
Saat sampai di rumah indah, mereka masuk kedalam kamar indah yang sudah dihias sangat indah sesuai dengan nama pemilik kamar, indah.
''sayang, lebih baik kamu mandi terus tidur. Aku akan ke balkon sebentar. ''ucap tama , ia yang paham dengan kondisi sang istri jadi ia tidak akan memaksa indah untuk melayaninya malam ini.
''mas ! Aku . ''indah tidak bisa melanjutkan ucapannya karena sudah dipotong oleh tama.
''ssstt, sudah. Kamu mandi setelah itu istirahat, aku tidak akan memintanya sekarang. Aku tahu kamu masih memikirkan kakak mu, jadi jangan terlalu memikirkan hal itu. ''ucap tama memotong ucapan indah yang ia tahu maksud dari perkataan indah.
''makasih, mas. ''ucapnya tersenyum .
''iya, sayang. ''jawab tama dengan senyum tipis.
Akhirnya setelah banyak melewati drama indah yang terus bersedih, pasangan pengantin yang baru sehari sah menjadi suami istri itu melewati malam pertama mereka, karena indah yang belum bisa melayani tama disaat pikirannya berada di rumah sakit. bukannya tidak ingin, tapi ia tidak mau jika mengecewakan suaminya , jika memaksakan diri untuk melayani suaminya sedangkan pikirannya berada di rumah sakit dan itu akan membuat kenangan yang buruk karena ia yang tidak menikmati malam pertama mereka jika indah memaksakannya.
di rumah sakit
Setelah makan di restoran, para orang tua kembali ke rumah sakit kecuali tuan mike yang harus pulang karena ada urusan mendadak.
''maaf, tuan. Dokter akan memeriksa nona arini, anda silahkan untuk tunggu diluar. ''ucap perawat kepada andreaz.
''sayang, aku keluar dulu. Nanti aku masuk nemenin kamu lagi. ''ucap andreaz kepada arini yang masih belum sadarkan diri.
''sayang, bagaimana keadaan istri mu?''tanya nyonya rey saat andreaz keluar dari ruangan arini.
''belum sadar , mah. ''ucapnya lemas.
''mah, lebih baik kita ajak andreaz makan terlebih dahulu. Biar tuan mateo disini menunggu arini. ''ucap tuan david, ia sedih melihat anaknya itu yang terlihat berantakan dan terlihat pucat.
''tidak, pah. Aku akan tetap disini, sebentar lagi dokter juga keluar. ''tolak andreaz.
''benar apa kata , papa mu, andreaz. Lebih baik kamu makan dan istirahat sejenak , istri mu ada papa dan maam yang menjaganya. ''sahut tuan mateo.
''sudah, jangan membantah lagi. Kamu tidak inginkan ikut-ikutan sakit. Jika kamu sakit, mama yakin arini pasti akan sedih nantinya. ''ucap nyonya rey .
akhirnya andreaz terpaksa mengikuti kemauan papa dan mamanya untuk makan walau dia tidak bernafsu untuk makan.
''andreaz , papa mau tanya. ''ucap tuan david saat mereka berada di restoran.
''apa, pah?''tanya andreaz.
''apa sebelum arini duduk bersama mama dan papa di hotel tadi pagi , apa dia memakan sesuatu atau minum sesuatu ?''tanya tuan david.
''maksud , papa. Apa? Kenapa , papa. Bertanya seperti itu?''tanya andreaz bingung.
''tadi ayah menemui dokter elsa, dia bilang jika arini mengalami keracunan. Dan untungnya kita segera membawanya ke rumah sakit, jika kita terlambat sedikit saja maka akan sangat membahayakan nyawa arini dan janinnya. ''ucap tuan david, bukan hanya andreaz yang kaget , nyonya rey juga ikut kaget atas penuturan sang suami.
''maksud, papa. Ada orang yang sengaja meracuni istriku. ''ucapnya yang langsung paham dengan ucapan sang papa.
''hmm , bisa dikatakan seperti itu. Tapi kamu jangan gegabah, serahkan semuanya sama papa dan mertua mu . Kamu fokus saja menjaga istrimu. ''ucap tuan david .
''nanti ,papa akan suruh anak buah papa buat ngecek cctv yang ada di hotel. Semoga kita bisa mendapatkan petunjuk di sana. ''sambung tuan david.
''iya, papa akan memberitahu mu. ''ucap tuan david.
''pah , sebelum arini pamit ke toilet , arini sempat minum jus yang di tawarkan oleh salah satu pelayan yang ada di hotel. ''ucap nyonya rey , ia menjelaskan secara rinci dari awal arini yang sedang duduk bersama mereka dan minum jus yang diberikan oleh salah satu payan hotel. Tapi anehnya, nyonya rey juga minum jus yang diberikan oleh pelayan tersebut.
''memangnya hanya arini, mah. Yang diberikan minum ?''tanya andreaz.
''tidak, sayang. Mama juga mengambil satu gelas jus yang dibawa pelayan tersebut. ''jawabnya.
''apa , mama. Masih ingat wajah pelayan tersebut?''tanya andreaz .
''tidak , sayang. pelayan itu memakai masker jadi mama tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas. 'jawab nyonya rey.
''huffp. ''andreaz menarik nafasnya panjang , semoga saja setelah melhat rekaman dari cctv tersebut ia bisa mengenal pelayan yang memberikan jus kepada istrinya .
''ya sudah, lebih baik kamu makan dulu. Papa sama mama sudah makan tadi. ''ucap nyonya rey .
...****************...
''hahaha, aku sangat bahagia melihat kalian seperti ini sekarang. Ini baru permulaan, aku masih menyiapkan kejutan yang lainnya. ''selvi tertawa dengan sangat kencang di apartemennya. ia melihat tadi, bagaimana paniknya andreaz dan keluarganya melihat arini pingsan . Ia sempat membuntuti mobil tuan david yang membawa arini ke rumah sakit , tapi ia tidak berani masuk kedalam karena banyaknya bodyguard yang berada di rumah sakit tersebut. Ia yang tidak ingin tertangkap yang kedua kalinya , akhirnya terpaksa mengurungkan niatnya untuk masuk dan kembali ke mobilnya.
Ditempat lain , pengantin baru yang baru saja bangun dari tidurnya karena semalam indah yang terus saja bersedih memikirkan arini , sehingga membuat tama pun tidak bisa tidur menenangkan sang istri dan akhirnya merekapun baru tertidur sekitar pukul dua pagi.
''pagi, sayang. ''ucap tama ditelinga indah . Indah masih tertidur , ia menggeliat merasa ada yang mengganggu tidurnya.
Saat ia membuka matanya, indah tersenyum manis didepan wajah tama. Ada rasa bersalah dihatinya karena tidak menjalankan kewajibannya semalam sebagai istri karena terlalu memikirkan sang kakak.
''pagi, kak. Kamu sudah bangun dari tadi?''tanya indah .
''tidak, aku baru saja bangun. ''bohong tama. Pasalnya ia sudah bangun satu jam yang lalu dan ia menelpon nyonya rey menanyakan keadaan kakak iparnya itu.
''apa , kamu lapar?''tanya tama saat melihat indah yang memegang perutnya.
indah mengangguk dan menunjukan ekspresi manjanya.
''baiklah, bagaimana jika kita mandi setelah itu kita sarapan. ''ajak tama dengan lembut.
''kakak , dulu yang mandi. aku mandi setelah kakak selesai. ''ucap indah.
''bagaimana , jika kita mandi bareng ?''tanya tama tersenyum menaik turunkan alisnya.
''kak , nanti saja aku masih malu. ''tolak indah halus, wajahnya sudah sangat merah karena tama mengajaknya mandi bareng, sedangkan mereka belum melakukan malam pertama.
''benar gak mau?''goda tama lagi .
''kak ! Sudah ih, pergi sana. ''ucap indah tersenyum malu-malu.
''ya sudah, tapi nanti sore kita mandi bareng ya. ''ucap tama dan berlalu pergi ke kamar mandi tanpa menunggu jawaban dari indah.
🐰jangan lupa buat like, vote dna komennya🙏🏻😘😘