
Emily sama Sekali tidak mengingat Pria Yang Pingsan Itu,
APA AKU MIMPI..KENAPA ADA SUARA PRIA DIDALAM KAMARKU, Dalam Hati Emily pelan. Ia Merasa Sedang Bermimpi. dan Ketika ia Membuka Mata Emily Melihat Wajah Tampan Sedang Menatapnya,
Emily Hanya Tersenyum saat melihat Wajah Tampan Yang Menatapnya..
AKU HARAP DIA BUKAN MANUSIA YANG JAHAT,pikir Emily ketika Tertidur.
Emily males Bangun Karena ia Begitu Mengantuk Dan tertidur Pulas.
Emily Lebih Takut Pada Manusia Dari Pada Hantu,
PAGI HARINYA..
Emily terkejut saat melihat Pria yang Sedang Duduk yang Membaca Buku itu, Dengan buku di terbangkan Seperti Melayang, Emily pun memejamkan Mata lagi Takut Kalo Ia Sedang Bermimpi.. Namun Pria Tampan itu Tak Kunjung Pergi dari Mimpinya, Dan Emily Pun Sadar Kalo Ini Bukan Mimpi, Dan Pria Itu Ternyata Pria Yang Pingsan Di dalam Lemari Ajaibnya. untung Saja Pria Tampan Itu Tak Memperhatikannya Ketika Emily Melihatnya. Emily Pun Pura pura tertidur Lagi.. Ketika Terbangun Emily Pura Pura Tak Melihatnya..
Ketika Pria Tampan Itu Melihatnya..Hati Emily Berdebar...
YA TUHAN...KENAPA HATIKU BERDEBAR DEBAR KAYA GINI, pikir Emily pelan. dan untungnya semua Hantu Itu Tak Mendengar Apa yang Emily Katakan Dan Pikirkan Dalam Hatinya..
Dag...
Dig...
Dug...
Suara jantung Milik Emily Berdebar Dengan Kencang, Mungkin saja pria itu Bisa Mendengar Debaran Jantungnya.
KENAPA JUGA, GUE MALAH BERDEBAR DEBAR SAMA HANTU, pikir Emily Lucu.
Emily pun Menghalau semua Yang ada di pikirannya dan Tak memperduliakan Pria Tampan Yang terus Saja Memperhatikan Emily..
Pria Tampan Itu pun Mendekati Emily yang Pura Pura Tak Melihat nya..
" Apa Kau Bisa Melihatku," Tanya Pria Itu dengan Nada Yang Indah dan Bernada Bhas Yang Begitu Menggoda.
Memang Laki Laki Itu Sangat Gagah dan Tampan, Dada Bidangnya yang Begitu Indah, Dan Bahu Lebar yang Tegas, Serta Wajah Yang Begitu Rupawan begitu Cocok dengan Suara Bhasnya yang dalam, Namun Semua itu tak Berguna Kalo Pria Itu Tidak Nyata Dan sudah Menjadi Hantu dan Hanya Bisa Di lihat Emily Saja..begitu Pikir Emily saat Ini.
Namun Emily Berpura Pura Tak Melihatnya..
" Aku Tau Kau Bisa Melihatku dan Mendengarku," Kata Pria Itu Lagi..
Namun Emily Tetap Pada pendiriannya ia Tak Ingin Laki laki Itu Tau Kalo Ia Bisa Melihat Dan Mendengarnya.. Emily Pikir Ia Akan Kesulitan Kalo Pria Itu tau kalo Emily Bisa Melihatnya
" Haaah...Makan apa Ya Hari Ini," Ucap Emily Pelan dan Tak Memperdulikan Tatapan Pria Tersebut.
" Hmmmmm Kayanya Masak Nasi Goreng Aja Deh," Ucap Emily Bertanya Sendiri.
Akhirnya Laki Laki Itu Pun Menyerah untuk mendekati Emily Karena Ternyata Menurutnya Emily tidak Bisa Melihatnya.
" Ternyata Gadis Itu Tidak Bisa Melihatku," Ucap Pria Tersebut Sedih.
Pria Tampan Itu Pun Malah Duduk Di pojokan Dan Termenung ia Ingin Menanyakan Pada Emily Namun Ia Tak Bisa Karena Menurut Pria Itu Emily Tidak Bisa Melihatnya.
Emily pun Masak Dengan Biasa dan Tak Memperdulikan Pria Itu Yang Terdiam Di pojokan.
Sampai Setelah Selesai Makan Pria Itu Tetap Diam Di Pojokan Sampai Sampai membuat Emily Merasa Kasihan.
Emily secara Diam diam Memperhatikan Pria Tampan Itu Yang Terlihat Sedih..
APA AKU KETERLALUAN YA,,pikir Emily Merasa Bingung.
KENAPA DIA MALAH TERLIHAT SEDIH, pikir Emily Merasa Bersalah.
LAGI PULA AKU KAN YANG SUDAH MEMBUATNYA TERLEPAS DARI BOTOL ANEH ITU..Dalam Hati Emily Menyesal.
" Maaf...Kau Kenapa, Sedih Seperti Itu," Tanya Emily Pelan.
Pria Itu Belum Sadar Emily sedang Bertanya Padanya..
" dan Siapa Namamu," Tanya Emily Lagi.
Ketika Pria Itu Baru sadar Emily sedang Menatapnya Pria itu Langsung Mendekatinya..
" Iya...Aku Bisa Melihatmu," Kata Emily Jujur.
" Lalu... Kenapa kau tadi Pura Pura Tak Melihatku dan Mendengarku," tanya Pria Tampan Itu lagi.
" Aku Sengaja tak Ingin Berbicara Padamu, Karena Aku pikir Kau Bisa Pergi Sesukamu dan Meninggalakan APARTEMEN ini," Ucap Emily Pelan.
" Tapi Ternyata Kau Malah Tidak Pergi," Kata Emily Kesal.
" Siapa Namamu," Tanya Emily Pelan.
" Nama.." Ucap Laki Laki Itu Bingung dan Sedikit Bernada Tegas.
" Iya Namamu, Apa Kau Tidak Ingat Siapa Namamu," Tanya Emily Lagi
" Seperti Aku,, Namaku Emily," Kata Emily Ringan.
Pria Yang Mendengar Nama Cantik Di telinganya Tersenyum Manis Dan Membuat Hati Emily Semakin Berdebar.
" Emily....Nama Yang Cantik," Kata Pria Tampan Itu Lagi dengan Suara Khasnya Yang dalam.
" Lalu Siapa Namamu," Tanya Emily Lagi.
" Nama...Aku Tidak Ingat siapa Namaku," Kata Pria Tampan Itu Lagi dan tak Mengingat Siapa Dirinya Dan Namanya.
Namun Emily Merasa Kalo Pria Itu Sedikit Mempunyai Aura Kuasa Di dalam Dirinya.
Emily Merasa Aneh, Baru Kali Ini Ia Bertemu Hantu Yang Lupa Dengan Namanya Setelah Pampam, dan Itu Juga Sudah Lama Sekali.
" Berarti Kamu Tidak Tau Bagaimana Kamu Bisa Mati," Tanya Emily dan Pria Itu pun Mengeleng...
" Ya ampun...Berapa Usiamu Sekarang," Tanya Emily Lagi..
" Ah Iya...Kau Kan Lupa Namamu apa Lagi Usiamu," Kata Emily Bertanya Sendiri.
Emily Memperhatikan Pria Tampan Itu Dengan Seksama dan Membuat Pria Tampan Itu merasa Aneh Karena Di Tatap Seperti Itu.
" Kenapa Kau Menatap Ku Seperti itu," Tanya Pria Itu dengan Nada Judesnya..
" Aku Pikir Usiamu Pasti 26 Tahun," Ucap Emily Menebak Usia Pria Itu Lagi.
" Aku Pikir Aku Tidak Semuda Itu," Kata Pria Itu Lagi..
" Kalo Begitu Berapa Usiamu," Tanya Emily Lagi.
" Aku Tidak Tau," Kata Pria Itu Tegas.
" Sudah Berapa Lama Kau Bisa Melihat Dan Mendengar hantu Hantu Seperti Kami," Tanya pria Tampan Itu Lagi..
" Sejak Aku Lahir saja Aku Sudah Bisa Melihat dan Mendengar Hantu Berbicara Padaku," Kata Emily Lagi.
" Apa Sejak Lahir," Tanya Pria Tampan Itu.
" Berapa Usiamu Sekarang," Tanya Pria Tampan Itu Lagi.
" 19 tahun dan Bulan depan Ulang tahunku," Kata Emily Pelan.
" Ah jadi Kau Masih Kecil," Kata Pria Tampan itu lagi.
" Memangnya Kenapa Kalo Aku Masih Kecil Hah," Kata Emily Kesal Pada Pria Yang Mengatainya Anak Kecil.
" Kau Jangan Tinggal Di sini, Pergilah Dari Apartemen ini," Kata Emily Lagi.
" Aku tidak Bisa," Ucap Pria Itu Lagi.
" Kenapa," Tanya Emily.
" Aku Tidak Bisa Keluar Dari Sini, Sudah Aku Coba Untuk keluar Dari Apartemen Ini Semalam, Tapi Tubuhku Tidak Bisa Melewatinya dan Aku Juga Tidak Bisa Keluar Kemana Mana," Kata Pria Tampan Itu Lagi.
" Apa...Jadi Kau Tidak Bisa Menembus Dinding, seperti Hantu Lain... Begitu Maksudmu," Kata Emily Bingung dan Pria Tampan Itu pun Mengangguk..
" Haaah Aneh Sekali," Kata Emily Semakin Bingung saja