EMILY

EMILY
BAG 16



SEBULAN KEMUDIAN....


Emily Sedang Mengerjakan Tugas Di Kampusnya,


" Mil...Lu Lihat Egi kan..." Kata Citra berbisik.dan Menunjuk Egi yang Duduk Terdiam seperti merasakan Sesuatu di tubuhnya


Emily yang Tau Siapa Egi dan Menatap Langsung Egi yang Selalu Terdiam dan Selalu Memegang pundaknya Entah Itu Kesakitan Atau Apalah Emily Tak tau Pasti..


" Kenapa Memangnya," Tanya Emily pada Citra.


" Lu Lihat Gak Sih...kayanya Ada yang Aneh deh Sama tuh anak," Kata Citra Pelan.


Emily Yang Penasaran, Menutup matanya Sebentar untuk Membuka Mata Batinnya... dan Ketika Emily Membuka Kembali Matanya...


Emily Melihat ada sosok Gadis Mungkin Sebaya Emily hanya Saja Berbeda beberapa Tahun mungkin Satu atau dua tahun, Dan Gadis Itu Selalu Mengikuti Egi Di belakang...


Ketika Emily Menatapnya.. Gadis Itu pun Menatap Balik Emily,


Emily Melihat Gadis Itu Berpakaian Sekolah SMA.. Namun Penuh Dengan Darah dan Wajahnya Sedikit Rusak...Entah terkena Apa, Emily Tak Tau....mungkin Orang Biasa Akan Takut Saat Melihat penampakan Seperti Itu, Namun Bagi Emily Itu sudah Biasa Iya Temui...Bahkan Lebih Menakutkan Lagi..


Emily pun Bertanya PadaNya Dalam Suara Batinnya..


" Siapa Kau...kenapa Kau Terus Mengikuti Temanku," Tanya Emily dalam Batin.


" Kau sendiri Siapa," Tanya balik Gadis itu pada Emily.


" Aku...Aku Emily Teman Egi, Laki Laki Yang Kau Ikuti," Kata Emily Lagi...


" Jadi Kau Teman Dekat Kak Egi," Kata Gadis Itu lagi Yang Ternyata Tau Dan Memanggil Kakak Pada Egi.


BERARTI GADIS INI MENGENAL EGI..Begitu Pikir Emily Saat Ini


" Kakak...Kenapa Kau Memanggilnya Kakak, Apa Egi Kakak Mu," Tanya Emily Lagi..


Emily Tau kalo Adik Egi sudah Meninggal Sejak Lama mungkin Sudah Hampir Satu Bulan, Namun Emily Tak Pernah tau Nama Atau pun Bagaiamana Bentuk Wajah Adiknya..


" Iya....Kak Egi...Kakakku," Jawab Hantu Gadis Itu...


" Apa Aku Boleh Minta Tolong Padamu," Tanya Gadis Itu Lagi pada Emily.


" Kalo aku Bisa Aku akan Bantu,,, Tapi Bantu Apa Dulu," Kata Emily Pelan.


" Apa kau Bisa Mengatakan Pada Keluargaku terutama Kakakku, Berhentilah Menangisi ku, Aku Sudah Tenang Di sana, Tapi...Karena Kakak Terus Menangisiku..Aku jadi tidak Tenang,karena Selalu Mendengar Tangis Kakak dan Juga Kedua Orang Tuaku," Kata Gadis itu lagi..


" Kalo Aku Bisa Aku akan Membatu mu, Tetapi Aku Tidak Menjanjikan nya Padamu,, Aku Berhasil apa Tidaknya." Kata Emily Pelan.


" Ada lagi yang Mau Kau Katakan," Tanya Emily Lagi.


" ya...Aku Ingin Kau mengatakan Pada Kakakku...Aku Ingin pertanggung Jawaban Seseorang," Kata Gadis Itu lagi....


" Akan Aku Coba, Tapi Jika Aku Tidak Berhasil, Aku Minta Maaf," Kata Emily lagi..


" Jika Tidak Berhasil, Aku Akan Menemui di mimpinya nanti,kau Tinggal Katakan Itu padanya," Ucap Gadis Itu lagi..


" Kalo Boleh Tau siapa Namamu," Tanya Emily


" Namaku Regina..." Kata Gadis Itu Yang Ternyata Bernama Regina...


" Baiklah...Aku akan Coba Sampaikan Pada Egi Nanti," Kata Emily lagi..


" Terimakasih," Kata Regina Senang..


" Sama Sama, Kalo Ada Yang Mau Kau Katakan,datang Saja Ke rumah ku,," Kata Emily Tersenyum.


" Baiklah...Suatu hari Aku Akan Menceritakan Semua Padamu," Kata Regina Sedih.


" Baiklah...Aku akan Menunggumu," Kata Emily Tersenyum.


" Lu Kenapa Si Mil,senyum Senyum Sendiri.." Tanya Citra Pada Emily...


" Hehhee Gak...Ternyata Yang Selalu bersama Egi itu Adiknya," kata Emily pelan.


" Gue Punya Tugas dari Adik Egi dan Dia Memerlukan Bantuan Kita," Kata Emily pelan.


" Oke.."


******..….…...********..….....********..…......****


" Gi...Tunggu sebentar," Panggil Emily saat Kuliah Sudah Selesai dan Citra Mengikutinya Di belakang.


" Ada Apa Mil," Tanya Egi saat Namanya Di Panggil seseorang.


" Gue Boleh Bicara Sebentar," Tanya Emily.


" Ada Apa...Kayanya Serius Bener," Tanya Egi Pada Emily..


" Adik Lu...Sudah Meninggal Ya," Tanya Emily pelan.


Egi Yang Mendengar Adiknya Sudah Meninggal pun Langsung Berubah.


Egi Seperti Menyembunyikan Sesuatu, dan Itu Pikir Emily saat Ini.


" Ada Apa...Kenapa Lu Membicarakan Adik Gue," Kata Egi Berubah tadinya berbicara Ramah Jadi berbicara Sinis Seperti itu pada Emily.


" Gue Cuma...." Belum Juga Emily Selesai Bicara Egi sudah Memotong Perkataan Emily dengan nada Jutek.


" Gue....gue apa Hah,, Adik Gue Mati Atau Tidak nya Bukan Urusan Lu kan, Jadi Jangan Ikut Campur Usrusan Gue dan Adik Gue..." Kata Egi dengan Tiba Tiba..


Citra Yang Mendengar Egi Berkata Seperti itu pada Emily Citra pun Turun Tangan..


" Heh...Teman Gue Cuma Mau Menyampaikan Apa Yang Di Katakan Adik Lu buat Lu," Kata Citra Kesal dan Emily Menenangkan Citra yang Naik Darah ..


" Udah Cit...Kenapa Lu...yang Jadi Marah," Kata Emily Lembut.


" Gue Gak Suka Cara dia Berkata Kaya Gitu Sama Lu Mil,, Makannya Gue Kesel," Kata Citra Kesal.


ketika Citra Berkata Kalo Adiknya Menyampaikan Sesuatu Pada Emily Membuat Egi bertanya Tanya Apa yang Di Katakan Adiknya Pada Emily.


Egi juga Pernah Mendengar Dari Seseorang Kalo Emily Bisa Berbicara Pada Hantu...Tapi Menurutnya Adiknya Bukan Hantu Jadi Ia Tak Mempercayai Emily Sedikit pun..


" Heh..Lu Pikir Gue Percaya Sama Semua Ucapan Lu," Kata Egi Kesal.


" Adik Gue Bukan Hantu...Jadi Tidak Mungkin Adik Gue Bisa Berbicara Pada lu Mil," Kata Egi Lagi.


" Bukankah Yang Bisa lu ajak Bicara Hanya Hantu Saja, Adik Gue Bukan Hantu, dan Mana Mungkin Dia Jadi Hantu..." Kata Egi semakin Kesal dan Meninggalkan Emily...


" Aku Yakinkan Padamu...Kau Pasti Akan Bertemu Dengan Adikmu Regina Di Mimpimu," Jelas Emily sEbelum Egi Pergi Meninggalakan ya..


..........********...........*******.........******...….......


" Kenapa Emily Bisa Tau Kalo Adik Gue Bernama Regina...," Tanya Egi pada Dirinya Sendiri ketika Sudah Berada Di Rumah nya...


" Padahal....Semua Teman Gue Tidak Tau nama Adik Gue Itu,, kenapa Emily bisa Tau," Tanya Egi semakin Penasaran..


Memang....Egi tak pernah Memberi tau Siapa Pun Dan Tak Pernah Menceritakan apa pun Tentang Keluarga nya apa lagi Masalah Adik Kesayangannya..


Dan Semua Orang Tidak Tau Kalo Adik Kesayangan Nya Di perkosa Beberapa Teman Regina Sendiri dan Banyak lagi, teman Regina Sendiri Ada 3 orang dan 3 lagi Seumuran dengan Egi bahkan Lebih Tua mungkin Kalo Di hitung Hitung ada 6 orang dan hanya Egi yang Tau.. Karena Regina Menelvon Kakaknya Saat Ia Di kejar Teman sekolahnya,


Dan Ketika Egi Berada Di sana Ke Enam Orang itu Sedang Memperkosa dan menyiksa Regina..


Perlakuan Itu Yang Membuat Egi Gelap Mata dan menyakiti Salah Satu Teman Regina Yang Memperkosa Dan Menyiksanya..


Namun Egi Kalah Jumlah teman teman yang LainNya Malah Menyiksa Dan Mengancam Egi sampai Ia Babak Belur karena Egi Kalah,. dan Ke enam Orang Jahat Itu Pun Mengancam,,


Kalo sampai Ia Membocorkan Semua Itu...Ia Akan Mati..


Egi benar Benar Prustasi...ia Ingin Sekali Memberi Tau pada Polisi tentang pemerkosaan terhadap Adiknya..dan Egi Ingin Menuntut Keadilan Atas apa yang Di alami Adiknya. Namun Ia Tak Bisa Karena Takut Kepada Pemerkosa Adiknya...


Dan Semua Kejadian Itu Egi Tutup Tutupi...


" De...apa kau Mendengarku," Ucap Egi pelan.


" Apa yang Harus Aku lakukan De," Kata Egi dan Ia pun Menangis Lagi..