EMILY

EMILY
BAG 93



MALAM HARI...


00 : 00 WIB...


Emily Melihat Jacky Dan Nilam Saling Berpelukan didalam Mimpinya.


Dan Emily Merasa Kalo Jacky Benar Benar Melupakannya..dan Tak Ingat Sama Sekali Tentangnya. Dan Malah Emily Melihat Jacky dan Nilam Saling Berciuman di depannya.


Ingin Sekali Rasanya Berteriak Pada Jacky Kalo Dirinya tak Suka Dan Cemburu padanya, Namun Ketika Emily Memperhatikan Bukan Nilam Lah Yang Berciuman dengan Jacky Melainkan Wanita Aneh Yang Berbaju Kebaya Emas dan Terlihat Cantik seperti Bidadari Dan Wanita itu Memperhatikan Emily dengan Tatapan Mengejek Padanya.


Emily Sekuat Tenaga Menahan Amarah di dalam Hatinya.. Ketika Emily Bermaksud Menghampiri Mereka Berdua Emily Pun Bangun Dengan Keringat Yang Begitu Basah di Sekujur Tubuhnya..


' Ada Apa...Apa Kau Bermimpi Buruk Emily,' Tanya Pampam Di sampingnya.


" Aku Bermimpi Hal Aneh PAM, Aku Memimpikan Jacky Dan Nilam Bersama, dan Mereka Sangat Terlihat Saling Mencintai, Namun Ketika Aku Memperhatiakan Lebih Seksama Bukan Nilam Yang Aku Lihat Melainkan Wanita Cantik Yang Berbaju Kebaya Emas Dan Sangat Cantik," Kata Emily Menceritakan Perihal Mimpinya.


" Apakah...Aku Terlalu Cemburu Hingga Memimpikan Mereka Berdua," Kata Emily Aneh.


' Wanita Berkebaya Emas,' Tanya Pampam Curiga, dan Emily Pun Mengangguk,


Setaunya Wanita Yang Berkebaya Emas Adalah Putri Pemanah Rasa, Siapa Pun Yang Berurusan dengan nya Laki Laki Mana Pun Akan Bertekuk Lutut Padanya.


Karena Merasa Curiga Dengan Mimpi Yang Di alami Emily, Pampam Pun Akan Melihat Jacky Terlebih Dahulu,


Karena Firasatnya Jacky Dalam Bahaya,


' Aku Akan Melihat Jacky Terlebih Dahulu, Supaya Kau Tenang, Bagaimana,' Kata PamPam Dan Emily Pun Kembali Mengagukkan Kepala Tanda Setuju.


Pampam Pun Dengan Cepat Menghilang.


" Semoga Tidak Terjadi apa apa Pada Jacky," Kata Emily Bergumam,


Tak Berselang Lama Pampam Pun Datang Dengan Wajah Marah.


' Emily Kau Harus Ikut Aku,' Ucap Pampam Tak Sabaran.


' Cepatlah.. Keluarlah Dari Ragamu,' Kata Pampam Lagi.


Karena Penasaran Dengan apa Yang Pampam Katakan Emily Pun Menuruti Apa Kata Pampam dan Keluar Dari Raganya..


' Ayo...Kau Harus Cepat Sebelum Terlambat,' Kata PamPam membawa Emily Ke Rumah Jacky.


" Kenapa Kita Ke Rumah Jacky PAM, Ada Apa Dengannya," Tanya Emily Semakin Penasaran.


' Nanti Saja, Sekarang Kau Masuk Dan Lihatlah, Ada Siapa Di Sisi Jacky Sekarang,' Kata Pampam Lagi.


Karena Penasraan Dengan apa Yang Di Katakan Pampam, Emily Pun Dengan Cepat Masuk Ke Kamar Jacky. Dan Benar Saja Emily Melihat Wanita Yang Ada Dalam Mimpinya.


" Siapa Kau...Kenapa Kau Mengganggu Kekasihku," Kata Emily Marah Saat Wanita Itu Memeluk Jacky Yang Tak Sadarkan Diri.


' Kau Sendiri Siapa, Kenapa Kau Mengganguku,' Kata Wanita Itu.


" Aku Emily, Kekasih Dari Pria Yang Kau Peluk Itu," Kata Emily Marah Tak Suka Jika Jacky Di Peluk Peluk Wanita Lain Seperti itu.


' Aku Hanya Melaksanakan Tugasku, untuk Membuat Laki Laki Ini Menyukaiku,' Kata Wanita Cantik Itu.


" Menyukaimu," Tanya Emily Bingung.


' Ya...Dan Namaku Sri Kemuning, Dan Aku Adalah Putri Pemanah Rasa,' Kata Wanita Cantik Itu Yang Bernama Sri Kemuning.


" Apa Kau Yang Berada Di Mimpiku Tadi," Tanya Emily Aneh.


' iya...Ternyata Kau Bukan Gadis Biasa,' Kata Sri Kemuning Tersenyum.


' Kau Bisa Menembus Pertahanan Yang Aku Buat,' Kata Sri Kemuning Itu Lagi.


" Apa Yang Kau Inginkan," Tanya Emily.


' Yang Aku Inginkan, Aku Ingin Laki Laki Ini,' Kata Sri Kemuning Menyentuh Dada Jacky Yang Tak Berbaju.


" Lepaskan Tanganmu Darinya," Kata Emily Geram Saat Tangan Wanita Itu Menyentuh dada Kekasihnya.


' Hahahhaa...Apa Kau Marah,' Tanya Sri Kemuning.


' Aku Akan Membuatmu Bertekuk Lutut Padaku,' Kata Sri Kemuning Membacakan Matra..


Jika Putri Pemanah Rasa Sudah Membacakan Mantra, Siapa Pun Yang Berada Diana dan Memandang Matanya Wanita Atau Laki Laki Akan Bertekuk Lutut Padanya.


' Jangan Memandang Matanya Emily,' Kata Pampam yang Tiba Tiba Muncul.


' Hahahhaha, Raden...Jadi Kau Mengenal Gadis Ini,' Tanya Sri Kemuning Pada Raden Fatih.


' Lepaskan lah Laki Laki Ini, Putri,' Kata Pampam Tanpa Memandang Matanya.


' Melepaskan, Itu Tidak Akan Mungkin, Karena aku Sudah Menyukai Laki Laki Ini,' Ucap Sri Kemuning Tersenyum.


' Lihatlah...Gadis Yang Bersama mu Saja Sudah Terkena Mantra Ku,' Kata Sri Kemuning Bangga.


' Jadi Aku Bisa Dengan Mudah Memintanya Untuk Melupakan laki Laki Ini,' kata Sri Kemuning dengan Percaya diri.


" Kau Pikir Aku Akan Melepaskan Kekasihku," Kata Emily Geram.


" Hah...Tidak Akan," Kata Emily Tak Terpengaruh Mantra Yang Sri Kemuning Bacakan Sedikit Pun.


' Apa... Seharusnya Kau Bertekuk Lutut Padaku,' Kata Sri Kemuning Bingung Karena Mantra Yang Ia Baca Tak Terpengaruh Dengan Emily.


SIAPA SEBENARNYA GADIS INI, pikir Sri Kemuning Penasaran.


' Siapa Kau Sebenarnya,' Tanya Sri Kemuning.


" Aku Bukan Siapa Siapa, Selagi Aku Berbuat Baik dan Ramah Padamu, Lepaskan Lah Kekasihku," Kata Emily Pelan.


' Lepaskanlah Dia Putri Kemuning, Kau Bukan tandingannya,' kata Pampam Memberi Peringatan Pada Sri Kemuning.


Karena Sri Kemuning Begitu Penasaran Pada Siapa Gadis Biasa Ini, Ia Malah Menyepelakan Apa Yang Di Katakan Pampam Padanya.


' Aku Tidak Takut Pada Gadis Ini, Dia Hanya Gadis Biasa,' Kata Sri Kemuning Meremehkan Emily.


' Aku Sudah Memperigatkanmu, Jangan Salahkan Aku, Jika Kau Mati Di Tangannya,' Kata Pampam Lagi.


" Apa Aku Boleh Membunuhnya PAM," Tanya Emily Pelan.


' Tentu Saja, Jika Kita Tidak Bisa Memberi pelajaran Secara Baik Baik, Kau Boleh Membunuhnya Jika Dia Benar benar Keras Kepala,' Kata Pampam.


' Aku Tidak Takut Padamu Gadis Kecil,' Kata Sri Kemuning Berniat Melawan Emily.


Karena Merasa Penasran Sri Kemuning Pun Menghampiri Emily dan Mengeluarkan Semua Ilmu Yang Ia Punya. Dengan Mudah Emily Bisa Mengimbangi Ilmu Ilmu Yang Sri Kemuning Miliki.


Emily Pun Mengeluarkan Ajian Pemusnah Jiwa Yang Bisa Melumpuhkan Lawannya.


Karena Merasa Kesakitan Dengan apa Yang Emily Berikan Padanya.


Sri Kemuning pun Terduduk Merintih Kesakitan...


' Ampun...Ampuni Saya, Ampuni Saya,' Kata Sri Kemuning Meminta Ampun.


Emily Pun Berhenti Memberi Pelajaran Pada Sri Kemuning Dan Duduk di Depan Wanita Cantik Ini..


" Kenapa Kau Ingin Menggaggu Hubungan Ku dan Kekasihku," Tanya Emily Pelan.


' Aku Hanya Menjalankan Perintah Saja,' kata Wanita Itu Takut.


' Tolong Lepaskan Aku, Aku Tidak Akan Mengganggu Laki laki Itu Lagi.' Kata Sri Kemuning Berjanji.


" Apa Kau Berjanji," Kata Emily Tegas.


' Aku Berjanji...Aku Tidak Akan Mengganggunya Lagi.' Kata Sri Kemuning Berjanji Pada Emily.


" Apa Aku Bisa Memegang Janjimu itu," Kata Emily pelan.


' Kau Bisa Memegang Janjiku, jika Aku Tidak Menepati Janjiku, Kau Bisa Mencariku dan Membunuhku,' Kata Sri Kemuning.


" Baiklah...Aku Akan memegang Janjimu Itu, dan Aku akan Melepaskanmu," Kata Emily Lagi.


' Siapa Kau Sebenarnya,' Tanya Sri Kemuning Penasaran.


' Dia Adalah Keturunan Ratu Purbararang,' Kata Pampam.


' Apa...' Kata Sri Kemuning Kaget.


Pantas Saja Semua Ilmu Yang Ia Miliki Tak Mempan Pada Gadis Ini, Ternyata Dia Adalah Keturunan Ratu Purbararang Yaitu Putri Galuh yang baru Di Bangkitkan.


Di banding Dengan Ilmu Ilmu Yang Sri Kemuning Miliki Ia bukan Lawan keturunan Sang Ratu.


' Maafkan Saya Putri,' Kata Sri Kemuning Berlutut,


" Sudahlah...Aku Hanya Memintamu Untuk tak Mengganggunya, Bukan berlutut Padaku," Kata Emily Tak Suka Jika Siapa Pun Berlutut Seperti Itu Padanya.