Arini

Arini
ikatan batin seorang ibu



sudah seminggu air dan cahaya berada di rumah orang tua air sejak resepsi mereka. kini mereka harus kembali ke pondok dimana bukan hanya pondok sebagai tempat air mengajar tapi di sana juga tempat tinggal mereka.


''kak cahaya, kapan-kapan kesini lagi ya. ''rengek aira.


''iya, deg. insyallah. ''jawabnya dengan senyum .


''nanti jika kamu sudah lulus, kamu boleh ke pondok dan m nginap di rumah abang. ''sahut air yang baru saja selesai memasukan koper miliknya dan juga sang istri.


''benar ya, bang. akau boleh nginep di rumah abang.''tanyanya memastikan.


''iya. ''jawabnya.


''ya sudah kalau gitu, air sama cahaya pamit ya mom, dad. oppa, oma. ''ucap air menyalami mereka secara takzim.


''assalamu'alaikum. ''ucap air dan cahaya.


''wa'alaikumsalam. hati-hati, kalau sudah sampai jangan lupa hubungi kami. ''ucap mommy rey.


''siap, oma. ''jawab air. air pun melajukan mobilnya meninggalkan keluarganya yang masih melambaikan tangan hingga mobil yang ia bawa sudah jauh dari rumah orang tuanya.


''ya sepi lagi deh. ''keluh aira saat mobil air sudah tidak terlihat.


''kan masih ada mommy sama daddy, sayang. ada oma juga. ''ucap arini dengan lembut.


''iya sih, tapi kalau ada kak cahaya akan lebih seruh , mom. aku ngerasa punya teman di rumah ini saat ada kak cahaya. ''ucap aira dengan memeluk tubuh arini dengan sikapnya yang manja.


''mommy juga bisa jadi teman mu, sayang. memangnya selama ini kamu kesepian?''tanya arini yang tidak terlalu memperhatikan putrinya itu karena disibukan dengan usahanya yang makin berkembang.


''iya, tapi kak cahaya kan masih muda, mom. kalau diajak cerita itu orangnya seru . ''ucapnya.


''oh, berarti mommy gak seru nih. oke, ayo sayang kita masuk kedalam. anak kamu lebih menyayangi kakak iparnya dari pada mommy nya. ''ucap arini yang berpura-pura menunjukan sikap sedih .


''mommy, bukan begitu. aku sayang mommy gak ada yang bisa gantiin rasa sayang ku sama mommy. ''ucapnya dengan mengeratkan pelukannya.


''iya, iya. mommy percaya kok, mommy hanya bercanda sayang. ''arini tersenyum melihat sikap manja aira, ia mengelus pelan kepala aira yang tertutup jilbab segitiga .


ditempat lain


''mas. ''panggil cahaya pelan.


''apa, sayang. ''jawabnya dengan lembut.


''aku kok jadi sedih ya pisah sama, aira. ''ucapnya.


''sedih kenapa, sayang?''tanyanya dengan mengelus kepala sang istri yang masih tertutup oleh jilbab.


''gak tahu, mas. aku juga bingung ! melihat aira yang selalu ceria membuat ku terhibur. ''ucapnya.


''mas, kira karena apa. memangnya kalau lihat mas, kamu bawaannya sedih terus ?''tanyanya .


''bukan gitu, mas.mungkin pembawaan aira yang ceria jadi membuat aku senang jika melihatnya. ''ucap cahaya.


''iya kamu benar, sayang.aira anaknya memang ceria bahkan ia jarang terlihat sedih. ''air membenarkan ucapan sang istri yang memang benar adanya.


asik mengobrol tiba-tiba ada sebuah mobil truk menyalip mereka dengan kecepatan sangat cepat sehingga membuat air kaget dan tidak bisa mengendalikan mobilnya.


''awas, mas !''teriak cahaya saat air tidak bisa mengendalikan mobilnya.


''ahhhhhhh. ''teriak keduanya saat mobil masuk kedalam jurang.


pyaaar


''astagfirullah. ''ucap arini kaget saat ia menyenggol gelas yang ada di atas meja.


semua orang yang berada di kamar masing-masing langsung keluar dan menuju suara pecahan tersebut.


''sayang, kamu gak apa-apa?''tanya andreaz menghampiri arini yang diam terpaku di samping meja makan.


''ya ampun, sayang. kamu gak apa-apa!''ucap nyonya rey kaget.


''bik !''panggil andreaz sedikit berteriak.


''iya, tuan. ''jawabnya .


''bersihkan ini. ''ucapnya.


''biak, tuna. ''jawabnya.


''sayang, kamu gak apa-apakan?''tanya andreaz khawatir. pasalnya arini belum mengucapkan satu kata pun, ia masih diam dengan ekspresi kaget.


''minum dulu, mom. ''aira memberikan segelas air putih.


''itu karena kamu kaget, sayang. kamu pasti kaget saat tidak sengaja menyenggol gelas dan menjatuhkannya. ''ucap andreaz menenangkan.


''semoga saja, mas. ''ucapnya.


''andreaz, lebih baik ajak istri mu ke atas dia terlalu lelah. ''ucap tuan David.


''ayo, sayang. ''ajaknya dengan menuntun arini.


''sa... yang. ''ucapnya saat melihat sang istri yang sudah tidak sadarkan diri dan nampak darah segar mengalir di wajah cantiknya.


air dengan sekuat tenaga keluar dari mobil, walau pun ia pun terluka cukup parah tapi demi menyelamatkan sang istri ia menghilangkan rasa sakit yang ia rasakan.


air keluar dari mobil dan berjalan tertatih , membuka pintu mobil dan mengeluarkan sang istri yang sudah tidak sadarkan diri.


''tunggu disini, sayang. aku akan mencari bantuan. ''ucapnya setelah meletakan cahaya di rerumputan yang tak jauh dari mobil.


air berjalan tertatih berusaha sampai ke tepi jalan tapi sayang, saat sampai di pinggir jalan ia sudah tidak sadarkan diri.


seorang warga yang melihat kejadian tersebut langsung menelpon polisi jika ada kecelakaan dan polisi pun tiba dalam waktu 10 menit. cahaya sudah dibawa oleh ambulan ke rumah sakit.


''hallo, maaf apa ini benar keluarga dari mas air?''tanya polisi dari seberang telpon.


''iya, pak. saya, mommy nya. ''jawab arini.


''begini, bu. mobil anak ibu mengalami kecelakaan dan seorang perempuan sudah kami bawa ke rumah sakit. ''ucap polisi.


''astarfirullahalazim, bang. ''ucapnya lirih. lututnya terasa lemas mendengar putra sulungnya itu mengalami kecelakaan.


''halo, bu. ''panggil pak polisi dari seberang telpon.


''iya, pak. sekarang bagaimana keadaan anak saya, pak?''tanyanya, ia berusaha tegar walaupun nafasnya terasa sesak mendengar kabar tersebut.


pak polisi pun menjelaskan kondisi mobil dan juga keberadaan air yang belum ditemukan dan keberadaan cahaya yang sudah dibawa ke rumah sakit.


''baik, pak. terimakasih''ucapnya.


''ada apa, sayang?''tanya andreaz yang baru selesai mengganti pakaian.


''kok, nangis. memangnya siapa yang telpon?''tanya andreaz.


''mas, air kecelakaan dan keberadaan air juga belum ditemukan. ayo, mas ! kita kesana sekarang ! aku sangat khawatir dengan kondisi anak kita, mas !''ucapnya.tumpah semua air mata yang tadi ia tahan.


''kamu sabar, sayang. kita ke sana sekarang, mas, ambil jaket dulu. ''ucap andreaz yang juga sangat mengkhawatirkan putranya itu.


''mau kemana, dre?''tanya tuan David yang sedang santai di ruang tamu bersama nyonya rey dan juga aira.


''pah, mah. air mengalami kecelakaan, cahaya sekarang berada di rumah sakit . ''ucap andreaz.


''apa ! ya sudah, ayo papa ikut . ''ucap tuan David yang langsung berdiri dari duduknya karena kaget mendengar cucunya itu kecelakaan..


''mama, juga ikut. ''ucap nyonya rey.


''abang !''aira langsung mengisi abangnya tersayangnya. ''aira juga ikut, dad. ''lanjutnya.


''tidak, sayang. kamu sama oma ke rumah sakit aja, lihat kondisi kak cahaya. ''ucap andreaz .


'''ya sudah, kalian hati-hati. jangan terlalu ngebut bawa mobilnya, sayang. ''ucap nyonya rey, andreaz mengangguk.


saat tiba di lokasi, arini tiba-tiba lemas kakinya rasanya tidak bisa untuk melangkah saat melihat mobil air yang rusak parah. tapi kemana, air. kenapa ia tidak berada didalam mobil ataupun di lokasi kecelakaan.


''sore, pak. ''sapa pak polisi.


''sore, bagaimana pak ?apa anak saya sudah ditemukan?''tanya air yang langsung menanyakan keberadaan air.


''maaf, pak. kami belum bisa menukan keberadaan, air. tapi petugas tim SAR sedang dikerahkan untuk mencari anak bapak.


''mas, putra kita. ''ucap arini yang sejak diperjalanan sudah menangis mengkhawatirkan keadaan air.


andreaz memeluk tubuh sang istri yang terlihat lemas. putra yang mereka sayangi, mereka banggakan kini menghilang dan tidak tahu keberadaannya. entah bagaimana kondisi air sekarang dan itu yang membuat arini semakin khawatir.


''sayang !''panggil andreaz menepuk pelan wajah arini, karena arini yang sudah tidak sadarkan diri.


''dre, bawa istri mu pulang. istri mu butuh istirahat. biar papa yang mengurus semuanya. ''ucap tuan David.


andreaz menggendong tubuh arini membawanya kedalam mobil.


ditempat lain, ternyata air diselamatkan oleh seorang bapak paruh baya yang sedang mendorong gerobaknya melintas di sana, karena merasa kasihan dan tidak ada yang melintas , bapak tersebut akhirnya membawa air ke rumah nya dengan gerobaknya.


maaf baru bisa up lagi 🙏 semoga gak bosen ya.