EMILY

EMILY
BAG 106



" PAM...Kau Disini," Tanya Jacky Yang Mengikuti Emily, Dan Melihat Pampam Berada di Sisi Emily.


" Iya...Aku Takut Emily Kenapa Napa, Makanya Aku Mengikutinya," Kata Pampam lagi.


" Jacky, Kenapa Kau Kesini," Tanya Emily Pelan.


" Aku Hanya Ingin Menemanimu," Kata Jack Lembut.


Emily Pun Memilih Milih Kue Yang Mau Ia Berikan Pada Nenek Reso,


Emily Pun Memilih Kue Yang Lembut Untuk Mbah Reso, Dan Ia Juga Tak Lupa Mengambil Kue yang Ia Suka, Yaitu Strawberry Cake,


dan Ia Juga Mengambil Kue Untuk Citra,


" Kamu Mau Kue Apa Sayang," Tanya Emily Lembut.


" Tidak Usah...Aku Masih Kenyang," Kata Jacky Salah Tingkah Karena Emily Memanggilnya dengan Kata Sayang.


" Ya sudah Kalo Begitu, Aku Bayar Ini Dulu Ya," Ucap Emily. Belum Juga Melangkah Keranjang Belanjaan Kue Emily Sudah Berpindah Tangan ke Tangan Jacky.


" Biar Kekasihmu Ini Yang Membayarnya," Kata Jacky Lembut,


Emily Pun Tersenyum melihat Jacky Yang Seperti itu.


SETENGAH JAM KEMUDIAN...


" ini Mil Rumahnya," Tanya Citra Pelan.


" Aku Juga Belum Tau," Kata Emily ringan.


" apa Benar, ini Rumahnya Ning," Tanya Emily Pada Kemuning.


" Iya...Ini Rumahnya," Kata Kemuning.


Rumah Yang Dulunya Suram dan Terbilang Angker kini Berubah Menjadi Indah Dan penuh Dengan Bunga Bunga Yang Beraneka. Cat Tembok Yang Dulu Nya Hitam Pekat, Kini Berubah Menjadi Putih, Dan Itu Sangat Indah Menurut Emily, Banyak Juga Tanam Bunga Hias Lainnya,


" Ayo Masuk...Mbah Reso Pasti Ada Di Dalam," Ucap Kemuning.


" Entar...Aku Ketuk Pintu dulu," Ucap Emily Pelan dan Ia Pun Mengetuk Pintu Rumah Nenek Reso Itu.


Tok....


Tok....


Tok....


Emily Pun Mengetuk Pintu, Tak Lama Pintu Itu pun Terbuka,


Keluarlah Sosok Nenek Tua Yang Memakai Kerudung Coklat.


" Asalamualikum, Nek," Ucap Emily Mengucapkan Salam Pada Mbah Reso Yang Malah Terdiam.


" Waalaikumsalam," Ucap Mbah Reso Tersenyum Ketika Menghapal Raut Wajah Emily.


" Nak Emily," Tanya Nenek Reso.


" Iya Nek, Apa Kabar Nenek," Tanya Emily Ketika Mencium Punggung Tangan Nenek Tua Itu.


" Nenek Baik Baik Saja Nak," Kata Nenek Reso.


" Perkenalkan Nek, Ini Sahabat Saya, Citra, Dan Ini Kekasih Saya Jacky," Kata Emily Memperkenalkan Jacky Dan Citra, Yang Pastinya Nenek Itu Mengenal Jacky.


" Saya Kenal, Laki Laki Ini, Dia Korban Kemuning Waktu Itu Bukan," Ucap Nenek Melihat Ke Arah Jacky Dan Emily Pun Mengangguk,


" Ayo Masuk Nak, Ayo Masuk..." Ajak Nenek Tua Itu Lagi.


Emily Dan Yang Lainnya Pun Ikut Masuk.


" tunggu sebentar Nenek Akan Buatkan Minum Untuk Kalian Dulu," Ucap Nenek Itu Lembut.


Emily Dan Yang Lainnya Pun Duduk Di Kursi Bambu Yang Terbilang Antik, Menurut Emily.


" Silahkan Nak," Ucap Nenek Reso Ketika Menyiapkan Air Minum, Yaitu Teh Manis Hangat.


" Ayo Di minum, Pasti Perjalanan Kemari Sangat Jauh, Ayo Nak Silahkan," Ucap Nenek Reso Lagi pada Semuanya.


" Iya Nek, Ini Untuk Nenek," Ucap Emily Pelan Dan Menyerahkan Bungkusan Kue Pada Nenek Reso.


" Woalah...Gak Usah Repot Repot to," Ucap Nenek Reso Senang Ketika Mendapat Bingkisan Dari Emily,


" Gak Apa apa Nek, Terima Ya Nek," Ucap Emily pelan.


DULU....ANAK DAN CUCUKU YANG SELALU MEMBAWAKAN BINGKISAN UNTUKKU KETIKA BERKUNJUNG KE SINI, dalam Hati Mbah Reso Teringat Anak Dan Cucunya Yang sudah Meninggalakannya.


SEKARANG... TIDAK ADA YANG MEMBAWAKAN BINGKISAN LAGI PADAKU, dalam Hati Mbah Reso Sedih.


" Apa Nenek Tidak Suka, Sama Kue Yang Aku Bawa Ini," Tanya Emily Saat Melihat Raut Wajah Mbah Reso Yang Malah Terlihat Sedih.


" Tidak...Bukan Itu," Ucap Nenek Reso Pelan, Dan Menepis Rasa Sedih Yang Melanda Hatinya..


" Nenek, Hanya Mengingat Anak Dan Cucu Nenek Yang Sering Membawakan bingkisan Untuk Nenek Saat Dulu," Ucap Nenek Reso Itu Lagi.


" Jika Nenek Mau, Nanti Kalo Aku Ke sini Lagi, Aku Akan Membawa Bingkisan Apa pun Yang Nenek Mau," Kata Emily Lembut.


" Nenek Juga Bisa Anggap Aku Cucu Nenek Kalo Nenek Mau," Kata Emily Lagi Mendengar Emily Berkata Seperti itu Nenek Itu Pun Menangis Terharu,


" Nenek Sampai Lupa Memperkenalkan Nama Asli Nenek," Kata Mbah Reso pelan setelah Beberapa Saat.


" Nama Nenek, Nenek Rosa SariWardoyo.," Kata Mbah Reso Yang Bernama Asli Rosa Sariwardoyo,


" Panggil Saja Nek Ros," Kata Mbah Reso Pelan.


" Aku Baru Tau Namamu Mbah, Kenapa Kau Tak Pernah Mengatakan Padaku Nama Aslimu," Tanya Kemuning.


" Itu Karena Kesombonganku Dulu, Sehingga Aku Menganggapmu, Hanya Kaki Tanganku," kata Nek Ros pelan.


" Karena Pemikiranku Dulu, Bawahan Tetaplah Bawahan, Tidak Akan Pernah Sama, Apa Lagi Sepadan," Kata Nek Ros Lirih.


" Maafkan Aku Kemuning, Selama Ini Aku Sudah Berbuat Salah Dan Dosa Padamu," Kata Nek Rosa pelan.


" Nak Emily...Bukankah Kau Kesini Untuk Mengambil Kemuning Menjadi Pengawalmu atau Kaki Tanganmu," Tanya Nek Ros Lagi.


" Aku Memang Menginginkan Kemuning Bebas, Nek, Tapi....Bukan untuk Di Jadikan Penagawal Atau Kaki Tanganku," Ucap Emily Lembut.


" Justru Setelah Nenek Membebaskan Nya, Aku Juga Akan Membebaskan Kemuning, Aku Tidak Mau Kemuning Terikat Sesuatu dengan Apa pun itu," Kata Emily Lagi.


" Dan Aku Akan Membiarkan Jalan Mana Yang Kemuning pilih Nek," Kata Emily Lagi, Nenek Rosa Pun Mengangguk Mengerti.


" Kemarilah Kemuning..." Kata Nek Ros Pada Kemuning.


Kemuning Pun Menghampiri Nenek Rosa Itu.


" Aku akan Membebaskanmu dari Belenggu yang Mengikat Padaku," Ucap Nek Ros Pelan.


" Hidup Dan Bahagialah di Jalan Allah," Kata Nek Ros.


" Namaku Mbah Reso...Membebaskan Kemuning Dari Jerat Dan Belenggu Dari Diriku," Kata Nek Ros Pelan.


" Bebaslah Kau Kemuning," Ucap Nek Ros Lagi Mengusap Kepala Kemuning Tiga Kali.


" Raden...Bisakah Kau Menolongku, Tolong Potong Tali Rantai Yang membelenggu Kemuning Padaku," Ucap Nek Reso.


dengan Patuh Pampam Pun Memotong Tali Yang Berada Di Kaki Kemuning Dan Kaki Nek Ros,


Orang Biasa Tidak Akan Pernah Melihat Tali Itu, Karena Tali Itu Pengikat Atasan Dan Bawahan Untuk seorang Mahluk Halus yang Menjadi Bawahannya,


" Kini Kau Bebas Nak," Kata Nek Ros Pada Kemuning.


" Terimakasih Nek Ros," Kata Kemuning Lembut.


" Terimakasih Nek, Nenek Sudah Membebaskan Kemuning," Ucap Emily Tenang.


" Sama Sama Nak," Kata Nek Ros.


" Tolong, Jagalah Nak Emily, Jika Ada Mahluk Yang Menganggunya Bantulah Dia,," Kata Nek Ros pada Kemuning.


" Baik Nek, Aku Akan Menjaganya Seperti Selama Ini Aku Menjagamu," Kata Kemuning Pelan.


******....…....*******...…….*******


SEMINGGU KEMUDIAN....


" Eh Mil, Bentar Lagi Kan Hari Tahun Baru, Sudah Pasti Kita Bakalan Libur Kuliah Kan, Nanti Kita Liburan Kemana Nih... Kira Kira Cocoknya Liburan Kemana ya," Tanya Citra saat Jam Makan Siang Di Kampus.


" Emmm Belum Kepikiran Gue Cit, Mau Kemana," Kata Emily Pelan.


" Nanti Deh Kalo Udah Nemu mau Kemana Nanti Gue Kabari Lu Lagi," Kata Emily Ringan.


" Ok Sip," Kata Citra Senang.