
Author POV
Saat ini Cathlyne sudah berjalan kearah Rey namun pas Cathlyne ingin meneriaki namanya, Cathlyne malah dikejutkan dengan Rey yang membuka bajunya. Bukan! Cathlyne terkejut bukan karna Rey yang membuka bajunya tapi tatto kepala singa yang ada dipunggung Rey!
"D*mn it!" Umpat Cathlyne yang membuat Rey membalikan badannya menghadap Cathlyne yang saat ini dikuasai dengan emosi.
"Cathlyne?" Tanya nya Rey. Rey pun langsung dengan cepat memakai baju gantinya. Selesai mengganti baju, Rey langsung mendekat ke Cathlyne lalu memegang tangan Cathlyne.
"Hey, What are you doi-"
"I. HATE. YOU!" Kata Cathlyne dengan emosi yang tertahan lalu menghempaskan tangan Rey dan melangkah meninggalkan Rey namun dengan segera ditahan oleh Rey
"Hey! What's going on?" Tanya Rey namun tidak dijawab Cathlyne. Cathlyne malah kembali menghempaskan tangan Rey lalu pergi.
Rey yang melihat itu pun langsung melangkahkan kakinya dengan cepat lalu berdiri didepan Cathlyne untuk mencegahnya melangkah lebih jauh lagi.
"Get off from me killer!" Kata Cathlyne lalu benar-benat pergi dari Rey.
Rey yang mendengar itu pun terdiam dan hanya dapat melihat Cathlyne yang semakin menjauh darinya.
"What the f*ck! Killer? What's this fucking situation?!" Monolog Rey lalu mengacak rambutnya frustasi. Rey pun mengambil tasnya lalu kembali ke basecamp.
Setelah 5 menit berjalan, akhirnya Rey pun sampai. Dengan keringat yang masih bercucuran, Rey masuk tanpa mengucapkan apapun lalu duduk disofa yang sudah ada Triple Curut
"Kenapa lo Rey?" Tanya Aldo
"Gak" jawab Rey singkat
"Oh iya. Tadi Cathlyne dateng trus Aldo anterin kelapangan. Gimana? Kok Cathlyne balik duluan?" Tanya Juna
"She's call me killer after that go" kata Rey dengan nada sendunya
"Hah? Killer? Pembunuh maksudnya?" Tanya Nathan yang diangguki oleh Rey
"Gak gak gak! Pasti ada kesalahpahaman disini" kata Juna
"Iya! Gak mungkin tiba-tiba Cathlyne manggil lo pembunuh" kata Nathan
"Emang lo pernah ngebunuh orang?" Tanya Aldo
"Ck! Au ah" kata Rey lalu pergi untuk membersihkan diri
"Ada yang aneh nih" kata Aldo
"Iya bener! Apa Rey beneran pernah ngebunuh orang? Gue tau kalo Rey bukan psycopath" kata Nathan
"Iya! Cok besok kita tanya ama dia apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin aja dia mau cerita ke kita" kata Juna
"Iya! Udah ah mo makan gue laper" kata Aldo lalu beranjak untuk mencari makanan dikulkas
"Yeuu makanan aja yang lo pikirin" celetuk Nathan
"Mamak gue aja gak ngelarang huuu" kata Aldo
"Yang waras mending diem ya ga Nath?" Kata Juna jengah
"Yrus maksud lo gue gila? Gitu?" Tanya Aldo kesel
"Ya kurang lebih begitu" kata Juna yang membuat Nathan tertawa sedangkan Aldo menggerutu sebal. Tapi disisi lain, Rey sedang bergelut dengan pikirannya tetang kejadian dilapangan itu.
"What' s wrong with her?! Semarah-marahnya gue, gue gak pernah ngebunuh orang"Monolog Rey sambil memegangi kepalanya.
"I have to ask her tomorrow. I have to clear this"Batin Rey
Berbeda dengan Cathlyne yang saat ini sedang mengendarai mobilnya menuju tempat pelampiasannya yaitu as you know, Club.
Saat ini Cathlyne mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dan melanggar lampu merah yang membuat dia dipenuhi umpatan dari pengguna jalan lagi, dia pun beberapa kali memukul stir dengan emosi. Dia tidak tau harus percaya ini atau enggak?! Apa bener Rey pembunuh Leo?
"What is this *** bullshit?!" umpat Cathlyne seraya menambah kecepatan untuk bisa sampai lebih cepat di club. Hari ini Cathlyne benar-benar ingin dirinya mabok agar bisa melupakan kejadian ini dan beharap ini semua cuma khayalan nya.
Setelah sampai club dia apun memesan 1 botol minuman yang beralkohol tinggi dan dia duduk di salah satu sofa disitu dan tanpa diketahui ada seseorang yang mengamati dia.
Cathlyne pun sudah menghabiskan setegah botol minuman itu yang membuatnya mulai merasa pusing dan mual tapi tetap saja dia memaksakan untuk minum. Sudah tinggal beberapa teguk lagi minuman itu kandas dan akhirnya Cathlyne pun menidurkan kepalanya di meja itu. Saat ini kepalanya bener-bener terasa pening dan sedetik kemudian dia mengeluarkan isi perutnya dilantai, Uhg disgusting!
Cathlyne pun kembali menidurkan kepalanya yang terasa cenat-cenut dan akhirnya dia pun tertidur. Beberapa kemudian ada cowo yang menghampirinya lalu dengan lancang mengelus wajahnya hingga tangannya ditepis oleh seseorang.
"Get away please! She's my girl"Kata unknow yang membuat cowo tadi melotot
"Oh maaf"Kata cowo itu lalu pergi yang membuat si unknow duduk disebelahnya dan mengingkirkan minuman dimeja itu lalu menggantinya dengan susu beruang.
"look at you, it's still the same as before"Kata unknow lalu menyingkirkan rambut nakal yang menutupi wajah Cathlyne.
"I don't understand what wrong with you! Apa kamu mabuk kek gini karna aku? Maaf, aku gak ngerti apa yang harus kulakuin. I'm so sorry"Kata unknow lalu duduk disitu agar tidak ada cowo-cowo brengsek yang ada disitu.
"Ugh"Kata Cathlyne lalu menggeliat tanda dia sudah sadar. Si unknow pun langsung meninggalkan Cathlyne
Cathlyne pun langsung menegakkan tubuhnya lalu bersender di sofa itu dengan mata yang menyipit karna baru bangun. Setelah dia sudah bisa melihat dengan jelas, Cathlyne pun melihat susu beruang dengan note:
...Suka ato enggak harus diminum! Tenang ini gak ada racunnya, kalau pun ada palingan lo cuma berakhir diranjang!...
"Holly Shit! Dasar mesum + Cabul nih orang! Gak tau apa gue gak suka minum susu beruang?! Ck, tapi gakpapa lah siapa tau ini bisa ngurangin pusing gue"Kata Cathlyne lalu meminum susu beruang itu. Setelah minum susu itu, Cathlyne pun berdiri untuk pulang.Saat ini dia hanya ingin untuk tiduran dirumah.
...__________________________________...
Saat ini adalah hari dimana Cathlyne harus kesekolah dan belajar, namun bukannya belajar dia malah bermalas-malas. Seperti sekarang, saat ini Cathlyne sedang duduk didampingi 1 kotak rokok disebelahnya dirooftop dengan Triple Na dan mereka pun nyebat, No bukan mereka, tapi hanya Cathlyne.
Sudah beberapa batang yang sudah Cathyne sebat tapi tetap aja dia tidak berhenti!Triple Na pun sudah mengingatkan Cathlyne untuk tidak terlalu banyak nyebat tapi saja dia menghiraukan omongan sahabatnya itu.
"Lo kenapa sih Cath?!"Tanya Fiona kesal
"Ntau nih orang! Ngomong klo ada masalah"Kata Kirana
"Ato ini gara-gara kemarin? Iya?"Tanya Diana
"Serah lo deh Cath. Sono nyebat ampe puas!"Kata Fiona yang membuat Cathlyne hanya mengacuhkan bahunya lalu lanjut nyebat hingga akhirnya.......
BRAKKK
Pintu Rooftop pun terbuka yang memperlihatkan Rey dan Triple curut yang membuat Cathlyne semakin jengah.
Rey yang melihat Cathlyne nyebat pun langsung menghampiri Cathlyne lalu mengambil rokok di sela bibir Cathlyne dan mematahkannya. Mata Rey pun menangkap keberadaan kotak rokok disebelah Cathlyne, Rey pun langsung mengeluarkan semua rokok di kotak itu lalu mematahkan semuanya.
"Patahin aja semua, uang gue gak bakalan habis kalo cuma buat beli rokok"Kata Cathlyne santai ketika melihat Rey yang mematahkan semua rokoknya.
"Cath! Are you kidding me?! Kayaknya semua ancaman aku gak ngaruh ya buat kamu?!"Tanya Rey ngegas
"Kamu lupa ancaman aku dirumah sak-"
"Gue inget! Dan gue mau lo lakuin ancaman lo! Pergi dari gue dan bawa semuanya termasuk teman-teman lo, Killer!"Kata Cathlyne yang membuat semua orang disitu bingung
"Cath please! Gue gak ngerti sama lo yang kek gini?! Kalo ada masalah ngomong!"Kata Rey ngegas dan sudah merubah aku-kamu jadi lo-gue.
"Ck, Malas ngomong! "Kata Cathlyne lalu keluar dari rooftop yang meninggalkan Rey, Triple Na dan Triple curut yang masih bingung dibuatnya.
"Kalian ada masalah apa sih sampe bawa-bawa pembunuh?"Tanya Kirana
"Iya. Gue tau banget kalo Cathlyne marah banget sama lo, tapi kenapa?"Tanya Fiona
"Gue gak ngerti. Pastinya ada adu domba gue ama Cathlyne"Kata Rey
"Tapi siapa? Cathlyne bukan tipe orang yang asal percaya sama orang tanpa bukti"Kata Diana yang disetujui sama Fiona dan Kirana
"TRUS LO SEMUA MIKIR?! MANA BISA CATHLYNE DATENG-DATENG BILANGIN GUE PEMBUNUH TRUS MUSUHIN GUE ANJING!!!" Teriak Rey yang membuat semua nya kicep.
"Ya lo san-"
"Shutt! BadRey udah mau keluar"Kata Juna yang menyela omongan Kirana
"LO! Suruh anak DarkLion untuk nyerang geng Blackskull sekarang. Sampe mereka gak lakuin, lo yang bakalan habis sama gue"Kata Rey ke Nathan lalu pergi dari rooftop.
"Huft, Gilak ya tuh orang. Nyuruh gak pake mikir"Gerutu Nathan
"Maksud lo BadRey apaan?!"Tanya Kirana
"BadRey sama kayak BadCathlyne dimana sisi gelapnya muncul. Gue yakin anggota Blackskull bakalan ada yang masuk rumah sakit"Kata Juna
"Iya. Udah lama BadRey gak keluar dan cuma karna Cathlyne itu keluar"Kata Aldo
"Sengeri itu ya?"Tanya Diana
"Rey jauh lebih ngeri dari yang kalian pikirkan"Kata Nathan
"Yaudah kita balik duluan daripada si bos ngamuk"Kata Juna
"Iya udah sono"Kata Diana sebelum Triple curut benar-benar pergi.
Setelah 8 jam yang melelahkan akhirnya sekolah pun selesai. Saat ini Cathlyne sedang membereskan barang-barangnya berama Triple Na, Cathlyne memang sudah menceritakan semuanya pada Triple Na. Mereka pun keluar dari kelas menuju parkiran tempat mobil merela diparkir.
Pada saat dikoridor mereka bertemu dengan Triple curut tapi tidak ada 1 pun dari mereka yang berbicara pada Triple curut, mereka hanya melewati Triple curut yang membuat mereka bingung.
Saat ini mereka sudah melanjutkan langkah mereka namun langkah mereka terhenti karna Cathlyne yang ditarik paksa oleh seseorang. Triple Na pun sudah berteriak supaya orang itu mau melepaskan tangan Cathlyne namun tidak berpengaruh bagi orang itu.
Saat ini Cathlyne dan orang itu pun sudah sampai di taman belakang sekolah yang sudah sepi karna ini sudah pulangan. Orang itu melepaskan gengamannya dari tangan Cathlyne.
"We need to talk!"Kata orang itu
"Omongin apaan lagi sih Rey?!"Tanya Cathlyne ngegas, Ya orang itu adalah Rey
"Maksud lo bilang gue pembunuh itu apa? Gue bunuh siapa?"Tanya Rey
"Ck, udah deh gak usah pura-pura gak tau"Kata Cathlyne
"Gue beneran gak tau! Bilang siapa yang bikin lo mikir klo gue ini pembunuh!"Kata Rey
"Gak penting siapa yang ngasih tau ini ke gue"Kata Cathlyne
"Ini gak penting buat lo tapi penting buat gue! Gue gak bisa terus-terusan marahan sama lo gini!"Kata Rey
"Ya makanya jan bikin gue marah Reynald!"Bentak Cathlyne
"Emangnya gue bikin lo marah gimana? Orang lo tiba-tiba dateng trus bilangin gue pembunuh!"Kata Rey ngegas
"Lo udah ngebunuh orang yang gue sayang Rey!"Kata Cathlyne berapi-api
"Ngebunuh apaan sih Cath?! Ada niatan buat bunuh orang aja gak ada!"Tanya Rey
"CK, GUE BENCI LO RE-MPHHHH"
Rey pun langsung membungkam mulut Cathlyne dengan bibirnya. Rey mel*mat dan menyesap bibir Cathlyne dengan lembut tanpa nafsu yang membuat Cathlyne menikmatinya, namun beberapa saat kemudian Cathlyne tersadar lalu menggigit bibir Rey hingga berdarah.
"Ouch!What are you doing?!"Kata Rey seraya mengusap darah dibibirnya akibat gigitan Cathlyne
"Gue benci ama lo Rey!"Kata Cathlyne lalu pergi dari Rey. Rey pun hanya mengacak rambut frustasi.
"Ya Tuhan, ujian apa lagi yang Kau berikan pada hubungan kami?! baru aja gue ama Cathlyne baikan tapi sekarang dateng lagi cobaan yang bahkan gak gue ngerti! What's wrong with this relationship?!"Batin Rey lalu memukul pohon yang ada ditaman itu lalu pergi dan tujuannya saat ini adalah basecamp DarkLion.
Setelah sampai di basecamp, Rey pun langsung merebahkan tubuhnya disofa untuk mencari jalan keluar masalah ini.
Namun tiba-tiba......
BRAKKK
"Ck, lo ngapa-"
"DeadScorpio ngajak berantem!"