WUMMM

WUMMM
42. World Flower Association (2)



Sementara itu di cina daratan, Lam Xiao Long, sang patriach dari organisasi SFO sedang berdiskusi dengan sembilan penasehatnya.


"Penatua sekalian.... apa yang sebenarnya yang terjadi dengan media saat ini, mengapa keberadaan atau eksistensi kita dapat diketahui oleh dunia...padahal aku yakin bahwa anggota kita selalu menjalankan misinya tanpa meninggalkan bukti dan saksi di lokasi kejadian." Sang patriach mengatakam keluhannya sambil memijit keningnya sendiri.


"Dari anggota kita pengguna elemen kegelapan yang telah menginterogasi para penyerang beberapa bulan ini, bahwa ada organisasi bawah tanah lainnya yang tertarik memiliki kemampuan sihir pengendali elemen kita. Sepertinya setelah dua belas kali penyerangan, mereka mengetahui batasannya dan memutuskan untuk menekan kita melalui organisasi Perserikatan Para Bangsa atau PPB" penatua pertama menyampaikan hasil interogasi terhadap para tahanan.


"Dan apa permintaan mereka" kata sang patriach sambil menghembuskan nafas kesal.


"Mereka meminta agar seluruh anggota SFO bersedia di data oleh pemerintah dunia mulai dari identitas pribadi, bio data keluarga, pengalaman kerja, kekuatan dan kelemahan kita semua" jawab penatua pertama.


"Dan apa yang akan mereka lakukan jika kita menolak permintaan bodoh itu." Kata sang patriach menahan amarahnya.


"Mereka akan memutuskan bahwa SFO dan seluruh anggotanya akan dinyatakan sebagai musuh dunia dan musuh umat manusia. Mereka akan menghancurkan kita dengan senjata pemusnah massal berupa bom nuklir." Jawab penatua pertama.


"Hhhmmmmmm" sang patriach hanya dapat menghembuskan kembali nafasnya dengan kesal


"Jelas sekali aku tidak akan mau menuruti permintaan mereka dan aku tidak takut dengan ancamannya"


"Leluhur kita pernah berhasil memusnahkan satu generasi di era manusia bisa berkultivasi, dan aku siap melaksanakan kembali apa yang pernah dilakukan oleh leluhur kita."


sang patriach berteriak marah mengeluarkan rasa kesalnya. Beberapa penatua juga mendukung patriachnya dan siap mengorbankan nyawanya demi keluarga.


"Patriach.... aku siap mempertaruhkan hidupku demi patriach dan keluarga... tapi sebenarnya aku punya usulan agar kita tidak perlu melawan dunia dan seluruh umat manusia lainnya. Walaupun kita punya peluang untuk menang melawan para serangga itu, namun kekuatan senjata pemusnah massal berpotensi membunuh banyak generasi muda kita" kata penatua pertama dan membuat para penatua lainnya penasaran.


"Apa itu penatua pertama, jika ada cara melawan mereka tanpa mengorbankan generasi muda kita, aku akan siap melaksanakannya walaupun taruhan nyawa sebagai balasannya." Kata penatua ketujuh dan disetujui dengan penatua lainnya dengan beberapa kali anggukan.


"Bisa kau jelaskan usulanmu wahai penatua pertama" kata patriach yang masih merasa kesal dengan ancaman pemerintah dunia melalui Perserikatan Para Bangsa atau PPB.


"Wahai patriach dan saudara-saudaraku sesama penasehat ketua. Generasi muda kita tidak hanya menghabiskan waktunya dengan kultivasi dan berlatih seni bela diri, tetapi banyak generasi kita juga mempelajari kemajuan teknologi saat ini, termasuk ilmu kedokteran dan bioteknologi."


"Saat ini para generasi muda kita telah berhasil membuat racun khusus dari elemen kegelapan yang akan membuat korbannya akan kehilangan kontrol kesadarannya dan bertingkah seperti zombie atau mayat hidup."


"Agar korban racun tersebut tetap dapat mempertahankan kesadarannya, mereka harus meminum penawarnya dari elemen cahaya setiap dua bulan sekali."


"Menurut informasi para tahanan bahwa, selain organisasi kita, masih ada empat organisasi bawah tanah yang kemungkinan besar sebagai penyebab munculnya rekaman cctv penyerangan ke markas kita di media sosial."


"Dilihat dari pakaian penyerang yang ada di rekaman itu, pelakunya adalah RFO dari texas amerika. Jika kita mau membunuh ular, akan lebih bagus jika dengan memotong kepalanya"


"Kita tidak perlu melawan dunia dan seluruh umat manusia lainnya, aku punya usulan agar kita cukup menyerang organisasi PPB dan keempat organisasi bawah tanah lainnya."


"Kita akan meracuni mereka semua dengan racun kegelapan buatan generasi muda kita dan memaksa mereka untuk membuat isu bahwa rekaman CCTV itu hanya hoaks dan Prank."


Patriach dan para penatua terbelalak senang dengan usulan penatua pertama


"Sangat jenius .... sungguh jenius usulanmu wahai saudaraku penatua pertama" kata penatua kesembilan dengan wajah gembira.


"Bagus... bagus penatua pertama... bagus... usulanmu bagus sekali... aku setuju dengan usulanmu... bagaimana dengan para penatua yang lain" sang patriach memuji penatua pertama dan meminta tanggapan penatua lainnya.


"Kami setuju patriach" para penatua lainnya menjawab dengan hormat.


"Penatua pertama silahkan jalankan usulanmu... kami akan mendukung segala rencanamu" lanjut patriach


"Baiklah patriach, aku menyarankan penyerangan cukup tiga belas orang saja agar tidak menarik perhatian. Kemudian agar tidak ada kesempatan untuk kabur, penyerangan harus dilakukan serentak ke organisasi PPB dan keempat organisasi lainnya."


"Lam lien lung, Lam sam soe, cheng xiao ha beserta sepuluh anggota SFO akan pergi menyerang PPB."


"Lam pu mu, Lam yip yip, cheng xiao hi beserta sepuluh anggota SFO akan pergi menyerang RFO."


"Lam tan tong, Lam han cheng, cheng xiao hu beserta sepuluh anggota SFO akan pergi menyerang JFO."


"Lam wen ru, Lam min lie, cheng xiao he beserta sepuluh anggota SFO akan pergi menyerang LFO."


"Lam choy hun, Lam min kho, cheng xiao ho beserta sepuluh anggota SFO akan pergi menyerang OFO."


penatua pertama menentukan anggota tim yang akan pergi menyerang sebanyak enam puluh lima orang yang dibagi menjadi lima kelompok kecil masing-masing tiga belas orang.


"Hhmmmm ... aku bisa mengerti mengapa kamu menyuruh kesepuluh anak-anak kita pergi memimpin penyerangan karena keberhasilan mereka menyerang museum beberapa tahun yang lalu. Tetapi, mengapa kamu mengutus kelima anak dari pengkhianat itu."  Kata sang patriach kurang setuju.


"Patriach.... melihat perkembangan mereka, kita semua sudah yakin bahwa kelima anak itu bukanlah sang pewaris."


Penatua pertama menjelaskan tentang kontribusi dari kelima anak tersebut dan ingin melibatkan mereka dalam penyerangan, agar bisa berkembang.


"Ahhh.... baiklah aku ikut dengan usulanmu" kata patriach mengalah.


"Terima kasih banyak atas kebijaksanaan patriach" kata sang penatua pertama memuji patriachnya dengan tulus.


Dua minggu kemudian, penyerangan serentak ke organisasi PPB, JFO, RFO, LFO dan OFO, berhasil dilaksanakan. Hanya dengan tiga belas anggota SFO, mereka mampu membunuh beberapa penjaga yang menyerang balik. Sisanya yang bertahan hidup diberi tawaran pilihan untuk memakan pil racun atau mati dibunuh.


Setelah memastikan semuanya memakan pil racun termasuk para pimpinan organisasi bawah tanah. Diadakan video teleconference terenkripsi ke markas SFO, dengan didampingi para penerjemah, para pimpinan mendengarkan instruksi dari pimpinan organisasi SFO.


Dengan membaca kertas yang berisi pidato buatan penatua kesembilan, pimpinan SFO mulai berbicara ke para pimpinan organisasi bawah tanah dan pimpinan PPB melalui video teleconference yang telah disiapkan sebelumnya


"Halo semuanya.... kenalkan, aku adalah Lam Xiao Long, pimpinan dari SFO... Merespon dari kelakuan kalian semuanya yang telah berani mengganggu eksistensi kami... kami terpaksa memutuskan untuk keluar dari markas kami yang nyaman.... Untuk memberikan kehormatan bagi kalian untuk menjadi budak kami."


"Tuan Aslan invankov Levich, pemimpin JFO dari benua eropa. Tuan Morgan Rockefeller Rothschild, pemimpin RFO dari benua amerika. Tuan Bongo Abba Shadary, pemimpin LFO dari benua afrika. Tuan William Victor Philippe, pemimpin OFO dari benua australia. Dan Jhon george pierro, pimpinan PPB atau perserikatan para bangsa."


"Aku secara pribadi sebenarnya siap menghadapi seluruh dunia dan umat manusia lainnya akibat hasutan dan provokasi yang muncul dari rencana busuk kalian yang ingin memiliki kekuatan kami."


"Namun kami tentunya sebagai pimpinan dan orang tua harus memikirkan generasi muda di keluarga kami."


"Saat ini di tubuh kalian, ada racun khusus yang bisa membuat kalian menjadi mayat hidup."


"Sewaktu-waktu kami bisa mengaktifkan racun tersebut .... tidak percaya... anak-anak tolong demonstrasikan"


Sang patriach dari SFO berbicara melalui video conference dan meminta anggotanya memperlihatkan efek racun pada seluruh korban penyerangan yang tersisa.


Di masing-masing lokasi penyerangan, salah satu pengendali elemen kegelapan, mengaktifkan racun kegelapan, pada beberapa anggota JFO, RFO, LFO, OFO dan PPB. Seketika orang-orang tersebut terjatuh kesakitan  lalu dari mata, telinga dan hidungnya keluar darah hitam. Tubuhnya seketika berubah menjadi kurus kering agak gosong kehitaman dengan kuku dan gigi yang tumbuh runcing dan tajam.


Setelah beberapa saat. Mereka yang terjatuh tadi, terbangun dan menyerang orang-orang sekitarnya tanpa peduli sahabat maupun kerabat.


"Papa... papa... kamu kenapa pa.... ini mama" teriak istri dari salah satu korban yang sudah menjadi zombi. Tidak lama kemudian wanita itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah lehernya dikoyak oleh suaminya sendiri.


Para anggota SFO lalu menghancurkan kepala para zombi tersebut. Dan menunggu instruksi dari patriachnya.


"Kalian sudah lihatkan efek dari racun kami. Tidak akan ada obat modern yang akan bisa menghilangkan racun dari tubuh kalian. Jika setiap dua bulan sekali, kalian tidak memakan pil obat dari kami, maka efek racun kami akan otomatis membuat kalian menjadi mayat hidup atau zombi" sang patriach melanjutkan penjelasannya setelah memperlihatkan demonstrasi efek racun kepada para korban.


"Aku ingin kalian semuanya agar melakukan konfirmasi kembali tentang rekaman CCTV yang sedang viral di internet. Terserah bagaimana caranya, apakah rekaman tersebut disebut hoax atau prank atau trailer dari sebuah film" kata sang patriach


"Aku akan memberikan kalian waktu dua bulan untuk menghilangkan kembali semua video rekaman tersebut diinternet beserta komentar para netizen. Lanjut sang patriach


"Jika dalam dua bulan kalian tidak berhasil maka kami tidak akan memberikan kalian penawar racun." Ancam si patriach


"Yang kedua, aku ingin semua organisasi bawah tanah harus bergabung dibawah kepemimpinan organisasi kami, dan selanjutnya kita akan dikenal dengan nama Asosiasi Bunga Dunia atau World Flower Association atau WFO."


"Didalam WFO akan ada tiga kasta yakni kasta keluarga inti, kasta keluarga cabang dan terakhir, kalian semuanya, kasta para budak" ejek si patriach ke semua pimpinan organisasi.


"Yang ketiga, aku ingin di setiap benua, disetiap negara, diadakan pertarungan jalanan dengan peserta dibawah umur tiga puluh tahun" si patriach membaca kalimat tersebut dengan sedikit mengkerutkan keningnya karena tidak mengerti tujuan kalimat tersebut. Ia lalu membisukan atau mute mikorofonnya dan bertanya ke para penatua.


"Apa tujuan dari perintah ketiga ini" tanya sang patriach


"Mungkin saja dengan cara itu akan mengarahkan kita ke sang pewaris yang sebenarnya patriach. Sekali melempar, dua ekor burung jatuh" kata salah satu penatua.


"Ya ... ya ... ya .... benar juga" ia lalu menonaktifkan mode mute sehingga suaranya kembali dapat terdengar di video teleconference.


"Baiklah.... itu adalah tiga perintahku, dan untuk mengawasi kalian, ketiga belas anggota kami akan tinggal sebagai penasehat kalian dan kalian bisa tetap sebagai pemimpin dari perwakilan benua untuk WFO.


......... ......... .........


Hanya dalam waktu dua minggu.... semua video rekaman, dihapuskan beserta komentar para netizen, dan kemudian muncul konferensi pers di TV dan media sosial, tentang trailer film laga yang memperlihatkan adegan video rekaman sebelumnya dan telah dimodifikasi.


Setiap dua bulan sekali akan di adakan rapat besar WFO melalui video teleconference terenskripsi dengan diikuti beberapa mantan pimpinan organisasi bawah tanah dan para pimpinan PPB.


Dengan menguasai PPB dan para elite global, organisasi SFO mengawasi tempat-tempat pelatihan seni bela diri dan jenis-jenis pertarungan di atas ring atau panggung.


Lam Xiao Long juga mengambil alih kendali semua senjata pemusnah massal di semua negara.