EMILY

EMILY
BAG 74



" Oia Cit, Gue Mau ke depan Dulu Ya, Lu Mau Ikut Gak," Tanya Emily Setelah Beberapa Menit Lalu Mamah Dan Papahnya Pulang.


" Lu Mau Kemana Emang," Tanya Citra.


" Gue Mau Beli Pembalut, Pembalut Gue Abis, udah Gitu Ni Hari Pertama Gue Dapet Lagi, Temenin Yuk,," Kata Emily Kesal.


" Tumben Banget Lu Minta Di temani," ucap Citra Bingung, karena tumben Sekali Emily Minta Di antar.


" Kalo Gue Gak Lagi Dapet Kaya Gini, Gue Juga Gak Mau Di antar Cit," Kata Emily.


" Lu Tau Sendiri Kan Kalo Kita Lagi Motor Kaya Gini Aura Jahat Selalu Mengincar Kita, Apa lagi hantu Sangat Suka jika Kita Sedang Dapet Kaya Gini," Ucap Emily Lagi.


" Oh...Begitu, Gue Ikut Deh Mil, Gue Mau Beli Jajanan Juga Nanti.," Ucap Citra.


" Apa Lagi Kan Di Apartemen lu Gak Ada Makanan," Ucap Citra Lagi.


" Ya Makannya Sekalian Nanti Kita Beli, Mumpung Masih jam Setengah 9 malam," Ucap Emily.


" Kalo Terlalu Malam Keluar, Gue Takut Juga," Ucap Emily Lagi.


Emily Dan Citra pun keluar Apartemen dan Menuju Indomaret terdekat di sana.


Sesampainya di sana, Emily langsung Mencari Buruannya Yaitu Beli Pembalut,


" Lu Cari Makanan Yang Bisa Kita Makan Ya, Gue Mau Cari Roti Gue Dulu," Ucap Emily pelan.


" Ok," Ucap Citra Senang.


Citra Pun Mencari Makanan Yang Ia Suka Dan tidak Lupa Jajanan Yang Ia Mau.


" Loh... Citra, Kamu Belanja Di Sini juga," Tanya Seseorang pada Citra.


" Pak Darren, Ba Bapak Belanja di sini Juga," Tanya Balik Citra Yang Sangat Senang Bertemu Dosennya.


" Iya...Kamu Sendirian," Tanya Seseorang Itu Yang Ternyata Darren Dosennya dan Melihat Sekeliling tempat Indomaret Itu.


Karena menurut Sepengetahuan Darren Citra Tak Pernah Lepas Dari Emily.


" Tidak Pak,, Saya Sama Emily," Ucap Citra.


" Oh Sama Emily, Lalu Di mana Emilynya," Tanya Pak Darren Senang Saat Tau Kalo Emily Ternyata Di sana Juga..


KAYANYA PAK DARREN SUKA DEH SAMA EMILY, dalam Hati Citra Kecewa.


" Emily...Di sana," Ucap Citra pelan Dan Menujuk Tempat Emily Berada.


" hmmm...Kau Sendiri beli apa," Tanya Darren Pura Pura Bertanya Pada Citra.


" Saya Cuma Beli Jajanan Saja Pak," Ucap Citra senang Karena Di tanya Dosennya.


" Bukan Kah Saya Pernah Bilang Jangan Memanggil Pak, kalo Bukan Di Kampus," Kata Darren Tersenyum.


" Ah Maaf Pak, Eh Maksud Saya Darren," Ucap Citra Merasa Malu Karena Darren Memintanya Untuk Memanggil Namanya saja tidak ada Unsur Memanggil Pak padanya.


" Cit...Lu uda...." Kata Kata Emily terhenti Saat Melihat Citra Dan Pak Darren yang Sedang Mengobrol.


" Pak Darren," Kata Emily Sedikit Kikuk.


" Bapak Belanja di Sini Juga," Tanya Emily Ramah.


" Iya...," Ucap Darren Pelan dan Tersenyum pada Emily.


BENAR KAN, KALO PAK DARREN TERNYATA SUKA SEKALI SAMA EMILY, Dalam Hati Citra Sedikit Kesal.


BUKTINYA PAK DARREN SELALU TERSENYUM PADANYA, dalam Hati Citra Cemberut,


" Gue Bayar Dulu Ya Cit, Lu Ngobrol Aja Sama Pak Darren Kalo Gitu," Ucap Emily Dan Meninggalkan Citra Dan Juga Darren.


" Saya Juga Sudah Selesai belanjanya," Ucap Darren Berusaha Menjauhi Citra Dan Mendekati Emily.


TUH KAN, PASTI PAK DARREN SENGAJA KAN, dalam Hati Citra Merasa Kesal.


" Mil..Biar Gue Ya, Yang Bayar," Ucap Citra dan Mendekati Emily lagi.


" Benar Nih...Nih Uang Nya, Gue Mau Ketoilet Dulu," Ucap Emily dan Membawa Pembalut Yang ia Beli.


" Gue Ambil Ini satu Ya," Ucap Emily Saat mengambil Pembalut Satu,


KENAPA EMILY MENGHINDARIKU YA, dalam Hati Darren Bingung.


Emily Pun Menuju Kamar Mandi yang Berada Di Indomaret Itu.


" Haaah... Kalo ada Pembalut Di Rumah, Gak Mau Deh Gue Keluar Malem Malem," Ucap Emily Di dalam Toilet itu.


" Kalo Lagi Kotor Gini Kan, Lagi Di Suka Sukanya Sama Hantu, Apa Lagi Pas Deres deresnya," Kata Emily pelan.


" Haaah Mudah Mudahan Di sini Gak Ada Hantu," Ucap Emily Lagi dan Melihat Sekeliling toilet itu, Sampai Sampai Emily Melihat Atas Takut Ada Hantu Yang Mengintipnya.


" Haaaah...Untung Gak Ada," Ucap Emily Lega.


Emily Pun Keluar dan Menemui Citra Yang Terlihat Cemberut padahal Ada Darren Di sisinya.


" Udah Kan Cit," Kata Emily Ketika Mendekatinya.


" Udah," Ucap Citra Merasa Kesal.


" Lu Kenapa Sih," Kata Emily Dan Membawa Barang Belanjaannya,


" Gak apa apa," Ucap Citra Yang Masih Cemberut.


Emily Merasa Aneh Dengan Sikap Citra Yang Seperti itu.


" Kalian Mau Bareng pulangnya," Tanya Darren Saat Emily Membawa Belanjaannya.


" Tidak Usah Pak," Jawab Emily pelan.


" Boleh," Jawab Citra Yang Entah Kenapa Langsung Berubah Ceria.


OOH...JADI CITRA CEMBERUT KARENA PAK DARREN, APA CITRA MENYUKAI PAK DARREN YA, dalam Hati Emily Bertanya.


" TAPI...KENAPA DIA CEBERUT PADAKU, dalam Hati Emily Lagi Merasa Bingung karena Sikap Citra Yang Seperti itu padanya.


" Jadi Bagaimana Emily, mau Bareng Apa tidak," Tanya Darren.


" Kita Bareng Saja Ya Mil, Gue Cape Banget Bawa ini, Lagian Indomaretnya juga Kan Lumayan Jauh Mil," Ucap Citra Memelas.


JAUH APANYA...ORANG DEKET KOK,dalam Hati Emily Kesal.


" Terserah Kau Saja," Kata Emily pada Citra yang Tersenyum Manis Padanya.


TADI AJA CEMBERUT GAK JELAS, SEKARANG MALAH SENYUM SENYUM GAK JELAS JUGA, pikir Emily Bingung melihat Tingkah Citra Yang Seperti itu.


" Baiklah...Ayo Kalo Begitu," Ajak Darren Dan Menuju Mobil di depan Indomaret tersebut.


Emily dan Citra Pun ikut dengan Darren.


Emily Sengaja Duduk Di belakang biar Citra Yang Duduk Di depan.


Citra pun tersenyum Manis Pada Emily, Seakan Bilang Terimkasih Padanya.


KENAPA AKU MERASA CITRA SEDIKIT ANEH YA, pikir Emily merasa Ada Yang Tidak Beres Dengan Citra.


NANTI DEH GUE SELIDIKI, ucap Emily dalam Hati.


Tiba Tiba Aura Hitam yang Menyelimuti Darren Keluar namun Yang Hanya Bisa Lihat Emily Saja,


APA ITU..pikir Emily Aneh saat melihat Asap Hitam keluar dari tubuh Darren.


" JANGAN KELUAR ASLAN," pinta Darren Pada Temannya Itu Dengan menggunakan Batin Mereka, dan Hanya Emily Yang Mendengar Mereka Berbicara Dalam Batin Mereka.


" Aku Hanya Ingin Tau...Teman Temanmu Ini Memiliki Hawa Murni Apa Tidaknya," Ucap Aslan.


" Hawa Murni," Ucap Emily Dalam Hati.


Untung saja Semua Hantu tidak Akan Pernah Tau Apa Yang Ia Pikirkan Dan Katakan Dalam Hati Emily.


Jadi Aslan Sedikit Pun Tak Tau Jika Emily Mendengarnya Berbicara Pada Darren.


" APA KAU BERCANDA...MEREKA MURID MURIDKU," batin Darren Berkata.


" Aku Tau Mereka Muridmu, Aku Hanya Memeriksanya saja," Kata Aslan Lagi Dan Emily Kembali Mendengar Apa Kata Aslan.


AKU HARUS TENANG KETIKA DIA MENCOBA MENDEKATIKU,pikir Emily Tenang.