
Sudah beberapa hari sejak arini pulang dari rumah sakit , kini ia bisa kembali beraktifitas lagi . Dengan pengawalan bodyguard yang ketat , andreaz mengizinkan arini untuk kembali mengawasi toko kuenya yang sudah beberapa hari tidak ia datangi.
''kalian sudah mau berangkat?''tanya nyonya rey saat melihat anak dan menantunya itu sudah rapi dengan pakaian masing-masing saat keluar dari lift.
''iya, mah. Tapi kita sarapan dulu. ''ucap andreaz .
''ya sudah, kalau gitu kalian sarapan saja dulu , mana akan ke kamar lihat papa , dari dari gak keluar-keluar dari kamar. ''ucap nyonya rey tersenyum lalu pergi .
''sayang , kamu harus makan yang banyak biar baby kita yang ada disini sehat. ''ucap andreaz sambil mengelus perut arini yang tertutup oleh gamis serta jilbab panjangnya.
''iya, daddy. ''jawab arini menirukan suara anak kecil .
''gemes, sayang. kapan ya dia hadir di dunia ini?''tanya andreaz yang masih mengelus perut arini yang sudah terlihat buncit .
''mungkin lima bulan lagi , mas. ''ucap arini dengan lembut.
''oh iya, mas. Hampir saja lupa, hari ini jadwal periksa kandungan aku , mas. Tapi jadwalnya sore. Apa , mas. Bisa nemenin aku ke dokter?''tanyanya.
''ya nanti aku kabarin ya, sayang. Nanti kalau aku gak bisa berarti periksa kandungannya besok sore saja . ''jawab andreaz dengan lembut sambil menyuapkan sendok yang berisi nasi ke mulut arini.
''haaaaak. ''ucap andreaz.
''aku bisa sendiri, mas. ''ucap arini dengan lembut menolak suapan dari andreaz karena ia tiba-tiba merasa kecewa dengan ucapan andreaz. Mungkin karena dia yang sekarang lebih sensitif dan manja jadi sedikit saja ucapan andreaz tidak pas di hati dan kemauannya ia sudah merasa kecewa.
''satu suapan saja , sayang. ''ucap andreaz memaksa, pasalnya ia sudah terbiasa ketika hendak makan berdua seperti saat ini andreaz pasti menyuapi arini walaupun hanya satu suapan dan setelah itu baru ia akan membiarkan arini makan sendiri.
''gak, mas. Aku mau makan sendiri . ''tolak arini lagi.
''ya sudah, sekarang kamu sarapan yang banyak dan jangan lupa susunya di habisin. ''ucapnya yang terlihat pasrah. Entahlah , ia merasa ada yang aneh dengan sikap istrinya yang tiba-tiba seperti itu.
''eh , kalian sudah selesai sarapannya. ''ucap nyonya rey yang baru saja datang bersama tuan david.
''sudah, mah. Ini kita udah mau berangkat. ''jawab arini dengan lembut.
''ya sudah, hati-hati. Ingat , arini ! Jangan terlalu capek jika merasa ada yang aneh segera hubungi andreaz atau papa bisa juga telpon mama. ''ucap nyonya rey yang sangat perhatian.
''iya, mah. kalau gitu kita pamit berangkat dulu , mah, pah. ''ucap arini sambil mencium punggung tangan nyonya rey dan tuan david. Dan diikuti oleh andreaz yang juga ikut menyalimi kedua orang tuanya.
''hati-hati, kamu sudah memasang alat penyadap di tubuh arini?''tanya tuan david setengah berbisik .
''sudah, pah. Tapi hanya di ponselnya . Soalnya andreaz tidak ingin membuat arini takut jika andreaz memasangkan alat penyadap ditubuhnya. ''jawab andreaz lalu pergi menyusul arini yang sudah hampir sampai ke mobil.
dengan berlari kecil , andreaz membukakan pintu untuk arini.
''silahkan , tuan putri. ''ucapnya tersenyum , tapi arini hanya diam saja dan langsung masuk kedalam mobil.
andreaz pun masuk ke dalam mobil, duduk tepat disamping arini .
''jalan, pak.tapi kita ke tokoh kue istri saya dulu ''ucap andreaz kepada supirnya.
''baik, tuan. ''jawab pak supir dan melajukan mobilnya .
sekitar 15 menit , merekapun sampai di tokoh kue arini . andreaz turun dan mengulurkan tangannya kepada arini . Perlakuan andreaz kepada arini, membuat para karyawan tokoh kagum dan juga iri kepada bu bosnya itu. Dapat suami tampan, kaya , perhatian seperti itu siapa yang tidak ingin, semua wanita menginginkan suami seperti itu.
''aku langsung ke kantor ya, kamu jangan terlalu capek. ''ucap andreaz lalu mengecup kening arini dengan lembut.
''iya. kamu juga hati-hati. ''jawab arini singkat , lalu mencium punggung tangan sang suami.
andreaz merasa ada yang aneh dengan istrinya itu, tapi ia yang harus segera ke kantor tidak ambil pusing , mungkin hanya perasaannya saja, pikirnya.
''pagi, buk bos. ''sapa para karyawan.
''pagi, bagaimana tokoh kemarin. Apa lancar semuanya?''tanya arini dengan lembut dan juga tegas.
''alhamdulillah, syukur kalau begitu. Ya sudah, kalau begitu saya mau ke ruangan saya dulu. Nanti , jika ada yang kurang langsung kasih tahu saya. ''ucap arini lalu pergi ke ruangannya.
Ditempat lain , andreaz yang baru saja sampai di kantor . Ia keluar dari mobilnya dan masuk kedalam lift yang dikhususkan untuk ceo.
Saat lift terbuka, andreaz pun keluar dan melangkah ke ruangannya.
''pagi, tuan. ''ucap sekretaris .
''hmm. ''jawab andreaz yang hanya berdehem dan masuk kedalam ruangannya.
''oh, iya. Apa tama masih cuti?''tanya andreaz sebelum benar-benar masuk kedalam ruangannya.
''iya, tuan. Mungkin besok pak tama baru mulai masuk kembali. ''jawabnya
''baiklah. ''ucapnya dan masuk ke ruangannya.
...****************...
''kak, kamu gak ke kantor?''tanya indah yang sedang berada dalam pelukan tama . Mereka sekarang sedang dalam keadaan polos didalam selimut . Walaupun jam sudah menunjukan pukul tujuh pagi, tapi tama enggan untuk melepaskan indah.
Ia masih ingin mengulangi malam pertama mereka pagi ini, rasanya sungguh tidak pernah ia sangka. Pantesan , saat melihat wajah andreaz yang nampak segar setiap pagi datang ke kantor ternyata vitamin yang ia dapat sangatlah luar biasa.
''aku masih cuti , sayang. ''jawab tama yang sibuk memainkan kedua buah da da indah yang nampak pas di tangannya.
''aakhh, kak ! ''ucap indah dengan nada merdunya saat tama yang terus memainkan pu ting da da nya.
''sayang, sepertinya ia ingin lagi . ''ucap tama membawa tangan indah ke juniornya yang sudah mengeras.
''kak !''ucap indah kaget serta malu saat tanganya menyentuh benda keras itu.
tama menatap indah sejenak, lalu menidurkan tubuh indah dengan pelan . Ia mulai menjelajahi tubuh sang istri yang sudah dipenuhi oleh stempel darinya . Rasanya tidak bisa hanya sekali ia melakukannya setelah merasakan betapa nikmatnya surga dunia yang baru ia rasakan semalam.
Ia terus saja memberikan kecupan di tubuh sang istri, hingga suara desa han dari indah membuatnya semakin bergairah dan semakin bersemangat untuk sampai ke puncaknya.
Hingga ia mencoba memasukan kembali juniornya yang sudah menge ras kedalam sarangnya.
Tidak seperti semalam, kali ini tama tidak terlalu sulit untuk menembusnya karena pagarnya pertahanannya sudah tidak ada , sehingga membuat tama dengan mudah masuk dan langsung me mom pa dengan pelan dengan tangan yang juga ikut memberikan sensasi di kedua da da kembar indah.
Tok
Tok
Tok
''indah, tama. Apa kalian sudah bangun. ''teriak dari luar.
''kak , mama !''ucap indah kaget .
''hais ! Tanggung , sayang. Sebentar lagi ya. ''ucap tama yang terus saja melanjutkan kegiatannya tanpa memperdulikan panggilan dari luar.
''indah, tama. Bangun !''panggil sang mama lagi.
''iii... iya , mah. ''jawab indah terbata karena tidak bisa menahan rasa nikmat yang diberikan tama.
''ya sudah, segera mandi dan turun . kita sarapan . ''ucap sang mama yang tanpa berpikir yang aneh-aneh.
setelah mamanya pergi, indah kembali mengeluarkan suara merdunya, karena kenikmatan yang diberikan oleh sang suami.
karena merasa sudah ditunggu oleh kedua mertuanya di ruang makan, akhirnya tama menyelesaikan permainannya dengan sama-sama mencapai puncaknya.
🐰 jangan panjang-panjang adegannya, author gak kuat🤭