
"Baiklah, aku sudah mendengar ceritamu tentang asal usul kaum naga dan alien. Dan apa rencanamu untuk ke depannya ? Bukankah sebelumnya kamu akan mengorbankan inti kehidupanmu ? Dan apa yang akan terjadi jika kamu menghilang lagi ?" Tanya manusia itu yang masih bingung dengan cerita sang phoenix
"Dan kenapa kamu menceritakan semua kisah ini kepadaku ? Kenapa manusia dan alien tidak bekerja sama saja memusnahkan para naga ?" Kata Manusia itu masih melanjutkan pertanyaannya
"Kamu pasti sangat kebingungan sampai pertanyaan yang kamu ajukan banyak sekali" kata sang phoenix
"Setelah tersadar puluhan tahun yang lalu setelah penyerangan oleh kaum naga, aku menyadari bahwa kemampuan alien tidak akan bisa mengalahkan kaum naga" kata sang phoenix dengan sendu
"Apalagi dengan adanya raja naga yang memiliki empat elemen dasar dan jumlah kultivasi selama jutaan tahun membuat kekuatan sihirnya menjadi over power" lanjut sang phoenix sambil menatap ke atas dengan tatapan kosong
"Dengan kekuatan over powernya, raja naga mampu mengendalikan alam sekitar, membuat badai hujan dan petir, angin tornado bahkan tsunami yang dapat menghancurkan dataran bumi beserta mahluk hidup di dalamnya" kata phoenix dengan perlahan
"Aku saja hanya mampu berkultivasi setiap seribu tahun sehingga kekuatan kultivasiku tidak sebesar itu" lanjut phoenix
"Namun si kadal dan si kodok itu itu dapat bertahan hidup jutaan tahun hingga mampu berevolusi mendapatkan wujud manusianya" umpat si phoenix karena kesal mengingat memorinya
"Akhirnya setelah merenung saat itu beberapa bulan, aku menemukan ide untuk memaksimalkan potensi mahluk hidup lainnya untuk mengambil kembali kemampuan tersebut" kata phoenix
"Salah satu manusia yang selama ini aku awasi adalah dirimu" kata phoenix sambil menatap mata manusia itu
"Aku bisa membaca pikiranmu tentang rasa tanggung jawab dan penyesalan terhadap keluarga yang kau tinggalkan" lanjut phoenix
"Aku minta maaf atas kejadian tersebut, tapi sebenarnya selain menculik para lelaki yang kami anggap sebagai bibit unggul, aku juga telah mengirim dan melindungi keluarga kalian di belahan utara daratan bumi" kata sang phoenix mengagetkan manusia itu
"Benarkah.... apakah kata-katamu bisa dipegang" kata manusia masih kurang percaya
"Apakah kau bisa buktikan dengan mengantarkanku ketemu dengan keluargaku" lanjut manusia itu mencoba memancing sang phoenix
"Bisa saja, namun hal itu dapat menghancurkan segel pelindung yang telah aku buat, dan berpotensi keberadaan mereka dapat dideteksi oleh kaum naga dan kaum alien" balas sang phoenix
Setelah phoenix mendapatkan kembali kesadarannya, dia ingin tetap melindungi umat manusia sesuai tujuan hidupnya yang telah ditakdirkan sejak diciptakan.
Sang phoenix memberitahukan kepada manusia itu bahwa pada awalnya dia juga sempat ragu mengambil manusia untuk bahan penelitian alien sebagai wadah beast core dari naga.
Namun demi bisa memusnahkan naga maka sang phoenix bersama para alien prajurit menculik beberapa manusia. Dan sisanya bertransmigrasi akibat pengaruh kendali pikiran oleh sang phoenix.
Mendengar alasan penculikan sang phoenix demi melawan naga, manusia itupun mulai kembali berpikir tentang kejadian yang telah menimpa nasib manusia selama ini.
"Aku sepakat dengan beberapa rencanamu tentang menyatukan kembali inti raja naga dan inti pemimpin alien" jawab sang phoenix
"Tetapi aku kurang mendukung jika kekuatan itu diletakkan ke manusia saat ini apalagi ke seorang wanita hamil" lanjut phoenix
"Terus tanpa kekuatan itu bagaimana kita akan bisa mengalahkan para naga dan alien" bantah si manusia itu karena kurang sepakat
"Manusia selama ini telah hidup menderita akibat perbudakan para kaum naga kepada manusia" lanjut manusia itu
"Apalagi dengan pengorbananmu memberikan inti kehidupanmu, bagaimana kami nanti akan menghadapi para alien dengan kemampuan mereka membaca pikiran kami" kata manusia itu mulai ragu
"Aku sudah membuat beberapa persiapan untuk itu" jawab sang phoenix berusaha menenangkan si manusia
"Selama ini kita telah berhasil menculik beberapa naga kasta atas dan berhasil menanam beast core mereka ke manusia" kata phoenix
"Dengan hilangnya raja naga dari sisi mereka tentunya akan membuat kekuatan para naga saat ini akan seimbang dengan kemampuan manusia di desa tempat tinggal kalian saat ini" lanjut phoenix
"Selama ini juga aku telah menandai semua alien dengan segel khusus di pikiran mereka agar patuh dengan perintahku sebagai ketua pemimpin alien" kata phoenix
"Aku telah membuat sebuah batu khusus yang bisa membuatmu melakukan teleportasi dan dengan batu itu juga para alien akan mengikuti perintahmu karena segel sebelumnya" lanjut sang phoenix
"Namun batu itu hanya akan aktif jika inti kehidupanku telah dinonaktifkan, karena batu tersebut hanya pengganti identitasku sebagai ketua" kata phoenix
"Aku telah memasang segel pikiran para alien sehingga mereka tidak akan bisa membaca pikiranmu dan dengan adanya batu ini di tanganmu maka mereka akan mengira kau adalah ketua pimpinan yang baru" lanjut phoenix menjelaskan dengan anggukan kepala dari manusia
"Untuk berjaga-jaga sebaiknya kau tetap memakai helm logam dan pastikan batu itu tetap menempel ditubuhmu agar kapanpun alien akan tetap menganggapmu sebagai ketua mereka" kata phoenix
"Kalau memang kamu mampu memasang segel itu ke para alien, kenapa kamu tidak memasang segel tersebut ke para naga ? " desak si manusia karena penasaran
"Pada dasarnya segel yang aku buat bukanlah sebuah sihir tapi ilmu pengetahuan tentang ilmu alam" jawab si phoenix
"Batu yang aku buat adalah susunan bahan kimia sejenis semikonduktor dan material khusus lainnya yang dapat diprogram sesuai kebutuhan dengan bantuan persepsi dan telekinesis" lanjut phoenix mulai menjelaskan istilah yang tidak dipahami oleh manusia
"Terus apa hubungannya penjelasanmu tentang asal usul batu itu dengan ketidakmampuanmu menyegel pikiran naga" tanya manusia karena pusing dengan penjelasan si phoenix
"Aku sudah hidup jutaan tahun sebagai alien, hampir seumuran dengan si raja naga itu. Aku selalu menggunakan persepsi untuk mempelajari kondisi tubuhku sendiri dan bereksperimen membuat kloning sebagai pengganti reproduksi" jawab si phoenix menjelaskan