
🌸happy reading
''abang , kapan pulang?''tanya aira bahagia saat melihat abangnya yang sedang menuruni anak tangga.
''iya, sayang. Kamu kapan sampai rumah, kenapa gak memberitahu mommy atau daddy?''tanya arini dengan lembut saat air menghampirinya.
''iya, mom, dad. oma , opa. maaf gak ngasih kabar kalau mau pulang. Air, pulang semalam . Air, sengaja tidak membangunkan kalian , air tidak ingin mengganggu tidur kalian. ''ucapnya tersenyum.
''oh, ya ampun . Cucu oma memang tampan dan sholeh, oma tidak sabar ingin mengenalkan kamu dengan cucu salah satu teman , oma.''ucap nyonya rey tersenyum bahagia melihat kedatangan cucunya itu.
''mah, andreaz tidak mau air dan aira di jodoh-jodohkan . ''ucap andreaz.
''iya, mah. Andreaz , benar. Lagian umur air juga masih muda , dia masih butuh banyak pengalaman untuk melangkah ke depan. ''timpal tuan david.
''memangnya kenapa?lihat andreaz kita jodohkan dengan arini, dan mereka menjadi pasangan yang sangat serasi. ''ucap nyonya rey tersenyum ke arah arini.
''ya itu karena istri ku ini memang jodoh ku, mah. Tapi aku tidak ingin anak-anak ku dijodoh-jodohkan , iya kalau anak-anak ku dapet yang seperti mommy nya . Kalau tidak, kita yang akan menyesal. ''ucap andreaz yang menolak tegas anak-anaknya untuk di jodohkan.
''daddy, emang the best. ''ucap aira mengacungkan jempolnya kepada daddy nya .
Sedangkan air, hanya senyum-senyum . Ia terlihat bermanja-manja di dekat sang mommy.
''hmm, baiklah. Jika semua orang tidak menyetujui , oma bisa apa. ''ucap nyonya rey dengan lemas .
''sudah, yang penting anak dan cucu kita bahagia. ''ucap tuan david memberikan semangat kepada sang istri.
''kamu , mau makan apa , sayang?''tanya arini dengan lembut kepada putranya itu.
''apa aja, mom. Jika mommy yang masak semuanya, air suka. ''ucap air.
mendengar ucapan putranya tersebut, arini langsung tersenyum. Ia mengambilkan nasi goreng seafood serta susu hangat untuk sang putra.
''sayang, dia bisa ambil sendiri. ''ucap andreaz yang terlihat cemburu dengan sang putra.
''gak apa-apa, mas. Lagian , air juga jarang pulang. ''ucap arini dengan lembut. Ia tahu jika suaminya itu cemburu dengan putra mereka , tapi ia biarkan saja karena ia tidak bisa tiap hari makan bersama putra tampannya itu.
''sama anak sendiri cemburu. ''sindir nyonya rey .
''bukan cemburu, mah. Hanya saja , air sudah dewasa dan bisa mengambil makanannya sendiri. ''ucap andreaz yang tak mau dibilang cemburu, padahal kenyataannya ia memang cemburu dengan sang putra .
''ngomongnya nggak, tapi hatinya bilang iya. Sama kayak papa kamu, dulu suka cemburu sama kamu jika mama selalu memperhatikan kamu dari pada papa. ''lanjut nyonya rey.
''kok jadi , papa. ''ucap tuan david .
''sudah-sudah, kenapa jadi rame. ''ucap aira yang pusing dengan perdebatan para orang tua.
''mas, air putra kita loh. Masa dicemburui. ''ucap arini dengan lembut sambil mengelus kepala air yang berada di sampingnya.
Andreaz menarik nafas panjang, ia tidak bisa berdebat lagi jika sang istri sudah berbicara seperti itu.
''ya, dad. Masa sama aku aja cemburu, ingat dad ! Mommy bukan cuma milik daddy , tapi juga milik aku air sama aira. ''ucap air tersenyum, ia sengaja bermanja-manjaan dengan sang mommy .
''ayo, bang. ''ajak aira setelah mereka selesai sarapan.
''ayo, kemana deg?''tanya air dengan santai.
''anterin aku sekolah, kan udah lama abang gak nganter aku sekolah. ''ucapnya .
''emang bawa motor kamu kenapa, deg?''tanya air .
''motor ku lagi di bengkel, waktu pulang setelah nganter teman tiba-tiba motor ku gak bisa jalan.''ucap aira.
''ya sudah kalau gitu, tapi ingat ! Ganti dulu rok mu. "ucap air, karena motor air motor sport jadi agak susah jika aira duduk dengan posisi menyamping.
""iya, bang. Aku ganti celana dulu. ""ucapnya tersenyum menunjukan deretan gigi putihnya lalu berlari menuju tangga.
''lupa, mom. ''sahutnya yang sudah hampir sampai keatas.
arini tersenyum mengeleng-gelengkan kepalanya, putrinya itu kadang ada saja tingkahnya yang membuat ia tersenyum.
''ya udah, mom. aku tunggu didepan ya , mom. ''ucap air dengan lembut dan tak lupa ia mencium punggung tangan mommy dan daddy nya. tak lupa juga dengan nyonya rey beserta tuan david.
''assalamu'alaikum. ''lanjutnya.
''wa'alaikumsalam, hati-hati , sayang. Jangan ngebut bawa motornya. ''ucap arini dengan lembut . Air hanya memberikan satu jempolnya dan tersenyum .
Tidak lama kemudian, aira turun dan juga langsung pamitan kepada mommy serta oma dan opanya , sama seperti yang dilakukan oleh abangnya sebelum berangkat.
''deg, helmnya dipake dulu. ''ucap air yang sudah siap di atas motornya.
''oke, bang. Sudah, ayo berangkat. ''ucap aira dengan penuh semangat.
Air , melajukan motornya dengan kecepatan sedang. karena sekolah yang tidak terlalu jauh dan hanya memakan waktu 15 menit akhirnya, merekapun sampai disekolah.
Walaupun aira tidak di sekolahkan di pesantren dan melainkan ditempat umum yang , tapi ia di didik dengan agama yang baik oleh mommy nya dan ia juga termasuk anak yang pandai membaca alqur'an.
''bye, abang ganteng. ''ucap aira .
''wa.alaikumsalam, deg. ''ucap air.
''assalamu'alaikum. ''teriaknya , lalu masuk melanjutkan langkahnya ke kelas .
''aira. ''panggil salah satu siswa.
Aira menoleh kearah sumber suara, yang tak lain adalah sahabatnya sendiri yang duduk tepat dibelakangnya.
''tumben udah sampai?''tanya riri.
''iya, aku tadi dianter sama , bang air. ''sahutnya.
''tumben, abang air lagi disini?''tanya riri .
''iya, semalam katanya pulang. ''ucap aira .
''emang motor , kamu kemana?''tanyanya.
''motor aku rusak pas pulang dari rumah kamu . ''ucap aira.
''oh, pantesan kamu dianter bang air. ''ucap riri yang memang sudah mengenal aira dan keluarganya.
''kamu beruntung, ra. Punya abang tampan , sholeh, baik hati lagi. Siapa coba yang gak klepek-klepek dengan abang kamu. ''ucap riri , pandangannya lurus ke depan dengan tangan yang ia pakai buat menyanggah dagunya.
''iya, sih. udah ah, kenapa jadi ngomongin abang air. mending kita siap-siap, bentar lagi bu siva masuk. ''ucap aira.
''oh, ya ampun ! Aku lupa , ra. Kalau ada ujian bu siva hari ini, aku gak sempat belajar, ra. Gimana dong?''tanya riri gelisah, karena ia benar-benar lupa jika hari ini ada ujian mata pelajaran bu siva.
''lagian, kamu sih. Sibuk sama teman dunia maya , yang gak tau orangnya seperti apa?jadi gini kan. ''ucap aira yang tidak habis pikir dengan temannya ini, mau-maunya berteman dengan teman yang hanya ada dalam dunia maya tanpa tahu wajah orang tersebut.
''terus gimana dong. ''ucapnya .
tidak lama, bu siva masuk .
''assalamu'alaikum,selamat pagi anak-anak.'''sapanya.
''wa'alaikumsalam, bu. ''jawab semua siswa-siswi .
''baiklah, sekarang siapkan alat tulis kalian. sesuai janji , ibu. Hari ini kita ujian. ''ucapnya lalu berjalan membagikan kertas ujian kepada semua muridnya.
Terimakasih masih setia mampir di cerita arini🙏🏻