This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
S2. Susu beruang



Author POV


Saat ini mereka sekeluarga sudah berada di rumah keluarga Michiavelly, Rey sengaja mengajak kedua mertua nya dan juga keluarga kecil nya untuk makan malam di rumah papa nyaa untuk merayakan ada nya bayi kecil di perut Cathlyne lagi.


"Kamu harus banyak banyak istirahat karna kalo hamil kedua itu lebih terasa capek nya" Kata Isabelle, mama Rey


"Nah bener itu Cath, pas mama hamil Bryan itu kaki mama pegel banget kalo malam trus bayi nya juga lebih aktif" Sambung Elizabeth. Cathlyne pun hanya manggut manggut sambil nyemil keripik yang di kasih oleh papa mertua nya tadi


"Kamu harus jaga bayi itu sampe dia lahir ya Cath, itu cucu papa juga" Kata papa Rey


"Pasti  lah!" Kata Cathlyne ngegas


"Nahhh gitu dong ngegas" Celetuk Bryan yang sedari tadi sibuk bermain dengan anak anak


"Nye nye nye bicit" Cibir Cathlyne yang membuat Bryan menampol wajah adek nya itu kalau saja dia tidak mengingat ada keponakan ya di perut Cathlyne


"Umur nya sudah berapa minggu Cath?" Tanya Edgar pada putri satu satu nya itu


"Sekitar 2 mingguan lebih dad" Jawab Cathlyne. Edgar pun tersenyum lalu mengusap rambur putri nya itu


"Jaga baik baik kandungan kamu. Jangan kayak waktu kamu hamil si kembar hampir mau keguguran gara  gara sikap mucil kamu kambuh" Kata Edgar yang membuat Cathlyne memberengut sedih sekaligus kesal  saat mengingat Rey di pukulin ama geng musuh trus pas Cathlyne mau balas dendam eh dia jatuh trus perut nya sakit ya jadi gitu deh


"Iya enggak. Kali ini Cathlyne bakalan anteng kok" Jawab Cathlyne


"Good Girl" Balas Edgar


"Kamu udah beli susu hamil blum?" Tanya Rahel pada adik ipar nya itu


"Belum kak, Rey nya rese sih! Masa aku gak di bolehin beli sendiri, kan aku hamil bukan stroke" Gerutu Cathlyne


"Itu arti nya suami kamu itu peduli sama kamu dan bayi nya" Sambung Elia


"Nah bener tuh! Cathlyne nya aja yang dongo" Lanjut Brandon yang membuat Elia langsung menampol sang suami sedangkan Cathlyne sudah merengek pada suami nya.


"Reyyy~~ Brandon ngeselin" Rengek Cathlyne pada Rey. Rey pun mengusap kepala Cathlyne sambil terus menciumi istri nya itu namun sebelum itu Rey melayangkan tatapan laser pada Brandon yang membuat kakak ipar nya itu ciut, tentu saja membuat anggota keluarga yang lain menertawakan Brandon


"Udah ya sayang, kamu gak dongo tapi Brandon yang  dongo pake banget" Kata Rey. Brandon yang mendengar itu pun ingin mengelak nya namun dia urungkan ketika Rey sudah mengangkat kepalan tangannya


"Emang\,Brandon kan dongo\, t*lol\, bod*k\, b*go\, dasar cacingan" Kata Cathlyne yang membuat semua anggota keluarga tertawa


"Udah udah, sekarang kita makan aja. Makanan nya udah siap" Kata Isabelle


"Legooo" Seru Cathlyne lalu lari menuju meja makan


"CATHLYNE!" Seru semua anggota keluarga yang membuat Cathlyne menghentikan langkah nya lalu menyengir ke arah keluarga itu.


"PEACE"


\~\~\~\~\~\~\~\~\~****\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Setelah makan malam di rumah keluarga Michiavelly, Cathlyne, Rey dan anak anak pun kembali ke kediaman Rey. Di selama perjalanannya mereka  terus saja membicarakan soal adek yang  ada di dalam perut Cathlyne, Leo dan Cia sangat senang ketika tadi siang mengetahui bahwa mereka akan mempunyai adik.


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di rumah. Setelah Rey memarkirkan mobilnya, mereka pun keluar dari mobil lalu masuk ke dalam rumah mereka dengan Rey yang menuntun Cathlyne. Sebenarnya Cathlyne sudah menolak tapi Rey keras kepala dan terus memaksa Cathlyne agar mau di tuntun oleh nya mengingat tadi di rumah  papa Rey dia merasa mules di perut nya.


Setelah sampai di dalam rumah, Rey langsung mendudukan Cathlyne di sofa dengan pelahan yang membuat wanita itu merotasikan kedua bola mata nya jengah melihat kelakuan over suami nya itu. Cia dan Leo pun langsung duduk di sebelah Cathlyne sambil mengusap perut mama nya itu yang membuat Cathlyne tersenyum manis.


"Adek baik baik di dalam ya" Kata Cia sambil terus mengusap perut mama nya


"Jangan nakal, nanti pelut mama cakit lagi" Kata Leo. Cathlyne dan Rey pun tersenyum melihat kedua anaknya yang berusaha beriteraksi dengan jabang bayi mereka.


"Ok kaka kaka, sekarang kalian pergi mandi dulu sana! bau acem" Suruh Cathlyne yang membuat Cia dan Lei menghirup aroma tubuh mereka masing masing


"Leo  macih halum kok"  Kata Leo


"Cia juga" Kata Cia. Cathlyne pun menghela nafas karna mereka


"Tapi kalian kan kotor habis dari sekolah langsung ke rumah oma opa, kalian mau adek nya ke kuman dari kalian trus bikin mama sakit?" Tanya Rey yang membuat kedua anak itu menggeleng keras lalu segera turun dari sofa menuju kamar mereka masing masing untuk mandi dan membersihkan diri.


Cathlyne tersenyum melihat itu, Rey pun ikut tersenyum lalu membawa Cathlyne ke dalam pelukannya untuk menyalurkan kebahagiaan yang dia rasakan ke istri nya itu begitu juga dengan Cathlyne yang langsung membalas pelukan suami nya itu.


"I'm so happy today"  Ucap Rey


"Me tooo. Akhirnya keinginan kamu terwujud kan?" Kata Cathlyne yang membuat Rey terkekeh lalu mengangguk


"Tapi itu arti nya aku harus  puasa lagi selama 9 bulan lebih" Kata Rey. Cathlyne yang  tau kemana arah pembicaraan Rey itu pun langsung memukul dada Rey


"Dasar mesum" Cibir Cathlyne. Rey pun terkekeh lalu semakin mengeratkan pelukannya


"Kalo gak mesum,kita gak bisa dapet  Leo, Cia dan calon anak kita Cath" Kata Rey


"Iya juga sih, au ah" Kata Cathlyne lalu semakin menelusupkan wajah nya di dada sang suami


"Kita jaga bareng bareng lagi ya?" Kata Rey


"Pasti, kan kamu papa nya dan aku mama nya" Kata Cathlyne. Rey mengangguk lalu tersenyum


"Jangan lakuin yang aneh aneh, jangan ngelakuin yang berat berat, jangan makan sembarangan, jangan lakuin hal yang gak boleh di lakuin ibu hamil, intinya jangan bikin aku khawatir" Kata  Rey


"Iya pa iya" Kata Cathlyne


"Good gurl" Kata Rey lalu mengecupi kepala Cathlyne.


"Love you love you love you" Ucapa Rey sambil mengecupi pipi Cathlyne yang membuat sang empunya kegelian


"Udah ihhh, love you too"


"Ma, pa kita udah mandi" Kata Leo dan Cia bersamaan yang membuat kedua orang tua itu menatap kedua anak yang sedang berjalan menghampiri mereka dengan wajah yang lebih seger.


"Ulu ulu, wangi banget anak anak mama" Kata Cathlyne lalu mencium pipi putra putri nya


"Duduk gih" Lanjut Cathlyne yang membuat kedua anak itu duduk di samping kiri nya sedangkan Rey duduk di samping kanan nya dengan tangan yang sudah merangkul bahu nya


"Sekarang ceritain apa aja yang kalian lakuin di sekolah, kan dari tadi mama gak ada nanya" Kata Cathlyne


"Is there something special?" Tanya Rey


"Nope, there's nothing special happen. Tadi  Leo cuma mengitung elephant di buku tlus cari mainan yang gulu sembunyikan" Kata Leo


"Trus mainan nya ketemu?" Tanya Cathlyne yang langsung di angguki oleh Leo


"Siapa yang nemuin?" Tanya Cathlyne lagi


"Me!" Jawab nya antusias


"Oh ya? Ketemu di mana?" Tanya Cathlyne lagi pada sang putra dengan tangan yang terus mengelus kepala Cia


"Ketemu di bawah kolong meja temen nya Leo" Jawab Leo. Cathlyne pun mengangguk mengerti lalu tersenyum


"Anak mama hebat" Kata Cathlyne yang membuat Leo tersenyum bangga


"Tadi Cia bikin istana trus main lobot lobotan ama cowo cowo" Kata Cia yang membuat Rey dan Cathlyne menyeritkan dahi nya


"Loh kok main robot robotan? Ama cowo  cowo lagi" Kata Cathlyne bingung


"Kenapa gak main sama temen cewe lain nya?" Tanya Rey juga


"Abis nya main lobot ama cowo cowo celu kalo ama cewe meleka cengeng, dikit dikit nangis padahal Cia cuma pukul tangannya pake lobot kecil tapi klo ama cowo meleka biaca aja pas Cia pukul pake lobot becal malahan meleka pukul Cia balik telus kita main bunuh bunuhan lobot deh" Cerocos Cia yang membuat Cathlyne meringis saat menyadari sikap Cia sama seperti nya yang lebih suka main bersama cowo cowo dari pada bermain dengan cowo


"Cia gak kesakitan pas di pukul ama cowo?" Tanya Rey


"Cakit cih tapi Cia bica tahan, Cia mau kayak mama dulu yang katanya kuat bica pukul cowo ampe pingcan" Kata Cia.


"Leo juga. Leo mau kayak mama papa yangg bica pukulin olang jaat tlus ditakutin cama catu cekolah" Lanjut Leo.  Okay, seperti nya Cathlyne salah menceritakan masa lalu nya dan Rey pada Cia dan juga Leo.


"Emang nya kalian sudah bisa bela diri?" Tanya Rey pada kedua anak nya yang ingin menjadi brandalan seperti dirinya dan istrinya dulu. Awalnya Rey kaget mendengar penuturan mereka namun setelah di pikir pikir  tidak ada salah nya untuk mereka belajar bela diri seperti diri nya dan juga Cathlyne.


Cia dan Leo pun menggeleng setelah mendengar pertanyaan dari sang papa. Rey pun mengangguk sebentar lalu memberikan usulan yang membuat Cathlyne menatap nya penuh


"Kalian mau papa ajarin bela diri?" Tanya Rey


"MAUUUU" Seru kedua anak itu antusias


"Yaudah, mulai besok papa yang akan ajarin kalian bela diri" Kata Rey. Cia dan Leo pun mengangguk cepat


"Mama juga bakal ajarin kalian bela diri"


"NO!" Seru ketiga orang itu yang membuat Cathlyne terkejut


"Mama gak boleh banyak gelak"


"Mama duduk aja nanti adek nya cape"


"Kamu gak usah macem macem apalagi ikut latian bela diri"


"OKOK I LOSE" Seru Cathlyne yang mau tak mau menuruti perkataan ketiga human itu


"GOOD" Kata mereka kompak yang membuat Cathlyne menghela nafas lalu menggelengkan kepala nya.


"Oh iya back to topik. Trus di sekolah tadi Cia ngapain lagi? Ada something happen gak?" Tanya Cathlyne lagi


"Engg- EH ADA MA!" Seru Cia


"Cii" Kata Leo penuh peringatan yang  membuat Cathlyne dan Rey penasaran


"Ada apa Ci?" Tanya Cathlyne


"Eng---gak ma, gak jadi" Kata Cia saat menerima tatapan maut dari Leo


"Just say itu Ci" Ujar Rey sedikit memaksa


"Tadi di sekolah ada om om yang kacih Cia cucu beluang yang cering mama minum tlus nyuluh Cia buat kacih ke mama katanya supaya mama cehat telus. Abis om om itu pelgi, Leo ambil cucu itu tlus buang ke tempat campah tlus curuh Cia buat dak kacih tau mama cama papa" Kata Cia yang membuat Cathlyne dan Rey kaget sedangkan Leo menghela nafas kasar saat mendengar kejujuran adik nya itu


"Is that right Le?" Tanya Rey pada putra sulung nya. Leo pun mengangguk yang membuat Cathlyne menjatuhkan badan nya di sadaran sofa


"I don't want to make you guys worry" Kata Leo pada kedua orang tua nya itu


"Tapi dengan kamu diem diem gini bikin mama makin parna Le" Kata Cathlyne


"I'm so sorry ma" Kata Leo


"It's okay son at least kalian baik baik aja , i know what you feel. " Kata Rey sambil tersenyum yang membuat Leo sedikit lega


"Lain kali lebih terbuka ya Le, mama mohon" Kata Cathlyne yang langsung diangguki oleh Leo


"I'm promise ma" Kata Leo yang membuat Cathlyne tersenyum


"Yaudah kalian istirahat aja ya? Besokk kalian masih harus ke sekolah" Kata Cathlyne lembut


"Mama udah gak malah kan cama Leo?" Tanya Leo sambil menatap mama nya


"Enggak sayang, mama gak marah mama cuma khawatir sama kalian" Kata Cathlyne dengan senyum lembutnya


"Maafin Leo udah bikin mama khatatil" Kata Leo. Cathlyne pun mengangguk lalu tersenyum


"Kalian tidur ya? Besok harus bangun pagi" Kata Cathlyne


"Ok, good night ma pa" Ucap Leo lalu mengecup pipi mama papa nya


"Good night ma pa" Kata Cia lalu mengikuti gerak kakak nya untuk mengecup pipi mama papa nya


"Good night too my Price and Princess" Kata Cathlyne sambil tersenyum pada kedua anak nya


"Good night too son and my daughter" Kata Rey pada anak anak nya.


Setelah  kedua anak mereka masuk ke dalam kamar, Cathlyne pun menghela nafas nya yang membuat Rey menatap istri nya yang terlihat gelisah itu.


"Hey, jangan terlalu di fikirin ya?" Kata Rey


"I want but i can't. Cowo itu sudah berani berinteraksi sama anak anak, it's make me more worry about our children" Kata Cathlyne yang sudah berkaca kaca, mungkin ini efek hormon ibu hamil


"It's okay, jangan di bawa stress ya?" Kata Rey yang terus berusaha menenangkan sang istri itu


"I'll try" Kata Cathlyne setelah itu menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya perlahan


"Aku bakalan tanya sama DarkLion dimana mereka pas orang itu ngobrol sama mereka" Kata Rey


"No, gak usah. Kita juga gak bisa nyuruh mereka ngeliatin Leo dan Cia 24 jam" Kata Cathlyne. Rey pun terdiam membenarkan ucapan Cathlyne.


"Yaudah kalo dia bikin ulah lagi atau deketin anak anak, kita langsung pindah ke Bandung" Kata Rey pada istrinya itu


"Kamu yakin?" Tanya Cathlyne


"Sebenarnya aku kurang yakin bisa ninggalin perusahaan disini tapi semoga aja nanti situasi dan kondisi nya mendukung" Kata Rey yang diangguki oleh dang istri


"Mending kita juga tidur, kan kamu harus banyak istirahat" Kata Rey


"Gendong ~ ~ ~" Rengek Cathlyne. Rey pun terkekeh lalu menyentil pelan dahin Cathlyne


"Dasar manja" Kata Rey sebelum mengangkat tubuh Cathlyne ala bridal style menuju kamar mereka.


Rey pun menaruh Cathlyne di kasur dengan perlahan lalu membuka baju nya setelah itu ikut tiduran sambil memeluk Cathlyne. Cathlyne pun menerima perlakukan Rey itu bahkan menyandarkan kepalanya di dada polos milik Rey itu.


"Apa pun yang terjadi ke depannya, please stay with me" Kata Rey


"I will"