
Cathlyne POV
Gue pun tetap berjalan santai didepan Rey. Saat ini gue sedang kesal dengan cowo yang dibelakangnya ini. Tiba-tiba.......
GREBBB
"AKH-" teriak gue tertahan karna mulut gue udah dibekap duluan
"Gak usah lebay" kata orang itu yang bikin gue melolot, ya masa gue di bil lebay padahal dia yang bikin gue kaget.
"Dasar Rey as*๐" gumam gue
"I can hear you" kata nya sambil narik tangan gue kesebuah stan
"Bagus" kata gue kesel
Tak lama setelah itu kita berdua berenti di sebuah stan.....
"BAGUSSSSSSSSSSSS" kata gue antusian yang ngeiat banyak banget DREAM CATCHER
"Lo mau?" Tanya Rey yang langsung gue anggukin
"Take anything you want" kata Rey.
"Anything?" Tanya gue yang diangguki Rey. Gue langsung aja pilih-pilih Dreamcatcher yang gue suka. FYI gue itu suka banget sama yang namanya dreamcatcher
Gue udah pilih 2 Dreamcatcher warna hitam ama putih.
Dan gue langsung ngode ke Rey kalo gue udah seleseai milih dan dia langsung bayar DreamCatcher nya.
Kita udah menjauh dari stan itu dan sekarang kita berjalan kearah dimana tadi motornya Rey parkir. Setelah sampai, Rey langsung aja naik ke motornya trus ngasih gue helm dan gue langsung ambil helm nya dan pake.
Setelah 15 menit perjalanan, akhirnya kita sampe juga dirumah gue. Gue langsung aja turun dan kembaliin helm nya.
"Thanks" kata gue yang diangguki Rey dan dia pun bersiap untuk pergi tapi gue tahan
"Tunggu tunggu, gue mo ngasih lo sesuatu dulu" kata Cathlyne lalu mengeluarkan Dreamcatcher warna putih dan menyisakan Dreamcatcher yang warna hitam didalam plastik.
"Nih buat lo. Meskipun lo yang bayar anggap aja ini dari sebagai ucapan terimakasih karna lo ud-"
CHUP
"Your Thanks has been accept" kata Rey lalu mengambil plastik yang gue kasih setelah...... setelah.......setelah NYIUM BIBIR GUAAA HUHUUU
"REYNALDDDDDD. Bisa gak sih gak pake nyium bibir?! Gue ini masih anak baik-baik ya" kata Gue kesell
"Upah bensin" kata nya. 'Watdepak' kata gue dalam hati
"Gue balik" katanya dan belum sempet gue bales dah pergi dianya. Hedeh, kalo dia kek gini mulu bisa-bisa gue jatoh nih. JATOH CINTA maksudnya. Au ah
Cathlyne POV end
Author POV
Hari ini adalah hari minggu, banyak orang yang berkeliaran untuk menikmati hari libur mereka. Saat ini sudah pukul 13.47, beberapa orang sudah berada di cafe untuk makan siang termasuk Rey, Juna,Nathan dan Aldo.
Juna,Nathan dan Aldo sudah berada di cafe ini untuk minum coffee dan mabar. Berbeda dengan Rey yang harus mengontrol cafe miliknya ini baru bisa ikut mabar, Ya cafe nya.
Selain sekolah Michiavelly, Rey juga memiliki Cafe yang dia bangun dengan modalnya sendiri. Sehingga kalau ada waktu dia akan melihat dan mengontrol Cafe nya ini.
Setelah mengontrol Cafe nya, Rey langsung duduk bersama temen-temennya. Tak lupa dengan coffee di tangannya.
"Rey, kuylah mabar" ajak Nathan yang masih asik dengan hpnya
"Iya nih, supaya pas 4 orang" kata Juna lalu menyeruput coffee nya
"Mabar apa?" Tanya Rey sambil mengeluarkan hp nya dari sakunya
"Biasa, PUBG" kata Aldo
"Ok" kata Rey lalu masuk ke aplikasi game itu
Mereka pun mabar, jangan kira Rey tidak suka bermain game. Bisa dibilang Rey ini gamers karna hampir semua game dia mainkan. PUBG, Mobile Legend, AOV, Free Fire, COD, dll. Bahkan dia yang paling tinggi rank nya daripada temen-temennya.
Mereka sudah asik bermain, tak lupa dengan umpatan-umpatan yang mereka keluarkan selama bermain game itu. Namun di tengah-tengah permainan, Rey mendapat panggilan yang membuatnya berdecak kesal padahal entar lagi WWCD( Winner Winner Chicken Dinner)
Rey pun yang awalnya kesal sampai-sampai mengumpat langsung kicep melihat nama yang tertera dihp nya itu. Rey pun mengangkat panggilan itu
"Hiks.....CyCy..... Tolongin guee...hikss.....cepetan dateng"
CyCy? Siapa CyCy? Ini gak salah sambung kan? Pikir Reynald
"Halo! Lo denger gak sihh Hiks" kata orang itu di telpon
"Lo Cathlyne kan?!" Tanya Rey memastikan
"Iya...hiks..lah.....cepetan dateng"
TutTutTut
Setelah beberapa menit, Reynald sudah sampai didepan rumah Cathlyne. Dia pun langsung mengetuk pintu dan tak beberapa lama, pintu itu terbuka. Rey pun langsung mendapat pelukan dadakan yang membuatnya terhuyung beberapa saat.
"CyCy, gue takut" kata cewe yang dipelukannya itu
"Lo kenapa?" Tanya Rey yang mendorong Cathlyne agar dia bisa melihat wajahnya dengan jelas lalu menyeka air mata Cathlyne
"Itu....Tadi ad-"
"Ada apa?" Tanya Rey khawatir
"Kecoak" katanya yang membuat Rey cengo
"Kecoak?" Tanya Rey yang mendapat anggukan keras oleh Cathlyne yang membuat Rey menghela nafas kasar melihat gadis didepannya ini.
Ternyata gadis bar-bar kayak Cathlyne bisa takut ama kecoak bahkan sampai nangis gini. Daebakkk.
"Tadi pas gue nonton tv ada kecoak jalan dilayar tv, Gue kan takut kecoak apalagi tadi kecoaknya terbang-terbang, ya karna gue takut jadi gue nangis trus telpon lo supaya bantuin gue ngusir kecoaknya" kata Cathlyne panjang lebar yang membuat Rey terkekeh apalagi melihat wajah kesal + takut yang Cathlyne perlihatkan. Menurutnya itu menggemaskan.
"Kok ketawa? Bantuin buang" kata Cathlyne
"Dimana?" Tanya Rey. Cathlyne yang mendengar itu pun langsung menarik tangan Rey ke ruang tamu tempat kecoak itu berada.
"Itu kecoaknya" kata Cathlyne menunjuk kearah kecoak dari belakang Rey.
"Yaudah tunggu disini" kata Rey yang mendapat anggukan dari Cathlyne.
Rey pun mengambil sapu untuk mengiring kecoak itu keluar dari rumah. Bukannya keluar, malahan kecoak itu terbang yang membuat Cathlyne teriak dan langsung menghampiri Rey dan memeluknya.
"Huaaaaaa. Kecoak terbanggggg" teriak Cathlyne yang sudah ada dipelukan Rey sehingga membuat Rey tertawa terbahak-bahak
"Hahaha, look. Kecoaknya sudah pergi" kata Rey sambil menunjuk kecoak yang terbang keluar rumah.
"Huft(menghela nafas) bagus lah" kata Cathlyne tanpa melepaskan pelukannya
"Mau sampe kapan meluk gue" tanya Rey yang sebenarnya senang dipeluk begini
"Tunggu bentar. Jantung gue masih degdegan gara-gara tu kecoak" kata Cathlyne
"Siapa CyCy" tanya Rey dengan Cathlyne yang masih memeluknya.
"Lo" jawab Cathlyne sambil melepas pelukannya
"Gue?" Tanya Rey sambil mengerutkan dahinya
"Iya, Nama lo kan Reynald Cyrille Liam Michiavelly, jadi gue ambil Cyrille nya. Jadinya CyCy" kata Cathlyne
"Panggilan kesayangan?" Tanya Rey
"Ummm, gue sih niat nya bukan kek gitu. Tapi yang anggap aja lah gitu." kata Cathlyne sambil menunjukan deretan gigi putihnya yang membuat Rey tersenyum hangat.
"Trus lo gak mau ngajak gue kesuatu tempat gitu CyCy?" Tanya Cathlyne dengan penekanan di kata CyCy.
"What do you want?" Tanya Rey pada Cathlyne
"Some Coffee?" Tanya Cathlyne meminta persetujuan Rey
"As your wish" kata Rey
...โโโโโโโกโโโโโโ...
Saat ini mereka sudah berada disalah satu Cafe di Jakarta, ya itung-itung PDKT. Mereka sudah memesan 2 coffee, satu untuk Rey dan satu untuk Cathlyne.
Mereka pun berbincang banyak tentang masing-masing keluarga. Tak lupa dengan candaan receh dari Cathlyne. Setelah itu mereka berdiam sebentar dan.....
Cekrekk
Ya, Cathlyne memfoto Rey. Rey yang tadinya melihat kearah lain langsung menoleh setelah mendengar suara itu.
"Lo foto gue?" Tanya Rey yang mendapat anggukan dari Cathlyne setelah itu Cathlyne membuka app Instagramnya.
Princess_Cathlyne CyCyโค
โค5.578
...~MEMATIKAN KOMENTAR~~...
"Sudh selesai minum coffee nya?" Tanya Rey yang membuat Cathlyne membuang pandangannya dari hp lalu menatap Rey
"Sudah, kenapa? Mau balik?" Tanya Cathlyne yang mendapat gelengan dari Rey
"Trus?" Tanya Cathlyne
"Mau ngajak kesuatu tempat" kata Rey yang membuat Cathlyne bingung
"Mau?" Tanya Rey lagi
"Ehmm, Why not?" Kata Cathlyne lalu berdiri dari duduknya begitu juga Rey lalu mereka pergi dari Cafe itu menuju suatu tempat yang Cathlyne belum tau.