EMILY

EMILY
BAG 109



HARI LIBUR PUN TIBA.....


Semua Keluarga Emily Sudah Berada Di Puncak Dan Ia juga Sedang Memilih Milih Kamar Yang Mau Ia Pakai...


Kedua Orang Tua Emily Sudah Lebih Dulu Berada Di kamar Yang Akilla Siapkan.


" Gue sama Emily Yang Ini Yah, Kak" Kata Citra Antusias Saat melihat Kamar Yang Begitu Indah.


" Iya...Boleh Kok Tapi...Kalian Yakin Mau Tidur Berdua Gak Sendiri Sendiri, Padahal Kamar Di Pila Ini Banyak, Kalian Pilih Saja, Kamarnya Muat Kok Buat Kalian Semua," Ucap Akilla.


" Jadi Gak Apa apa Nih Kak, Kalo Tidurnya Sendiri Sendiri," Tanya Emily Pelan.


" Tapi...Gue Gak Mau Sendiri Mil, Gue Takut," Kata Citra Pelan Sedikit Berbisik.


" Gak Apa apa Kok, Kan Biar Lebih Nyaman Kalo Tidur sendiri Sendiri.," Kata Akilla Lagi.


" Gak Apa apa Deh Kak, Aku Sama Citra Berdua Saja," Kata Emily Yang Paham Betul Dengan Ketakutan Citra.


" Oh...Ok Kalo Begitu." Kata Akilla.


" Buat Kalian Berdua...Kalian Cari Kamarnya Di Bagian Lantai Utama Di Belah Sana Saja Ya," Jelas Akilla Menunjuk Ruangan Utama sebelah Barat pada Dua Laki Laki Yaitu Jacky Dan Raja, Sedangkan Emily, Citra, Akilla Dan Kedua Orang Tuanya Mengisi Kamar Paling Atas.


" Sip Kak, Thanks," Kata Raja Pelan.


Jacky Dan Raja Pun Memilih Kamar Yang Mana Yang Mau Ia Tempati..


" Jangan Kamar Yang Ini, di sini Sudah Di tempati Hantu Wanita," Ucap Pampam Memperingati Jacky Yang Takut Sekali Dengan Hantu.


" Benarkah.." Ucap Jacky Bersyukur Karena Pampam Memberitahunya.


" Lu Pilih Kamar Yang Itu Kak," Tanya Raja Saat Melihat Jacky Yang Memegang Pintu Kamar Namun Tak Kunjung Masuk.


" Ah Tidak... Aku Kamar Yang Ini Saja," Ucap Jacky Menghampiri Kamar Sebelah Dekat Raja,


" Kalo Begitu Biar Gue Yang Di Situ Ya kak," Ucap Raja Pelan.


" Jangan..." Ucap Jack Tegas.


" Kamar Itu Udah ada Yang Nempatin, Lu Gak Mau Kan Di Ganggu Hantu Saat Lu Tidur Nanti," Ucap Jacky Sebelum Masuk ke Kamar Pilihannya,


Raja Mematung Saat Mendengar Apa Yang di Katakan Kakaknya,


Dengan Cepat Raja Pun Menghampiri Kamar Yang di diami Jacky.


" Kakak Bercanda Kan," Tanya Raja Penasaran saat Sudah Masuk Kamar Jacky Yang Terbilang Cukup Luas Dan Rapi.


" Bercanda apa," Tanya Balik Jacky Tak Mengerti dan Ia Meletakan Tas Yang Mereka Bawa,


" Dikamar Tadi, Kakak Bilang...Sudah Ada Yang Menempati," Tanya Raja Lagi.


" Iya...Memang Sudah Ada Yang Menempati, Dan Bukan Manusia Yang Menempati Kamar Itu, Tapi Hantu Wanita," Kata Jacky Lagi Menjelaskan Pada Raja.


" Aaah....Untuk Kakak Kasih Tau Gue, Kalo Gak Bisa Bisa Gue di Ganggu Waktu Tidur Nanti," Kata Raja.


" Sudah Sana...Kakak Lelah..Kakak Mau Istirahat Dulu Cape Kakak Dari tadi Nyetir," Kata Jacky Pelan.


Raja Pun Meninggalkan Jacky Yang sedang Istirahat. Tiba Tiba Saja Raja Di Kagetkan Oleh Tepukan Tangan di Punggungnya saat Menutup Pintu Kamar Jacky, Tepukan Itu Membuat Ia Terkejut Setengah Mati.


" Astaga...Mil, Bikin Kaget Aja," Kata Raja Terkejut.


" Lu Kenapa Sih, Kaya Abis Lihat Hantu Saja," Kata Emily bingung Melihat Raja Yang Terkejut Seperti itu


" Gue Kaget Mil, Gue Kira Hantu Yang ada Di dalam Kamar Itu," Kata Raja Menunjuk Kamar Yang ada Di Belakang Emily.


" Kamar Ini, Emang Ada Hantunya," Tanya Emily,


" Emang Lu Lihat," Tanya Emily Lagi.


" Terus Kamar Jacky Dimana," Tanya Emily lagi.


" Di sini, Dan Itu Kamar Gue," Kata Raja Menunjuk Kamar Jacky Dan Kamarnya Yang Bersebelahan.


" Hmmmm Oke," Kata Emily Pelan.


" Gue Masuk Dulu Ya," Kata Raja Sebelum Masuk Ke kamar Yang Ia Tempati.


" Emang Kamar Ini Ada Hantunya," Tanya Emily pelan pada Dirinya Sendiri.


" Memang Ada." Ucap Pampam Yang Tiba Tiba Nongol.


" Dan Itu Hantu Wanita Yang Buruk Rupa," Ucap Pampam Lagi.


" Astaga PAM, Lu Bikin Gue Kaget Aja," Kata Emily Kesal Karena Pampam Mengagetkannya.


" Hehehehe Sory Sory," Ucap Pampam yang Tak Bisa Menghilangkan Kebiasan Buruknya Ini.


" Beneran PAM, Di sini Ada Hantunya," Tanya lagi Emily, Dan Pampam Pun Mengangguk.


" Dimana Kemuning Kok Gue Gak Lihat Dia Dari Tadi pas Kita Sampai," Tanya Emily bingung.


" Dia Sedang Menjelajahi Tempat ini," Kata Pampam Lagi.


" Kata Jacky...Di Kamar Ini Ada Penghuninya, Memang Benar PAM," Tanya Emily.


" Iya...Dan Itu Aku Sendiri Yang Memberi Tau Jacky Ketika Ia Mau Tinggal Di Kamar Ini," Kata Pampam lagi.


" Ah Begitu..Tidak Berbahaya Kan," Tanya Emily.


" Tergantung Kitanya,, Kalo Kita Tidak Mengganggu Dia Juga Tidak Akan Mengaggu," Ucap Pampam Pelan.


" Hmmmm Begitu," Hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Emily.


" Emily Tolong.." Panggil Kemuning Berlari Karena Di Kejar Bocah Botak yang Marah.


" Hentikan...." Kata Emily tegas Saat Melihat Hantu Anak Kecil Botak Yang Akan Memukul Kemuning Pakai Tongkat atau Apalah Emily Tak Tau..


dan Hantu Botak Itu Pun Terdiam saat Emily Menatapnya.


" Kakak Bisa Melihatku," Tanya Hantu Botak Itu Pada Emily.


" Tentu Saja Aku Bisa Melihatmu, Jika tidak... Mana Bisa Aku Menatapmu Seperti ini," Ucap Emily lagi dan Menatap Galak Pada Hantu Botak Kecil Itu.


" Dia Yang Menganggu ku duluan Kak, Makannya Aku Kejar," Kata Hantu Botak Itu Membela Diri Karena Ia Merasa Tak Salah.


" Aku Tidak Sengaja, Bocah, Aku Kan Tidak Tau Jika Kau Tertidur Di Pohon Besar Itu,," Kata Kemuning Tak Sengaja.


" Tunggu Dulu...Memang Permasalahannya apa, Ceritakan Dulu Padaku Biar Aku Tau Mana Yang Benar Dan Mana Yang Salah," Ucap Emily Pelan.


" Gini Kak, Tadi Kan Aku Sedang Tidur Di Pohon Besar Di Belakang Villa Ini, Eh Ni Si Kakak Malah Nimpug Aku Pakai Batu Kak, Kan Sakit," Kata Si Hantu Botak Itu Kesal.


" Tunggu Dulu...Kamu Kan Hantu...Mana Bisa Di Timpuk sama Batu, Pasti Kan Gak Bakalan Kena ke Tubuh Kamu Kan," tanya Emily Bingung.


" Nih Kak, Pakai Batu Ini," Ucap Hantu Botak Itu Memperlihatkan Batu Kuning Emas Milik Kemuning.


" Heheheh Maaf Mil, Aku Gak Sengaja, Lagian Dari Tadi Ada Yang Ganggu aku Mulu, Saat Aku Lihat Lihat Villa Ini, Dan Dia Lempar Lempar aku Pakai Ranting, Karena Arah Ranting Itu Dari Pohon Besar yang Itu.," Kata Kemuning Panjang Lebar.


" Karena Kesal Aku Lempar Aja Batu Pusaka Miliku Ke Pohon Itu Biar Tuh Hantu Tau Rasa, Eh....Malah Kena Kepala Si Botak Ini," Kata Kemuning lagi.


" Yang Gangguin Kakak Itu Om Wowo Kan," Kata Si Botak Pelan.


" Siapa Om Wowo," Tanya Kemuning Bingung Karena Baru Kali Ini Mendengar Nama Hantu Aneh Itu, Karena Yang ia Tahu Hanya Pocong Dan Juga Kuntilanak saja.