This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Miss Her



Author POV


Sudah 2 minggu Leo berada dirumah sakit dan sudah 2 minggu juga Cathlyne memutuskan untuk tidak sekolah demi menemani Leo dirumah sakit toh mommy nya sudah minta izin kesekolah.


Leo pun awalnya tidak setuju dengan Cathlyne yang tidak mau sekolah tapi bukan Cathlune namanya kalau tidak bisa membuat orang luluh sehingga mau tak mau Leo pun mengiyakan perkataan Cathlyne.


Selama 2 minggu ini Leo sudah beberapa kali cuci darah dan itu ditemani oleh Cathlyne dan juga kedua orang tuanya. Ya, orang tua Leo sudah dateng ke Indonesia karna Cathlyne yang menyuruh Leo untuk menghubungi mereka dihari pertama Leo masuk rumah sakit.


Kedua orang tua Leo dan orang tua Cathlyne bergantian untuk menemani Cathlyne dirumah sakit sehingga Cathlyne tidak terlalu kesepian. Anggota DeadScorpio pun setiap hari bergantian untuk menjenguk Leo bahkan beberapa ada yang memutuskan untuk menginap di rumah sakit.


Triple Na pun sudah mengetahui tentang ini dan beberapa kali menjenguk bahkan menemani Cathlyne tidur dirumah sakit. Triple Na masih sekolah sehingga Cathlyne meminta Triple Na untuk jangan beri tau Rey dulu tentang keberadaannya, Cathlyne masih merasa tidak enak dengan Rey tentang perkelahian mereka kemarin


Hubungan Cathlyne dengan Leo pun sudah membaik bahkan semakin dekat karna penjelasan yang Leo berikan pada Cathlyne waltu itu. Hal itu membuat Cathlyne merasa miris dan memutuskan untuk mendukung semua keputusan Leo.


Flashback on


"Ini alasan sebenernya!"


"Maksud lo?" Tanya Cathlyne


"Gue jauhin lo karna penyakit ini" kata Leo


"Kenapa lo jauhin gue karna ini? Kita kan bisa bareng-bareng melawan penyakit ini?"


"Cath, dari awal gue udah tau tentang penyakit parah ini dan gue sengaja ngejauhin lo supaya lo bisa move on dari gue dan kedepannya saat gue pergi untuk selamanya lo udah gak terlalu sakit" kata Leo


"Tapi gak gini cara nya Le!"


"Trus gimana Cath? Gue gak mau lo sedih gegara gue, buktinya aja pas lo tau gue sakit gini aja udah nangis kayak gini" kata Leo


"Le, gue pasti sedih ngeliat lo kayak gini. Mau gimana pun perasaan gue sama lo, gue tetep sedih ngeliat orang yang pernah ngisi hidup gue sekarat kayak gini" kata cathlyne yang sudah menitikan air mata


"Karna itu gue pergi ke London supaya lo gak tau bahkan gak bisa ngeliat gue yang sakit-sakitan kayak gini dan gue ngelakuin ini agar lo bisa dapetin orang yang bisa jagain lo sampe tua bukan gue yang bentar lagi dipanggil Tuhan" Kata Leo. Cathlyne pun tidak bisa ngomong apa-apa dia hanya diam dna menangis


"Dan ternyata gue berhasil. Lo bisa dapetin Rey, orang yang sangat mencintai lo dan gue yakin lo juga cinta banget sama dia. Cath, gue cuma gak mau lo terlalu sedih dengan keadaan gue. Cukup gue yang menderita, lo jangan" lanjut Leo


"Tapi kalo lo transplantasi hiks ginjal lo masih bisa hidup hiks" kata Cathlyne yang sudah tak bisa menahan tangisannya.


"Percuma Cath, dokter gue di London sudah bilang gue gak bakalan hidup lama lagi. Mungkin aja gue mati dalam 2 minggu ato seminggu bahkan hari ini" kata Leo yang membuat tangis Cathlyne semakin deras


"Hey, jangan nangis ya." Kata Leo lalu menghapus air mata Cathlyne


"Hiks, tapi setidaknya lo berusaha hiks buat hidup" kata Cathlyne disela-sela tangisnya


"Gak ada lagi yang harus gue jaga kalo gue hidup. Mami papi sudah ada kak Eugine, suaminya dan anaknya. Dan lo, lo udah ada Rey yang jaga jadi gue udah lepas tanggung jawab dari lo. Sekarang gue tanya, siapa yang harus jadi alasan gue buat hidup?" Tanya Leo yang membuat Cathlyne tambah kejer


"Hiks, lo harus hiks hidup demi DeadScorpio!"kata Cathlyne


"Kan DeadScorpio sudah ada lo. Cathlyne yang bringas, pala batu, sadis tapi tetep cantik ya kan?" Tanya Leo dengan kekehan


"Tapi lo harus tetap hidup buat bantuin gue jagain DeadScorpio" kata Cathlyne yang sedikit demi sedikit mengehentikan Tangisannya


"Gue gak janji. Oh iya, gue mau lo balikan sama Rey" kata Leo


"Gue masih malu sama dia" kata Cathlyne sambil menyeka sisa air matanya


"Kalo dia cinta sama lo, pasti dia bisa maafin lo dan nerima lo lagi" kata Leo


"Kalo dia gak cinta sama gue?" Tanya Cathlyne


"Menurut lo perlakuan dia ke lo gak nunjukin kalo dia cinta banget sama lo?!" Tanya Leo


"Lo harus yakinin hati lo Cath, gue tau lo cinta sama dia. Gue rela ngeliat lo sama Rey kalo itu yang bakalan bikin lo bahagia" lanjut Leo yang membuat Cathlyne reflek memeluk Leo dan menangis lagi


"Hiks, Leo makasih hiks makasih lo udah ngertiin gue hiks, gue sekarang ngerti maksud lo hiks maaf" kata Cathlyne dalam pelukan Leo


"Gak usah minta maaf. Gue yang harusnya minta maaf udah bikin lo sedih kayak gini" kata Leo


"Just forget it" Kata Cathlyne


"Temenin gue ya" kata Leo yang diangguki oleh Cathlyne


Flashback off


Saat ini Cathlyne sedang menyuapi Leo dengan telaten. Leo pun dengan senang hati menerima suapan dari Cathlyne yang jarang-jarang memanjakan seseorang.


Mereka pun saling bercanda gurau yang membuat mereka tak berhenti tertawa sampai akhirnya pintu terbuka menampakkan dokter dan suster yang masuk keruangan.


Cathlyne yang melihat itu pun langsung berdiri memberi ruang untuk dokter memeriksa tubuh leo.


"Tubuh Leo sudah mulai membaik dan sudah boleh pulang tapi sebaiknya jangan beraktivitas terlalu banyak karena tubuhnya yang bisa dibilang cukup lemah yang diakibatkan oleh tidak melakukan transplantasi ginjal" kata Dokter


"Jadi saya beneran boleh pulang dok?" Tanya Leo antusias


"Makasih ya dok" kata Leo


"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu" kata dokter yang diangguki oleh Cathlyne dan Leo lalu dokter dan suster itu pun pergi.


"Akhirnya!" Kata Leo senang


"Lo pulang bukan berarti bisa seenaknya. Lo juga harus tetep istirahat" kata Cathlyne


"Yang penting pulang" kata Leo tak mau kalah


"Yeu bocah" kata Cathlyne kesel.


Leo pun menghubungi kedua orang tua nya untuk membereskan biaya administrasi nya sedangkan Cathlyne membantunya membereskan barang-barang nya.


Setelan beberapa saat, kedua orang tua Leo pun sudah datang untuk mengurus semua administrasi nya. Mereka pun pulang bersama-sama ke rumah Leo. Cathlyne pun dudah meminta izin kepada mommy nya untuk pergi ke rumah Leo.


Setelah sampai rumah, mereka pun membersihkan diri karena dari rumah sakit. Setelah itu mereka makan siang bersama.


Setelah kenyang dengan makanan yang disediakan, mereka pun berpencar kekamar masing-masing.


Cathlyne pun mengikuti Leo kekamarnya. Didalam mereka pun bermain tak lupa dengan teriakan mereka🌚. Ya, saat ini mereka sedang bermain PS.


Setelah berjam-jam bermain,mereka pun menidurkan tubuh mereka untuk beristirahat. Keadaannya pun menjadi hening sampai suara Cathlyne memecahkan keheningan diruangan itu.


"Gue mau tanya untuk terakhir kalinya" kata Cathlyne tanpa melihat kearah Leo


"Mau tanya apa?" Tanya Leo yang saat ini memejamkan mata nya


"Boleh gak gue donorin ginjal buat Lo?" Tanya Cathlyne yang membuat Leo membuka matanya dan terduduk menatap Cathlyne


"Gak!" Kata Leo tegas


"Emang salah kalau gue donorin ginjal buat Lo?" Tanya Cathlyne


"Salah besar!" Kata Leo


"Kalo gue diem-diem donorin ginjal gue buat Lo gimana?" Tanya Cathlyne yang membuat tubuh Leo kaku


"Jangan pernah lakuin hal bodoh itu!" Kata Leo dengan tatapan tajam


"Kalo gue dengan bodoh ngelakuin itu?" Tanya Cathlyne


"Jangan harap gue bakalan maafin Lo" kata Leo


"Yah kok gitu?" Tanya Cathlyne kesel


"Karena gitu" kata Leo lalu kembali membaringkan tubuhnya sambil memejamkan mata nya


"CK, gue cuma berharap Lo sembuh total walaupun gue harus kehilangan 1 ginjal gue" kata Cathlyne serius


"B*do Cath b*do. Tubuh gue gak terima ginjal Lo" kata Leo kesal.


"Rese Lo!" Kata Cathlyne


"Biarin!" Kata Leo


"Udah ah gue mo balik" kata Cathlyne


"Mo kemana Lo?!" Tanya Leo yang langsung duduk menatap Cathlyne yang sudah berada di depan pintu.


"Mo ke RS buat donorin ginjal gue" kata Cathlyne asal


"Jan gerak! 1 langkah aja gue bacok Lo!" Seru Leo sambil beranjak kearah Cathlyne


"Paan sih?!" Tanya Cathlyne kesel


"Lo mo kemana?! Serius!" Kata Leo tegas


"Gue mau ke Basecamp" kata Cathlyne


"Ikutttt" seru Leo kek anak kecil liat es krim


"Dih! Botcha" kata Cathlyne lalu membuka pintu kamar Leo dan keluar


"Ntar,gue pake jaket" kata Leo sambil berjalan kearah gantungan baju dibelakang pintu. Setelah memakai jaket, mereka pun turun dan tak lupa untuk meminta izin kepada kedua orang tua Leo untuk pergi basecamp dan kedua orangtuanya pun membolehkan asalkan Leo tidak beraktivitas terlalu banyak.


Mereka pun keluar lalu masuk kedalam mobil dengan Leo yang mengemudi. Saat ini mereka berhenti disebabkan oleh lampu merah yang menyala, Cathlyne pun menyalakan radio yang ada didalam mobil itu dan terdengarlah musik yang membuat orang orang itu hanyut dalam lagu itu.


Dan tanpa mereka ketahui ada orang menatap kearah mereka dengan tatapan yang tak dapat diartikan.


"Cath, i'm so d*mn miss you. But who is he? Are you already forget me?"