
" Apa yang Seharusnya Aku Lakukan,, De," Kata Egi lagi...
" Aku Harus Minta Tolong Pada Siapa," Tanya Egi Pelan..
Egi Tak Tau Harus Berbuat Apa...Ia Ingin Sekali Memberi pelajaran Pada Ke enam Pemerkosa Adiknya..namun Ia Tak Bisa Apa apa,,
Ketika Egi Tertidur Ia pun Di datangi Regina Adiknya...
..…...….*********....…....*********.........*******....….
Emily Begitu Terkejut saat Melihat Regina Datang Tiba tiba saat ia Sudah Selesai Solat. dan Duduk Di Dekat Ranjang Tidur Miliknya.
" Siapa Kau..." Tanya Jacky Saat melihat Regina Duduk Di Ranjang Emily, dan Pampam pun Ada Di sana.
Regina Sedikit Takut Karena Ternyata Emily Mempunyai Teman Selain Manusia..
" Regina...Aku Pikir Siapa," Tanya Emily.
" Emily...Aku Ingin Berbicara Padamu," Kata Regina Pelan.
" Tapi Mereka Siapa," Tanya Regina Lagi.
" Aaah...mereka Teman Temanku," Kata Emily.
" Yang Ini Pampam,,dan Yang Ini Jacky," Kata Emily Mengenalkan Jacky dan Pampam pada Regina.
" Maaf Kalo Aku Mengganggu Kalian," Kata Regina..
" Tidak Apa apa," Kata Emily pelan.
" Apa yang Bisa Aku Bantu Gin," Tanya Emily lagi..
" Apa kau Bisa Membantu Kakakku," Tanya Regina Lagi.
" Bantu Apa.." Tanya Emily..
Regina Pun Menceritakan semua Kejadian Yang Ia Alami saat Masih Hidup Dulu.. dan Regina Juga Menceritakan Perihal Pahit Yang Ia Alami Sebelum Meninggal...
" Apa...Jadi Kamu Diperkosa Gin," Tanya Emily pada Regina..
" Iya...Dan Aku Ingin Orang Orang Yang Memperkosaku di penjara Mil," Kata Regina menangis...
" Hanya itu Yang Aku Inginkan Saat Aku belum Mati Mil,, Setelah orang Itu Di penjara Aku Akan Lebih Tenang Mil," Kata Regina Menangis.
" Dan Aku Juga khawatir pada Kakakku," Kata Regina.
" Karena Nyawanya Dalam Bahaya," Kata Regina Lagi.
" Kalo Orang Orang Itu Masih Berkeliaran Dengan Bebas Mil, Kakakku Tidak Akan Selamat," Kata Regina Menangis.
" Kau Tau Sendiri Kalo Kakakmu Tak Mempercayaiku Gin," Kata Emily.
" Lalu Bagaimana Caranya Agar Kakakmu Percaya," Kata Emily Lagi.
" Kau Ceritakan Saja Semua Yang Aku Ceritakan Pada Mu padanya." Jelas Regina Pelan.
" Dia Pasti akan Mempercayaimu," Kata Regina Lagi.
" Kalo Tidak...Aku Yang Akan Menemuinya, di dalam Mimpi.dan Aku Pastikan Kakakku akan Menemui mu Besok," Kata Regina.
" Tapi... jika Cara Ini Tidak Berhasil, Kau katakan Saja Siapa siapa saja Orang Orang Yang pemperkosaku Saat itu.." Kata Regina Lagi..
" Baiklah...Aku akan Mencobanya," Kata Emily Lagi..
" Terimakasih Emily," kata Regina Tulus.
" Aku Benar Benar berterimakasih Padamu," Kata Regina Lagi sebelum Pergi..
" Apa kau Benar Benar Akan Membantunya Mil," Tanya Pampam.
" Aku akan Membantunya... Dan Aku Juga Akan Meminta Bantuan Papah," Kata Emily Lagi..
" Biar Papah Yang Mengatur Semuanya.." Kata Emily Lagi..
" Tapi Setelah Aku Bicara Pada Egi tentunya," Kata Emily Lagi.
" Apa Kau Tidak Akan Kenapa Napa Mil," Tanya Jacky Cemas.
" Entahlah...Aku Harap Aku Tidak Akan Kenapa Napa," Kata Emily Pelan..
" Aku akan Membantumu..Itu pun Kalo Aku Bisa," Kata Jack pelan..
" Terimakasih Jack, Tapi Kau lebih Aman Tinggal Di sini saja," Kata Emily pelan.
" Emily Benar Jacky...Jika Kau Keluar Dari Apartemen ini... Kau Pasti Dalam Bahaya," Kata Pampam serius..
" Memangnya Apa Yang membuatku Dalam Bahaya PAM," Tanya Jacky Penasaran.
Namun Pampam Tak Menceritakan Pada Jacky, Karena Jacky Tak Akan Mengerti.. Hanya Emily dan Pampam Saja Yang Mengerti..
" Kau Tinggal saja Di Sini Ya Jack...Itu Yang akan bisa Membantuku," Kata Emily Lembut..
KE ESOKAN HARINYA.....
Egi pun Menemui Emily dan Citra Yang Sedang Makan Siang Di Kantin, Dan Egi pun mengatakan Kalo Adiknya Menyuruhnya untuk menemui Emily..
" Sebenarnya apa yang Di katakan Adikku Padamu," Tanya Egi Pada Emily saat Jam Makan Siang..
" Jika Aku Katakan Padamu...Apa kau Akan Mempercayaiku, kalo Aku Bertemu Dengan Adikmu," Tanya Balik Emily...
" Tergantung Bagaimana cara Berbicaranya Adikku padamu." Kata Egi Lagi.
" Baiklah... Jika Aku katakan Kalo adikmu Meninggal Bukan Karena kecelakaan, apa kau Akan Percaya," Kata Emily.
" Apa Maksudmu," Tanya Egi semakin Penasaran..
" Aku Tau Adikmu Bukan Meninggal Karena Kecelakaan Melainkan Karena Perkosaan Dan Penyiksaan teman teman Sekolahnya," Jelas Emily..
Egi yang Mendengar Pun Langsung Tercengang..
" Bagaimana Kau Tau kalo......" Kata Egi tak Melanjutkan Perkataannya.
" Aku Tau...Adikmu Yang Mengatakan nya Padaku," Kata Emily Lagi.
" Dan Tersangka Ada 6 orang Bukan," Kata Emily Lagi..
" Zian, Hendra, Abi, Rian, Radit, Bahkan Kekasih Regina Sendiri yaitu Robi...ikut Andil dalam perkosaan ini," kata Emily dan Menyebutkan Nama nama tersangka yang Egi kenal semua...
" Bagaimana Kau....." Kata Egi tak Percaya...
Egi Merasa Aneh karena Yang Mengetahui Tersangka Hanya Egi dan Adiknya Saja,dan Kini Emily Juga Tau..
" Apa Adikku yang Memberi taumu Mil," Tanya Egi penasaran.Dan Emily pun Mengangguk Tanda Menjawab Semua Pertanyaan Egi.
" Lalu apa yang Harus Aku Lakukan..." Tanya Egi..
" Masalah Itu Kita Urus nanti, yang Penting Kau Sudah Percaya Kalo Adikmu sendiri Yang Datang Padaku," Kata Emily.
" Aku Tau Hanya Adik Dan Dirimu Saja Yang Tau Siapa Nama Nama tersangka," Kata Emily Lagi..
" Dan Aku Hanya Ingin Menuntut Keadilan Untuk Adikmu, Dan aku Akan Meminta Bantuan Pada Papahku," Kata Emily pelan.
" Kau percayakan semua Pada Papahku, Aku Yakinkan Padamu...Orang Orang Yang Menyakiti Dan Memperkosa Adikmu akan Mendapatkan Semua Hukuman nya," Kata Emily tegas.
" Terimakasih Emily..." Kata Egi tak Bisa Berkata Apa apa..
DI APARTEMEN......
EMILY : iya Pah...Makanya Aku Minta Bantuan Papah buat Nangkap Tersangka Tersangka Itu.
.............................
EMILY : makasih Ya Pah..Papah Memang Yang Terbaik..
.............................
EMILY : punya..Pah...Aku akan Mengirimkan Semua Lewat Chat saja nanti.
...............................
EMILY : ok...Pah, Makasih Ya Pah,.
..............................
EMILY : iya Pah...Dah Papah..
Emily pun Menutup Telvon Dari Papahnya..
Emily sudah Menceritakan Semua Pada Papahnya dan Papahnya Pun Akan mencari Tau Siapa Saja Tersangka Tersangka tersebut..DAN akan Membantu Egi teman Emily.
BEBERAPA HARI KEMUDIAN....
Emily juga Meminta Pada Egi untuk Meminta Berkas Berkas Asli Regina pada Dokter. dan Egi pun Menyanggupinya...
Namun Egi Sepertinya Menyembunyikan Sesuatu Saat Emily Menelvonnya.
Dan Kenapa Ia Mengatakan Kalo Terjadi Sesuatu Padanya Nanti...Ia mengatakan Emily Harus Memenjarakan tersangka Tersangka Tersebut.. Walau Dirinya Tidak Ada Nanti..
Karena Penasaran Emily Pun Menerawang Egi...
Emily Terkejut Saat Mengetahui Kalo Egi Ternyata Dalam Bahaya....
Tiba Tiba Saja Regina Datang dengan Nada Yang Ketakutan Serta Mengkhawatirkan Kakaknya..
" Emily Tolong Kakakku, Emily," Pinta Regina Menangis Dan MengKwatirkan Kakaknya.
" Nyawanya Dalam Bahaya Emily.. Aku Mohon Bantu Kakak Ku," Kata Regina Lagi..
" Aku Tau...Aku Akan Kesana," Kata Emily Dan Ia Pun Mengendarai Motor Miliknya..
Untung saja Sebelum Pergi Emily Menelvon Papahnya Dan MenChat Citra Kalo Ia Berada Di Gedung Kosong******...