
''hai, sayang. ''ucap tama tersenyum manis.
indah(pacar tama), ia mengerutkan dahinya melihat raut wajah tama yang nampak bahagia.
''kak, kamu gak apa-apa kan?''tanya indah .
''kenapa apanya?''tanya tama balik.
''wajah mu gak seperti biasanya, apa kamu lagi menang taruhan?''tanya indah penuh selidik.
''taruhan itu dosa , sayang. Itu sama saja dengan judi. ''ucap tama .
''terus kenapa dong kamu terlihat bahagia banget hari ini?''tanya indah lagi.
''iya dong aku bahagia, kan ketemu pacar aku yang cantik ini. ''ucap tama tersenyum sambil mencubit pipi kanaya.
''kak ! Sakit tau. ''ucap indah mengelus pipinya.
''hehe, iya. Maaf ya, sayang. ''ucap tama lembut.
''jadi hari ini kita mau kemana?''tanya tama tersenyum .
''emm, gimana kalau kita bioskop aja. ''ucap indah .
''baiklah, les't go. ''ucap tama seperti abag yang baru pacaran.
''iya sebentar, aku ganti baju dulu. Ingat ! Jangan ngintip. ''ancam kanaya.
''sedikit boleh ya. ''goda tama. indah langsung mengangkat tangannya ke atas mengepal tangannya membentuk sebuah tinjuan dan mengarahkannya ke tama.
''hee, pis sayang. ''tama tersenyum kaku sambil mengangkat jarinya membentuk huruf v.
Setelah berbagai macam drama merekapun akhirnya pergi ke bioskop. Film yang mereka tonton bergenre romantis komedi.
Film tersebut dimulai hingga satu jam film yang mereka tonton akhirnya selesai dan semua pengunjung keluar satu persatu dari ruangan tersebut.
''mampus, saya. ''ucap tama dalam hati saat melihat banyaknya notif panggilan tak terjawab dari andreaz.
''kenapa, kak?''tanya indah saat melihat wajah tama yang berubah menjadi cemas.
''gak, gak apa-apa. Sekarang kita langsung pulang dulu aja ya. Lagian ini juga udah malam . ''ucap tama agar indah tak mengajaknya ketempat yang lain.
''ya udah deh. ''jawab indah lemas , karena baru hari ini selama mereka berpacaran tama mempunyai waktu panjang bersama dirinya.
''jangan gitu dong mukanya , tambah gemes tau. ''ucap tama .
setelah mengantar indah pulang ke apartemen , tama pun pamit pulang ke apartemennya.
''moga-moga sih andreaz sudah pulang ke rumah megahnya. ''doa tama saat berada didalam lift.
Dengan langkah pelan ia berjalan melewati apartemen milik andreaz, saat sudah sampai di apartemennya tama mengelus dadanya , ia merasa sudah aman karena sepertinya andreaz tidak ada di apartemennya.
ia masuk kedalam apartemennya dan langsung menutup dan mengunci apartemennya.
''alhamdulillah , untung saja sih andreaz tidak ada di apartemennya. Jadi untuk malam ini aman, soal besok dipikir nanti , Yang penting saya hari ini happy. ''ucap tama tersenyum layaknya abg yang lagi kasmaran.
Ditempat lain
Tepatnya di apartemen andreaz, kini andreaz sedang naik-naik kepuncak gunung terus masu kedalam hutan belantara milik arini.
''ahh. ''suara seksi arini.
Mereka berdua sedang berpetualang , saling menikmati merasakan yang halal bagi mereka. Hingga tubuh keduanya penuh dengan keringat yang membasahi tubuh keduanya.
''makasih, sayang . ''ucap andreaz tersenyum lalu mengecup pucuk kepala arini.
arini hanya diam, wajahnya bersemu merah saat mengingat atraksinya di atas tempat tidur. Ia yang memimpin petualangan malam ini.
''lain kali seperti ini ya, sayang. ''goda andreaz.
''mas. Jangan diinget lagi, malu tau. ''ucap arini memalingkan wajahnya di dada bidang andreaz.
''kenapa malu, aku suka sayang. Bukankah memuaskan suami itu pahala. ''ucap andreaz yang sok tau.
''iya aku tahu, tapi jangan diungkit-ungkit lagi. ''jawab arini tersenyum malu.
keesokan paginya
''mas ! Bangun . Apa kamu gak masuk kantor hari ini?''tanya arini saat melihat andreaz yang masih berada didalam selimut. Setelah sholat subuh andreaz tidur kembali karena ia cuti untuk beberapa hari tanpa pengetahuan istri atau pun tama sang asisten.
Ia ingin menikmati beberapa hari bersama arini, ia tidak ingin arini menyindirnya lagi dengan mengatakan kalau andreaz sibuk.
''mas , ayo bangun. Tama udah nungguin didepan. ''ucap arini lembut.
''mas, ayo bangun ! Ini udah siang loh. ''ucap arini lagi masih dengan nada lembutnya .
''sebentar , sayang. Aku masih ngantuk , lagian hari ini aku libur. Aku ngambil cuti beberapa hari biar yang disini cepat jadinya. ''ucap andreaz tanpa membuka matanya dan tangannya mengelus perut rata arini.
''tapi itu sih tama udah nungguin kamu di depan, mas. ''ucap arini lagi.
tanpa bangun dari tempat tidurnya, andreaz mengambil ponselnya di atas meja yang berada pas di samping tempat tidur.
''tama ! Hari ini saya tidak masuk kerja, kamu handle dulu pekerjaan saya untuk beberapa hari. ''ucap andreaz lalu mengakhiri panggilan telponnya dengan tama tanpa menunggu jawaban dari tama.
Arini hanya geleng-geleng melihat sikap suaminya yang seperti itu.
''mas, kasihan tama jika harus menghandle semua kerjaan mu. ''ucap arini tersenyum.
''biarin , sayang. Salah siapa gak ngangkat telpon dari ku semalam. ''ucap andreaz .
''udah jangan mikirin tama, mending kita tidur lagi. ''ucap andreaz yang langsung menarik tangan arini agar tidur lagi bersamanya.
''mas, ini masih pagi loh. ''protes arini saat dirinya sudah berada dalam pelukan sang suami.
''diam, sayang. Aku hanya ingin memeluk mu, jika kamu terus bergerak seperti ini jangan salahkan aku jika sesuatu dibawah sini minta si masukin . ''ucap andreaz sambil memegang tangan arini dan mengarahkan ke sesuatu yang berada diantara kedua paha andreaz.
''mas ! ''pekik arini kaget.
''hehe, gimana?udah tegang kan yang di sana. Kamu harus tanggung jawab loh , sayang. ''ucap andreaz tertawa pelan.
''hu dasar, kamu yang duluan narik-narik aku . Kenapa sekarang aku yang harus bertanggung jawab. ''ucap arini pura-pura tidak mengerti maksud sang suami.
''jangan gitu dong , sayang.masa main solo dikamar mandi. ''ucap andreaz memelas .
''sayang, masa kamu gak kasihan dengan suami mu ini. ''ucapnya lagi .
Karena kasihan melihat wajah sang suami yang sudah memerah menahan sesuatu yang menegang di sana , arini mengangguk lalu tersenyum.
''benaran , sayang. ''ucap andreaz dengan wajah berbinar saat arini menganggukkan permintaannya.
''aku janji , setelah ini kita akan keluar jalan-jalan kemana pun kamu mau. ''ucap andreaz tersenyum.
Tak lupa ia membaca doa sebelum menjamah tubuh sang istri.
kamar yang tadinya dingin berubah menjadi panas karena olah raga pagi yang mereka lakukan. Hingga keduanya mencapai puncaknya.
''makasih, sayang. Kamu memang yang terbaik. ''ucap andreaz tersenyum bahagia karena pagi ini ia sudah mendapatkan vitamin lagi dari sang istri. Arini hanya tersenyum malu.
''aku mau mandi dulu, mas. ''ucap arini , dengan tubuh polosnya yang hanya tertutup oleh selimut ia berjalan ke kamar mandi.
''mas ! ''teriak arini kaget saat tubuhnya sudah berada di udara .
''kita mandi bareng, sayang. ''ucap andreaz sambil menggendong arini masuk kedalam kamar mandi.
''tapi janji ya, hanya mandi tidak ada ritual lainnya. ''ancam arini.
''iya, sayang. Aku janji. Udah jangan bawel , sekarang kamu duduk disini aku akan mengisi bathtub dengan air hangat. ''ucap andreaz. Arini hanya tersenyum melihat andreaz yang sibuk mengisi air kedalam bathtub .
Benar apa yang diucapkan andreaz, mereka hanya mandi biasa dan tidak ada acara ritual lainnya yang membuat mandi mereka menjadi lama.
Hingga satu jam keduanya keluar dari kamar mandi, andreaz menggendong arini keluar dari kamar mandi dan mendudukkannya di atas tempat tidur.
''kamu diam disini, aku yang akan memilihkan pakaian untuk mu. ''ucap andreaz layaknya seorang ayah kepada anak nya.
''mas ! ''panggil arini.
''emang kamu tahu. ''ucap arini ambigu.
andreaz hanya tersenyum lalu berjalan ke ruang ganti. Setelah berganti pakaian ia akhirnya keluar dengan membawa seperangkat pakaian arini dari gamis, hijab, cadar serta dalaman arini yang menurutnya pas dipakai arini hari ini.
''mas. ''ucap arini malu saat andreaz meletakan penampung dua bola kembar arini di wajahnya.
''ini wangi , sayang. Apalagi kalau sudah di pasang ditempatnya pasti akan lebih wangi. ''ucap andreaz tanpa malu.
''malu tau, mas. ''ucap arini mengambil penampung bola kembarnya dari wajah andreaz.
''hehehe. ''andreaz tertawa pelan.
selesai berganti pakaian keduanya keluar dari apartemen .
Ditempat lain
Tepatnya di sebuah perusahaan seseorang sedang mengeluh karena bosnya yang durhakim itu cuti mendadak ia harus menggantikannya meeting sama klien.
''dasar andreaz, bisa-bisanya dia cuti.mana Dipikir kerjaan saya sedikit apa. Awas aja kalau gue gak dapet bonus plus libur. saya kirim ke laut biar dimakan sama hiu -hiu . ''keluh tama saat sibuk memeriksa semua laporan yang harusnya jadi tanggung jawab andreaz.