Arini

Arini
makan siang keluarga besar



🐰 happy reading , guys😘


Akhirnya , arini sudah diperbolehkan pulang . Semua keluarga berkumpul di rumah tuan david. Arini ditemani indah di dalam kamarnya untuk beristirahat. Para lelaki sedang di ruang keluarga untuk membahas seseorang yang sudah meracuni arini.


sedangkan nyonya rey dan istri tuan mateo sedang berada di dapur untuk membuat makan siang .


''bagaimana, david. Apa rekaman cctv nya sudah kamu dapatkan ?''tanya tuan mateo kepada besannya itu.


''sudah, mungkin sebentar lagi anak buah saya akan membawanya kesini. ''ucap tuan david.


''semoga saja dugaan ku salah, karena jika benar maka aku tidak akan mengampuninya.''sahut andreaz dengan wajah datarnya.


''kau tidak perlu turun tangan, andreaz. Ingat ! Istri mu sekarang sedang mengandung , jadi papa harap kamu bisa menjaga dirimu agar tidak melakukan hal yang aneh. ''ucap tuan david .


''benar, andreaz. Biarkan kami yang akan mengurusnya, kamu harus fokus saja menjaga istri mu. Papa tidak ingin terjadi sesuatu lagi dengan putri papa. ''sahut tuan mateo yang ikut menimpali ucapan besannya itu.


''kamu tenang saja, kamu tahukan siapa saya. saya akan membantu papa mu untuk menemukan orang itu. ''tuan mike yang sejak tadi diam akhirnya ikut berbicara.


''permisi, tuan. Ada bodyguard yang ingin menemui anda. ''ucap asisten rumah tangga kepada tuan david.


''suruh masuk , bik. ''ucap tuan david.


''baik, tuan. ''ucap asisten rumah tangga , membukukkan tubuhnya lalu pergi menemui bodyguard yang ada di luar.


''tuan, ini rekaman cctv yang ada di hotel waktu itu. ''anak buah tuan david memberikan flashdisk berwarna merah kepada tuan david.


''baiklah, kamu boleh pergi. ''tuan david mengambil flashdisk yang diberikan oleh anak buahnya . Bodyguard tersebut pun pamit setelah memberikan flashdisk tersebut kepada tuan david.


''semoga ini bisa memberikan petunjuk agar kita bisa mengetahui siapa dalang dibalik imi semua. ''tuan david membuka laptopnya dan Memasangkan flashdisk tersebut ke laptopnya.


Semuanya terlihat tegang saat menunggu rekaman cctv itu di putar, setelah filenya ditemukan tuan david langsung mengklik video tersebut dan detik-demi detik rekaman video tersebut berputar.


Dari awal tamu undangan masuk kedalam hotel dan juga saat pengantin wanita hendak menghampiri pengantin pria yang duduk bersama penghulu dan saksi . Serta suasana riuh para pelayan yang menyiapkan hidangan untuk para tamu . Semuanya terekam di sana.dan saat menit-menit terakhir tiba-tiba andreaz meminta papanya menghentikan rekaman video tersebut , tepat di saat ia mengambil makanan untuk arini.


Ia melihat seorang pelayan wanita sedang memberikan minum kepada arini dan nyonya rey dan bertepatan dengan itu disudut lain juga ada seorang wanita yang menurut andreaz aneh , karena ia seperti seseorang yang sedang bersembunyi entah dari apa dan siapa, karena wanita itu menggunakan kacamata serta selendang panjang yang menutupi rambut dan juga lehernya dan wanita itu juga memakai masker.


''ini , wanita yang memberikan minuman kepada istriku dan juga mama. ''seru andreaz menatap dengan tsjam ke arah laptop.


''sepertinya dua wanita ini mencurigakan, coba kamu zoom gambar kedua wanita ini secara bergantian. ''pinta tuan mike .


Tuan david meng-zoom gambar pelayan wanita yang memberikan minum kepada menantu dan istrinya itu. Setelahnya berganti dengan meng-zoom gambar wanita yang kedua.


''apa tidak ada rekaman video lainnya, yang memperlihatkan secara keseluruhan?''tanya tuan mateo, karena seperti susah untuk menebak siapa kedua wanita ini dan apa ada hubungan antara mereka.


''tapi, pah. Sepertinya itu wanita gila itu. ''seru andreaz yang sejak tadi memperhatikan wanita yang menutupi kepalanya menggunakan selendang.


''tapi bagaimana mungkin ! Dia mungkin sudah mati saat anak buah mike mengirimnya ketempat yang terpencil dan jauh dari pemukiman . Dan juga dengan tubuhnya yang sudah tidak berdaya lagi. ''ucap tuan mateo ragu.


''tidak ada yang tidak mungkin , mateo. Wanita ini licik , dan dia juga wanita yang pantang menyerah. Sebaiknya kau perketat penjagaan mu terhadap arini dan juga rumah ini. Jangan sampai kita kecolongan lagi. ''ucap tuan mike memperingatkan andreaz agar tidak lalai.


''besok saya akan menyuruh anak buah saya untuk mencari wanita itu. ''ucap tuan mike.


''andreaz, ingat ! Jangan coba-coba kamu melakukan sesuatu yang aneh , kamu fokus saja sama istri mu. ''ucap tuan mateo mengingatkan andreaz akan hal itu .


''iya pah. ''jawab andreaz terpaksa. sebenarnya dadanya sudah bergemuru ingin mencari wanita gila itu dan ingin melenyapkannya dengan tangannya sendiri. Tapi jika mengingat sang istri yang sedang mengandung jadi ia tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menyerahkan semuanya kepada papa dan papa mertuanya.


''kalian kenapa jadi nampak tegang seperti ini?''tanya nyonya rey yang baru saja datang untuk mengajak para lelaki makan siang.


''lebih baik kita makan siang dulu, biar gak tegang lagi. ''sambungnya dengan tersenyum ramah.


''ah, iya. Lebih baik kita makan dulu nanti kita bahas lagi. ''tuan david membereskan laptopnya dan berdiri.


''mari tuan mateo dan tuan mike , kita makan siang dulu .''ajak tuan mateo.


''lho gak makan?''tanya andreaz , saat melihat tama yang masih diam ditempat duduknya.


''lho juga gak makan?''tanya tama balik.


''gue mau makan bareng istri gue . ''jawabnya dan langsung berdiri dan berjalan ke arah tangga.


''gue ikut.''ucap tama yang ikut juga berjalan ke arah tangga.


''ngapain lho ikut gue?''tanya andreaz dengan wajah tak suka.


''ya mau nemuin istri gue lah. ''jawab tama santai.


''tunggu disini saja, gue akan bilang sama adeg ipar gue buat turun nemuin suami jeleknya ini. ''ucap andreaz dan berlalu menaiki anak tangga.


''jelek, lho kali yang jelek. ''ucap tama kesal. dulu dia tidak akan berani berkata seperti itu, tapi sekarang sudah berbeda karena sebentar lagi ia akan berhenti menjadi asisten andreaz dan ia akan bekerja di perusahaan papanya sebagai pengganti papanya di perusahaan.


dengan terpaksa, tama mengurungkan niatnya untuk ikut naik ke atas dan lebih memilih menunggu sang istri turun kebawah.


...****************...


Dikamar, arini sangat bahagia karena indah yang sangat menyayanginya , walaupun mereka beda ibu.


''kak ! Kapan-kapan ajari aku berhijab ya. Aku ingin menjadi istri yang sholeha , seperti kak arini. ''ucap indah dengan senyum.


''boleh, deg. Nanti setelah kakak benar-benar pulih kakak akan mengajari mu. ''jawab arini dengan lembut.


ketika mereka sedang asyik mengobrol, tiba-tiba pintu kamar terbuka. Andreaz masuk dan membiarkan pintu kamarnya sedikit terbuka.


''mas. ''ucap arini dengan senyumnya.


andreaz pun tersenyum dan berjalan ke arah arini dan indah.


''ya sudah, kak. Kalau begitu aku ke bawah dulu. ''pamit indah , ia tidak ingin mengganggu kakaknya bersama suaminya , bisa-bisa ia akan jadi obat nyamuk di sana. Jadi lebih baik ia keluar dari kamar sang kakak dan turun menemui suami tampannya.


''mas . ''ucap arini yang merasa geli saat andreaz tiba-tiba mencium ceruk lehernya saat indah sudah menutup pintu kamar mereka.


''apa, sayang?''tanya andreaz dengan senyum mengembang diwajahnya setelah menjahili istrinya itu.


''ayok kita makan, semua orang sudah menunggu kita diruang makan. ''ucap andreaz dengan lembut.


''apa kita makan disini saja , biar aku bilang sama bibi untuk mengantarkan makan siang untuk kita. ''ucap andreaz sambil mengelus kepala arini yang tidak di tutupi oleh hijab itu.


''tidak, mas. Lebih baik kita makan bersama mereka , tidak enak rasanya kita makan berdua di kamar. ''tolaknya.


''baiklah, apapun yang tuan putri minta pangeran akan siap melayani. ''ucap andreaz tersenyum .


''gombal, mas. Ayo , ah. Kasihan mereka nungguin kita. ''ucap arini yang hendak turun dari atas tempat tidur.


''mas !''teriak arini pelan, ia kaget saat andreaz menggendongnya secara tiba-tiba.


''biar lebih cepat , sayang. Lagian aku juga tidak ingin kamu lelah karena harus berjalan . ''ucapnya sambil menggendong arini keluar dari kamar mereka dan masuk kedalam lift.


''mas, tapi aku malu. Lagian kita juga turun pakai lift, jadi aku tidak akan lelah , mas. ''ucap arini yang merasa tidak nyaman jika mereka keluar dari lift semua orang melihatnya yang sedang berada dalam gendongan andreaz.


''jangan membantah, sayang. Semua ini demi kamu dan anak kita . ''ucap andreaz dengan lembut namun tegas.


jika sudah seperti itu , arini tidak bisa berbuat apa-apa selain menikmati gendongan sang suami dan juga menikmati pemandangan yang ada didepan matanya, wajah tampan yang tidak bosan untuk terus dipandang.


'