
Sementara itu di negara rusia tepatnya di markas para mafia yang menyebut kelompok mereka dengan nama organisasi bunga melati yang harum semerbak sepanjang hari atau Jasmine Flower Organization atau JFO.
"Tuan aslan ...... ada informasi dari intel kita di daerah asia bahwa ternyata bukan organisasi RFO dari amerika yang telah mencuri desain senjata modern kita beberapa tahun yang lalu." Seorang pria dengan setelan jas hitam rapi dengan rambut yang disisir rapi ke belakang khas mafia melaporkan sebuah informasi ke pimpinannya yakni tuan aslan ivankov levich.
"Bukan organisasi RFO ? Bukannya di dunia ini hanya ada satu organisasi bawah tanah yang layak menjadi rival kita. Organisasi itu adalah organisasi bunga mawar atau Rose Flower Organization atau RFO" tanya sang pimpinan yang kurang percaya dengan informasinya.
Menurut aslan, hanya ada dua organisasi bawah tanah dari negara adidaya yakni RFO dari kawasan amerika dan JFO dari kawasan Eropa dengan pusat koordinasi di rusia.
"Informasi ini memang belum dapat dipercaya seratus persen tuan. Namun salah satu intel kita sangat yakin dengan informasinya." Jawab sang bawahan itu
"Apa yang membuat intel itu merasa yakin dengan informasinya" tanya sang pimpinan kembali
"Dari hasil informasi yang ia dapatkan setelah mengelilingi beberapa negara di lima benua, ia menemukan bahwa ada tiga organisasi besar lainnya selain organisasi RFO dari amerika dan organisasi kita JFO."
"Jadi total seluruh organisasi bawah tanah yang ada di dunia, berjumlah lima buah mewakili tiap benua."
"Untuk di benua eropa ada organisasi kita yakni Organisasi Bunga Melati atau Jasmine Flower Organization atau JFO dengan pusat organisasi di negara rusia dan cabang di beberapa negara besar seperti italia, jerman, prancis, Spanyol dan inggris."
"Untuk di benua amerika ada Organisasi Bunga Mawar atau Rose Flower Organization atau RFO dengan pusat organisasi di negara Texas dan cabang di beberapa negara besar seperti alaska, kanada, brazil, mexico dan USA."
"Untuk di benua asia ada Organisasi Bunga Matahari atau Sun Flower Organization atau SFO dengan pusat organisasi di negara cina daratan dan cabang di beberapa negara besar seperti taiwan, jepang, korea selatan dan thailand."
"Untuk di benua afrika ada Organisasi Bunga Bakung atau Lily Flower Organization atau LFO dengan pusat organisasi di negara kongo dan cabang di beberapa negara besar seperti sudan, libya, somalia, madagaskar dan zimbabwe."
"Untuk di benua australia ada Organisasi Bunga Anggrek atau Orchid Flower Organization atau OFO dengan pusat organisasi di negara Tasmania dan cabang di beberapa negara besar seperti Victoria, New South Wales dan Queensland."
"Selain organisasi kita, ternyata organisasi RFO, LFO dan OFO juga mengalami beberapa kehancuran karena kehilangan beberapa desain teknologi dan sumber daya mereka. Kejadian itu terlalu sangat kebetulan terjadi di tahun yang sama dengan hilangnya desain senjata kita"
"Dari serangan internal yang telah menghancurkan beberapa organisasi bawah tanah dunia, hanya organisasi kita dan organisasi RFO yang dapat kembali bangkit berkembang."
Sang bawahan menjelaskan informasi yang ia dapatkan ke pimpinannya. Aslan ivankov levich, mengkerutkan keningnya sesaat dan bertanya ke bawahannya
"Terus bagaimana dengan organisasi dari benua asia itu ?....... apakah kamu mencurigai organisasi itu sebagai penyebab dari serang internal ke semua organisasi bawah tanah lainnya ?" Tanya sang pimpinan.
"Seperti itulah alasan mengapa intel kita merasa yakin dengan kecurigaannya." Jawab bawahan itu kepada pimpinannya yang mengangguk mengerti.
"Organisasi Bunga matahari atau SFO....jika memang benar apa yang diyakini oleh intel kita......kekuatan apa yang dimiliki oleh organisasi itu sehingga dapat menyabotase keempat organisasi bawah tanah lainnya tanpa ketahuan sehingga keempat organisasi ini mengalami kehancuran" kata aslan sang pemimpin dengan mengelus dagunya.
"Bagaimana caranya intel kita, mendapatkan informasi dari organisasi bawah tanah lainnya selain RFO. Aku sendiri baru tahu bahwa selain RFO dan JFO, ternyata masih ada organisasi bawah tanah lainnya seperti SFO, LFO dan OFO." Tanya aslan sang pemimpin JFO
"Untuk RFO, LFO dan OFO, informasi tentang mereka tidak sulit didapatkan. Seperti halnya dengan JFO, organisasi kita..... kejahatan dan kekacauan yang mereka ciptakan di benua mereka, cukup sensasional dan menjadi bahan diskusi di beberapa elit politik benua tersebut."
"Namun....untuk SFO....organisasi itu berdiri bukan untuk membuat kejahatan dan kekacauan, mereka juga tidak berniat untuk menjaga atau melindungi benua mereka. Organisasi itu hanya tertarik mencuri rencana teknologi modern yang sifatnya mengancam dunia, dan melakukan beberapa bisnis yang legal."
"Intel kita baru mengetahui keberadaan organisasi bawah tanah bernama SFO setelah berbisnis di indonesia."
"Bisnis apa yang sedang dilakukan oleh intel itu di indonesia" tanya aslan sambil mengambil sebotol wine dan menuangkannya ke gelas kaca yang ada di atas meja.
"Sesuai pesanan tuan aslan yang menginginkan agar dibentuk pasukan khusus penjaga..... para anggota JFO memutuskan untuk menyebar di benua asia dan afrika untuk membeli anak-anak dengan umur antara lima sampai dua belas tahun."
"Saat ini sudah ratusan anak yang telah kita cuci otaknya dan sedang melakukan pelatihan khusus dan seleksi bertahan hidup di gunung elbrus" sang bawahan menjelaskan tentang misi khusus yang telah diberikan oleh aslan sendiri
Gunung elbrush merupakan sebuah gunung terbesar di Rusia, gunung itu berada di dekat perbatasan Georgia. Gunung itu terletak di bagian selatan di negara Rusia dan memiliki ketinggian 5.642 m atau 18.510 kaki.
"Salah satu intel kita, lalu memutuskan kembali ke indonesia, setelah membeli ke delapan belas anak itu, sebulan yang lalu saat itu"
"Setelah tiba di indonesia, tepatnya di kota asal anak-anak itu, intel kita mendengar sebuah berita yang cukup misterius tentang penyerangan museum yang telah terjadi empat tahun yang lalu dari saat ini."
Aslan mendengarkan penjelasan bawahannya sambil menikmati segelas wine secara perlahan.
"Kenapa sebuah penyerangan terhadap museum dikatakan misterius..... bukannya perampokan barang antik di museum adalah sesuatu yang lumrah." Sang pemimpin memotong penjelasan anak buahnya sambil tersenyum menggelengkan kepalanya karena menganggap intel itu terlalu lebay
"Menurut informasi dari warga sekitar saat penyerangan itu terjadi.... muncul gempa aneh dari lokasi museum yang menyebabkan banyak masyarakat sekitar terluka parah, lalu muncul benteng tanah menutupi museum sehingga tidak bisa dilihat dari luar. Kemudian terjadi badai yang aneh dengan serangan petir yang bertubi-tubi di lokasi museum. Udara dingin tiba-tiba terasa dari kejauhan seakan-akan ada badai es di museum itu."
"Setelah beberapa jam kejadian misterius itu terjadi, kondisi museum kembali normal, benteng tanah menghilang dan seluruh pengunjung museum kembali tersadar tanpa terluka sedikit pun, padahal masyarakat sekitar terluka sangat parah."
"Hal yang aneh setelah kejadian itu adalah munculnya lubang besar seperti habis dijebol dari dalam museum dan hilangnya harddisc DVR sebagai satu-satunya bukti rekaman CCTV."
Aslan sang pemimpin terkejut tidak percaya mendengar informasi penyerangan itu yang terkesan fiktif.
"Sungguh tidak dapat kupercaya.....aku seperti mendengar kisah fiktif yang mungkin dibuat untuk menarik perhatian para turis pengunjung...... Terus apa hubungan penyerangan itu dengan keberadaan SFO ?..." tanya aslan
"Intel kita sangat penasaran dengan kejadian tersebut, awalnya ia juga kebingungan bagaimana mulai melakukan penyelidikan. Ia lalu mencari data tamu undangan dan barang yang telah dilelang hari itu."
"Setelah mempelajari data-data tersebut, intel kita menemukan informasi, bahwa barang lelang yang hilang, adalah barang terakhir berupa kotak peti yang berisi kalung mutiara. Kalung mutiara itu memang menjadi barang utama yang akan dilelang setelah dipromosikan sebelummya secara besar-besaran."
"Dari data-data tersebut juga, intel kita menemukan bahwa ada enam tamu yang hilang yakni seorang pria tua dan lima orang anaknya yang masih kecil."
"Keenam orang ini adalah turis dari taiwan yang bekerja sebagai sirkus seni bela diri keliling. Intel kita melacak identitas dari turis tersebut dan memutuskan untuk mencari informasi dari keluarga mereka yang didapatkan dari database kantor imigrasi"
"Dari hasil interogasi intel kita terhadap para keluarga dari turis tersebut, intel kita mendapatkan tiga informasi yang cukup mengejutkan.
"Yang pertama adalah...... turis itu ke indonesia dengan tujuan untuk membeli atau merebut kalung mutiara yang akan dipamerkan di museum di indonesia. Tujuannya ingin memiliki kalung itu agar dapat menebus kesalahannya yang telah dianggap berkhianat sehingga ia kabur bersama keluarganya. Turis itu dan seluruh keluarganya adalah bagian dari suatu keluarga besar yang dikenal dengan organisasi bunga matahari atau SFO."
"Yang kedua adalah ......... menurut keluarga dari turis itu bahwa kalung mutiara itu adalah pusaka keluarga yang telah lama hilang..... selama ini anggota mereka dapat bergerak tanpa ketahuan karena mereka memiliki pusaka keluarga yang dapat membuat mereka tidak kasat mata dan dapat berteleportasi kemana saja."
Aslan yang mendengar informasi tentang teleportasi sangat terkejut hingga tanpa sadar menyemprotkan wine yang baru ia minum, ke muka bawahannya....
"Byuuuurrrr" seperti itu kira-kira suara semprotan wine yang aslan semprotkan ke bawahannya
"Tidak kasat mata.....teleportasi......apakah itu benar....senjata teknologi apa yang mereka miliki.... kita harus bisa menguasai teknologi mereka ......." aslan sangat berapi-api dengan keinginannya, di sisi lain, sang bawahan hanya bisa membersihkan wajahnya dengan sapu tangan putih yang selalu ada di saku celananya.
"Sayang sekali tuan aslan.....teknologi mereka sepertinya bermasalah.... selama ini mereka selalu beraksi tanpa ketahuan.... tapi sekarang pergerakan mereka dapat mudah dideteksi... intel kita menyusup ke database maskapai penerbangan dan mencari informasi tentang turis cina daratan yang kembali dari indonesia. Dan hasilnya kini kita sudah bisa melacak lokasi markas mereka." Sang bawahan memberikan penjelasan informasi dari intel mereka
"Bagus...bagus sekali.... segera kirim beberapa unit khusus untuk menyusup dan menyerang mereka....ini saatnya kita akan membalas perlakuan mereka....hahahahahah...." tawa sang pimpinan dengan puas.
"Oh iya....terus apa informasi ketiga yang telah mengejutkan intel kita" tanya aslan bersemangat
"Oh... itu sebuah kabar buruk tuan aslan..... ternyata sebelum kita menginterogasi keluarga turis itu dengan kasar, sebulan yang lalu ada empat orang amerika datang melakukan interogasi yang sama. Intel kita yakin itu adalah anggota dari RFO yang ada di amerika." Jawab sang bawahan sedikit tertunduk karena yakin informasi ini akan memicu kemarahan ketua mafia itu.
"Apa.....ternyata RFO telah lebih dulu mengetahui informasi ini....gawat .... kalo begitu kita harus bergerak cepat menyerang SFO,.... aku yakin orang-orang amerika itu masih sibuk mengatur strategi." Kata aslan dengan suara keras untuk melampiaskan kekesalannya.
"Baik tuan aslan.... saya akan segera memerintahkan unit khusus untuk melakukan penyerangan" jawab sang bawahan berusaha menenangkan ketuanya.