
Di sebuah sel tahanan yang ada di ibu kota negara, seorang terdakwa yang sedang diamankan oleh polisi, sedang menangis terisak-isak menyesali nasibnya. Selama di dalam sel tersebut, tiap malam saat penjaga sedang lengah, ia sering dikerjai oleh tahanan lain yang ada dalam satu sel yang sama. Ada perampok, pembunuh, pemerkosa, begal dan pelaku kejahatan lainnya. Cuman kejahatan koruptor saja yang tidak ada di dalam sel yang jorok tersebut.
Permadi permadani adalah seorang dokter magang yang cerdas dan berprestasi. Jika saja ia tidak tergiur dengan tawaran uang yang sangat besar, ia tidak akan mungkin mau menjebak dokter yeyen, dokter yang sangat baik dan sangat ia kagumi kecerdasannya. Ia sangat membutuhkan uang karena ibunya tiba-tiba jatuh sakit dan dinyatakan mengalami kondisi tidak sadar dan tidak memberi respons terhadap suara maupun nyeri atau dikenal juga dengan istilah koma.
Selama di dalam sel tahanan ia selalu dipukul dan disuruh membersihkan toilet oleh narapidana yang pernah melakukan perampokan bank. Jatah makannya juga kadang diambil oleh para tahanan. Ia sering disuruh memijat para penghuni sel lainnya bahkan disaat hujan keras salah satu narapidana yang ditangkap karena memperkosa majikannya nekat menyalurkan hasratnya ke permadi dengan paksa. Ia juga sering dilecehkan dan di bully oleh para tahanan lainnya dengan memaksa permadi untuk melakukan olahraga lima jari di depan para tahanan menggunakan balsem merah yang telah disediakan.
Hatinya makin hancur dan merana saat mendapatkan kabar kematian ibunya, keluarga satu-satunya, karena tidak mendapatkan pelayanan yang layak di rumah sakit milik sugeng, orang yang telah menawarinya untuk menjebak dokter yeyen. Permadi tidak pernah menduga jika sugeng wiranto yang sebelumnya berjanji akan menanggung pengobatan ibunya, malah ikut jatuh sakit dan koma.
Ia berjanji akan berkata jujur saat di persidangan nanti untuk membela dokter yeyen yang tidak bersalah dan akan menjatuhkan nama baik sugeng.
Ia pasrah jika statusnya sebagai terdakwa akan berubah menjadi terpidana. Ia akan berusaha agar setidaknya dokter yeyen yang sering membantunya dan masih dalam status tersangka, dapat bebas dari tuduhan malpraktek.
Permadi lalu kembali mengingat penjelasan pengacara yang disiapkan oleh pengadilan sebelumnya mengenai UU No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), ada beberapa tahapan yang harus dilalui secara sistematis dalam peradilan pidana. Tahapan tersebut melahirkan terminologi berbeda untuk menyebut pihak yang menjadi subjek. Mulai dari istilah terlapor, tersangka, terdakwa, hingga terpidana.
Di dalam KUHAP, tidak ditemukan istilah terlapor. KUHAP hanya menjelaskan definisi laporan dalam Pasal 1 angka 24, sebagai pemberitahuan yang disampaikan oleh seseorang karena hak atau kewajiban berdasarkan undang-undang kepada pejabat yang berwenang tentang telah atau sedang atau diduga akan terjadinya peristiwa pidana. Laporan menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk memulai tahap penyelidikan. Jadi terlapor adalah orang yang dilaporkan. Dari laporan itu polisi melakukan penyelidikan apakah benar ada tindak pidana atau tidak. Jadi, tahap ini belum dipastikan apakah terjadi tindak pidana. Kalau laporan itu tidak terbukti, terlapor bisa melaporkan balik pelapor dengan tuduhan laporan palsu atau fitnah.
Apabila setelah melalui tahap penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang mengindikasikan suatu tindak pidana, maka tahapan selanjutnya adalah penyidikan. Menurut Pasal 1 angka 2 KUHAP, serangkaian tindakan penyidik adalah dalam rangka mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya.
Pasal 1 angka 14 KUHAP mendefinisikan tersangka merupakan orang yang karena perbuatannya atau keadaannya berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana. Jadi, tersangka itu orang yang disangka melakukan tindak pidana. Artinya, saat seseorang dinyatakan tersangka berarti sudah ada bukti permulaan bahwa dia patut diduga sebagai pelaku tindak pidana.
Bukti tersebut bisa saja berupa laporan ke polisi ditambah alat bukti lain yang sah. Perlu diingat, status tersangka baru diduga melakukan tindak pidana dan belum tentu bersalah. Meskipun belum tentu bersalah, status tersangka dapat mempengaruhi hak dan kewajiban seseorang. Beberapa peraturan perundang-undangan di Indonesia mengatur bahwa seseorang yang ditetapkan sebagai tersangka dapat diberhentikan dari jabatannya, walaupun bersifat sementara. Misalnya, UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi dan PP No. 3 Tahun 2003 tentang Pelaksanaan Teknis Institusional Peradilan Umum Bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di sisi lain, tersangka juga memiliki hak untuk menempuh jalur praperadilan. Sejak adanya putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014, penetapan tersangka menjadi obyek praperadilan. Hakim praperadilan berhak memutuskan apakah status tersangka yang disandang seseorang sah atau tidak.
Permadi menghembuskan nafasnya agak panjang karena ia yakin saat ini dokter yeyen pasti belum bisa masuk kerja sebagai dokter di rumah sakit. Ia juga yakin kalau dokter yang ia kagumi itu pasti tidak bisa mengajar di kampusnya. Permadi belum mengetahui bahwa korbannya, ayah dari walikota itu, sudah sembuh dan menarik laporan cucunya yang telah menjadikan dokter yeyen sebagai terlapor dan tersangka.
Permadi kembali mengingat penjelasan dari pengacaranya. Seseorang yang awalnya menjadi tersangka, bisa berubah statusnya menjadi terdakwa. Syaratnya, ada bukti lebih lanjut yang memberatkan dirinya. Selain itu, perkaranya sudah mulai disidangkan di Pengadilan. Menurut Pasal 1 angka 15 KUHAP, terdakwa adalah “seorang tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di sidang pengadilan”. Untuk bisa ditetapkan sebagai terdakwa, harus ada cukup bukti sebagai dasar alasan pemeriksaan di pengadilan. Artinya, orang yang sudah menyandang predikat sebagai terdakwa telah diduga kuat melakukan tindak pidana. KUHAP mengatur beberapa hak bagi terdakwa. Antara lain, Pasal 50 ayat (3) mengatur bahwa ia berhak untuk segera diadili oleh pengadilan. Kemudian, Pasal 51 huruf b menjamin terdakwa mengetahui dengan jelas dan bahasa yang dimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya. Terdakwa juga memiliki hak memberikan keterangan secara bebas kepada hakim sebagaimana diatur Pasal 52. Hak lain yang dijamin oleh KUHAP adalah mendapatkan bantuan hukum dan memilih sendiri Penasehat Hukum pada setiap tingkat pemeriksaan, sebagaimana disebutkan dalam Pasal 54 dan Pasal 55. Terdakwa yang ditahan, menurut Pasal 58, juga berhak menghubungi dokter. Menurut Pasal 61, terdakwa juga memiliki hak untuk dikunjungi sanak keluarganya, selama untuk kepentingan kekeluargaan tidak ada hubungannya dengan perkara. Dan, terdakwa dijamin oleh Pasal 64 untuk menghubungi dan menerima kunjungan dari rohaniwan.
Jika dalam persidangan, tuduhan pelapor dapat dibuktikan maka selanjutnya terdakwa akan disebut sebagau terpidana. Mengapa disebut terpidana? Ya, karena yang bersangkutan telah dijatuhi sanksi pidana oleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Permadi kembali menyimpulkan perbedaan status yang masih asing di telinganya. berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana Pasal 1, yang dimaksud dengan tersangka adalah seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana. Yang dimaksud dengan terdakwa adalah seorang tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di persidangan. Yang dimaksud dengan terpidana adalah seorang yang dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Tanpa sadar, segala apa yang sedang dipikirkan oleh permadi saat itu sedang dibaca oleh sang prontagonis yang sedang duduk disampingnya dengan mengaktifkan dua kemanpuannya. Kemampuan telepati membaca pikiran dan kemampuan shield pelindung tak kasat mata.
Elte cukup tersentuh dengan alasan dokter magang itu mengikuti kemauan sugeng. Permadi hanyalah sosok anak berbakti yang ingin menyembuhkan ibunya walaupun dengan cara yang salah. Sesungguhnya kemiskinan adalah salah satu akar kejahatan selain keserakahan, kebodohan dan kebencian. Kemiskinan merupakan faktor ekonomi terbesar yang menjadi tekanan hidup semua orang. Elte lalu mengingat sebuah rumus fisika sederhana yang pernah ia pelajari tentang tekanan pada benda padat. Tekanan adalah gaya dibagi dengan luas penampang. Arti filosofi dari rumus tersebut adalah bahwa tekanan hidup atau stress dapat diperkecil dengan dua cara. Yang pertama adalah jangan banyak gaya. Jangan biasakan hidup seperti istilah gaul saat ini, BPJS, Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita. Yang kedua adalah dengan melapangkan luas penampang hati kita saat menerima masalah atau cobaan dengan kesabaran dan ketabahan. Jika dianalogikan setumpuk masalah bagaikan segenggam garam, maka luas penampang hati kita bagaikan wadah penampung sebuah air. Jika wadah kita hanya sebesar gelas, maka segenggam garam itu akan membuat air di dalam gelas akan terasa sangat asin. Namun jika wadah kita sebesar danau atau sungai yang jernih, maka air danau atau air sungai itu tidak akan terasa asin. Begitu pula halnya dengan setumpuk masalah. Besar kecilnya masalah tersebut, akan ditentukan oleh kelapangan hati kita saat menerima masalah tersebut.
Sang prontagonis hanya dapat menggelengkan kepalanya dalam diam. Ia tidak bisa banyak membantu dokter magang itu agar bebas dari penjara. Orang yang telah ikut menjebak tantenya itu harus dapat bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. Setidaknya elte hanya dapat membantu meringankan penderitaan permadi. Ia lalu menghampiri salah satu tahanan yang telah menjebol keperjakaan permadi dengan paksa. Ia lalu menginjak alat kejahatan tahan tersebut dengan keras.
"Krakkk.... crasss...... aaaaaaa" seperti itulah kira-kira bunyi dari seonggok daging yang sedang mengeras dan dipatahkan disertai dengan suara teriakan menyayat hati dari tahanan tersebut. Sudah dapat dipastikan jika alat kejahatan itu kini sudah tidak dapat difungsikan lagi kecuali untuk buang air kecil.
Elte lalu menyempatkan dirinya melihat wajah para tahanan lainnya satu persatu. Mereka semua terkejut dengan teriakan dari salah satu penghuni sel tersebut. Beberapa tahanan malah tertawa melihat ekspresi sang pemerkosa yang berguling-guling sambil memegang sesuatu yang ada di bawah pusarnya. Setelah beberapa saat, elte kembali ke bengkel tempat motornya sedang diservis dan ganti oli.
Saat diperjalanan menuju rumah Wira winata, sang guru karate di perguruan black panther. Elte mendapatkan chat dari tantenya tentang perkembangan kasusnya. Rencana awalnya ia akan ke penjara nanti malam. Namun saat melewati tempat service centers motornya dekat rumah pak wira, ia lalu mengingat layanan servis gratis dan oli gratis untuk motor barunya. Elte lalu memutuskan untuk ganti oli terlebih dahulu. Walaupun ia memiliki kemampuan persepsi untuk mendeteksi gangguan dan memperbaiki sendiri motornya, namun ia tetap membutuhkan oli dan filter oli untuk motornya.
Saat tiba di sel tahanan, elte lalu menggunakan kemampuan ilusi dan hipnotisnya kepada permadi, sang dokter magang, agar ia mengingat penderitaannya di penjara dan terpancing untuk mengingat modus dan alasannya menjebak tantenya, dokter yeyen.
............ ............ ............
Sementara itu di kota texas, seorang pria paruh baya sedang duduk termenung menunggu laporan dari kerabatnya sesama elite global. Hatinya risau dan gelisah dengan pergerakan organisasi SFO yang tiba-tiba menarik seluruh anggotanya untuk kembali ke cina daratan, organisasi yang juga telah meracuninya dengan racun zombi itu juga mengumumkan bahwa pertarungan ilegal tidak perlu dilanjutkan lagi.
"Tok tok tok..." seperti itulah kira-kira bunyi suara ketukan pintu yang sempat mengejutkan si pemimpin organisasi RFO, Morgan Rockefeller Rothschild.
"Iya masuk..." morgan memberi instruksi ke pengetuk pintu agar masuk ke dalam.
"Permisi tuan morgan.... salah satu kerabat tuan dari washintong datang berkunjung dan ingin bertemu.
"Paman.... adik.... terima kasih telah datang berkunjung.... oh iya,... bagaimana hasil penyelidikan paman tentang sikap dan perilaku organisasi SFO" jawab morgan dengan wajah sumringah.
"Hahahaha.... sangat tidak sabaran.... jika saja kau tidak dalam masalah, mungkin kau tidak akan mau menghubungi keluargamu lagi" kata pamannya morgan kepada keponakannya.
"Jangan begitulah paman... yang aku kerjakan ini jugakan untuk keluarga besar kita dalam rangka menggenggam dunia. Jika paman, adik dan keluarga lainnya sebagai sosok baik hati di depan dunia, maka biarkanlah aku yang menjadi sosok jahatnya. Paman sendirikan tahu jika urusan politik dan bisnis tidak akan bisa berjalan lancar tanpa campur tangan kekuatan uang dan ancaman kekerasan." Kata morgan yang lebih senang berbisnis secara cerdik (cerdas tapi licik).
"Baiklah.... baiklah.... perkembangan pengaruh keluarga besar kita memang tidak lepas dari kontribusimu dan organisasi yang kau besarkan." Jawab sang paman.
"Jadi.... apakah paman punya infomasi tentang SFO ?" Kata morgan kembali bertanya sambil harap-harap cemas.
Sang adik tersenyum melihat kakak sepupunya yang sangat tidak sabaran. Ia lalu melirik ayahnya yang juga paman dari morgan sang pemimpin organisasi RFO.
"Hhmmm..... baiklah... baiklah.... aku punya tiga informasi untukmu tentang organisasi SFO." Sang paman berkata sambil melirik morgan kemudian diam sejenak untuk menikmati ekspresi tegang dan tidak sabaran dari ponakannya.
"Apa itu paman..." kata morgan mendesak pamannya untuk segera melanjutkan penjelasannya. Adik sepupunya hanya dapat menutup mulutnya yang tanpa sadar tersenyum melihat kekonyolan sosok kakak sepupunya yang menjadi salah satu tulang punggung keluarga besarnya.
"Informasi yang pertama tentang hasil diagnosis teknologi nano terhadap serangan racun zombie. Dari hasil riset penelitian bahwa, di dalam otak dari manusia yang terkena racun zombi itu, terdapat suatu material hitam gelap yang menyerupai bayangan. Material itu sangat tidak stabil dan cenderung ingin melepaskan diri dari tubuh inangnya. Namun sepertinya ada beberapa material yang menahannya dan dicurigai sebagai kombinasi dari beberapa bahan herbal yang cukup langka. Saat ini tim riset masih berusaha memecahkan nama dari bahan-bahan herbal langka tersebut beserta resep atau formulanya. Kami yakin jika kita berhasil menghilangkan material herbal tersebut, maka material gelap yang menutup akses kesadaran korban akan menghilang dan kemungkinan besar sang korban akan sembuh." Penjelasan sang paman membuat mata morgan terbelalak. Mulutnya terbuka dan senyuman mulai merekah di bibirnya.
"Bagus paman.... aku berharap paman beserta tim riset milik paman dapat segera menemukan penawar racun yang kini menyerangku. Aku sangat menderita kesakitan jika anj*ng SFO itu mulai mengaktifkan efek racun tersebut." Kata si morgan.
"Informasi yang kedua tentang alasan organisasi SFO menarik seluruh anggotanya di seluruh dunia dan bahkan menghentikan pertarungan ilegal yang keuntungannya lumayan menggiurkan. Dari hasil penyadapan komunikasi mereka sebelumnya, bahwa mereka mencurigai lokasi sang pewaris yang kini ada diindonesia. Selama ini mereka selalu mencari dan mengejar sang pewaris karena ingin menguasai kekuatan dan kemampuan dari sang pewaris, seperti kemampuan sihir pengendali semua elemen, kemampuan teleportasi, kemampuan tak kasat mata, kemampuan telekinesis, bahkan ada kemampuan telepati yang dapat membaca pikiran lawan." Penjelasan pamannya morgan membuat pimpinan RFO berdiri dari duduknya sambil membelalakkan matanya, mulut terbuka lebar dan beberapa saat kemudian ia berkata dengan semangat, "paman... sejujurnya aku dan juga beberapa pimpinan organisasi bawah tanah lainnya sangat tergiur dengan kekuatan dan kemampuan dari anggota SFO yang mampu mengalahkan kekuatan persenjataan modern kita. Kira-kira kekuatan dan kemampuan apa yang dimiliki oleh sang pewaris sehingga organisasi sehebat SFO masih sangat tertarik mencari sang pewaris"
"Lho kan tadi sudah saya katakan bahwa kekuatan dan kemampuan yang dimiliki sang pewaris itu seperti kemampuan sihir pengendali semua elemen, kemampuan teleportasi, kemampuan tak kasat mata, kemampuan telekinesis, bahkan ada kemampuan telepati yang dapat membaca pikiran lawan." Kata pamannya menjawab pertanyaan ponakannya yang sebenarnya hanya bersifat retorika saja.
"Oh iya paman..... maaf....." kata morgan yang lebih memilih mengalah dan minta maaf, ia lalu melanjutkan pertanyaannya, "paman.... kenapa kita tidak ikut mencari sang pewaris ? Jika kita mampu memiliki kekuatan sang pewaris bisa jadi kita dapat mengalahkan organisasi SFO dan kita para elite global tidak perlu takut lagi menggenggam dunia." Kata morgan dengan mata berbinar.
"Usulanmu bagus sekali tapi jangan lupa kalau seorang jendral tidak pernah terjun langsung dalam perang. Jangan pernah mau menjadi pion orang lain." Kata sang paman yang selalu mengingatkan morgan agar selalu bergerak dibalik layar.
"Apa maksud paman.... berbicara dengan paman yang ahlu strategi, selalu membuatku terlihat konyol" kata morgan dengan kening mengkerut dan mulut cemberut.
"Hahahahah..... morgan, kau sudah tua.... tidak pantas berlaku sok imut seperti anak kecil lagi" adik sepupu morgan tidak tahan menahan ketawanya melihat tingkah konyol kakak sepupunya.
Pamannya morgan hanya dapat ikut tertawa melihat anaknya yang tertawa lepas menertawai sikap konyol dari salah satu elite global yang juga sebagai pemimpin organisasi terbesar di kalangan bawah tanah (organisasi rahasia yang bergerak dengan bisnis kejahatan).
Setelah anak perenpuannya berhenti tertawa, pamannya morgan lalu melanjutkan penjelasannya, "kita tidak perlu ikut campur langsung dengan urusan organisasi SFO. Kita harus bermain aman. Aku sudah memerintahkan para intel kita yang sedang menyamar di organisasi bawah tanah lainnya untuk menyebarkan informasi ini ke pemimpinnya.".
"Apaaa .... kenapa paman membocorkan info rahasia ini ke organisasi lainnya, bagaimana jika mereka berhasil merebut dan menggunakan kekuatan dan kemampuan sang pewaris.?" Kata morgan kepada pamannya.
"Aaiiiii...... sepertinya racun zombi itu sudah membuatmu jadih bodoh dan tumpul." Kata pamannya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Lebih mudah merebut kekuatan dan kemampuan sang pewaris dari organisasi JFO, OFO dan LFO daripada merebut kekuatan dan kemampuan sang pewaris dari organisasi SFO. Cuman SFO lah satu-satunya organisasi bawah tanah yang sangat sulit kita susupi dengan intel kita."
"Tentunya kau juga tidak mau kan menanggung kemarahan organisasi SFO jika gagal merebut sang pewaris."
Penjelasan pamannya membuat morgan mengangguk-anggukkan kepalanya. Beberapa saat kemudian ia bergidik ngeri membayangkan kemarahan organisasi SFO jika ia gagal merebut sang pewaris. Ia lalu berkata, "baiklah paman..... aku setuju dengan usulanmu... terus bagaimana dengan informasi yang ketiga."
"Informasi yang ketiga adalah tentang asal-usul kekuatan dari para anggota di organisasi SFO" kata sang paman yang makin membuat mata morgan yang sudah terbelalak makin terbelalak. paman dan adik sepupu morgan hanya dapat saling melirik dan tersenyum bersama.