Arini

Arini
nasehat nyonya rey



🐰selamat pagi menjelang siang reader tersayang😘🐰


🐰happy reading ya🐰


''assalamu'alaikum. ''ucap tama kepada semua orang yang ada di ruang makan.


''wa'alaikumsalam. ''sahut semuanya.


''tama , sini nak duduk. ''ucap nyonya rey tersenyum.


''bagaimana, perusahaan. Apa lancar-lancar saja?''tanya tuan david saat tama sudah duduk di salah satu kursi makan.


''alhamdulillah, pah. Lancar, hanya ada sedikit yang belum selesai dikerjakan. ''jawab tama sopan.


''bagus, untuk beberapa hari ini lho gantiin gue dulu . Kondisi gue masih lemas. ''sahut andreaz .


''iya, tapi jangan lama-lama. Klien kita inginnya rapat langsung bersama pemilik perusahaan. ''jawab tama ketus.


Nyonya rey tersenyum melihat tama yang sedang kesal dengan andreaz.


''sudah-sudah, nanti di bahas lagi masalah kerjaan. Lebih baik kita sekarang makan dulu. ''ucap nyonya rey .


andreaz yang masih sering mual , dia hanya makan buah dan itu juga buah yang hanya berwarna hijau. Selain itu ia tidak akan mau memakannya, sungguh aneh ngidam yang di rasakan andreaz.


''tama, mama sama papa mau bicara sama kamu sebentar. Mama sama papa tunggu kamu di ruang tamu ya. ''ucap nyonya rey dengan lembut lalu pergi ke bersama tuan david ke ruang keluarga.


''ada apa?''tanya tama kepada andreaz.


Andreaz hanya mengangkat kedua bahunya cuek, entah apa yang akan di bicarakan mama sama papanya andreaz pun tidak mau tahu karena kondisinya yang sekarang tidak terlalu bersemangat untuk memikirkan hal yang menurutnya tidak terllau penting.


''huffp, nanya sama lho sama aja nanya sama patung. ''seru tama dan berdiri dari duduknya berjalan menemui kedua orang tua angkatnya di ruang keluarga.


''ada apa, ma. Apa ada hal yang penting?''tanya tama .


''duduk dulu. ''pinta tuan david .


tama pun duduk menghadap tuan david dan nyonya rey.


''jadi begini, tama. Sebenarnya papa sama mama tidak berhak untuk mengatur hidup mu, tapi karena papa dan mama sudah menganggap kamu seperti anak kita sendiri , jadi mama ingin kamu memaafkan tuan mike. Mama sama papa ingin, kamu menerimanya sebagai orang tua mu. ''ucap nyonya rey dengan lembut.


''kamu harus mendengarkan penjelasan dari tuan mike dulu, agar kamu bisa mengetahui segalanya. Dan apa penyebab kamu bisa hilang dari mereka . Mama dan papa tidak ingin kamu menyesal nantinya. ''sambung nyonya rey dengan lembut.


''tama akan pikirkan , mah , pah. ''sahut tama singkat.


''jangan terlalu lama berpikir, tama. Kamu tidak inginkan menyesal dikemudian hari. Ingat ! Bagaimana pun tuan mike dan pekerjaannya dia adalah orang tua mu , ayah mu. Papa hanya ingin kamu hidup bahagia . ''sahut tuan david.


''temuilah, beliau. bukankah kamu sudah pernah ke rumahnya bersama andreaz . ''ucap tuan david membuat tama kaget. Pasalnya ia dan tama belum menceritakan semuanya tentang selvi dan kedatangan mereka ke rumah tuan mike beberapa minggu yang lalu.


''papa tahu dari mana , kami pernah kesana?''tanya tama kaget.


''haha .kamu seperti tidak mengenal ku saja , tama. Papa banyak mata-mata yang selalu mengawasi kalian. ''tuan david tertawa pelan.


''papa juga tahu apa yang sudah di lakukan mateo kepada wanita itu. ''sambung tuan david. Tama hanya diam mendengarkan tuan david .


''besok , papa akan ke perusahaan menggantikan andreaz sementara waktu . Agar kamu bisa meluangkan waktu mu untuk menemui tuan mike dan juga pacar mu itu. ''ucap tuan david tersenyum. Tuan david memang mengetahui jika tama sudah mempunyai pacar dan itu juga anak dari besannya sendiri.


''baiklah, pah. Karena papa sudah mengetahui segalanya tama akan meluangkan waktu buat mereka. ''ucap tama pasrah. Tidak ada yang bisa di sembunyikan dari papa angkatnya ini.


''wah, sebentar lagi mama bakal punya menantu lagi . ''ucap nyonya rey tersenyum bahagia.


''doakan saja, mah. ''sahut tama.


''jangan lupa di bawah kesini, kenalin sama mama dan papa. ''ucap nyonya rey.


''iya, mah. Nanti tama ajak kesini untuk ketemu mama sama papa. ''sahut tama .


Setelah memberi nasehat kepada tama, mereka melanjutkan obrolan mereka dengan obrolan yang santai.


''kamu tidak menginap disini saja ?kamar mu sudah lama tidak di tempati. ''ucap nyonya rey dengan lembut.


''tidak, mah. Lagian andreaz juga tidak membawa pakaian kerja buat besok. ''tolak tama halus.


''hmm, baiklah. Tapi ingat ! Lain kali kamu harus tidur disini . ''ancam nyonya rey lalu tersenyum.


''iya mah. Kalau gitu tama pulang dulu. Assalamu'alaikum.'' ucap tama tersenyum.


''wa'allaikumsalam. ''jawab tuan david dan nyonya rey.


...****************...


Arini yang sedang direpotkan oleh sang suami yang banyak maunya, hanya bisa tersenyum.


''sayang, sini. ''ucap andreaz dengan manja.


''apa , mas. ''jawab arini dengan lembut . Mereka sekarang sedang berada di dalam kamar. Setelah makan , andreaz yang tiba-tiba mual dan pusing mengajak arini untuk ke kamar dan ingin memeluk tubuh sang istri karena wangi tubuh arini adalah obat paling ampuh untuknya saat ini.


''peluk, sayang. ''ucap andreaz yang sudah duduk di atas tempat tidur.


arini tersenyum lalu memeluk andreaz dan menyenderkan kepala andreaz di dadanya.


''besok kita jadi ke dokter,mas?''tanya arini pelan. Andreaz hanya menganggukkan kepalanya dengan mata terpejam menikmati wangi tubuh sang istri.


''mas !''panggil arini saat tangan sang suami mulai menurunkan resleting daster yang arini pakai.


''sebentar , sayang. Aku hanya ingin melihatnya. ''ucap andreaz tersenyum. Walaupun dalam kondisi kurang fit , jiwa mesumnya selalu berkobar jika didekat sang istri.


''kamu masih kurang fit, mas. Badan kamu aja masih lemas . ''ucap arini yang tidak habis pikir dengan suaminya ini.


''ini akan membuatku semakin fit , sayang. Ini tuh vitamin paling ampuh buat tubuh ku. ''sahut andreaz yang sedang mengeluarkan bola kembar arini dari sarangnya.


jika sudah seperti itu, arini tidak bisa apa-apa, untungnya ia sudah melaksanakan sholatnya . Jadi jika suaminya menginginkan dirinya , arini sudah siap dan tidak bisa menolak lagi.


Andreaz melahap kedua bola kembar arini dengan pelan, semakin lama ia memainkan bola kembar arini semakin ia ingin lebih. Ia merasa tenaganya seakan full terisi dan adik kecilnya pun sudah menegang di sana.


''sayang, sebentar saja ya. Aku sudah tidak kuat.''ucap andreaz kepada sang istri. Arini yang juga menginginkan lebih dari permainan suaminya , dengan malu-malu ia menganggukkan kepalanya.


Mendapat anggukan dari sang istri, andreaz pun langsung menjalankan aksinya menelusuri lembah kenikmatan.


Sesuai dengan janji yang andreaz ucapkan, tidak sampai setengah jam mereka selesai melakukan olah raga malamnya, ya hanya sebentar. Karena kondisi andreaz yang masih belum cukup kuat untuk melakukan lebih dari satu kali.


''terimakasih, sayang. ''ucap andreaz mengecup kening arini.


''mas, sudah. Aku ngantuk. ''ucap arini saat andreaz memainkan dua bola kembarnya.


''hehehe, aku menginginkannya lagi sayang . Tapi tubuhku sudah lemas. ''ucap andreaz sambil memejamkan matanya di dada sang istri.


''mas, kamu lucu. katanya lemas tapi masih ingin melakukannya lagi.''ucap arini tersenyum.


''habis kamu enak , sayang. ''sahutnya .


''hmm, ya sudah . Kalau gitu kita tidur yuk, besok kita ke dokter biar kamu di kasih obat . ''ucap arini tersenyum.


''obat ! Obat biar kuat , sayang?''tanya andreaz tersenyum.


''bukan , mas. Obat biar badan mu kembali fit . ''sahut arini.


''hehe, kirain obat biar kuat, sayang. ''ucap andreaz tersenyum.


''huhu, itu mah maunya mas. Lagian gak pake obat mas juga sudah kuat. ''bisik arini tersenyum malu.


''sayang, aku jadi pengen makan kamu lagi . ''ucap andreaz .


pembahasan yang absurd itu membuat keduanya akhirnya tertidur dalam posisi berpelukan.