Arini

Arini
nasi gandul



🐰happy reading


Sudah sebulan dari kejadian penculikan baby air, arini tidak ingin kejadian satu bulan lalu terulang kembali . Ia tidak ingin mempekerjakan baby sitter lagi , ia akan menjaga baby air sendiri dan akan mengajak baby air kemana pun ia pergi. Nyonya rey sudah menawarinya baby sitter yang baru tapi, arini menolaknya secara halus karena ia sudah tidak bisa mempercayai orang lain untuk menjaga putranya.


''sayang, apa kau tidak ingin mempertimbangkannya. Lihat kau tampak kelelahan karena harus mengurusi baby air dan mengurus toko mu. ''ucap nyonya rey.


''tidak apa, mah. Aku akan lebih tenang jika baby air selalu dalam pantauan ku. ''jawab arini dengan lembut.


''ya sudah jika mau mu seperti itu. ''ucap nyonya rey tersenyum. Ia tidak ingin memaksakan kehendaknya kepada menantunya itu.


''sini , biar baby air sama mamah. Kalian sarapan saja dulu. ''sambung nyonya rey mengambil alih baby air dari pangkuan arini.


Setelah sarapan , arini dan andreaz berpamitan untuk berangkat kerja dengan baby air yang berada dalam gendongan arini.


''hati-hati. ''ucap nyonya rey.


''iya, mah. Assalamu'alaikum. ''ucap arini dengan lembut.


Setelah berpamitan, mobil pun melaju meninggalkan nyonya rey yang masih menatap kepergian mobil anak dan menantunya itu.


''ingat, sayang. Jika kamu merasa kerepotan kamu segera hubungi aku . ''ucap andreaz sebelum istrinya itu keluar dari mobil.


''iya, mas. ''jawab arini dengan lembut.


arini pun berpamitan kepada sang suami , dan tak lupa andreaz mencium kening sang istri dan bergantian mencium pipi gemoy baby air sebelum mereka keluar dari mobil.


''assalamu'alaikum. ''ucap arini , ia pun keluar dari mobil saat sopir membukakan pintu .


''wa'alaikumsalam. ''jawab andreaz tersenyum. Ia melambaikan tangannya kepada sang istri dan mobil pun melaju meninggalkan toko kue sang istri.


''pagi, buk.''ucap beberapa karyawan dengan ramah.


''pagi.oh iya , ina. Nanti tolong bawakan laporan yang biasa saya minta keruangan saya. ''ucap arini.


''baik, buk. ''jawabnya.


''ya sudah, kalau begitu saya kedalam dulu. ''ucapnya dengan ramah .


sudah hampir jam tiga sore, alhamdulillahnya baby air sangat anteng walaupun sedikit merengek karena bosan seharian berada di ruangan yang sepi dari suara-suara keramaian walaupun di ruangan arini sudah seperti playground tapi tetap saja baby air merengek karena bosan dengan suasana yang setiap hari itu-itu saja.


Saat keluar dari toko, baby air nampak berbinar bahagia . Terlihat dari wajahnya yang tersenyum dan menggerak-gerakan tangannya ke atas.


''masyaallah , anaknya mommy . Seneng banget kayaknya. ''ucap arini yang juga ikut tersenyum melihat putranya yang terlihat bahagia.


belum sampai lima menit ia diluar, mobil sang suami sudah datang untuk menjemput mereka.


''maaf, non. Kata tuan , beliau mungkin pulang setelah isya' karena ada rapat dadakan . ''ucap pak sopir.


''iya, pak. Terimakasih. ''ucap arini , pak sopir pun membukakan pintu buat majikannya itu dan menutupnya kembali setelah majikannya itu sudah masuk kedalam mobil.


Ditempat lain


tama dan indah sedang merasakan bahagia saat mengetahui , jika indah sedang mengandung.


''deg, ini benar kamu hamil?''tanya tama dengan raut wajah berbinar bahagia.


Indah mengangguk dengan senyum sumringah di wajahnya, ia tadinya hanya iseng karena sudah satu bulan ia tidak mendapatkan tamu bulanan.


''alhamdulillah. ''ucap tama dan langsung memeluk tubuh sang istri dengan penuh bahagia. semenjak melihat andreaz yang begitu bahagia saat mempunya anak , tama pun berkeinginan untuk cepat mempunyai baby juga . Dan alhamdulillah, doanya terkabul . Mereka dengan cepat diberi kepercayaan oleh sang maha pencipta dengan kabar kehamilan sang istri.


''kalau begitu , kita ke dokter sekarang . ''ajak tama, tapi indah langsung mengehentikan langkahnya dan menarik tangan sang suami dan menyuruhnya untuk duduk kembali , karena saat ini mereka sedang duduk di atas tempat tidur.


''nanti saja , mas. ''ucap indan, tama mengerutkan keningnya mendengar ucapan sang istri.


''kok nanti, deg. Lebih cepat lebih baik deg , agar kita tahu keadaan dan umur kandungan kamu. ''sahut tama.


''iya, aku tahu. Tapi aku lagi pengen makan sesuatu, mas. ''ucapnya yang terlihat memelas.


''oh, gitu. Ya sudah , sekarang kamu mau makan apa ? nanti mas suruh bibik buat masakin. ''ucapnya dengan lembut , tangannya mengelus kepala sang istri.


''aku gak mau masakan bibik, mas. Aku mau makan diluar. ''ucapnya .


''ya sudah, kalau gitu ayo kita makan diluar. ''jawabnya dengan semangat.


''oke, mas. ''ucap indah dengan senyum mengembang di wajahnya. Ia langsung berdiri dan mengaitkan tangannya di lengan sang suami.


Saat di perjalanan , tama baru menanyakan kepada sang istri jika mereka akan makan dimana . Tapi , tiba-tiba tama menghentikan mobilnya secara mendadak saat mendengar ucapan sang istri.


''kita mau makan dimana , sayang?''tanya tama .


''nasi gandul ?itu nasinya kayak apa , kok namanya aneh gitu ,sayang''ucap tama yang masih fokus menyetir.


''Nasi gandul merupakan masakan khas yang berasal dari daerah Pati, Jawa Tengah.mas.''sahutnya tanpa menokeh ke arah sang suami.


Cara penyajian nasi gandul ini tergolong unik, karena dalam penyajiannya piring dialasi dengan daun pisang.


Makannya menggunakan suru, yaitu daun pisang yang dipotong memanjang dan dilipat dua untuk digunakan sebagai pengganti sendok.


Nasi gandul berisi nasi putih yang ditambah kuah gandul dengan sedikit potongan daging sapi.


''hmm, baiklah. Kalau gitu kamu kasih tahu aja sama , mas. Tempatnya dimana . ''ucap tama.


''kayaknya disini gak ada deh , mas. ''ucap indah.


''lah , terus kalau disini gak ada kita nyarinya dimana?''tanyanya.


''ya di patih , mas. ''sahutnya dengan santai, tama yang mendengar ucapan sang istri langsung menghentikan mobilnya secara tiba-tiba.


''mas !!!"teriak indah , kaget karena suaminya yang tiba-tiba menghentikan mobilnya secara mendadak dan membuat indah hampir terbentur jika indah tidak menahan tubuhnya dengan kedua tangannya.


''maaf, sayang. Kamu gak apa-apakan?''tanyanya dengan penuh khawatir.


''gak, aku gak apa-apa. ''ucapnya dengan bibir yang cemberut.


''lagian , kamu kenapa sih, mas. Tiba-tiba ngerem mendadak gitu?''tanya indah dengan nada kesal.


''aku reflek, sayang. Aku ,kaget karena kamu bilang belinya di patih. Jarak ke patih lebih dari empat jam , sayang. Mana mungkin kita kesana sekarang . ''ucapnya sambil menggenggam tangan indah agar tidak kesal lagi.


''terus , kamu gak mau nurutin kemauan aku?''tanyanya .


''bukan gak mau, tapi lebih baik besok saja pagi-pagi kita berangkat dan bawa supir juga biar gak terlalu capek. ''ucap tama dengan lembut, ia tidak ingin istrinya ini ngambek karena maunya tidak dituruti.


''lagian , sayang. Besok kan hari minggu , bagaimana kalau kita ajak kakak kamu juga jadi sekalian healing. ''rayunya .


Indah nampak berfikir, ucapan suaminya ada benarnya juga . Jika sama kak arini dan juga baby air pasti akan lebih seru .


''ya udah deh, tapi janji ya sekalian healing. ''ucap indah dengan manja.


''iya. ''ucap tama dengan senyum mengembang di wajahnya. Ia bahagia karena ia tidak jadi capek-capek menyetir mobil ke patih yang memakan waktu sekitar empat jam-an itu.


''tapi , ingat ! Boleh healing tapi, jangan terlalu capek . Disini ada baby kita . ''ucap tama memperingatkan sang istri.


''oke , my husband. ''ucapnya dengan senyum bahagia.


''sekarang kita pulang apa mau makan yang lainnya?''tanya tama sebelum ia menyalakan kembali mobilnya.


''mmm, kayaknya pulang aja, mas. Aku mau makan masakan mama aja di rumah. ''ucap indah.


''baiklah, ayo we are back home. ''ucap tama dengan semangat.


Akhirnya , mereka kembali pulang ke rumah tanpa mampir ketempat lainnya.


''cepat banget, kata bibik kalian mau makan diluar?''tanya mama rita yang lagi santai didepan televisi.


''gak jadi, mah. Aku mau makan masakan mama. ''ucap indah , mama rita mengerutkan keningnnya . Tidak biasanya anaknya ini minta di masakin.


''mama lagi gak masak, deg. Yang masak bibik. ''sahut mama rita.


''tapi aku pengennya makan masakan , mama. ''ucap indah .


''kamu ada-ada aja, udah kayak orang ngidam aja. ''ucap mama rita asal.


''emang iya. ''sahutnya . Dan membuat mama rita kaget dengan ucapannya.


''ngidam? Kamu hamil , sayang?''tanya mama rita excited.


indah tersenyum lalu lalu menganggukkan kepalanya.


''alhamdulillah, mama senang dengarnya. Kalau gitu kamu mau makan apa? Biar mama masakin. ''ucap mama rita bahagia.


''aku mau makan bubur ayam tapi gak pake ayam maunya pake daging sapi. ''ucap indah.


''hmm, baiklah. Buat calon cucu mama akan masakan walau terdengar aneh. ''ucap mama rita tersenyum dan pergi ke dapur untuk memasakan bubur untuk putrinya .


🐰maaf ya guys, author baru bisa up lagi , dan terimakasih yang masih setia mampir di cerita author🙏🏻😘😘😘