emily Tersenyum.
" Tapi Kau Akan....." Kata kata Pampam Di potong Emily..
" Aku Tau Pam...Tapi Itu Yang Terbaik Untuk Jack dan Aku Nanti," Kata Emily berbisik pada Pampam.
" Apa kau Yakin dengan apa yang kau Katakan," Tanya Pampam pelan.
" Apa yang Kalian Bicarakan, Kenapa Kalian Berbisik Seperti itu ," Tanya Jack Penasaran.
" tidak apa apa, Jack.." Kata Emily Tersenyum.
" Pampam Hanya Tidak Ingin Kau Meninggalakan Kami Di sini," Kata Emily Pelan.
" Kalian tenang Saja...Jika Aku Sudah Kembali pada Tubuhku Aku Akan Sering Bermain Kemari," Kata Jack Lagi..
" Kau Dengar PAM..Jack Tidak Akan Melupakan Kita, Iya Kan Jack," Kata Emily Lagi...
" Tentu Saja...Aku tidak Akan Melupakan Kalian," Kata Jack Tersenyum.
" Baiklah...Sekarang Kau Sudah Ingat siapa Dirimu Kan," Tanya Pampam..
" Sekarang Cobalah Memasuki Raga Emily..." Kata Pampam Lagi..
" Maksudmu apa Pam, Aku Tidak Mengerti." Tanya Jack Pelan.
" Maksudku...Kau Tau Betul Bukan Kalo Kau Tidak Bisa Semudah Itu Keluar Dari Apartemen ini." Tanya Pampam Lagi dan Jack Pun Mengangguk..
" Maka dari Itu...Karena Kau Tidak Bisa Keluar Apartemen ini..kau Harus Masuk Pada Tubuh Emily Agar Kau Bisa Keluar Dari Apartemen ini dan Bertemu Tubuh Asli dan Nyatamu di Rumah Sakit Nanti.," Kata Pampam Lagi.
" Itu Benar Jack,, Jadi Kau dan Aku Harus Belajar Supaya Kau Bisa Memasuki Tubuhku," Kata Emily Tersenyum..
tiba tiba Hp Emily Berbunyi dan Emily Melihat Siapa Yang Menelvon Dirinya, ternyata Mamahnya..
" Aku Mau angkat Telvon Mamahku dulu Ya," Kata Emily Dan Meninggalakan Jack Dan Pampam Yang sedang Berbicara Di Kamar Jack.
" Apakah.. Ini Tidak Akan Membahayakan Emily.." Tanya Jack Pelan.
" Tentu Saja Ini Membahayakan Jiwanya..Tapi...Karena Emily Anak Yang berbeda Dari siapa Pun, Kau Tenang Saja,, Emily Tidak Akan Kenapa Napa, Jika Kau Ingin Tau," Kata Pampam.
" Syukurlah kalo Emily Tidak Kenapa Napa," Kata Jack Tersenyum lirih..
" Tapi...Kenapa Aku Merasa Emily nanti akan Melupakan Ku," Kata Jack Merasa Aneh Pada Apa yang Ia Pikirkan..
" Lalu Bagaiamana Kalo Kau Yang Melupakan Emily," Kata Pampam..
" Itu Tidak Mungkin.." Kata Jack Aneh.
" Aku Sangat Mencintai Emily..Mana Mungkin Aku Bisa Melupakan nya," Kata Jack Tak Percaya.
" Ini kan Seumpamanya Jacky..Jika Kau Melupakan Emily Saat Kau Kembali Pada Tubuhmu...Apa yang Akan Kau Lakukan,"
Tanya Pampam..
" Kalo Memang Aku Melupakan Emily Saat Kembali Pada Ragaku...Lebih Baik Aku Tidak Kembali Pada Tubuhku," Kata Jack Pelan.
" Aku Tidak Mau Melupakan Kejadian Kejadian Yang aku Alami Saat Ini," Kata Jack Pelan.
" Apa lagi...Sampai Aku Melupakan, Emily," Kata Jack pelan.
" Aku tidak Mau Menyakiti Emily Gadis Yang Aku Cintai,,Lebih Baik Aku Menghilang Dari Dunia Ini," Kata Jack Lagi.
" Apa kau Tau.... jika kau Tak Kembali Pada tubuhmu kau Akan...." Kata Pampam tak Melanjutkan apa yang ia Katakan.
" Aku Akan Menghilang,,, Aku Tau itu," Kata Jack.
" Karena Berangsur Angsur Tubuhku Kadang Terlihat Kadang Tidak.." Kata Jack Lagi..
" Lebih Baik Seperti Itu...Dari pada Aku Hidup namun Aku Tak Mengingat Emily Sama Sekali, Emily Adalah Orang Pertama Yang Aku Temui Saat Aku Berada Di dunia Ini, Jika Aku Kembali Pada Tubuhku dan Aku Malah Melupakannya Lebih Baik Aku Tidak Kembali," Kata Jack Lagi.
" Itu kan Seumpamanya Jacky...Kau Tenang Saja...Itu Tidak Akan Terjadi," Kata Pampam Berbohong..
Pampam Terpaksa Berbohong Karena Emily sudah mengatakan Pada Pampam Kalo Semua Itu Harus Di sembunyikan Dari Jacky.
" Apa Kau Yakin...Apa kau Tidak Berbohong Padaku," Kata Jacky Pelan.
" Tentu Saja Tidak..Aku Tidak Berbohong padamu," Kata Pampam tegas.
" Baiklah...Sekarang Kau Ajarkan Aku Agar Aku Bisa Memasuki Raga Emily," Kata Jack pelan.
" Baiklah...Pertama Kau Harus Konsentrasi... Dan Pokuskan Tujuanmu pada Satu Titik." Kata Pampam..
" Dan Aku Juga Akan Mengajarkan Emily Untuk Menarikmu Agar Kau Masuk Pada Tubuhnya." Kata Pampam Lagi.
" Ok....Kamu Jelasin Yang Benar PAM..Aku Belum Mengerti," Kata Jack.
" Berlahan Kau Pun Akan Mengerti Nanti..." Kata Pampam lagi..
" Sory ya....Lama, Ayo Kita Mulai." Kata Emily Pelan saat Kembali Masuk Ke Kamar Jack Lagi,.
Pertama Pampam Mengajarkan Emily terlebih Dahulu....
Emily Mempokuskan Pikirannya....
" Kamu Harus Tenang mil, Konsentrasi," Kata Pampam.
" Buang Semua Hawa Negatif Pada Tubuh Kamu....Dan Ketika Kau Menemukan hawa Murni Yang semacam Hangat atau Berbeda Yang kamu Rasakan Kamu Ambil Hawa Itu...dan Kamu Coba Masukan Pada Tubuhmu," Kata Pampam mencoba Menjelaskan apa Yang Seharusnya Emily Lakukan.
Emily Pun Melakukan Ritual pembuangan Hawa Negatif Pada Tubuhnya...dan Ketika Emily Merasakan Hawa Murni yang Begitu Hangat Dan Berbeda Dari Yang Lain Emily Pun Mencoba Memasukan Pada Tubuhnya..
" Nah.... Jack...Coba Kau Rasakan Ketika Emily Menarikmu, Coba Kau Konsentrasi dan Masuklah kedalam Tubuh Emily," Kata Pampam Lagi..
Jack Pun Melakukan Apa Yang Pampam Katakan, Dan Ketika Ada Hawa Aneh Seperti Menariknya Jack Mencoba Konsentrasi dan Mencoba Masuk Pada Tubuh Emily..
" Jangan Di Pakasa Kalo Belum Bisa," Kata Pampam..
Emily dan Jacky pun Seperti kehabisan Tenaga Karena Mencoba Saling Membantu..
" Kenapa Susah Sekali," Tanya Jack Penasaran.
" Kalian kan Baru Belajar...Dan Aku Yakin Kalian Pasti Bisa Nanti," Kata Pampam.
" Tapi Pam...Kenapa Aku Merasa Sangat Susah Memasukan Jack Pada Tubuhku," Kata Emily Aneh.
" Tentu saja...Tidak Akan Semudah Itu Memasukan Arwah Pada Tubuh Kita," Kata Pampam.
" Lalu Setelah Masuk Kedalam Tubuh, Apa Yang Harus Aku lakukan Ketika Jack Nanti Keluar," Tanya Emily.
" Kau Tenang Saja Emily...Kau Pasti Akan Bisa Sendiri, Karena Di Tubuhmu Sudah Bisa Melakukan Itu semua," Kata Pampam.
" Jadi....Kau Tinggal Mengikuti Apa Yang Tubuhmu lakukan," Kata Pampam Lagi..
" Jadi Maksudmu Aku Hanya Mengikuti gerakan Tubuhku Sendiri Begitu," Tanya Emily..
" Iya...Kau Ingat Apa Yang Di Katakan Bundamu," Tanya Pampam.
" Maksudmu... Setalah Usia Ku 20 Tahun," Tanya Emily Lagi.
" Hmmmm...Saat Usia 20 tahun Lah..Semua Kekuatan Yang Di Kunci Bundamu akan Terbuka Sendiri," Kata Pampam Lagi..
" Dan Kau...Akan Menjadi Wanita Pertama Yang Hebat Nanti," Kata Pampam Lagi..
" Percuma Kekuatanku Bertambah Kalo Kau Menghilang Nantinya," Kata Emily Kesal.
" Aku lebih Baik Kehilangan Kekuatanku dari Pada Kehilangan Sahabat Dari Kecilku," Kata Emily Lagi..
Perkataan Emily Entah Kenapa Membuat Hati Jack Sedikit Cemburu Pada Pampam...Karena Pampam Begitu Berarti Untuk Emily...