
HAPPY READING
pagi ini , air berpamitan untuk kembali ke pondok. Walaupun ia sangat ingin lebih lama di rumahnya tapi ia tidak bisa meninggalkan tanggung jawabnya di sana sebagai pengajar dan juga pengurus pesantren.
''air, berangkat ya mom, dad.''ucapnya berpamitan kepada kedua orang tuanya.
.'iya, bang. Hati-hati. ''ucap andreaz .
''iya, sayang. Nanti daddy sama mommy ke pesantren buat jenguk abah sama ummi, untuk saat ini mommy sama daddy titip salam saja buat mereka. ''ucap arini dengan lembut.
.'insyaallah, mom. Air , akan sampaikan salam mommy dan daddy. ''ucapnya dengan senyum.
Air beralih kepada oma dan juga opa nya
''oma, opa, air berangkat ke pesantren dulu. ''ucapnya menyalimi tuan david dan nyonya rey yang masih terlihat sehat diusia tua mereka.
''iya, sayang. Hati-hati di jalan, oma titip salam sama ustadz hasan dan juga ummi khodijah. ''ucap nyonya rey dengan lembut. Sedangkan tuan david hanya tersenyum melihat air.
''abang, gak pamitan sama aku. ''ucap aira yang sudah siap dengan seragam sekolahnya. Air menoleh kesamping dan tersenyum.
''iya, abang pamit ya deg. Abang , berharap kamu bisa jaga diri . Jangan pergi dengan cowok kecuali sama abang. ''pesan air dengan lembut.
''iya, abang. Lagian , aira juga gak punya teman cowok kok. Teman aira semuanya cewek. ''ucapnya.
Air mengacak-acak jilbab aira dengan lembut lalu memberikan tangannya kepada aira berpamitan.
''bye, abang. Hati-hati, kalau udah sampai jangan lupa kabarin kita. ''teriak aira saat air sudah menaiki motor sportnya.
Air hanya tersenyum, lalu menjalankan motornya meninggalkan rumah megah itu.
saat sampai di pesantren, air langsung memarkirkan motornya ditempat biasanya. ia melangkah menuju ke rumah abah dan ummi Khodijah terlebih dahulu untuk memberitahukan jika ia sudah pulang .
''assalamu'alaikum, abah, ummi. ''ucapnya saat pintu dibuka oleh ustadz hasan yang hendak ke masjid.
''wa'alaikumssalam, kamu sudah pulang le. ''ucap ustadz hasan tersenyum.
''iya, bah. Abah , mau ke masjid?''tanyanya.
''iya, kamu masuk saja dulu ketemu, ummi. abah akan langsung ke masjid. ''ucap ustadz hasan.
''iya, bah. Sebentar lagi, air akan menyusul. ''ucapnya sopan. Ustadz hasan hanya tersenyum lalu pergi ke masjid.
''ummi. ''ucap air tersenyum kepada wanita yang sudah banyak berjasa dalam hidup mommy nya .
''le, kapan sampai?''tanya ummi khodijah dengan senyum.
''baru saja, ummi. Ini , air kesini hanya ingin menyampaikan salam dari mommy dan jiga oma. ''ucapnya dengan lembut.
''wa'alaikumssalam, gimana kabar mommy dan oma kamu , le?''tanya ummi khodijah.
''alhamdulillah sehat, ummi. ''jawabnya.
Terdengar suara adzan berkumandang
''sudah adzan , lebih baik kamu langsung ke masjid . ''ucap ummi khodijah dengan senyum diwajahnya.
''ah iya, ummi. Kalau gitu , air ke kamar dulu. ''ucap air dengan lembut. kamar air yang berada disamping rumah ustadz hasan , kamar yang memang di khususkan untuknya. Ketika waktunya makan , air akan ke rumah ustadz hasan atau ummi Khodijah yang akan mengantar makanan ke kamarnya jika air tidak ke rumahnya untuk makan.
Keesokan harinya
Para santri sudah siap untuk melakukan sholat subuh di masjid, begitu juga dengan air . Ia yang sering menjadi imam saat sholat, suara merdunya membuat semua orang merasa khusyuk saat sholat.
''assalamu'alaikum, bah. ''ucap air saat bertemu ustadz hasan di depan masjid.
''wa'alaikumsalam, leh. Kamu gak ada jadwal ngajar hari ini?''tanya ustad hasan , mereka berjalan bersama menuju kediaman ustadz hasan.
''ada , bah. selepas zduhur, bah.''ucap air yang berada di samping ustadz hasan.
''apa ada yang bisa air bantu, bah?''tanyanya .
''tidak, hanya saja nanti ada santriwati baru .ia,anak dari sepupu abah yang ada di mesir. ''ucap ustadz hasan.
''namanya cahaya khalista putri, ia dikirim orang tuanya kesini selain untuk menambah ilmu agamanya, ia juga akan abah jodohkan dengan santri yang ada disini. ''sambung ustad hasan. Air hanya menyimak apa yang diucapkan ustad hasan.
''menurut mu, santri laki-laki yang baik dan tepat untuk keponakan abah siapa?apa kamu bisa membantu abah mencarikan kandidat yang bersedia untuk abah jodohkan. ''?tanya ustad hasan .
''nanti , air akan carikan bah. ''ucap air dengan sopan. Ustadz hasan tersenyum ke arah air.
''ya sudah, kalau begitu abah masuk dulu. ''ucap ustad hasan tersenyum lalu melangkah masuk kedalam rumah.
''iya, bah.''ucap air sedikit membungkukkan tubuhnya.
hari sudah siang, tepat ketika air sedang berjalan menuju kelas yang akan ia masuki, tanpa sengaja ia melihat gadis yang beberapa kali ia lihat tanpa sengaja sedang berada diparkiran dan sedang memarkirkan motornya.
Gadis yang tingginya mungkin sepundak air itu berjalan ke arah santri yang sedang membersihkan halaman dekat masjid.
''assalamu'alaiku.''ucapnya gadis yang memakai jilbab segi empat itu.
''wa'alaikumsalsm. ''jawab santri laki-laki yang sedang menyapu dedaunan yang ada di depan masjid.
''maaf, saya mau tanya. Kalau rumah ustad hasan disebelah mana?''tanyanya.menurutnya lebih baik bertanya dari pada tersesat karena lingkungan pesantren yang begitu padat oleh gedung-gedung kelas.
''ah, iya. Baiklah kalau begitu terimakasih . ''ucapnya tanpa menatap ke arah santri tersebut.
Dari kejauhan , air nampak melihat ke arah cewek dan santri tersebut lalu melanjutkan langkah kembali menuju ke kelas .
Cewek berjilbab segiempat tersebut sampai di rumah ustad hasan. Ia, mengucapkan salam saat melihat pintu rumah ustad hasan terbuka.
''assalamu'alaikum. ''ucapnya dengan lembut.
''wa'alaikumsalam. ''jawab dari dalam, yang keluar adalah ummi khodijah. Dengan senyum mengembang , ummi khodijah menyambut kedatangan dari anak sepupu suaminya itu.
''nak cahaya. ''ucap ummi khodijah.
''iya, ummi. ''jawab cahaya yang langsung menyalami ummi khodijah.
''ayo-ayo masuk, ummi sudah nungguin kamu dari tadi. ''ucapnya senang.
''terimakasih, ummi. ''sahut cahaya dengan senyum.
''siti, buatkan minum buat nak cahaya . ''ucap ummi kepada siti yang sedang memasak di dapur. Siti adalah orang yang tugasnya membantu ummi khodijah di rumah .
''iya, ummi. ''sahut siti .
''tidak perlu repot-repot , ummi. ''ucapnya dengan lembut.
''tidak, nak. Tidak merepotkan. ''ucap ummi khodijah.
''kamu kesini naik apa?kata , abah. Kamu sendirian kesini dari mesir?''tanya ummi khodijah.
''iya, ummi. Sebenarnya , cahaya sudah sampai beberapa hari yang lalu tapi cahaya mampir ketempat teman lama cahaya yang dulu pernah sekolah di mesir, dan cahaya kesini pakai motor yang cahaya beli hanya motor bekas , ummi. ''ucapnya cahaya.
ummi khodijah tersenyum mendengar ucapan anak dari sepupu suaminya itu.
''ya sudah, kamu istirahat saja dulu di dalam. Kamu, pasti sangat capek. ''ucap ummi khodijah dengan lembut.
''iya, ummi. ''ucapnya.
Ummi khodijah mengantarkan cahaya ke kamarnya, kamar yang pernah ditempati oleh mommy nya air.
Setelah ummi khodijah pergi, cahaya membuka jendela kamarnya . Nampak taman serta kolam kecil yang berisikan ikan-ikan kecil .
''udaranya sangat segar dan menenangkan. ''ucap cahaya tersenyum hingga terlihat lesung pipi yang menambahkan nilai plus di wajahnya.
Sore menjelang dan suara adzan ashar pun menggema di lingkungan pesantren, ummi khodijah mengetuk pintu cahaya untuk mengajaknya sholat berjamaah .
tok
Tok
Ceklek
''assalamu'alaikum, nak. ''ucap ummi khodijah.
''wa'alaikumsalam, ummi. Ada apa , ummi?''tanya cahaya.
''sudah waktunya sholat ashar, ayo kita sholat berjamaah di musholah yang ada di rumah. ''ajak ummi khodijah.
''iya, ummi. cahaya,siap-siap dulu nanti cahaya menyusul. ''ucapnya.
''ya sudah ,kalau begitu ummi tunggu di musholah. ''ucap ummi khodijah tersenyum lalu pergi meninggalkan kamar cahaya. Cahaya pun mengangguk tersenyum.
Selesai sholat ashar, ustad hasan dan air berjalan bersama menuju kediaman ustadz hasan.
''assalamu'alaikum. ''ucap ustad hasan dan juga air saat sampai dikediamannya.
''wa'alaikumsalam. ''yang menjawab bukan ummi khodijah melainkan cahaya , orang yang beberapa kali air lihat dari kejauhan.
''abah. ''ucapnya cahaya tanpa melihat ke arah air, air pun hanya melihatnya sekilas lalu menundukkan pandangannya.
''cahaya, kamu sudah sampai. ''ucap ustad hasan .
''iya, bah. Tadi siang , cahaya sampai disini. ''ucapnya dengan lembut.
Deg, air merasa suara gadis ini mirip mommy nya yang sangat lembut dan menenangkan jika didengar.
''air, ini namanya cahaya. Dia anak dari sepupu abah yang dari mesir. ''ucap ustad hasan menoleh ke arah air.
''salam. ''ucap air mengatupkan kedua tangannya sambil menundukkan pandangannya.
Cahaya juga ikut mengatupkan kedua tangannya dan juga menundukkan pandangannya.
''kalau begitu, air ke kamar dulu bah. ''ucap air pamit untuk ke kamarnya yang berada di samping rumah ustad hassn.
''assalamu'alaikum. ''ucap air .
''wa'alaikumsalam. ''ucap ustadz hasan dan juga cahaya.
Air merasa tidak tenang terlalu dekat dengan wanita yang bukan muhrimnya , dan itu membuat ia tidak nyaman dan ingin segera pergi dari sana.