
" Ya ampun...Kakakmu Memang Benar Benar Keren Ya Sayang," Kata Jack Saat Dalam Perjalanan Untuk Berbelanja.
" Apa Dia Sudah Punya Kekasih," Tanya Jack Pelan.
" Setauku Sih Sudah, Cuma Cowoknya Itu Gila Kerja, Jadi Sibuk Mulu," Kata Emily lagi.
" Kasihan Juga Kakakmu," Kata Jack pelan.
" Nah Itu Ada Supermarket, Apa Kita Belanja Di sini Saja," Tanya Jack Saat Melihat Supermarket Tak Jauh Dari Lokasi Villa Mereka.
" Boleh Deh," Kata Emily.
Jacky Pun Memarkirkan Mobilnya di Sisi Jalan Dan Dekat Supermarket itu..
Emily Dan Jacky Pun Turun dan Masuk ke Dalam Supermarket Itu..
" Memangnya Apa Saja Yang Mau Di Beli sayang," Tanya Jack Lembut.
" Nih Lihat... Sepertinya Kakak Mau Jualan Sayur Kayanya Di Vila," Kata Emily Kesal Karena Belanjaannya Begitu Banyak Yang Tertulis di Kertas Kecil Itu. Jacky Hanya Tersenyum Melihat Kekesalan Kekasih nya Itu..
" Sini Biar Aku Saja Yang Carikan," Kata Jack Lembut Dan Mengusap Rambut Emily Pelan.
" Kau Tunggu Saja Di sana," Kata Jack Menunjuk Tempat Duduk Yang Ada Di sana,
" Tapi...." Tolak Emily Lembut dan Jacky Pun Memmotong Apa pun Yang Mau Emily Katakan.
" Duduk dan Tunggulah," Kata Jack Tegas. dan Meninggalakan Emily yang Mau Duduk.
Emily Pun Mau Tak Mau Menuruti apa pun Kata Jack dan Ia Pun Duduk Di Kursi Itu.
" Ini Untukmu, Tunggu dan Makanlah Itu," Kata Jack Kembali Lagi Dan Membawa Ice Cream untuk Emily.
" Terimakasih," Kata Emily Tersenyum.
" Iya...Aku Akan Belanja Ini Dulu Ya," Kata Jack Tersenyum Manis pada Emily...
Emily Pun Memakan Ice Creamnya dengan Senang.
" Emily..." Panggil Seseorang.
Emily Yang Merasa Namanya Di Panggil pun Menengok Siapa Yang Memanggil Namanya.
" Pak Darren,,, Bapak Sedang Apa Di Sini," Tanya Emily Bingung Melihat Darren berada Di Sana.
" Kau Sendiri Sendang Apa Di sini, Apa Kau Sendiri," Tanya Darren Lembut.
" Ah...Saya Tidak Sendiri Pak, Saya Sama Pacar Saya, dan Kami Sedang Berliburan Di Puncak Sini," Kata Emily Pelan.
" Benarkah, Kebetulan Sekali Kalo Begitu, Kalian Tinggal Di Villa Mana," Tanya Darren Antusias.
" Saya Juga Sedang Mengadakan Liburan Akhir Tahun Di Sini dan Kami Tinggal di Villa Dremhigh, " Kata Darren Pelan.
KAMI....APA DIA BERSAMA SESEORANG.. pikir Emily,
" Ah... Berarti Kita Sebelahan Pak," Kata Emily Pelan.
" Oh Ya...Apa Kalian yang Mengadakan Acara Di Villa Dremhigh ll, Di Sana ya," Tanya Darren Dan Emily Pun Mengangguk.
"tapi....Yang Saya Lihat, Semua pekerja Kantor di sana, Apa Kau Ikut Mereka," Tanya Darren Lagi.
" Iya...Dan Kakak Saya yang Menyelanggarakan Acara Itu, Karena Dia Pemimpin Perusahan itu,dan Di sana Karyawan Karyawannya tinggal," Kata Emily Menjelaskan.
" Ah Begitu...Apa Saya Boleh Ikut Tampil dalam Acara Itu, Dan Saya Dengar Nanti Malam Bukan," Tanya Darren.
Mau Tak Mau Emily Pun Menganggukan Kepalanya.
KEMANA HANTU YANG SELALU BERSAMA PAK DARREN ITU, KENAPA TIDAK KELIHATAN YA, dalam Hati Emily Bingung.
" Sayang...Semua Sud...." Kata Kata Jack Tergantung Saat Melihat Emily Yang Sedang Berbicara Pada Seorang Pria.
" Anda...Sedang apa Anda di sini," Tanya Jacky merasa Aneh Melihat Pria Itu Berada Di mana pun Jika Ada Emily dan dirinya.
" Bukan Itu Maksud Saya, Anda Sedang Apa Berada Di Disini, Di Kota Ini," Tanya Jack Penasaran.
" Saya Sedang Mengadakan Acara Liburan Akhir Tahun, Dan Saya Bersama Teman Teman Saya di Sini," Ucap Darren Ringan.
" Benarkah...Kebetulan Sekali," Kata Jack Curiga.
" Iya...Dan Katanya Kalian Juga Sedang Mengadakan Acara Akhir Tahun Juga," Kata Darren Tak Perduli Dengan Tatapan Tajam Jacky Padanya.
" Dan Kebetulan Juga, Kalo ternyata Villa Kita Bersebelahan," Kata Darren Pelan.
" Benarkah,, Kebetulan Yang Menganehkan," Kata Jack Sinis.
Darren Hanya Tersenyum mendengar Ucapan Sinis Dari Jack.
" Maaf Pak, Saya Permisi Duluan," Kata Emily Menggandeng Jack Agar Tak semakin Marah Pada Darren.
" Ayo... Jack," Ajak Emily Lembut.
Jacky Pun Menuruti Apa Pun Kata Emily dan Keluar Dari Supermarket itu.
" Kenapa dia Selalu ada Dimana pun Kita Berada," Kata Jack Saat Berada Dalam Mobil.
" Seakan Dia Sengaja Saja Mengikuti Kemana Pun Kita Pergi," Kata Jack Pelan.
" Sudahlah...Berhenti Mendumel Jack, Kita Tidak Boleh Berburuk Sangka dulu, mungkin Memang Tujuannya Ke sini Untuk berlibur Sama Seperti Kita, Lagi Pula Katanya Dia Tak Sendiri Kan," Kata Emily Menenangkan Jack,
Bukannya Tenang Jack Justru Malah Semakin Kesal Karena Emily Malah Membela Pria Aneh Itu.
" Kenapa Kau Malah Membelanya," Kata Jack Kesal.
" Aku Tidak Membelanya, Justru Aku Juga Takut jika Bertemu Dengannya," Kata Emily Pelan.
" Maksudmu...Kau Takut Padanya, Kenapa Kau Takut Padanya," Tanya Jack.
" Aku Pernah Cerita Belum Sih Sama Kamu Tentang Hantu Yang Mengikuti Pak Darren," Tanya Emily Penasaran, dan Jacky Pun Menggeleng Tanda Tak Tau...
" Ah Belum Ya,,, Mungkin Aku Lupa Memberi Taumu," Kata Emily pelan, Emily Pun Memberi tau Semua Apa yang Ia lihat Dan Dengar..tentang Aslan Teman Darren Itu..
" Jadi Maksudmu,,, Pria Aneh Itu Memiliki Kemampuan Yang sama Denganmu," Tanya Jack Tak Percaya. dan Emily Pun Mengangguk,
" Tadi siapa Nama Teman Hantunya Itu," Tanya Jack Mengingat nama Yang Tadi Di Sebut Emily.
" Ah Iya...Aslan, Apa Dia Berbahaya," Tanya Jack Semakin Penasaran.
" Seperti Kataku, Dia Mencari Aura Murni Yang Lebih Tinggi Untuk Memperkuat Ilmu Yang Ia Miliki, dan Dengan Ia menghirup Aura Murni Itu, Ia Akan Tambah Kuat Dan Berkuasa, Begitu Yang Aku tau Dari Pampam," Kata Emily pelan.
" Hmmmmmm. aku takut Kau Yang Dalam Bahaya Sekarang, Emily," Ucap Jack Pelan.
" Perkataanmu, Sama Dengan Apa Yang Pampam Katakan Padaku saat Itu," Kata Emily Pelan.
" Apa...Jadi Pampam Juga Berpikiran Sama Denganku," Tanya Jack Tak Percaya.
" Jika Pampam Sudah Mengatakan itu, berarti dia Memang sangat Berbahaya Sayang," Kata Jack Cemas.
" Tapi...Katamu tadi Dia Memiliki Teman Hantu sama Spertimu Bukan, Tapi...kenapa Aku tak Melihatnya," Tanya Jack Lagi..
" Aku Juga Tidak Tau, Biasanya Dia Selalu Bersama Pak Darren, Namun Tadi Aku Tidak Melihatnya," Kata Emily Menjelaskan.
" Aneh..." Ucap Jack Pelan.
" Aku Minta Padamu, Berhati Hatilah Terhadapnya," Kata Jack Cemas.
" Aku Takut Terjadi Sesuatu Padamu," Ucap Jack Lagi..
" Iya Aku Tau.." Kata Emily.
Mereka Berdua pun Sampai di Villa.
Hai....Buat Para Penggemar Baca Novel Ini, Terimakasih ya Masih Setia Baca Novel Kelanjutannya, Maaf Banget Udah Gak Ada Ide...jadi Buntu...😁 hehheheehehee Bingung Mau Nerusin Apa Gak Nya.. Mudah Mudahan Nemu Ide Lagi Aja Ya, hehheheehehee biar Berlanjut Lanjutannya.