
16 : 00 WIB...
" Apa Masih Jauh Mil," Tanya Citra...
" Bentar lagi juga Sampai," Kata Emily saat Memasuki Pemukiman Kecil yang Berada Di Bogor.
Emily Pun Berhenti Di pemukiman Itu..
" Udah Sampai Mil," Tanya Citra Lagi.
" Belum...Kita Turun Di sini, Habis Itu Kita Jalan kaki," Kata Emily.
" Ooooh Ok," Kata Citra Dan Ikut Turun.
" Pemisi Pak," Tanya Emily pada Penduduk Desa yang Lewat, Di Desa terpencil Itu dan Menanyakan Sesuatu.
" Iya Neng." Jawab Warga Terpencil Itu Pelan.
" Maaf Pak..Apa saya Boleh Tanya, Kalo Jalan Ke bukit Telaga Bodas Lewat Mana Ya Pak," Tanya Emily pelan.
" Bukit Telaga Bodas," Jawab Penduduk Itu Bingung.
" Kenapa Neng teh Mau Kesana atuh, Di sana teh Neng Angker pisan" kata Penduduk Desa Itu Pelan dan Sedikit ngeri mendengar Nama Yang Di sebutkan Itu.
" Neng Teh Gak Takut Kitu,, Apa Lagi Neng Neng Teh Cuma Berdua Saja Kesanahnya," Kata Penduduk Desa Itu lagi.
" Maaf Pak...Kami Berdua Sedang Ada Tugas Kuliah, Dan Ada Yang Mau Kami Telusuri Di sana," Kata Emily Berbohong..
" Oh Begitu...Tapi Neng, Ini kan Bentar lagi Malam, Besok Lagi saja Ke sananya Neng," Kata Penduduk Yang Khawatir pada Kedua Gadis Ini.
" Tidak apa apa Pak. Soalnya Tidak ada Waktu Lagi Pak," Kata Emily Pelan.
" Apa bapak Bisa Kasih Tau Kemana Jalannya," Kata Emily Lagi.
" Kesebelah Sana Neng, Tapi Bapak Minta Hati Hati Ya Neng," Kata Pak Penduduk Yang Tinggal Di sana.
" Ya Pak.. Makasih Ya Pak," Kata Emily pelan Dan Berjalan Di jalan Yang Bapak Tadi Tunjukan.
" Ya Allah Semoga Saja Gadis Itu Baik Baik saja," Kata Penduduk Desa Itu sebelum Pergi.
" Apa Nanti Kita Gak Kemalaman Mil," Tanya Citra Takut.
" Ya Kalo Lu takut Cit, Lu Tunggu di sini saja Ya," Kata Emily pelan.
" Gue Ikut Pokonya..Setakut Apa Pun Gue, Gue Tetap Ikut," Kata Citra yang Sama Keras Kepalanya dengan Emily.
" Ya udah Ayo.." Kata Emily dan Mengajak Citra,
" Lu Jangan Jauh Jauh Dari Gue Ya," Kata Emily pelan.
" Lu Gak Bilang Aja, Gue Gak Mau Jauh Jauh Dari Lu," Kata Citra tegas Dan Bener Saja Citra Terus Mepet mepetin Emily.
" Kita Do'a Dulu, Cit," Kata Emily.
" Sebelum Kita Menginjak Ke tepat tujuan Kita, Kita Harus Berdo'a Dulu," Kata Emily lagi
Emily dan Citra pun Berdo'a sebelum berjalan Kaki..
" Emang Kegunaan Kujang Itu Apa Mil, Kok Ibunda Lu sampai Mencarinya sih," Tanya Citra Setelah Setengah Dalam Perjalanan.
" Katanya Sih...Kujang Itu Bisa Mengalahkan Hantu Hantu yang Di Ruang VIP Milik Jack, Dan Nanti Setelah Kita Dapat itu Kujang, Gue Akan Meminjamnya, untuk Nolongin Jack," Kata Emily Lagi.
" Oh Gitu.." Kata Citra Yang Sama Sekali Gak Mengerti.
" Pampam...masih ada Di sini kan Mil,Dia ikut Kita Juga Kan," Tanya Citra.
" Iya...Dia Dibelakang Kita," Jelas Emily.
SATU JAM KEMUDIAN...
17 : 00 WIB..
" Masih Jauh Apa Mil," Tanya Citra Lagi..
" Ya Masih Jauh.. Lagian Kita Aja Baru Setengah Perjalanan Cit," Kata Emily lagi.
" Jadi Masih Jauh Dong," Kata Citra Lagi..
" Hmmm," Hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Emily.
" Ini Udah Jam 5 sore loh Mil, Kita Gak Kemalaman apa," Tanya Citra Lagi.
" Tapi...Kita Nanti Gak Bakalan Lihat Hantu Hantu Yang aneh Kan," Tanya Citra Lagi..
" Gue Harap sih Juga Begitu," Kata Emily pelan.
" Udah Males Gue Ketemu hantu Hantu Mulu," Kata Emily..
" Kali Kali Nemu Cowok Ganteng Kek," Kata Emily Bercanda..
" Yaelah Lu Mah,, Yang Ada Demit Kali Yang Ada Disini," Kata Citra tertawa Saat Mendengar Candaan Emily.
" Heheheh...Ya....siapa Tau Kan Kita Ketemu Cowo Ganteng Di sini," Kata Emily.
" Gue Sih Ogah Mil, Takut Demit Yang Datang dan Bukan manusia Beneran," Kata Citra Brigidig..
" Iya Juga Sih,," Kata Emily..
Emily dan Citra Pun Masuk Kedalam Hutan Yang Lebih Dalam Lagi...mungkin Sudah Berapa Kali Emily dan Citra Istirahat, untuk menghilangkan Penat,
20 : 00 WIB...
Kini Malam Pun Tiba...
" ya ampun Mil... Ini Masih Jauh Apa, Kok Dari Tadi Kita Muter muter aja Ya," Kata Citra Pelan.
Emily juga Merasa Seakan Akan Ia Dari Tadi Berputar Putar Saja Di sana..
" Hmmm..Lu Bener Cit, Kayanya Kita Dari Tadi Muter Muter di sini sini Aja Deh ," Kata Emily Merasa Bingung.
" Lu Ngerasa Gak Sih PAM, Kalo Kita Dari Tadi Muter Muter di sini terus," Tanya Emily Aneh pada Pampam.
Pampam juga Merasa ada yang aneh.
" Lu Bener Mil, Kayanya Kita Di buat Bingung Oleh Penjaga Bukit Ini,," Kata Pampam Pelan.
" Ya udah Deh...Gue Minta Ijin Dulu aja Ya," Kata Emily pada Pampam.
Pampam Pun Mengangguk Setuju.
Emily Pun Duduk Bersila dan Memejamkan Matanya..
Emily Ingin Berkomunikasi Dengan Penunggu Bukit Telaga Bodas Ini..dan Meminta Ijin Untuk Masuk Ke bukit Telaga Bodas tersebut..
Ketika Emily Sudah Mendapat Ijin Dari Penunggu Bukit Telaga Bodas,
Emily Pun Membacakan Sesuatu yang Di Ajarkan Penunggu Bukit Telaga Bodas Tersebut dan Melafalkannya...
Ketika Emily Sudah Selesai Membacanya Emily Menghentakkan Tangannya Pada Tanah Tiga Kali.. Dan Dengan Ajaibnya Bukit Telaga Bodas Itu Pun Terlihat...
Emily Meminta Ijin Lagi Untuk Memasuki Telaga Bodas Itu,
Emily, Citra dan Pampam Pun Terpana Melihat Telaga Yang Begitu Indahnya...
" Jadi Ini Yang Namanya Bukit Telaga Bodas," Tanya Citra Kagum...
" Iya...Gue Juga Baru Lihat Cit, Cantik Ya," Kata Emily Saat Melihat Telaga Bodas Itu yang Berpasir kan Putih...airnya Yang Jernih dan Berkilau Walau Di Malam Hari Tetap Terlihat Cantik..
Emily Melihat Ada Sosok Putih Yang Menunggu Telaga Bodas Itu..dan Sosok Putih Itu Menyurapai Kakek Tua.
Emily Pun Minta Ijin Pada Kakek Itu Untuk Mengambil Kembali Kujang milik Ibundanya yang Terbang Ke telaga Bodas Tersebut.
Pertama Kakek Itu Tak Percaya Kalo Emily adalah Putri dari Ibunda Ratu Tersebut.. Setelah Kakek Tua Itu Mengetahui Kalo Emily Benar Keturunannya Mempersilahkan Emily Untuk Mengambilnya Sendiri..Karena Menurutnya, Jika Memang Emily Keturunan Ratu Purbararang Asli Ia Akan Bisa Mengambil Kujang Tersebut Dengan Mudah.
" Silahkan Putri Ambil Sendiri,, Jika Putri Memang Keturunan Kanjeng Ratu Asli, Berarti Tidak Akan Sulit Untuk Putri Mengambilnya Sendiri," Kata Kakek Itu Pelan.
" Berani Sekali Kau Kakek Tua Berbicara Seperti pada Putri Emily," Kata Pampam.
" Sudah Raden, Biarkan Saja," Kata Emily Menenangkan Raden Fatih Atau Pampam Yang Merasa Kesal Karena kakek Tua Tersebut Berbicara Tak Sopan Pada Putri Emily.
" Baik Mbah., Terimakasih sudah Mengijinkan Saya Untuk Mengambil Pusaka Ibunda Kembali," Kata Emily Pelan..
Emily Pun Duduk Bersila Dan Memejamkan Matanya...
Dikira Si Kakek tua Emily Akan Mengambilnya Dengan Memasuki Telaga Bodas Tersebut yaitu Dengan Berenang..
Namun Pemikiran Si Kakek Salah.
Emily Hanya Memejamkan Matanya dan Membacakan Apa Yang di Ajarkan Ibunda Padanya..Dengan Kekuatan Yang Emily Punya...Kujang Pun Sudah Berada Di tangannya.