
" Nilam," Kata Emily Pelan.
" Siapa Nilam,," Tanya Emily lagi.
Tak Lama Pintu Ruangan Jacky Pun Terbuka dan Masuklah Nilam Wanita Yang Begitu Cantik Dan Dewasa,, Berbeda Jauh Sekali Dengan Emily Yang Masih Ingusan menurut Emily.
Emily Terus Saja Memperhatikan Nilam yang Memang Cantik dan Menggoda,
Menurut Emily Siapa Yang Tak Akan Tergoda Dengan Wanita Yang Seperti Nilam, Nilam Wanita Yang Begitu Sempurna.. Mungkin Emily Jika Seorang Lelaki Pasti Emily Juga Akan Menyukai Nya...
" Jacky...," Panggil Nilam Senang Saat melihat Jacky Benar Benar sudah Bangun.
Entah Kenapa Hati Jack Seperti merasa Hampa Akan Kedatangan Nilam.
Bukankah Menurutnya Kekasihnya Yang Ia Lupakan, Namun Nyatanya Bukan, Bukan Itu Yang Jack Rasakan.. Bukan Itu Yang Jack Inginkan. Jack Juga Bingung Sebenarnya Siapa Yang Ia Rindukan. Jika Memang Nilam Yang Ia Inginkan Seharusnya Jack Merasa Bahagia Bukan, Tapi....kenapa Jack Tak Merasa Seperti itu.
" Nilam." Panggil Jack pelan.
" Sayang... syukurlah Kau Baik Baik Saja Sayang," Kata Nilam Dan Memeluk Jacky.
" Iya Aku Baik baik Saja, Bagaimana Kabarmu," Kata Jack Merasa Kaku.
" Aku Baik Baik Saja Sayang, Aku Sangat Merindukanmu," Kata Nilam Dan Terus Saja Memeluk Jack.
" Emily...Apa kau Tidak apa apa," Tanya Raja Pelan dan Sedikit Berbisik, Raja Khawatir Pada Emily Karena Emily Terlihat Pucat,
dan Yang Raja Tau Kalo Emily Menyukai Jacky Kakaknya. Dan Raja Juga tau Kalo Pengorbanan Emily Begitu Besar Untuk Kakaknya,
Dan Raja Tau Itu semua Dari Mamahnya sendiri, Mamah Melati Menceritakan Semua Pada Raja Bagaimana Pengorbanan Emily Untuk Kakaknya, Raja Benar Benar Kagum Pada Emily, Dan Raja Sedikit Menyukai Emily saat Itu
Bahkan Raja Pernah Bertekad Jika Kakaknya Tidak Menyukai Emily Dialah Yang Akan Menyukai Emily Nanti,
" Aku...aku tidak Apa apa," Kata Emily Pelan.
Entah Kenapa Hati Emily Serasa Sakit Saat melihat Jacky Dan Nilam Bermesraan Seperti itu.
" Raja...apa Gadis Cantik Ini Kekasihmu," Tanya Nilam Lembut.
Emily terkejut Saat Mendengar Suara Lembut Milik Nilam,
" Emmm... Kenalkan Kak, Ini Emily," Kata Raja Memperkenalkan Emily,
Raja Juga Bingung Harus Bagaimana, Namun Ia Tak Punya Pilihan Lain Selain Memperkenalkan Emily Pada Nilam.
" Emily.." Kata Emily pelan Dan Mengulurkan Tangan Untuk berjabat Tangan Dengan Nilam.
" Hai...Nama Kakak Sekar Nilam Cahya, Tapi Panggil Aja Nilam," Kata Nilam Lembut.
Emily Hanya Menganggukkan Kepalanya saja. Ketika Berbicara Pada Nilam.
" Kamu Pasien di Rumah Sakit Ini Juga," Tanya Nilam dan Emily Kembali Mengangguk-angguk kan Kepalanya.
" Hmmmmm...apa Kau Mengenal Jacky," Tanya Nilam Lagi..
" Dia Memang Mengenalku, Tapi....aku Tidak Mengenal Nya," Kata Jacky Pelan.
" Iiiish...Sayang," Panggil Nilam Lembut.
" Jangan Berkata Seperti Itu.. Kasihan Emily Kan," Kata Nilam Lagi.
" Jangan Membuatnya Patah Hati seperti Itu," Kata Nilam Lagi.
" Aku Kan Tidak Berbuat Apa apa," Kata Jack Merasa Tak Bersalah dengan Apa Yang Ia Katakan.
" Hmmm Maaf Kak Nilam,, Saya Permisi, saya mau istirahat," Kata Emily pelan.
" Em...Ja...Aku...aku Ke Ruangan Ku Dulu Ya, Kayanya Kepalaku pusing, Aku Mau Istirahat Dulu," Kata Emily pelan dan Meninggalkan Jacky Yang terDiam dan Memperhatikan Emily Yang Malah Pergi.
Jacky merasa Aneh Saat melihat Emily pergi, Seakan ia ingin sekali mengatakan pada Emily agar Tak Pergi, Namun Mulut nya Tak Bisa Melakukan Apa Kata Hatinya.
" Biar Aku Temani Ya Mil," Kata Raja Dan Mengantar Emily.
entah Kenapa Hati Jack Serasa sedikit tak Suka Saat Adiknya Berdekatan Dengan Emily.
" Iya... Terimakasih, Kak Nilam, Emily Permisi Dulu Kak," Kata Emily Pelan.
Raja Dan Emily Pun meninggalkan Jack dan Nilam berdua Saja Di Ruangannya.
" Apa Kau yakin Tidak apa apa, apa perlu Aku Panggilkan Dokter," Tanya Raja Penasaran Dengan Apa Yang Emily Rasakan setelah Ia sudah Berada Di ruangan Emily..
" Aku...Aku Baik Baik saja,," Kata Emily.
" hanya Kepalaku Sedikit Pusing saja," Kata Emily.
" Aku Tau Kau sedang Tidak Baik Baik saja Mil," Kata Raja.
" Mil..." Panggil Citra Saat memasuki Ruangan Emily.
" Eh Ada Lu Ja, Kirain Cuma Ada Emily Aja," Kata Citra Pelan.
" Masuk Cit," Kata Emily
Citra Pun Masuk Ke dalam Ruangan Emily.
" Lu Kenapa Mil," Tanya Citra Pensaran Dengan Raut Wajah Emily Yang di tekuk.
" Gak apa apa," Kata Emily pelan.
" Dia sedang Lagi Tak apa apa, Mungkin Bisa Di bilang Hatinya Sedang Merasakan Sakit," Kata Raja Pelan.
" Maksud Lu," Tanya Citra semakin Penasaran.
" Lu tau Betul Kan Kalo Kakak gue Belum Mengingat Emily," Kata Raja Pelan.
" Apa lagi...Emily Melihat Kakak Gue Sama Cewenya," Kata Raja pelan.
" Lu temani Aja Deh Emily, Gue Mau Ke Ruangan Kakak Gue Dulu," Kata Raja Pamit.
" Ok.." Ucap Citra.
" Kenapa Sama Muka Lu Sih Mil, Gak Bisanya muka Lu Di tekuk Kaya Gitu," Tanya Citra Lagi.
" Gue Gak Tau Cit, Gue Harus Lakuin Apa Sama Jacky, Dia Tetap Saja Tidak Mengingat Gue," Kata Emily Pelan.
" Oh...Jadi Jacky Masih Belum Mengingat Lu Mil," Kata Citra Lagi setelah Raja Pergi.
" Iya...Menurut Lu Cit, Apa Gue Menyerah Saja Ya," tanya Emily pelan,
" Maksud Lu Nyerah Apanya," Tanya Balik Citra.
" Apa Gue Nyerah Aja Ya, Deketin Atau Buat Jacky Mengingat gue," Kata Emily.
" Gue Gak Mau Ganggu Hubungan Jacky Sama Nilam, Lebih Baik Kan Gue Sama Jacky Tak Saling Kenal Saja," Kata Emily Lagi.
" Siapa Nilam," Tanya Citra.
" Kekasihnya Jack," Kata Emily Pelan.
" Oh Maksud Lu yang Baru Raja Katakan Itu Kekasih Jacky, Jadi Jacky Memang Sudah Punya Pacar, Dan Namanya Nilam," Tanya Citra Dan Emily Mengangguk,
" Kalo Gue Sih Terserah Lu aja Mil, Cuma....apa Lu Mampu Ngelakuin Kaya Gitu, Gak..." Kata Citra Lagi.
" Sedangkan Gue Tau betul Lu sangat Menyukai Jacky," Kata Citra lagi.
" Terus Gue Harus Gimana, Gue Gak Mau Kehadiran Gue Mengganggu Hubungan Mereka Cit," Kata Emily.
" Lu Bener Juga Sih," Kata Citra.
" Mungkin Gue Lebih Baik gak Mengganggu Jacky lagi, Mungkin itu yang terbaik," kata Emily pelan.
" Apa Pun Keputusan Lu, Gue Akan Dukung Lu Mil" Kata Citra pelan.
" Makasih Cit, Lu memang Sahabat Gue," Kata Emily dan Memeluk Citra.
********...……********..….…*******...…...
5 HARI KEMUDIAN....
" Lu Kenapa Sih Kak, Diem Mulu," Kata Raja Saat menemani Jacky.
" Gak Biasanya Lu Melamun Kaya gini," Tanya Raja Lagi.
" Akhir Akhir Ini, Kakak Gak Pernah Lagi Di Ganggu sama si Gadis Kecil, kira kira kemana Ya dia, Apa Dia Baik Baik saja, Kemana Dia, Biasanya Kan Jam Segini Suka Ganggu Kakak, Tapi Sekarang," Tanya Jacky pelan.
" Aaah Maksud Lu Emily Kak," Kata Raja.
" Hmmm..Bukankah Dia Kekasihmu Ja," Tanya Jacky Lagi.
" Bukan...Tapi Calon Pacar Gue Nanti," Kata Raja Pelan.
" Gue Memang Menyukainya, Tapi Emily Sama Sekali Tak Memahami apa Yang Gue Rasakan," Kata Raja malah Jujur pada Kakaknya.
" Jadi Dia Bukan Kekasihmu," Kata Jacky penasaran.
" Bukan, Apa Betul Kakak sama Sekali Tidak Mengingatnya," Tanya Raja Pelan.
" Entahlah...Kakak Sama Sekali Tak Mengingatnya," Kata Jacky pelan.
" Ah Begitu..." Kata Raja Bingung.