
Ketika Aslan Berlahan Mendekati Citra ia Menghirup Aroma Tubuh Citra berlahan.
Emily Yang Melihat Itu Pun Pura Pura Tak Melihatnya,
YA TUHAN...KENAPA DIA MENGHIRUP AURA YANG DI MILIKI CITRA, pikir Emily saat melihat Aslan Menghirup Aroma Tubuh Citra.
Mobil Darren Memang Sudah Berjalan Dari Tadi.
Karena Apartemen Emily dan Jacky Sama, Darren Pun Memasukan Mobilnya Ke dalam parkiran Yang Ada Di Apartemen itu tanpa Harus Emily dan Citra Turun.
" Cepat Sekali Ya...Udah Sampai Begitu Aja," Ucap Citra Saat Mobil Darren Berhenti di Apartemen.
" Ini kan Dekat Cit, Gak Jauh, Padahal Kita Juga Kan Sering Banget Jalan Kaki Ke sana," Ucap Emily Kesal Karena Hampir Saja Aslan Mencium Aura Tubuhnya,
Dan Untungnya Mobil Darren Keburu Sampai, Jadi Tak Sempat Aslan Menghirup Aroma Tubuh Emily.
" Hehehe Iya Sih.." Kata Citra Tertawa.
Emily Pun Turun duluan Dan Mengambil Belanjaannya,
" Terimakasih Pak, Atas Tumpangannya," Ucap Emily Dan Langsung Meninggalkan Citra.
Belum Sempat Darren Berkata Emily Sudah Naik Lift duluan
" Gila...tuh Hantu, Hampir Saja Gue Tadi Ketahuan, Kalo Gue Bisa Lihat Dia," Ucap Emily Kesal saat di dalam Lift.
" Maksudnya apa Ya, Kenapa Pak Darren dan Hantu Itu Mencari Hawa Murni," Ucap Emily Tak Yakin.
" Apa Sebenarnya Yang Mereka Cari," kata Emily Berpikir.
Lift Pun Berhenti...
" Haaah Kayanya Gue Harus Bilang Deh Nanti Sama Pampam," Ucap Emily setelah Sampai Di Apartemennya.
Tak Lama Citra Pun Masuk Ke Apartemen Emily.
" Lu Kenapa sih Mil, Malah Ninggalin Gue," Kata Citra Kesal Saat Sampai Di Apartemen Emily.
" Sory..Tadi Gue Buru Buru, Kebelet," ucap Emily Berbohong.
" Oh...Pantesan," Ucap Citra Tersenyum.
" Gue Mau Tanya Sama Lu, Kenapa lu Tadi Di Indomaret Marah Marah dan gak Jelas Sama Gue," Tanya Emily yang Penasaran Dengan Sikap Citra Tadi.
" Marah Marah..Gue, Sama Siapa Maksud Lu," tanya Citra Yang Bingung.
" Ya Sama Gue Lah, Siapa Lagi," kata Emily Kesal.
" Perasaan Gue Gak Marah Marah Deh Mil," Ucap Citra Yang Semakin Bingung Dengan Apa Yang Di Katakan Emily.
" Emang Lu Gak Marah Marah, Cuma Lu Cemberut Aja Sama Gue, Seakan Gue Salah, Tapi Kan Gue Gak Ngerasa Bersalah," Kata Emily merasa Ada Yang Aneh Dengan Sikap Citra Saat Bersama Darren.
" Masa Sih...Cuma Gue Gak Suka Aja Pak Darren Nanyain Lu Mulu, Cuma Itu Kok, Selebihnya Gue Biasa Aja Gak Marah Apa Lagi Cemberut Sama Lu," Ucap Citra Bingung.
Menurut Citra Ia Biasa Aja, Memang Ia Gak Suka Sama Darren Saat Menanyakan Emily, Namun Menurutnya Ia Tidak Marah Atau Pun Cemberut Pada Emily, Namun Yang Emily Rasakan Dan Lihat Citra Terlihat Marah Dan Cemberut.
ADA APA SEBENARNYA, dalam Hati Emily Semakin Bingung Saja.
KENAPA KETIKA DI HADAPAN DARREN CITRA SEPERTI BUKAN DIRINYA..dalam Hati Emily Lagi.
" Kenapa Pak Darren Nanyain Gue," Tanya Emily Penasaran.
" Gak Tau Gue..." Kata Citra Sedikit Kesal.
" Jangan Bilang Lu Sukanya Sama Pak Darren Ya Cit," Tanya Emily Menyelidiki.
" Kenapa Memangnya," Tanya Balik Citra.
" Gue Emang Suka Padanya," Ucap Citra Lagi.
" Apa." Kata Emily Terkejut.
" Jadi Yang Pernah Lu Ceritain Ke Gue Itu, Pak Darren," Tanya Emily dan Citra Pun Mengangguk.
Emily Tak Akan Menceritakan Apa pun Tentang Darren Pada Citra,
Karena Menurut Emily Citra Terlihat Sangat Benar Benar Menyukai Darren.
" Lu Gak Suka Ya Kalo Gue Suka Sama Darren," Kata Citra Sedih.
" Apa..Darren, Maksud Lu Pak Darren," Ucap Emily lagi.
" Iya Pak Darren, Pak Darren Sendiri kok Bilang Sama gue Kalo Panggil Dia Di Luar Kampus, Panggil Namanya Saja," Ucap Citra Tersenyum.
" Oh... Begitu," Ucap Emily pelan.
" Gue Sih Bukannya Gak Suka Kalo Lu Suka Sama Pak Darren, Cuma Gue Mau Lu Berhati Hati Aja Padanya," Ucap Emily lagi.
" Lu Tau Sendiri Kan, Kalo Pak Darren sama Seperti Gue," Kata Emily.
" Pasti Setiap Hari Pak Darren Selalu Melihat Hantu sama Kaya Gue," Ucap Emily lagi.
" iiiiihs Gue Aja Sudah Biasa Selalu Sama Lu, Dan Gue Juga Sering Lihat Hantu saat Bersama Lu, Jadi Gue Udah Biasa Mil," Kata Citra Yang Tak Mau Menyerah Dengan Cintanya.
" Iya Juga Ya...Gue Lupa Kalo Lu Sering Nemenin Gue," Kata Emily Tersenyum dan Menyerah.
Emily Akan Membiarkan Citra menyukai Darren, Namun Jika Darren Macem Macem Padanya, Emily Yang akan Turun Tangan.
"Iya Deh Terserah Lu aja, Lu Mau suka Sama Siapa Aja, Gue Dukung," Ucap Emily Tersenyum.
" Makasih, Lu Emang Sahabat Gue," Ucap Citra Memeluk Emily.
APA PUN YANG TERJADI, GUE AKAN MELINDUNGI CITRA, dalam Hati Emily.
" Lu Mau Makan Dulu Apa Langsung Tidur Cit," Tanya Emily.
" Gue Mau Makan Dulu Deh Mil, Laper Gue," Ucap Citra.
Emily Pun Ke Dapur Mini nya Dan Mencari Mie Instan Di sana.
" Kok Lu Malah Masak Mie Instan sih Mil," Tanya Citra saat Tau Kalo Emily Malah Masak Mie Instan.
" Gue Pengen Makan Mie Instan." Kata Emily Pelan.
" iiiih Lu kan Gak Boleh Makan Mie Sama Mamah Kiona, Mil," Ucap Citra Lagi.
" Sttttt..Udah Deh Jangan Bawel, Lagian Kan Mamah Juga Gak ada Di Sini," Ucap Emily Menyuruh Temannya Diam.
" Iya Gue Tau..Tapi Kan Lu Gak Boleh makan Mie Instan Sama Mamah Kio, Mil," Ucap Citra Lagi.
" Nanti Sakit Maagh Lu Kambuh Lagi," Ucap Citra Khawatir pada Emily.
" Kalo Pakai Nasi Gak Bakalan Sakit Nanti Perutnya," Kata Emily Lagi.
" Gue Lagi Pengen Makan Mie Instan," Kata Emily Merajuk,
" Jangan Bilang Mamah Ya Cit," Ucap Emily Lagi.
" Iya...Tapi Kalo Lu Makan Mie Instan, Gue juga Mau Makan Mie Instan," Ucap Emily Tersenyum.
" Deal," Ucap Emily Senang.
Mereka Berdua pun Malah Memasak Mie Instan Malam Malam.
SATU MINGGU KEMUDIAN...
06 : 00 WIB...
Di Hari Kamis Malam Jum'at inilah Hari Dimana Emily Akan ulang Tahun Yang Ke 20, dan Di Hari Jum'at lah Emily Berulang Tahun,
" Selamat Ulang Tahun Ya Mil," Ucap Pampam Saat Emily baru Bangun Tidur.
" Lu Bikin Gue Kaget Aja PAM, Tapi Makasih Ya Untuk Ucapannya, padahal Ulang Tahun Gue Besok," ucap Emily Senang.
Ting..
tong...
Ting...
Tong...
Bell Apartemen Emily Berbunyi.
" Siapa Pagi Pagi gini," Ucap Emily Yang Males Malesan Apa Lagi Hari Ini Hari Libur Emily Kuliah...
Emily Pun Membuka Pintu Apartemennya.
" Happy Birthday to You,,, Happy birthday To You,,, Happy birthday happy birthday...Happy Birthday Too... You," Ucap Citra menyanyi di depan Pintu Apartemen Emily.
" Citra.." Panggil Emily Senang Dan Memeluk Citra.
" Kue nya Nanti Jatuh Mil," Ucap Citra Saat Di peluk Emily dan Di tangannya Ada Kue Ulang Tahun Untuk Emily.
Emily Pun Menyuruh Citra Masuk Kedalam.
" Selamat Ulang Tahun Ya Mil, Semoga Di Ulang Tahun Lu Ya ke 20 Ini, Lu Jadi Anak Yang Berbakti sama Orang Tua Lu, Dan Lu menjadi Istri Jacky Dan Lu Semakin Cantik, Dan Kita Selalu Bersama,," Ucap Citra Panjang Lebar.
" Ya Ampun Cit, Permintaan Lu Kecepatan Banget, Gue Kan baru umur 20 tahun, Mana Mungkin Langsung Menikah Begitu Saja, Lagi Pula ulang Tahun Gue Kan Besok," Ucap Emily Lagi.
" Ya Gue Tau Kalo Ulang Tahun Lu Besok, Tapi Kan Kita Selalu Kaya Gini," Ucap Citra Yang sudah Terbiasa Memberi Kejutan Untuk Emily Sebelum Ulang Tahun.
" Dan Untuk Pernikahan, Siapa Tau kan Lu, Langsung Nikah," Ucap Citra Asal.