EMILY

EMILY
BAG 56



" apa Kau Tau Kalo Dia Baik baik saja sekarang, Kenapa Sekarang Aku Jarang Sekali Melihatnya," Tanya Jacky Merasa Khawatir pada Emily.


" Kata Dokter, Emily Sudah Membaik, Dan Yang Gue Denger, Katanya Hari Ini Emily bisa Pulang," Kata Raja.


" Ooh...Jadi Gadis Kecil Itu mau Pulang Hari Ini," Tanya Jacky.


" Yang Gue Denger Dari Temennya Sih Begitu," Kata Raja Lagi.


" Hmmmm." Hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Jacky..


JADI AKU GAK BAKALAN KETEMU SAMA GADIS KECIL ITU LAGI, Pikir Jack Seakan Merasa Sedih.


" Terus Kalo Aku Kapan Bisa Pulang Ja, Tolong Tanyakan Itu Pada Dokter," Kata Jacky Lagi....


" Ya ampun Kak, Kakak Kan Bisa Tanyakan Sendiri pada Dokter Kakak, Kenapa Kakak Malah Menyuruh ku," Kata Raja Kesal.


" Apa Gunanya Adik Di sini Kalo Begitu," Kata Jacky Asal.


" Iya Iya...Nanti gue Tanyain, Tapi....Nanti Ketika Gue Lulus Kuliah,, Gue Mau Kerja Di Kantor Lu Ya Kak," Kata Raja Menyogok Kakaknya,


" Kerja di Kantor Ku, Kau Harus Lulus Semua Persyaratan Persyaratan Kantor Terlebih Dulu Adikku, Jangan Mentang Mentang aku Itu Kakakmu Pemilik Kantor itu, jadi Seenak Jidat Saja Memasukan Mu kedalam Kantorku, Tidak Semudah Itu Ja, Apa lagi Kantorku Sudah Aku Tinggal Lama, Pasti Kantorku sangat Berbeda saat Ini," Kata Jacky Lagi.


" Jika Kau Ingin Masuk Kantor ku.. Kau Harus Lulus Persyaratan terlebih Dulu, baru Kau Bisa Masuk Kantor ku," Kata Jacky Lagi...


" Baiklah...Gue Akan Buktikan Sama Lu kak Kalo Gue Bisa Masuk Kantor Lu Tanpa Bantuan Lu," Kata Raja Lagi...


" Buktikanlah kalo Begitu, Kakak Akan Tunggu," Kata Jack Tersenyum.


" Baiklah," Kata Raja Lagi.


" Oia Kak...Apa Kakak Masih Ingat, Kenapa Kakak Bisa Terjatuh Di Apartemen Kakak," Tanya Raja Lagi.


" Apartemen..." Kata Jack Seakan Mengingat Sesuatu...


" Iya... Apartemen Yang Dulu pernah Kakak Tinggali, Dan Sekarang sudah Menjadi Milik Emily," Kata Raja Lagi.


" Milik Emily...Maksudmu Gadis Kecil Yang Selalu Menggangguku," Kata Jack.


" Iya...Setelah Kakak Koma Selama Setahun, Apartemen Itu Di Jual Oleh Mamah dan Di beli Oleh Pak Adam Prayoga.. apa Kakak Tau Siapa Itu Adam Prayoga," Jelas Raja Lagi.


" Adam... Apa Maksudmu Adam Putra Prayoga Yang Itu Yang Telah Membeli Apartemenku," Tanya JaCky,


" Iya...Apa Kakak Kenal," Tanya Raja Balik.


" Tentu Saja...Aku Mengenalnya, Beliau Adalah Seorang Pemimpin CEO yang Hebat dan Beliau Adalah Pria Terkaya Di Kota Ini, Beliau Adalah Panutan Ku Saat Ketika Remaja Dulu, Dan Karena Kerja keras Yang Dia Miliki Aku Mengaguminya, dan Menjadikan Contoh Hidup Untuk Ku," Kata Jacky Lagi.


" Jadi Gadis Kecil Itu Putri Adam Putra Prayoga," Tanya Jacky Lagi Dan Raja Pun Mengangguk.


" Pantas Saja.." Kata Jacky Lagi.


" Emily Juga Bukan Anak Biasa Kak, Dia Seperti Kakak," Kata Raja Lagi.


" Maksudmu Dia Indigo Seperti ku," Kata Jack Lagi Semakin Tak Percaya.


Ternyata Gadis Kecil yang Ia Temui Bukan Gadis Biasa.


PANTAS SAJA DIA BISA MELIHAT HANTU, dalam Hati Jack.


" Benar.." Kata Raja.


" Apa Kakak Sama Sekali Tak Ingat Bagaimana Emily Berkorban Untuk Kakak," Kata Raja Mencoba Mengingatkan Jacky Pada Emily.


" Aku Tidak Tau Ja... Kepalaku Sangat Sakit Jika Mengingat Gadis Kecil Itu," Kata Jacky Pelan.


" Lalu...Apa Kakak Masih Ingat Dua Tahun Lalu Saat Kakak Pingsan Di Apartemen Kakak," Tanya Raja Lagi.


Jacky Mengingat Ingat Saat Ia Pertama Kali Pingsan Di Apartemen Miliknya..


Namun Yang Jacky Lakukan Malah Membuatnya Merasakan Pusing Yang Luar Biasa.


" Aaaarrtggghhhh Ja...Kepala Ku Sakit Sekali," Kata Jacky Mengerang Kesakitan.


" Lebih Baik Kakak Gak Usah Mengigatnya terlebih Dulu, Kesehatan Kakak Juga Kan Baru Sembuh," Kata Raja Lagi.


" Aku Hanya Ingin Mengingat Siapa Yang Sudah Membuatku Koma Selama Ini," Kata Jacky.


" Tapi....Aku Malah Merasa Pusing Yang Luar Biasa," Kata Jacky Lagi.


" Mungkin Kakak Masih Dalam Pemulihan Kak, Jadi Ingatan Kakak Belum Stabil," Kata Raja Lagi.


" Kau Benar Juga..." Kata Jack Lagi.


" Mungkin Suatu Saat Nanti, Aku Akan Ingat Semuanya," Kata Jacky Pelan.


" Kenapa Kau Selalu Berkata Seperti itu, Kau Tau Sendiri Bukan, Aku Sama Sekali Tidak Mengingat Nya," Kata Jacky Aneh.


" Gue Tau Itu Kak...Tapi....Apa kakak tidak Merasa Selama Kakak Koma Kakak Bertemu Dia Di alam Sana," tanya Raja Pelan.


" Maksudmu...Jika Aku Betemu Gadis Kecil Itu Di alam Sana, Berarti Aku dan Dia Sudah Pernah Mati," Kata Jack Semakin Bingung.


" Ya Ampun Kak, Kakak Kan Tau Betul Bukan Itu Maksudku," Kata Raja Kesal.


" Aku Tau...Tapi Beri Aku Waktu Untuk Mengingatnya," Kata Jacky.


" Kau Tau sendiri Bukan Kalo Aku Baru sembuh Dari Koma Selama Hampir 2 Tahun," Kata Jakcy.


" Coba Kau Bayangkan Jika Kau Menjadi Aku, Bagaimana Perasaanmu saat Bangun Bangun Semua Berbeda, dan Ditanya Ingat apa tidak Nya Pada Seseorang Yang Baru Kau lihat," Kata Jack Lagi..


" Kau Benar Juga." Kata Raja Mengerti.


" Ya Sudah Kakak Istirahat Dulu, jangan Memikirkan Yang Membuat Kakak Sakit Lagi," Kata Raja Pelan.


........******......*****.......*****......****.…...


" Udah Semua Kan Sayang," Kata Kiona Pelan.


Hari Ini Emily Akan Pulang Karena Menurut Dokter Emily sudah Sembuh Total, dan Bisa Pulang Hari Ini Juga.


" Sudah Kok Mah," Kata Emily Saat merapikan Semua Bajunya..


" Gak Ada Yang Ketinggalan kan Mil," Tanya Citra Pelan.


" Gak Ada." Kata Emily Pelan.


" Lu Gak Bilang Dulu Gitu sama Jacky, Kalo Lu Mau Pulang," Tanya Citra Pelan Sedikit Berbisik.


" Gak Usah...buat apa Gue bilang Sama Dia, Toh...dia juga Gak Bakalan Perduli Sama Gue," Kata Emily Kesal.


" Iya Juga Sih...tapi Gue Tadi Kasih Tau Raja, Pasti Raja Nanti Ngomong Sama Kakaknya," Kata Citra.


" Mana Mungkin, Jacky Aja Gak Perduli Sama Gue Mana Mungkin Dia Nanya Nanya tentang gue," Kata Emily Lagi.


" Bener Juga Sih," Kata Citra


" Udah Ah...berhenti Ngomongin Dia," Kata Emily.


" Yeeee akhirnya kamu pulang Juga Mil," Kata Pampam Yang Tiba Tiba Muncul Di sana,


" Lu Kemana Aja PAM, Baru Kelihatan," Tanya Emily.


" Lu Ngomong Sama Pampam, Emang Pampam Ada Disini Mil," Tanya Citra.


" Iya...Pampam Ada Disini, Gue Mau Bicara Sebentar Ya Cit, Mah," Kata Emily Dan Mamah Emily serta Citra pun Mengangguk


Emily Pun Duduk Di Pojokan Dan berbicara Pada Pampam.


" Lu Kemana Aja PAM, Baru Kali Ini Gue Lihat Lu," Kata Emily lagi.


Memang Benar Pampam Akhir Akhir Ini Jarang Sekali Terlihat,


" Heheheh Sory kemarin Kemarin Aku Lagi Sibuk Sibuknya Menemani Dan Membantu Ratu," Kata Pampam.


" Bagaimana Kabar Ibunda," Tanya Emily pelan.


" Beliau Baik Baik Saja," Kata Pampam.


" Syukurlah Kalo Ibunda Baik Baik Saja," Kata Emily Pelan.


" Kau Jadi Pulang Sekarang Mil," Tanya Pampam Lagi.


" Hmmmm.," Hanya Itu Yang Keluar Dari Mulut Emily.


" Apa Jacky Tau Kalo Kau Pulang Sekarang," Tanya Pampam.


" Aku Tidak Tau," Kata Emily pelan.


" Aku sudah Menyerah PAM, Aku Tidak Mau Mengganggunya lagi," Kata Emily pelan.


" Apa Kau Yakin, Mil," Tanya Pampam.


" Bukan Kah, Jacky pernah Bilang Padamu, Jika Ia Melupakanmu, Kau Harus Terus Mengingatkannya akan Dirimu," Kata Pampam mengingatkan Emily.


" Aku Menyerah PAM.. Percuma Saja setiap Hari Aku selalu Mengingatkannya, namun Ia Tak Mengingatku Juga," Kata Emily,