EMILY

EMILY
BAG 18



Emily Dengan Secepat Kilat Langsung Tiba Di Gedung Kosong Itu....


Saat Masuk ke Gedung Kosong... Emily Terkejut Melihat Egi Babak Belur Oleh Ke Enam Tersangka Tersebut... dan Orang Orang Itu adalah Pemerkosa Regina dan Salah Satunya Kekasih Regina yaitu Robi..


Egi Begitu Terkejut Saat Melihat Emily Berada Di sana Seorang Diri..dan Dengan cara isyarat Egi menyuruh Emily pergi Dari Situ.. Sebelum Ke enam Orang itu mengetahuinya..Namun Emily Malah Sengaja.


" Kalian Begitu Pengecut...Hanya Melawan Satu Orang Dengan Keroyokan Begitu," Kata Emily pelan dan Menyalakan Rekaman pada Hanpone nya.


Dan Ke enam Orang Itu Pun Memperhatikan Emily Dengan Tatapan Aneh..


" Emily....Kenapa kau Kesini, pergilah.. Aku Menyuruhmu Pergi Mil,." Tanya Egi Memecah Keheningan


" Aaah....siapa Kau," Tanya Hendra penasaran.


" Apa Gadis Cantik Itu Kekasihmu..Gi," Tanya Hendra Salah Satu Dari Mereka pada Egi..


" Jangan Menggangunya...Gue Mohon Dra...Jangan Mengganggu Emily." Pinta Egi Memelas pada Hendra Bos Geng Tersangka Tersebut.


" Wah...Wah....Kita Pasti Akan pesta Lagi Bos..Dulu Adiknya...Sekarang Kekasihnya," Kata Zian malah Tertawa puas..


" Aaaah Kau Pasti Zian.." Tebak Emily pelan..


Zian Yang Tidak Tau Kenapa Gadis Ini mengenalnya hanya diam karena merasa bingung Gadis Ini mengenalnya.


" Apa kau Mengenalnya Zian," Tanya Robi pelan..


" Tidak...Gue tidak Mengenalnya. Bahkan Gue Juga Baru pertama Kali bertemu dengannya Di sini," Kata Zian Pelan.


" Kau Siapa Wanita Cantik," Tanya Robi...penasaran.


" Kau Pasti Robi," Tanya Emily Lagi..


" Kau Mengenalku," tanya Robi bingung..


" Tentu...Bukankah Kau Kekasih Regina Yang Kalian Perkosa Dan Siksa," Kata Emily kesal Dan Marah seperti merasakan Apa yang Di Rasakan Regina Saat Ini..


Ya Memang Regina Ada Di sana Dan Itu Juga Di dekat Emily dan Dia Juga Yang Mengatakan Siapa Siapa Saja Nama Dan Wajah Pemerkosa Regina Satu satu dan Di sana juga Ada Pampam yang siap Membantu Emily Nanti Bukan hanya Pampam..Emily Juga Meminta Bantuan Hantu hantu Yang Pernah Di tolongnya Dulu Dulu..


" Dan Kau...Rian, Radit, Abi, dan Kau Hendra, Bos Mereka bukan, Bukankah Kalian Ikut Andil Dalam Pemerkosaan Dan Penyiksaan terhadap Regina.." Kata Emily Lagi dan Menyebut Satu satu Tersangka Yang Malah Diam..


" Siapa Kau," Tanya Hendra Bos geng Tersebut..


" Gue...Gue Bukan Siapa Siapa...Gue Hanya Menuntut keadilan Yang Seharusnya Di dapat Regina Sebulan Yang Lalu." Kata Emily Lagi.


" Emily Pergilah...Gue Tidak Mau Lu Dalam Bahaya, Mil...Larilah Mil" Kata Egi pelan..


" Tenanglah...Gue tidak Sendirian," Kata Emily pelan dan Membuat Ke enam Tersebut Terdiam dan Mereka Pun Tertawa terbahak Bahak..


" Hahhahahahaha...Kau sendirian Gadis Cantik.. Apa Kau pikir Kau Bersama Seseorang...Sayang sadarlah Kau Sendirian." Kata Rian Menipali.


" Yang Dilihat Kau, Gue Memang Sendirian," Kata Emily..


" Kau Tidak Akan Tau Sebanyak Apa Teman Temanku Saat ini," Ucap Emily dan Benar saja Jumlah Mereka Sama..


" Emily...Pergilah...Gue Mohon...Lu Bisa Mati Seperti Regina Emily," Teriak Egi...


" Itu Tidak Akan Terjadi..." Kata Emily pelan..


Dengan Kekuatan Yang Emily Punya, Emily Mendekati Mereka Dengan Tangan Kosong..


" Majulah Satu satu..Jangan Main Keroyokan Seperti Itu.., Kalian Benar benar Pengecut," Kata Emily pelan..


" Ayolah Sayang...Kami Tidak Mungkin Menyakiti Gadis, apa lagi Secantik Kau," Kata Abi pelan.


" Kau Tinggal Diam Dan Menikmati Saja Apa Yang Kami Berikan Padamu, dan Kekasihmu Akan Kami Bebaskan.," Kata Abi Lagi dan tersenyum Menyebalkan..


" Lepaskan Dia Berengsek,, Cukup Adik Gue Yang Jadi Korban Kebiadapan Kalian, Jangan Yang Lain," Kata Egi...


" Gue Akan Lakuin Yang Gue Lakuin Sama Semua Keluarga Lu..Entah Itu Adiklu yang Lainnya, Kekasih Lu..Bahkan Gue Juga Bisa Lakuin Pada Gadis Mana Pun Yang Gue Suka," Kata Hendra Songong.


" Berarti...Lu Memang Pantas Di Habisi," Kata Egi.


" Karena Lu Sebejat Itu," kata Egi dan Perkataan Egi Membuat Ia Mendapat Pukulan Pada Perutnya Dan Membuat Egi Merintih kesakitan..


" Pergilah Emily Selamatkan Diri Lu," Kata Egi Lagi...


" Baiklah...Lu Pemimpin dan Bos nya Bukan," Kata Emily...


" Lawan Gue Satu demi Satu, Siapa dulu Yang Mau Lu Lawan kan Sama Gue," Kata Emily...


" Cantik...Kita Tidak Mungkin Menyakiti Wanita Cantik Seperti Mu," Kata Zian Tersenyum Menyepelekan Emily.


" Kalo Begitu...Anggap Saja Kalo Gue Laki laki Bukan Perempuan," Kata Emily..


" Sudahlah Zian...Biar Gue Saja Yang Lawan Dia," Kata Robi Pelan.


Robi Merasa Penasaran Pada Emily Dan Robi Beranggapan Kalo Emily Hanya Gadis Lemah Saja...


" Paling Gue Tampar Saja Ni Cewe langsung Tepar dia," Kata Robi Lagi..


Robi pun Mendekat Pada Emily.. Bermaksud Untuk Menakuti Emily, Namun Emily Malah Tersenyum dan Mengeluarkan Tenaga Dalam Yang Di berikan Pampam Padanya Waktu Emily Ulang Tahun, dan Hanya Dengan Menggunakan Telapak Tangan saja Robi Terpental Jauh...


Robi yang Di permalukan Seperti Itu Oleh Emily di depan Teman Temannya, Mengeles.


" Gue Hanya Terpeleset Saja," Kata Robi pada Teman Temannya.....


Ia Merasa Kalo Emily Bukan Wanita Biasa.. Robi Pun Mendekati Emily dan Mengatakan Sesuatu Pada Emily


" Lebih Baik Kau Menjadi Kekasihku," Kata Robi pelan...


" Kekasihmu...." Tanya Emily dan Ia Pun Tersenyum Sinis pada Robi..


" Lalu ketika kau kalah taruhan....kau memberikanku pada bos Gengmu, Seperti apa yang Kau Lakukan Pada Regina,, Begitu Maksudmu," Kata Emily Dengan Nada Menyeramkan.


Robi pun tercengang Dari Mana Emily Bisa Tau Tentang Taruhan Itu,, Karena Hanya Regina yang Tau Kalo Ia Kalah Dalam Taruhan Dan Mengorbankan Regina Kekasih nya Sendiri..


" Dari Mana Kau Tau...." Tanya Robi...


" Karena Aku adalah Regina," Ucap Emily yang Di rasuki Regina. Karena Ijin Emily Regina Pun Masuk Dalam Tubuh Emily.


Dengan Kekuatan Yang di Miliki Emily Regina Bisa Memukul perut Robi dengan Keras, Sampai Robi Terjungkal Kebelakang..


Egi yang Mendengar Suara Regina Hanya Tercengang Melihat Sosok Regina Ada Dalam Tubuh Emily..


Emily memukul Robi dengan Sekali Pukulan, Dan Membuat Robi Mengeluarkan Darah..


Karena Melihat Temannya Terluka Zian pun Ingin Memukul Emily namun Belum juga Kena Pukulan Yang Lakukan Zian Sudah Mengapung di Depan Muka Emily,


Ternyata Pampam Ikut Membantu Emily..


Dengan Tenaga Dalam Emily Memukul Sekuat Tenaga Perut Zian Dengan Tinju Mautnya...Zian Pun Terpental...Hingga Terjungkal.


Hendra, Abi, Rian dan Juga Radit Pun Tercengang Saat Robi dan Zian kalah..


" Kalian Lemah...Biar Gue Saja," Kata Hendra Dan Maju untuk memukul Emily,


Kekuatan Hendra Memang Jago juga Namun Emily Lebih Hebat Karena Emily sedari Kecil Sudah Belajar Bela Diri dari Papahnya...


Hendra tidak Sebanding Dengan Kekuatan Yang Dimiliki Emily...Apa lagi Emily Memiliki Kekuatan Batin Yang Mungkin Sekarang Lebih Kuat.


Emily dan Hendra Bertarung Dengan Begitu Seriusnya...Namun Hendra Begitu Licik Karena Di bantu Rian, Radit, dan Juga Abi...jadi Emily melawan Empat Orang Sekaligus


" Kalian Pengecut..." Teriak Seorang Pria Saat Menendang Rian, Abi dan Radit Sekaligus..