
" Kenapa Kalian Terlambat Pulang," Tanya Adam Sinis Saat Melihat Jacky Dan Emily Turun dari Mobil.
" Maafkan Kami Om, Karena Keasikan Makan Kami Jadi Lupa Kalo Ini Sud....." Jack Dengan Pelan Menjelaskan Namun Perkataannya Di Potong Emily,
" Kami Di cegat Penjahat Pah," Kata Emily Pelan dan Memberi Tau Papahnya Atas Keterlambatannya..Emily Tidak Mau Kalo Penjelasannya bertele Tele dan Itu pasti akan Memakan Waktu, Jadi Emily Mau Tak Mau Jujur saja Pada Papahnya, Jika Ia tak Mengatakan Jujur Pada Papahnya Pasti Semalaman Papahnya Akan Berpidato Padanya Dan Juga Jacky, Jadi Emily Memilih Ia Jujur Saja Dan Adam Papah Emily pun Pasti Mengerti
" Apa Penjahat, Siapa Yang Berani Mencegat Putriku Apa Lagi Di Tempat Kekuasaan ku," Kata Jack Marah Besar saat Tau Ternyata Emily dan Jacky Terlambat Karena Di cegat Penjahat. Adam Marah Bukan Karena Emily dan Jacky Yang Terlambat, tapi Karena Mendengar Penjahat Yang Membuat Keduanya Terlambat.
" Sudahlah Pah, Jacky Sudah Membereskannya," Kata Emily Pelan
" Membereskan...Membereskan Bagaimana Maksudmu Sayang," Tanya Adam Papah Emily.
" Jelaskan pada Papah, Bagaimana kejadiannya," Kata Adam meminta Penjelasan pada Emily.
dan Emily Pun Menjelaskannya Pada Papahnya,
" Begitu Pah Ceritanya, Makannya Kami Terlambat Pulang," kata Emily Pelan.
" Baiklah..Papah Tidak Marah, Yang Penting Kalian Pulang Dengan Selamat," Kata Adam Tenang.
" Masuklah," Kata Adam Lembut Pada Emily,
" Papah Mau Bicara Sebentar Dengan Jacky," Kata Adam Pelan.
" Iya Pah, Jacky...Aku Duluan Ya," Ucap Emily lembut.
Jacky Pun Hanya menganggukan Kepalanya.
Adam Dan Jacky Pun mengobrol Kembali,
DI KAMAR EMILY....
" Haaah Cape Banget Gue," Kata Emily Pelan.
" Emangnya Lu Habis Dari Mana,, Sampai Pulang Selarut Ini Bersama Jacky." Tanya Citra Yang Ternyata Belum Pulang dan Membuat Emily Kaget Setengah Mati.
" Lu Cit, Gue Kira Lu udah Pulang Dari Tadi, Sampai Kaget Gue," Kata Emily pelan.
" Yee...gue kan Setiap Tahun Pasti Nemenin Lu Saat Ulang Tahun,"Kata Citra Pelan.
Memang Benar Setiap Tahun Citra Selalu Menemani Emily, apa Lagi Di saat Emily Ulang Tahun yang Sekarang,
" Iya Juga Sih..." Kata Emily Pelan.
" Gue Mandi Dulu deh, Gak Enak Banget Badan Gue, Lengket, Habis Berkelahi," Kata Emily pelan.
Perkataan Emily Di salah Artikan Citra, Dia Pikir Emily Dan Jacky Yang Di Maksud Berkelahi Adalah Berkelahi Dengan Berkeringat dan Bergairah, Begitulah Pemikiran Citra Saat Ini, Karena Citra Penasran Ia pun Langsung Menanyakan Itu Pada Emily
" Lu sama Jacky Melakukan Itu... Bukan Mil," Tanya Citra Penasaran Dengan Apa Yang Di Katakan Emily,
Citra Pikir Emily dan Jacky Melakukan hal Hal Yang Berhubungan Intim.
" Apaan Sih Maksud Lu Cit," Tanya Emily Yang Malah Bingung,
" Lu Sama Jacky, Sudah Wik Wik..." Tanya Citra Lagi..
" Ya ampun... Lu Gila Apa, Masa Gue Sama Jacky Ngelakuin Kaya Gitu, Gak Lah Cit, Gue Masih Suci Kali," Kata Emily Yang Malah Menoyor jidat Citra Karena Perpikiran Buruk Tentangnya Dan Jacky.
" Yah...Kirain Gue Gitu," Kata Citra Nyengir.
" Abisnya Lu Ngomong Kaya Gitu, Gue Pikir Lu Berkelahi Sama Jacky Di Kamar," Kata Citra Lagi
" Ya Gak Lah...Gue sama Jacky Berkelahi Sama Penjahat Cit," Kata Emily Pelan.
" Apa...Jadi Lu sama Jacky Berkelahi Sama Penjahat, Gimana Ceritanya," Tanya Citra Yang Semakin PenAsaran.
" Nanti Deh Ceritanya..Gue Pengen Mandi Dulu, Tar Keburu Malam Banget," Ucap Emily lagi.
" Ya Udah Sono," Kata Citra pelan.
30 MENIT KEMUDIAN...
" gimana Ceritanya Lu sama Jacky Sampai berkelahi Sama Penjahat," tanya Citra penasaran.
Emily Pun Menjelaskan Bagaimana Ia Dan Jacky Berkelahi.
" Ya ampun...Untung Lu Sama Jacky Bisa Berantem ya, Kalo Gak...Bisa Gawat Lu berdua.." Kata Citra pelan.
" Ya...Untung saja," Kata Emily Pelan.
" Tadi Sih...Masih Ngobrol Sama Papah, Cuman Gak Tau Sekarang, udah pulang Apa Gaknya," Kata Emily.
" Ah Begitu..." Kata Citra pelan.
" Oia Mil, Lu Gak Akan Kemana Mana Lagi Kan, Gue Mau Tidur Duluan Ya," Kata Citra.
" Iya Udah Sana Kalo Mau tidur," Kata Emily Tersenyum.
" Oia Gue Lupa," Kata Citra Ia pun Turun Dari Ranjang Mewah Punya Emily Dulu...
" Mau Ngapain Sih Lu," Tanya Emily bingung Saat Melihat Citra Yang Malah Turun Dari Ranjangnya, Bukannya Tadi Mau Tidur, Begitu Pemikiran Emily saat ini.
" Bentar," Ucap Citra Pelan Dan Ia Membuka Tas Ransel Yang Ia Bawa Tadi..
" 1....2....3....4....5....6....7...8...9...10," Kata Citra Saat Menghitung Waktu Hampir jam 12 Malam Tepat Dan Ia Menyembunyikan Hadiah Untuk Emily.
Emily Sangat bingung melihat Tingkah Citra Yang Seperti itu...
" Happy Birthday To Emily....Happy Birthday to Emily," Kata Citra Dan Menyanyinya Lagu ulang tahun Untuk Emily.
" Happy Birthday, Happy Birthday...Happy Birthday To....Emily," Ucap Citra Lagi Dan Ia Memberikan Kado Hadiah Untuk Emily.
Emily Sangat senang Saat Citra Memberikan Kado Untuknya.
" Selamat Ulang Tahun Buat My Best Friendku," Kata Citra dan Memeluk Emily.
" Makasih Ya Cit," Kata Emily Senang.
Tak Lama Pintu Kamar Emily Pun Ada Yang Mengetuk.
Tok...
Tok...
Tok....
Emily Pun Membuka pintu Kamarnya.
Berdirilah Mamah, Papah dan Juga Akila di depan Pintu.
" Selamat Ulang Tahun Untuk Putri Mamah," Kata Kiona Mamah Emily lembut Dan Memeluk Putrinya Emily,
" Maksih Ya Mah," Kata Emily senang.
" Selamat Ulang Tahun Untuk Putri Papah Yang Ke 20 Tahun," Kata Adam Papah Emily.
" Maksih Pah," Kata Emily Lembut.
" Selamat Ulang Tahun Buat Adik Kesayangan Ku," Kata Akilla Tersenyum Pada Adiknya.
" Maksih Kakakku," Kata Emily senang Dan Memeluk Kakaknya..
" Lu Tuh Ya...Dari Tadi Pagi kan Banyak Yang Bilang Kaya Gini sama Lu, Tapi Kenapa Lu Gak Bosen Dan Malah Seneng banget Saat Orang Bilang Selamat Ulang Tahun Untuk Lu," Kata Akilla Bingung.
" Tentu Saja Aku Senang Dong kak, sekarang Aku Kan Udah Dewasa," Kata Emily Tersenyum...
" tErnyata Anak Anak Papah Memang Sudah Dewasa Semua Ya," Kata Adam Papah Emily dan Juga Akilla.
" Mungkin Papah Harus Siap, Jika Kalian Berdua Menikah dan Meninggalkan Papah," Kata Adam Sedih.
" Papah." Panggil Emily dan Akilla Hampir Barengan dan Memeluk Papahnya Sayang.
" Kami Tidak Akan Meninggalkan Papah," Ucap Emily dan Akilla Bersamaan.
" Ya ampun....Kalian Bertiga...Ini kan Hari Ulang Tahun Kenapa Malah Sedih sedihan Kaya Gini sih," Kata Kiona Lembut.
Papah, Emily dan Akilla Hanya Tersenyum melihat Mamahnya Malah Memarahi mereka bertiga.
" Seharusnya Di Hari Ulang Tahun, Apa Lagi Hari ulang Tahun Emily yang Spesial, Kita Seharusnya Senang Bukan Malah Sedih.." Kata Mamah Kiona Lembut.
" Kau Benar Sayang," Kata Adam Tersenyum.
" Mungkin Aku Terlalu Menyayangi Mereka, jadi Takut Kehilangan Mereka," Kata Adam Tersenyum.
" Sayang...Jika Putri Putri Kita Menikah Nanti, Kau Kan Masih Mempunyai Aku, Yang Selalu Ada Di sisimu," Kata Kiona Lembut.