
" Aku Tau Kau Menyembunyikan Sesuatu," Kata Pampam Mulai Curiga.
" Aku Hanya Takut Jika Yang Berada Di Apartemen yang sama Dengan Emily Itu teman ku Dahulu," Kata Jacky.
" Memang Siapa Temanmu Itu Jack," tanya Pampam Penasaran.
Jacky Pun Menceritakan Semua pada Pampam, Dari ia Sehat sampai Koma,
" Jadi Temanmu Sendiri Yang Melakukan Itu Padamu Jack," Kata Pampam.
" Iya.." Kata Jack Pelan.
" Aku Juga Tidak Tau, Apa maksud Dan Tujuannya itu," Kata Jack Lagi.
" Lalu...Apa kau Pernah Bertemu Dengannya Lagi," Tanya Pampam.
" Belum Pernah Sama Sekali," Kata Jacky.
" Jadi Kau Belum Bertemu Dengannya Lagi," kata Pampam.
" ya...Jadi aku Sangat Penasaran Dengan Orang yang Bernama Darren itu," kata Jacky Lagi.
" Jadi Aku Minta Padamu PAM, Tolong Jaga Dan Lindungi Emily Untuk saat Ini," Kata Jacky Lagi.
" Kau tenang Saja Jack, Tidak Kau Katakan Saja Aku Akan Selalu menjaga Dan Melindungi Emily," Kata Pampam lagi.
" Karena Dia SahabatKu," Kata Pampam Lagi.
" Syukurlah Jadi Aku Merasa Tenang Sekarang," Kata Jack Pelan.
" Baiklah Jack, Ini sudah Malam Tidurlah, aku Akan Pergi dulu," Kata Pampam Pamitan Pada Jack.
" Hmmm," hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Jacky,
Jacky Pun Tertidur Setelah Pampam pergi...
......*****.....*****.....*****.....*****.....*****.....
PAGI HARINYA.....
08 : 00 WIB..
" Kau mau kemana Pagi Pagi sudah Rapih Sekali," tanya Pampam Saat melihat Emily sudah terlihat Rapih.
" Aku mau ke rumah Sakit PAM, Hari ini Jacky Kan Akan Pulang, Jadi Aku Mau Ke sana," Kata Emily senang.
" Oh... Apa Aku Boleh Ikut," Tanya Pampam.
" Kau Tidak Takut Matahari," Tanya Emily.
" ini Kan Pagi Hari PAM, Kamu Gak Takut Matahari Nanti," Tanya Emily lagi.
" Kau Ini...Aku Kan Jin, Bukan Fampir yang Takut Dengan Matahari," Kata Pampam Aneh.
" Ah Iya...Aku lupa," Kata Emily Tersenyum.
" Kalo Kau Mau Ikut, Ya ikut Saja," Kata Emily Pelan.
" Baiklah," Kata Pampam Senang.
Emily dan Pampam pun Menuju Rumah Sakit,
" Kau Mau Naik Motor Mil," Tanya Pampam Saat Emily Mau Naik Motor miliknya,
" Iya...Kenapa Memangnya," Tanya Emily.
" Kenapa Tidak Naik Mobil saja," tanya Pampam.
" Kau Mau Naik Mobil," Tanya Balik Emily.
" Iya..Kau Lihat Aku sudah Tampan Seperti Ini, Jika Aku Naik Motor, Rambutku Nanti akan Acak Acakan," Kata Pampam Yang Benar Benar Rewel Hari Ini.
" Kau Ini.." Kata Emily Yang Merasa Kesal Karena Tingkah Pampam Yang Seperti Itu.
" Kau Kan Hantu, Angin Saja Tidak Akan Menyentuhmu," Kata Emily Lagi.
" Jadi Mana Mungkin Rambutmu Kusut," Kata Emily lagi.
" Ayolah Mil, Kita Naik Mobil saja Ya," Kata Pampam.
" Baiklah Baiklah," Kata Emily Dan Turun Dari Motornya dan Menuju Mobil Yang Di samping Motornya Itu.
" Kau Puas Sekarang," Kata Emily saat masuk Mobilnya..dan Pampam Tersenyum Puas.
RUMAH SAKIT....
Emily pun Sampai Rumah Sakit.
" Apa Kau Sendirian," tanya Raja Saat Melihat Lihat Kedalam Mobil Emily,
" Kau Lihat Mil, Siapa Yang Ia Cari," Kata Pampam Lagi.
" Benarkan Apa Kataku, Kalo Adik Jacky Dekat Dengan Sahabatmu," Kata Pampam Pelan dan Tersenyum Menang,
Emily Benar Benar Tak Percaya Saat Pampam Bilang Kalo Raja Dan Citra Memiliki Hubungan, Namun Apa Yang Di Katakan Pampam Saat Itu Sekarang Terbukti.
Dan Emily Pun Akan Menggoda Raja.
" Kau Pikir Aku Bersama Sahabatku, Sahabat ku Tidak Ikut, kalo Lu Cari Dia, Kenapa Kau Tidak Jemput Saja Dia, dan Kau Bawa Kemari," Goda Emily,
Emily Tau Kalo Raja Dan Citra Saling suka Dan Ia Tau Juga Dari Pampam, Karena Pampam sellau Tak sengaja Melihat Mereka Berdua bahkan Pampam pernah Mengatakan Kalo Citra Dan Raja Berpacaran, Namun Emily Tak Percaya Itu.
" Ehm...Apa Yang Lu Katakan, Gue Kan gak Mencari Sahabat Lu Citra," Kata Raja Gugup.
" Perasaan... Gue Gak Nyebut Nama Citra Deh," Goda Emily semakin Menjadi.
" Emmm, Udah Ah... Ayo Masuk," Kata Raja Yang Merasa Malu dan Mengajak Emily Masuk,
" Nanti Gue Interogasi Lu ya," Kata Emily pelan.
" Apa sih, Interograsi Lagi," Kata Raja Merasa Lucu,
" Kau Lihat...Dia Merasa Malu, karena Kau Mengetahui Perasaannya," Kata Pampam Berbisik Di telinga Emily, Emily Hanya Tersenyum Melihat Tingkah Raja Yang Ketahuan Seperti itu.
Raja, Emily dan Pampam Pun Menuju Kamar Jacky.
" Sayang," Panggil Mamah Melati Senang Saat Melihat Kedatangan Emily.
" Asalamualikum Tante," Sapa Emily saat Masuk dan Jacky Benar Benar Senang Saat melihat Emily datang.
" Waalaikumsalam Sayang, Ayo Masuk Sini," Kata Mamah Melati Dan Menyuruh Emily Masuk.
" Hai Jack," Sapa Pampam Tersenyum Pada Jack, Dan Jack Pun Hanya Mengangguk Saat Pampam Menyapanya,
" Kau datang," Sapa Jack Lembut dan Emily Hanya Tersenyum pada Jack.
" Tentu saja Aku Akan Datang, Kau Kan Kekasihku, Dan Aku Kekasihmu, jadi Wajarkan Kalo Aku datang,," Kata Emily Berbisik dan Membuat Jack Salah Tingkah.
" Kau Menggodaku," Kata Jack Tersenyum.
" Tidak," Kata Emily Tersenyum.
" aku Tidak Menggodamu," Kata Emily pelan.
" Sayang...Nanti Malam kita Makan Malam Ya, Tante Minta Kau Harus Datang Sayang, Kita Akan Merayakan Sembuhnya Jacky, Jadi Tante Mengadakan Makan Makan Di Rumah,," Kata Mamah Melati Pada Emily.
" aku Pastikan Dia Akan Datang Mom, Nanti Biar Aku Saja Yang Menjemputnya," Kata Jacky pelan.
" Tidak Usah Jack, Aku Bisa Sendiri lagi Pula Kau Kan Baru Sembuh," Kata Emily pelan.
" Aku Akan Tetap Menjemputmu," kata Jack Lembut.
Emily Pun Diam Karena Tak Mungkin Menang Melawan Keras Kepalanya Jacky Saat ini.
" Mamah dan Papahmu Juga Tante Undang Ya Sayang, Nanti Bilang Sama Mamah Kiona harus Datang," Kata Mamah Melati.
" Iya Tante,, Nanti Emily Coba bilang Sama Mamah," Kata Emily Pelan.
" Nanti Aja Deh, Biar Tante Yang Telvon Kiona," Kata Mamah Melati Tak Sengaja Menyebut Nama Depan Kiona,
" Momy Kayanya Kenal Dekat Sama Mamah Emily," Tanya Raja pelan.
" Tentu Saja Momy Kenal, Sayang, Kiona Itu Teman Momy Sekarang," Kata Melati Tersenyum.
" Wah...Kak, Sepertinya Lampu hijau Sudah Kakak Kantongi," Kata Raja Berbisik Pada Jacky.
" Diamlah," Kata Jack.
Emily Pun Membantu Mamah Melati Membereskan Baju Baju dan Barang Barang Jacky,
Jacky Pun Menghampiri Emily dan Berbisik Padanya.
" Kau Kekasihku, Semestinya Kau Diam Saja Tak Melakukan Apa Pun," Kata Jacky Pelan.
" Terus Melihat Momymu Bekerja Sendiri, Kau Pikir aku Setega Itu, Aku Tidak Mungkin Setega Itu Melihat Momy mu Bekerja Sendiri Jack, Sedangkan Aku atau pun Kau Malah Diam Saja," Kata Emily pelan.
" Kau Benar Juga," Kata Jack Tersenyum.
Jacky Pun Membiarkan Emily Membantu Momynya...
" Sudah Selesai Sayang, Ayo Kita Pulang," Ajak Mamah Melati Pada Semua..
Semuanya Pun Keluar dari Rumah Sakit Ini dan Menuju Rumah mamah Melati.