
"Tidak seperti kadal itu yang masih bisa menemukan pasangannya untuk bereproduksi, aku setelah memakan kepala phoenix dalam wujud cacing kecil membuatku mulai mengantuk dan tertidur cukup lama melakukan hibernasi hampir seratus tahun" lanjut phoenix menjelaskan
"Setelah bangun dari tidur panjangku, kondisi fisikku sudah mulai berubah karena berevolusi menjadi mahluk aneh dengan enam lengan dan kepala yang tidak proporsional dengan tubuhku. Hal itu menyebabkan tidak ada lagi kodok betina yang bisa membantuku bereproduksi" kata phoenix menahan malu karena menceritakan aib nya sendiri sewaktu menjadi alien
"Setelah cukup lama melakukan persepsi terhadap diri sendiri dan berhasil membuat kloning, aku pun mulai membuat masyarakat alien hingga jutaan tahun pun terlewati" lanjut si phoenix
"Pemahaman tentang kondisi fisik para alien tentunya menjadi modal untuk bisa memprogram batu tersebut sesuai segel yang aku kehendaki" kata phoenix mulai membuat manusia itu mengangguk mengerti
"Terus bagaimana rencanamu terhadap hasil penelitian kalian tentang penggabungan inti naga dan inti alien ? Kenapa tidak diwariskan saja ke pada manusia agar bisa lebih mudah memusnahkan para naga dan alien" tanya manusia itu kembali kesal karena menganggap rencana phoenix terlalu bertele-tele.
"Inti naga merupakan jantung dan hati burung phoenix sedangkan inti alien adalah otak phoenix. Karena sudah jutaan tahun terpisah maka dibutuhkan minimal seribu tahun agar kedua inti tersebut dapat stabil kembali menyatu" jawab si phoenix
"Apakah setelah seribu tahun, kau akan lahir kembali dari inti tersebut" kata si manusia mulai curiga
"Aku sih maunya seperti itu" jawab sang phoenix
"Tapi sayangnya aku sudah tidak bisa melakukan reinkarnasi lagi setelah mati dalam kondisi rapuh saat berwujud cacing kecil" lanjut phoenix sedikit menyesali nasibnya.
"Aku hanya bisa mempertahankan kesadaranku selama kedua inti itu kembali bersatu" jawab sang phoenix
"Selama kedua inti tersebut terpisah karena kelakuan kadal dan kodok itu, saya tertidur panjang kehilangan kesadaranku. Namun kadang aku bermimpi tentang kilasan masa depan umat manusia" lanjut phoenix
"Kelak saat manusia telah bebas dari kaum naga dan kaum alien, manusia tetap akan mengalami peperangan yang tidak akan berhenti karena sifat rakus manusia dalam memperebutkan kekuatan dan kekuasaan" kata phoenix
"Kelak para manusia akan berlomba-lomba membantai para tumbuhan dan hewan yang memiliki beast core untuk meningkatkan kultivasi mereka. Bahkan mereka juga akan saling membantai dan saling mencuri dantian atau beast core sesama manusia" lanjut phoenix dengan sedih menjelaskan mimpi buruknya
Manusia menghembuskan nafasnya dengan berat karena menyadari sikap rakus manusia yang tidak jauh berbeda dengan para naga. Memang alasan utama manusia bisa dijajah oleh para naga dan alien adalah karena manusia sangatlah lemah melawan kekuatan naga maupun alien. Dan jika manusia punya kekuatan tersebut, besar kemungkinan manusia akan lebih rakus menindas mahluk yang lebih lemah dari pada dirinya.
"Baiklah aku mulai menerima ceritamu, terus selanjutnya bisa kau detailkan rencanamu kepadaku karena aku masih belum jelas dengan rencana pemusnahan kaum naga dan alien" kata manusia dengan perlahan.
"Baiklah... tapi ingat untuk tidak menceritakan rencana ini ke mahluk lainnya termasuk manusia selain dirimu. Aku membaca beberapa teman manusiamu mulai terlena dengan kekuatan yang kami berikan dan ingin membalas dendam kepada para naga dan alien" kata phoenix
"Bukannya iti adalah hal yang wajar jika ingin membalas perlakuan para naga dan alien mengingat selama ini kami berada di posisi korban" jawab manusia itu
"Tapi sifat rakus itu akan terus berkembang dan akan menjadi pemicu terjadinya perang antara manusia kelak. Apa jadinya jika ada manusia lain yang mengetahui tentang batu teleportasi itu ? Mereka akan berusaha menguasai batu tersebut dengan berbagai macam cara" ucap si phoenix menjelaskan kekhawatirannya.
"Baiklah aku mengerti kekhawatiranmu, aku berjanji akan menjaga batu itu bersama keturunanku kelak" jawab si manusia sambil mengangguk mengerti
"Setelah kamu bangun dari tidurmu, aku akan memberikan batu yang telah aku ceritakan sebelumnya." Kata sang phoenix
"Aku juga telah menyiapkan sebuah kotak peti kecil beserta delapan batu mutiara berbentuk telur puyuh dengan warna yang berbeda." Lanjut si phoenix masih menjelaskan
"Ke delapan batu mutiara itu akan berkedip-kedip menandakan bahwa aku masih hidup dalam tubuh alien ini. Ketika batu-batu mutiara ini berfungsi untuk menyegel inti kekuatan phoenix yang didapat dari hasil penggabungan inti naga dan inti alien sehingga tidak dapat dideteksi oleh kemampuan telepati maupun kekuatan sihir manapun" kata sang phoenix
"Saat inti phoenix itu telah non aktif ditandai dengan ke delapan batu mutiara yang berhenti berkedip, maka batu teleportasi yang akan aku berikan nanti akan mulai berfungsi untuk teleportasi dan mempengaruhi pikiran para alien." Lanjut sang phoenix
"Selama kamu berperan sebagai ketua pemimpin maka kamu jangan bertemu dengan manusia lainnya, kamu mengatur rencana ini cukup dibelakang layar." Kata phoenix
"Dengan batu teleportasi itu kamu pergi ke candi yang ada di dalam goa di pegunungan belahan selatan daratan bumi untuk mengubur kotak peti berisi inti phoenix dan mengaktifkan segel pelindung pada peti tersebut" kata phoenix
"Setelah itu kamu kembali ke markas alien itu menembakkan senjata pemusnah massal ke kerajaan naga. Dua puluh empat jam kemudian setelah penembakan senjata tersebut, kamu menginstruksikan seluruh alien untuk menyerang kerajan naga untuk membasmi sisa-sisa naga yang masih bertahan" lanjut phoenix
"Pastikan memindahkan seluruh manusia yang ada di sana diam-diam sebelum penyerangan" kata phoenix
"Aku telah menyegel dan memprogram para alien untuk meledakkan dirinya bersama para naga saat menyerang sehingga para naga dengan kultivasi dibawah seribu tahun akan ikut musnah" lanjut phoenix
"Namun dari hasil penyusupan sebelumnya masih ada kurang lebih dua ratus naga yang kultivasinya di atas seribu tahun dengan kekuatan mental yang tidak bisa dikendalikan oleh alien yang ada saat ini" kata phoenix
"Selanjutnya kalian para manusialah yang memiliki peran besar untuk menghabisi sisa naga tersebut. Kalaupun nantinya ada naga yang berhasil kabur dan bersembunyi, selama dia berada di area saat ledakan maka dipastikan naga tersebut tidak akan mampu bereproduksi lagi akibat efek radiasi dari ledakan itu" kata phoenix yang mulai membuat manusia pusing dengan beberapa istilah asing
"Ingat untuk mengonsumsi pil khusus pencegah radiasi sebelum menyerang" lanjut phoenix menutup penjelasan rencananya.
"Ada kemungkinan jika beberapa kaum naga dan kaum alien akan kabur bersembunyi" kata si phoenix sedikit khawatir
"Aku berharap selanjutnya kamu dan keturunanmu kelak akan senantiasa menjaga bumi dan perdamaian umat manusia. Walaupun aku akan kembali tertidur panjang, setelah inti phoenix tersegel di dalam peti, namun setiap seribu tahun aku akan datang ke dalam mimpimu atau keturunanmu yang menyimpan batu teleportasi untuk membimbing kalian" kata phoenix menyemangati manusia itu
"Kelak jika batu teleportasi itu kehilangan kemampuannya maka itu berarti aku telah menemukan pewaris yang sesuai dengan inti phoenix" lanjut phoenix
"Bagaimana jika ada orang lain menemukan inti phoenix itu" tanya manusia itu dengan ragu
"Inti phoenix tidak akan berfungsi dan hanya akan menjadi mutiara biasa namun tidak bisa dihancurkan" jawab sang phoenix menutup pembicaraan mereka
Setelah lama berdiskusi tentang rencana masa depan umat manusia, phoenix keluar dari pikiran sang manusia dan kembali ke tubuh aliennya. Sedangkan sang manusia mulai terbangun dan mengumpulkan kesadarannya kembali.