
🐰happy reading 😘
Hari ini andreaz dan arini akan pergi ke rumah sakit sesuai saran dari zein. Sebelum berangkat, mereka sudah lebih dulu menghubungi dokter kandungan yang berada di rumah sakit tersebut. Untungnya rumah sakit tersebut milik tuan david, jadi dengan mudah ia memeriksakan sang istri tanpa mengantri.
''jadi ke rumah sakitnya, sayang?''tanya nyonya rey yang sedang menyiapkan sarapan.
''jadi, mah. Selesai sarapan kita akan langsung ke rumah sakit. ''jawab arini .
''ya sudah, semoga apa yang di ucapkan oleh zein tempo hari memang benar adanya. Mama akan sangat bahagia jika memang kamu hamil. ''ucap nyonya rey tersenyum.
''iya, mah. Semoga saja . ''jawab arini tersenyum. Ia antara senang dan juga takut, takut jika ternyata ia tidak hamil dan itu akan mengecewakan banyak orang.
''mah, kita doakan saja yang terbaik. apapun hasilnya, yang terpenting semuanya sehat.''sahut tuan david , ia tidak ingin ucapan sang istri membuat arini tersinggung.
''iya, pah. Mama selalu mendoakan yang terbaik buat andreaz sama arini. ''ucap nyonya rey .
''ya sudah, kalau gitu kita pamit dulu . Mah, pah. ''ucap andreaz , ia tidak ingin istrinya terus mendengar ocehan sang mama yang tanpa difilter terlebih dulu.
''ah, pah. Kita berangkat dulu. ''pamit arini dengan lembut.
''asslaamu'alaikum. ''ucap keduanya.
''wa'alaikumsalam. ''jawab tuan david dan nyonya rey.
''mah, mama harus bisa jaga kontrol kata-kata mama. Jangan sampai menyinggung perasaan arini. ''ucap tuan david saat arini dan andreaz sudah pergi ke rumah sakit.
''emangnya mama ngomong apa pah. Perasaan, mama tidak mengucapkan sesuatu yang akan menyakiti hati menantu kita. ''ucap nyonya rey yang merasa tidak ada yang salah dengan ucapannya barusan.
''mah, papa harap mama tidak mempertanyakan kepada arini tentang kehamilan . Jika ternyata ia tidak sedang hamil, itu akan membuat dia kecewa dan ia pasti merasa jika dirinya tidak bisa memberikan cucu buat kita. Itu akan membuatnya semakin sedih, mah. ''tutur tuan david .
''iya pah. Mama mengerti. ''sahut nyonya rey , ia sekarang sadar jika kata-katanya tadi pasti sudah membuat arini tersinggung.
''ya sudah, kalau gitu papa berangkat dulu. Kasihan tama kerja sendirian. ''ucap tuan david tersenyum lalu mengecup kening sang istri dengan lembut.
''hati-hati, pah. ''ucap nyonya rey tersenyum. Suaminya tetap saja romantis walau mereka sudah berumur.
''iya, asslamu'alaikum.'' ucap tuan david tersenyum.
''wa'alaikumsalam. ''jawab nyonya rey yang juga tersenyum sambil melambaikan tangannya ke arah mobil tuan david sudah mula melaju.
Di rumah sakit
''selamat datang , tuan andreaz. ''ucap dokter tersebut tersenyum ramah.
''baiklah, sebelum saya memeriksa nona arini . Apa anda bisa jelaskan kondisi anda sekarang?''tanya dokter kandungan kepada andreaz. Karena dia sudah mendengar dari dokter zein jika andreaz mengalami mual serta pusing beberapa hari ini.
''iya, dok. Saya sering mual dan pusing, saya juga tidak bisa makan seperti biasa , setiap kali saya makan pasti saya akan mual dan semua yang saya makan pasti semuanya keluar. ''ucap andreaz.
''baiklah, kalau begitu saya akan periksa nona arini terlebih dahulu. ''ucap dokter .
''mari nona , silahkan berbaring sebentar disini. ''pinta dokter dengan ramah.
dokter pun mengoleskan gel diperut arini lalu meletakan alat transducer yang berpotensi tinggi yang akan menimbulkan gelombang suara dan akan menentukan suara , bentuk serta ukuran organ.
''baik, nona arini. Anda silahkan kembali duduk. ''ucap dokter dan kembali ke meja kerjanya.
''bagaimana, dok?''tanya andreaz.
''seperti yang di sampaikan dokter zein jika nona arini sedang hamil dan kehamilan nona arini di sebut hamil simpatik atau couvade syndrom dimana mual dan muntah sering dirasakan oleh suami. ''jelas dokter tersenyum.
''istri saya hamil , dok.''ucap andreaz dengan ekspresi senang serta terharu.
''iya, tuan. dan usia kehamilan nona arini baru berjalan satu bulan. ''ucap dokter.
''mas , alhamdulillah . ''ucap arini meneteskan air mata haru. Ia tidak menyangka allah akan mempercayainya secepat ini untuk menjadi seorang ibu.
''iya, sayang. terimakasih, aku sangat bahagia. ''ucap andreaz lalu mengecup kening sang istri.
dokter serta perawat hanya tersenyum menyaksikan kedua sejoli tersebut yang sedang bahagia.
''oh iya, dok. Berapa lama suami saya akan mengalami hal-hal yang ibu hamil rasakan?''tanya arini. Pasalnya ia merasa kasihan dengan sang suami yang terlihat lebih kurus karena tidak bisa makan apapun beberapa hari ini.
''mungkin sampai usia kandungan nona mencapai tiga bulan .''jawab dokter.
''tiga bulan ! ''Ucap andreaz kaget. Baru beberapa hari saja dirinya sudah sangat tersiksa apalagi sampai dua bulan ke depan.
''iya, tuan. Nanti saya akan resep kan obat mual serta vitamin buat anda dan istri. ''ucap dokter tersenyum ramah.
''buat , nona arini. Karena kehamilannya masih sangat muda , saya sarankan agar nona lebih banyak istirahat serta makan-makanan bergizi serta minum vitaminnya secara rutin. ''jelas dokter.
''mas ! ''ucap arini pelan. Ia rasanya malu mendengar pertanyaan suaminya kepada dokter.
''untuk berhubungan suami istri, lebih baik untuk saat ini di kurangin dulu , mengingat usia kandungan nona arini masih sangat muda dan rentan. ''ucap dokter tersenyum.
''tapi , jika tuan bisa bisa melakukannya dengan pelan saya rasa sesekali tidak masalah. ''sambungnya dan itu membuat wajah andreaz sedikit bernafas lega.
''baiklah, dok. Kalau begitu kami permisi . ''ucap andreaz .
''permisi , dok. ''ucap arini dengan lembut dan keluar dari ruangan tersebut bersama andreaz.
''sayang, kamu harus ingat kata dokter . Jangan terlalu capek. ''ucap andreaz yang makin besikap posesif kepada sang istri.
''iya, mas. ''jawab arini dengan lembut.
''tapi , mas.tapi, Besok kita akan beli perlengkapan toko. ''ucap arini .
''kita beli online saja , sayang. Biar kamu juga gak kecapekan. ''tutur andreaz.
''tapi, mas. Sudah ikut saja apa kata dokter, nanti setelah barangnya datang kamu boleh mengaturnya tetapi tidak untuk mengangkat barang-barang. ''ucap andreaz .
''dan satu lagi, kamu hanya boleh menyuruh mereka membuat kuenya tanpa harus turun tangan. ''ucap andreaz yang tidak bisa di ganggu gugat.
''tapi, mas. Aku juga pengen membuatnya, mas. Akan aneh rasanya jika aku hanya melihat dan menyuruh-nyuruh mereka. ''ucap arini. Ia membuka toko kue agar ia tidak merasa bosan, tapi jika seperti ini , itu sama saja dia tidak melakukan apapun.
''tidak, sayang. Aku tidak ingin terjadi sesuatu sama kalian. ''ucap andreaz lalu membukakan pintu mobil buat arini.mereka sekarang sudah sampai di depan rumah .
''baiklah . ''jawab arini pasrah.
''assalamu'alaikum. ''ucap keduanya.
''wa'alaikumsalam. sudah pulang , sayang?''tanya nyonya rey tersenyum.
''iya, mah. ''jawab arini dengan lembut.
''gimana ?apa kata dokter?''tanya nyonya rey antusias. Padahal tian david sudah memperingatkan nyonya rey agar tidak menanyakan hal-hal yang aneh kepada menantu mereka. Tapi namanya ibu-ibu ,jiwa penasarannya selalu mendominasi .
''alhamdulillah, mah. Andreaz sebentar lagi akan menjadi daddy. ''sahut andreaz dengan senyum bahagia .
''benar, sayang. Kamu hamil?''tanya nyonya rey yang ikut bahagia .
''alhamdulillah, mah. ''jawab arini tersenyum. Ia sangat bahagia melihat semua orang bahagia mendengar kabar ia hamil.
'' ya sudah, kalau begitu kamu harus banyak istirahat dan tidak boleh melakukan yang berat-berat. ''ucap nyonya rey .
''iya, mah. ''jawab arini dengan lembut.
''ya sudah, kalian istirahat sana. Mama mau telpon papa . ''ucap nyonya rey yang begitu sangat bahagia. Arini hanya geleng-geleng kepala melihat mama mertuanya yang begitu antusias dengan kehamilannya ini.
''ayok, kita ke kamar .''ucap andreaz yang langsung menggendong arini ala bridal style menaiki anak tangga.
''mas !!! ''teriak arini kaget. Andreaz hanya tersenyum dan terus melanjutkan langkahnya.
''mas, kamu kan masih lemas. Turunin aku, mas. ''pinta arini. Ia tidak ingin membuat suaminya itu kelelahan karena menggendongnya, lagian menurutnya dia masih kuat buat menaiki anak tangga sampai ke kamar mereka.
''tidak, sayang. Mulai saat ini aku akan menggendong mu saat kita akan turun kebawah atau naik ke atas seperti sekarang. ''ucap andreaz.
''tapi, mas. ''ucap arini terputus.
''tidak ada tapi-tapian , sayang. Besok aku akan menyuruh seseorang untuk membuatkan lift agar kamu tidak perlu menaiki tangga lagi. ''ucap andreaz.
''dan selama pembuatan liftnya belum selesai, aku akan terus menggendong mu atau kamu hanya diam di kamar sampai liftnya bisa di pakai. ''ucap andreaz .
''ya sudah. Jika memang maunya seperti itu , aku bisa apa. ''ucap arini tersenyum sambil melihat wajah andreaz yang nampak begitu bahagia.
''terimakasih, mas. ''ucap arini.
''kenapa berterimakasih?''tanya andreaz bingung.
''terimakasih, karena sudah sangat perhatian kepada ku dan juga calon bayi kita. ''ucapnya dengan lembut.
andreaz menghentikan langkahnya dan menatap arini.
''tidak usah berterimakasih, sudah kewajiban ku melindungi serta memperhatikan kalian. ''jawab andreaz lalu mengecup sekilas bibir sang istri.
''
.