EMILY

EMILY
BAG 14



" Kenapa Sakit sekali...dan Kenapa Kau bisa Menyentuhku," Tanya Jacky penasaran pada Kemampuan Emily.


" Aku Bisa menyentuh Hantu Manapun Yang Aku Mau," Jelas Emily ringan.


" Kenapa Kau Malah Melepas Tanganku," Tanya Emily Lagi.


" Tanganku Sakit...dan Seperti tersengat Listrik," Kata Jacky Pelan.


" Tahanlah...Aku Hanya Ingin melihat bagaimana Kau Bisa Ada Di sini," Kata Emily pelan.


" Apa kau Bisa Melihat Masa Lalu," Tanya Jacky.


" Entahlah...Aku Sendiri Tidak tau," Kata Emily Jujur.


" Tapi...tidak ada salahnya kan kalo Aku mencobanya," Kata Emily Lagi..


" Tapi...Emily...Kau Akan Celaka Nantinya," Kata Pampam memberitau Emily..


" aku Tidak akan Kenapa Napa Pam." Kata Emily Meyakinkan Pampam sahabat hantunya..


" Coba kemarikan Lagi Tanganmu, Jack," Kata Emily Pada Jacky..


" Tapi... Tangan ku sakit," Kata Jack melihat Tangannya yang Memerah..


" Hmmmm..Ya sudah Kalo Gitu....Lain Kali Saja," Kata Emily.


Emily tidak Mau Kalo Jacky merasa Kesakitan Karena Bersentuhan Dengan nya..


" Emily.." Panggil Jacky lembut.


" Maafkan Aku,, Bukannya Aku Tidak Mau Kau melihat Masa Laluku, Tapi aku Belum Siap Jika Keadaan ku memang Benar Benar sudah Meninggal," Jelas Jacky pelan.


" Karena Aku Belum Bisa Menerima Semua Ini," Kata Jack Sedih...


" Aku saja Selalu Bertanya-tanya Kenapa Aku Bisa Mati, Namun Entah Kenapa Hatiku Mengatakan Aku Tidak Terima Jika Aku Sudah Mati," Kata


" Justru Itu...Siapa tau kau Masih Hidup dan Ragamu Terbaring Lemah di Rumah sakit," Kata Emily Pelan.


" Karena Itu Aku Ingin Melihat, Benar apa tidaknya Yang Aku Lihat, Karena Yang sering Aku Lihat Kau Berbaring Di rumah Sakit," Kata Emily Lagi.


" Siapa Tau Kau Bisa Mengingat Siapa Dirimu Yang Sesungguhnya," Kata Emily meyakinkan Jacky.


Jacky pun Mau tak Mau Ia mengulurkan Tangannya..


" Baiklah...Aku juga Penasaran, Sebenarnya siapa Yang Aku Lihat Di dalam Mimpiku," Kata Jacky lagi.


" Baiklah...Aku Ingin Kau Konsentrasi,, Agar Aku Bisa Menelusuri Dimana Ragamu," Kata Emily.


" Tapi Emily...Aku Takut Kau Kenapa nApa," Kata Pampam khawatir.


" Aku tidak akan kenapa Napa, Pam," Kata Emily Meyakinkan Pampam Beberapa Kali.


Emily Dan Jacky pun Saling Bersalaman dan Emily Pun Membaca Sesuatu yang Jack tak Mengerti...


Dengan Kekuatan Batin Emily, Emily pun Menelusuri Dimana Raga Jacky sekarang..


Saat Emily menelusuri Dimana Raga Jacky Ia Benar Benar Tak Mempercayai Penglihatannya..


Ia Melihat Jacky Benar Benar Terbaring Lemah di Rumah Sakit Dengan banyak Selang Di tubuh Jacky...Emily Melihat Ada Seorang Wanita Yang terus Menemani Jacky,


Karena Tak Kuat Emily Pun Kembali Kedalam Tubuhnya Dan Langsung Mengeluarkan darah Saat Kembali kedalam Tubuhnya..


uhuk...


uhuk...


uhuk...


Emily terbatuk Batuk dan mengeluarkan Darah di mulutnya, dan Membuat Pampam Khawatir padanya.


" Apa Kau Baik Baik saja Mil," Tanya Pampam..


" Mily...apa kau Tidak Apa apa," Tanya Jacky Khawatir saat Melihat Emily Batuk Mengeluarkan darah di mulutnya..


" Aku Tidak Apa apa, Hanya Saja...Hany.....," Belum Juga Emily Selesai bicara Emily Sudah Pingsan karen Merasa Sakit Di bagian Dada Emily..


" Mily...Emily...bangunlah Mily, Emily," Panggil Jack Saat melihat Emily Pingsan.


" Apa Yang Terjadi PAM...kenapa Emily seperti Ini," tanya Jacky Penasaran.


" Aku Akan Memberikan Kanuragaku Padanya," Kata Pampam lagi.


" Apa kau Bisa Membantuku, Aku Tau Kau Bukan Pria Biasa, Kalo Bisa Kau Juga Berikan Emily Hawa Murnimu untuknya," Kata Pampam lagi.


" Agar Kepulihan Emily Bisa Lebih Cepat, Dan Kita Bisa Menolongnya," Kata Pampam Lagi..


" Apa Aku Bisa..." Tanya Jacky pada Dirinya Sendiri.


" Aku Tau Kau Bisa Jacky,," Kata Pampam Lagi..


Pampam dan Jacky pun Melakukan Sebisa Mungkin Untuk Menolong Emily...


Pampam memberikan kanuraga Yang Di titipan Untuk Emily dan Yang menjadi Hadiah Ulang Tahun Untuk Emily dari ibu Kandung Emily..dan Pampam Juga Memberikan Kekuatan Yang Ia Punya Untuk Emily dan Itu Hadiah Darinya..


Sedangkan Jacky Memberikan Hawa Murni Yang Begitu Kuat, Dan Membuat Emily Melayang Di Udara...


Dengan Berlahan Emily Turun Kembali...


Namun Emily Tak Kunjung sadarkan Diri...dan Membuat Jacky Yang Melihatnya Semakin Khawatir saat Emily Belum sadar Juga,


" Kenapa...Emily Belum sadar PAM," Tanya Jacky Khawatir pada Emily.


" Emily sedang Di bawa Ibu Kandungnya, dan Akan Di Obati Di sana," Jelas Pampam Pada Jacky.


" Ibu Kandung...Bukankah Ibu Kandung Emily itu Mamah Kiona," Tanya Jacky penasaran.


" Yah...Mamah Yang Melahirkan Emily Memang Mamah Kiona, Tapi Ibu Kandung Emily Bukan Kiona," Jelas Pampam dan Membuat Jacky Semakin Tak Paham.


" Aku Tidak Mengerti," Kata Jacky Jujur.


" Kau Tidak Mengerti...Tentu saja Kau Tidak Akan Mengerti.. Sudah Dulu ya, aku Harus Menemui Sahabatku Terlebih Dahulu," Kata Pampam Sebelum Pergi menghilang.


Namun Emily Malah di Bawa Seseorang kedalam Istana dan Bertemu Seseorang Yang Tidak Ia Kenal..dan Ia Juga Berada Di Rumah Mewah Bak Istana...


" Selamat Datang Putriku," Ucap Seorang Wanita Cantik pada Emily saat Emily Tersadar dari Pingsannya.


" Maaf...Anda Siapa," Tanya Emily...


" Aku...Ibumu sayang," Kata Wanita Cantik Itu...


" Ibuku...Bukankah Ibuku Mamah Kiona," Tanya Emily Lagi semakin Bingung..


" Memang Sayang...yang Mengandung dan Melahirkanmu Kiona, Tapi Kau Adalah Keturunan Dariku," Kata Wanita Cantik Itu.


" Aku Yang Memberikanmu pada Kiona," Kata Wanita Itu Lagi...


" Dan Membiarkan Kiona Merasakan Menjadi Seorang Ibu," Kata Wanita Cantik itu lagi.


" Jadi... menurutmu aku Ini Putrimu," Tanya Emily Lagi..


" Iya...Kau Putriku, Keturunan dariku," Kata Wanita Cantik Itu Lagi..


" Aku Tau Kau Mempunyai Kekuatan Bisa Melihat Hal Hal Yang seharusnya Tidak Bisa Di lihat Manusia Biasa. Dan Saat usiamu Sudah Mencapai 20 Tahun, Segel Yang Bunda Kunci...Akan Terbuka Sendiri, dan Kekuatan mu Akan Semakin bertambah," Kata Wanita Cantik Itu Lagi.


" Dan Kekuatan Itu...Aku sendiri Bundamu yang Memberikannya Untukmu," Kata Wanita Cantik Itu Lagi..


" Dan Kau Kenal Pampam Bukan..." Tanya Wanita Cantik itu Pada Emily tentang Sahabat Masa kecilnya. dan Emily Pun Mengangguk.


" Aku Sendiri Yang Menyuruhnya Untuk Menjagamu dari Makhluk Makhluk yang Ingin Mencelakaimu, sedari Kau Masih Bayi," Kata Wanita Cantik itu lagi.


Tiba Tiba Pampam pun Datang.


" Sandika Ratu...." Sapa Pampam Sopan Dan Menunduk serta Sujud Pada Wanita Cantik Itu Yang Ternyata Seorang Ratu...


" Kau Kemari Raden," Kata Wanita Cantik itu berwibawa.


" Maafkan Hamba Ratu...Karena Tidak Bisa Menjaga Putri Emily," kata Pampam Sujud..


" Tidak Apa apa.." Kata wanita Cantik Itu lagi..


" Pampam...Kau Kenal sama Wanita Cantik Ini," Tanya Emily Pada Pampam.


" Putri...Kenapa Putri Memanggil Bunda Putri dengan Sebutan Wanita Cantik Ini," Kata Pampam Aneh.


" Beliau adalah Ibunda Kandung Putri Emily," Jelas Pampam..