This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Pacarnya Cathlyne?!



Author POV


CITTTT.....


"Kenapa Rey?" Tanya Cathlyne. Rey pun hanya menunjuk kearah depan menggunakan dagu nya yang membuat Cathlyne mengarahkan pandangannya kearah yang ditunjuk Rey yang membuat Cathlyne hanya melotot lalu menutup mukanya dengan kaca helm sambil mengumpat.


What the Hell! Batin Cathlyne


"Mo apa sih dia Rey?" Tanya Cathlyne ke Rey


"Biasa, cari masalah" Jawab Rey santai lalu turun dari motor lalu melepaskan helm nya. Cathlyne yang ngeliat Rey turun dari motor, ikutan turun tanpa melepaskan helm.


"Hi. Long time no see dude" Kata ketua mereka.


FYI, dia adalah ketua geng LionCell musuh bebuyutan DarkLion. Namanya aja sama, ada Lion nya gitu. Tapi walaupun namanya sama, mereka gak akan pernah bisa akur. Asal kalian tau, LionCell ini dulunya adalah musuh bebuyutan DeadScorpio makanya Cathlyne nyembunyiin muka nya dari Axel Kendrik Baylor , ketua geng LionCell.


"Ngapain?" Tanya Rey santai.


"Cuma mau nyapa lo aja" jawab Axel


"Cih, basi! Apa tujuan lo sebenernya?!" Kata Rey


"Okok gue bakalan kasih tau lo, gue cuma mau kita berangkat bareng ke sekolah" Kata Axel


"Maksud lo apa nj*ng?!" Tanya Rey ngegas


"Eitz, santuy. Iya, gue mau hari ini kita berangkat bareng ke sekolah, karna mulai hari ini gue bakalan sekolah di sekolah lo. Pertamanya gue gak sudi karna harus sekolah di sekolah bokap lo, tapi karna gue denger ada seseorang yang gue kangen disitu, jadi gue mutusin bahwa gue akan sekolah disitu" Jelas Axel sambil tersenyum mengingat orang yang dia kangen itu


"WHAT?!" Teriak Cathlyne setelah mendengar ucapan Axel. Yang membuat dua cowo didepannya itu menoleh kearah nya


"Ehm. Sorry tad.. Di ada lebah lewat. Kalian lanjut aja" kata Cathlyne


"Itu cewe lo?! Sapa namanya? Hah?!" Tanya Axel


"Jangan pernah lo ganggu dia" Kata Rey


"Yayaya. Lagian gue gak bakalan ngelibatin cewe di pertempuran kita, its not my level. Ya sudahlah gue mau ke sekolah dulu, mo barengan?" Tanya Axel


"Cih, gue gak sudi lo ada disekolah gue" Kata Rey


"Gue juga" kata Cathlyne keceplosan yang membuat 2 cowo itu kembali menatap menatap Cathlyne bingung


"Aduh nih mulut kenapa gak bisa diem sih, ntar ketauan baru tau" batin Cathlyne


"Mak...Mak...sud gue. Gue juga mau kesekolah, jadi kalian jangan kelai mulu disini, iya gitu" Kata Cathlyne bohong. Padahal maksud Cathlyne adalah dia juga gak sudi Axel ada disekolahnya


"Yaudah, ayo berangkat" kata Rey lalu naik ke motornya yang diikuti Cathlyne. Mereka pun pergi dari tempat itu meninggalkan Axel sendirian


"Sapa sih tu cewe? Aneh banget. Gue penasaran, muka nya pake ditutupin pake kaca helm segala. Tapi suaranya gak asing buat gue, suara nya kayak sapa ya?!" Gumam Axel lalu dengan rasa penarasan dia naik ke motornya lalu bergegas ke sekolah barunya itu.




**Cathlyne POV**



"Wahhh gilakkkk" teriak gue pas udah sampe dikelas, Ya, gue dah dikelas dan sesuai rencana, gue masuk dengan gampang karna gue datengnya sama Rey.



"Lo napa sih Cat? Udah dateng telat, ribut lagi. Untung kita lagi freeclasa" Kata Kirana



"Tau, kek apa aja" Kata Fiona



"Kalian tau gak sih?!...." Tanya Cathlyne yang langsung dijawab oleh Triple Na



"Gak" jawab mereka kompak



"Ishhh, ngeselin banget sih lu pada" kata Cathlyne



"Lah, lo kan nanya kita tau apa gak, ya kita jawab gak lah." kata Diana



"Tau ah serah" kata Cathlyne lalu duduk dibangku nya dan menaruh tas nya diatas mejanya



"Yaudah, tadi lo mo ngomong apa?" tanya Fiona



"Kalian tau?...."



"Gak" kata Triple Na



"As\*"



"Lanjut, lanjut" kata Kirana



"Masa tadi pas gue mau ke sekolah, gue ketemu sam..... "



"Selamat pagi anak-anak. Maaf saya telat" kata bu Linda guru yang ngajar kita IPS yang baru saja dateng



"F\*ck" kata gue sama Triple Na barengan. Lagian tuh ibuk-ibuk dateng di waktu yang tidak tepat, mau gak mau kita harus ngedengerin ocehannya yang gak jelas.



Setelah 2 setengah jam kita ngedengerin penjelasannya yang mau sampe dia ngomong bebusa-busa kita gak bakalan ngerti, sapa yang mau ngerti coba? Orang dia ngejelasinnya nge-rap. Saat ini kita udah dibolehkan istirahat, Gue dan Triple Na pun langsung pergi ke Kantin



Saat ini kita sudah ada di depan pintu kantin dan saat kita mau ke tempat duduk kita....



"Cat itu bukannya Axel?" tanya Fiona



"Mana?" tanya Kirana



"Itu yang duduk di meja kita" kata Fiona menunjuk kearah meja tempat mereka biasa makan



"Oh iya, Cat itu kan Axel, dia sekolah disini?" tanya Diana



"Itu yang tadi gue mau bilang ke kalian. Mulai sekarang dia sekolah disini." kata gue.



"Lah? terus lo gimana?" tanya Kirana



"Kagak tauuu" kata gue yang lagi bingung juga



"Yaudahlah Cat, lo hadepin aja dulu, sapa tau dia dah tobat" kata Diana



"Iya bener tuh, lo hadepin sendiri sana, kita bertiga duduk di ujung aja. Pokoknya lo harus selesein masalah lo." Kata Kirana



"Kenapa? Kalian temenin lah" Kata gue



"Gak ah, lo aja. Ntar makin lama kita gak makan" kata Fiona



"Ish, yaudah deh." Kata gue, gue juga gak mau bikin mereka telat makan



"Good. Jan bikin masalah lo" kata Dian



"Bener, ayo cepet duduk, gue dah laper ini" kata Fiona



"Okok" kata gue lalu menghampiri Axel yang lagi main hp



"Kayaknya lo salah ngambil tempat deh" kata gue yang membuat Axel menangkat mukanya menatap gue. Gue tau, pasti seluruh kantin pada ngeliatin gue



"Amber?!" panggil Axel, lalu dia berdiri dan memeluk gue. Dia meluk erat banget, dan gue cuma diem karna gak bisa gerak.



"Ken, lepas! " kata gue



"Ken? Lo masih manggil gue Ken?" tanya Axel dengan tatapan berharap setelah melepas pelukan kita



"Ehm..... Maksud gue Axel...."



"Gue gak keberatan kalo lo masih mau manggil gue Ken. Amber, gue turut berduka cita atas kematian tunangan lo. Gue gak tau klo dia bakalan pergi secepat itu" Kata Ken sambil megang tangan gue




"Amber, gue bener-bener turut berduka cita, gue nyesel banget waktu itu telat buat nyamperin dia." Kata Ken serius



"Ngapain lo mau nyamperin dia?!" Tanya gue sambil natap matanya



"Waktu itu gue mau nyamberin dia buat bikin CellLion ama Deadscorpio damai, gue gak mau perang terus demi lo. Lagian perang itu cuma bikin badan gue sakit." Kata Ken lalu tersenyum, gue yang liat senyuman itu yakin kalo Ken jujur



"Jadi lo mau kita damai gitu?" Tanya gue memastikan



"Iya, gue mau kita damai supaya gue bisa ngejagain lo, gue mau gantiin dia buat jagain lo. Gue yakin sekarang diatas dia pingin lo gak kenapa-napa" Kata Ken yang bikin gue gak bisa nahan air mata gue lagi yang bikin gue nangis



"Hiks... Ken.... di..a sud...sudah gak ada, di...a sudah pergi" Kata gue sambil nangis sejadi-jadinya



"Iya, gue tau. Mulai sekarang gue bakalan jagain lo, plis ijinin gue buat selalu ada disisi lo sekarang." Kata Ken yang terdengar lembut ditelinga gue terus meluk gue yang bikin gue mengangguk setuju dan membalas pelukan nya, itung itung pelukan perdamaian tapi tiba-tiba.........



"CATHLYNE!" Teriak seseorang yang bikin Ken ngelepas pelukannya lalu melihat kearah orang yang teriak itu dengan raut muka yang tidak dapat diartikan.



Gue yang ngeliat Ken begitu langsung ikutin arah pandangan Ken dan gue ngeliat Rey dengan rahang yang mengeras dan tangan yang sudah dikepal lalu berjalan kearah gue, lebih tepatnya kearah Ken



BUGH



"NGAPAIN LO DISINI?"



BUGH



"LO APAIN DIA SAMPE DIA NANGIS?!"



BUGH



"LO NGAPAIN MELUK DIA ANJING, DASAR BANGS\*T"



Gue yang ngeliat itu hanya terdiam kaget dan saat Rey ingin meninju Ken lagi gue langsung dorong Rey dan ngebantu Ken buat berdiri



"Lo gakpapa kan Ken?" Tanya gue yang hanya diangguki sama Ken setelah itu gue langsung berdiri dan menghadap Rey yang masih terlihat emosi



"LO APA-APAAN SIH REY?! LO BISA GAK SIH GAK USAH PAKE MUKUL-MUKUL ORANG?"Teriak gue



"LO BISA GAK SIH GAK USAH DEKET-DEKET DIA?!" Bentak Rey yang bikin gue kaget dan hampir nangis tapi gue tahan



"APA HAK LO NGELARANG-LARANG GUE DEKET SAMA DIA HAH? LO SIAPA ANJING?" Teriak gue emosi karna dia udah ngebentak gue



"What? Hak? HAK LO BILANG? Cih, gue memang gak ada hak atas lo. FINE" Kata Rey tenang tanpa ngebentak



"Bagus kalo lo tau" kata gue trus balik ke Ken buat nanyain keadaan nya



"Lo ikut gue" kata Rey yang tiba-tiba narik tangan kanan gue tapi Ken langsung narik tangan kiri gue. Dan mereka saling narik gue, untung tangan gue gak putuss



"Dia disini" Kata Ken narik gue



"Lepasin tangan nya. SE..KA..RANG" Kata Rey dengan tatapan menyeramkan



"Gak, lo yang harusnya lepasin tangan lo dari Amber" Kata Ken sambil berdiri



"Udah Ken, ga-" kata gue yang tepotong karna ucapan Rey



"Amber? Ken? Apa hubungan kalian? JAWAB!" Bentak Rey yang bikin gue lagi-lagi mau nangis



"Eh ANJ\*NG, Lo tau gak sih kalo Amber gak bisa dibentak? Ngapain lo bentak-bentak dia? HAH?" Bentak Ken ke Rey yang bikin Rey tepuk tangan, semua orang bingung dengan kelakuan Rey saat ini termasuk gue.



"Hebat, lo tau semua tentang Cathlyne, Siapa lo? Apa hubungan lo sama Cathlyne HAH?" Tanya Rey dengan tatapan mautnya



"Gue PACARNYA. KENAPA?!" Kata Ken yang bikin satu kantin heboh, pernyataan ini sukses bikin Rey emosi, gue bisa liat itu. Tiba-tiba Rey langsung narik kerah Ken dan



BUGH



"BANGS\*T!"



"CIH, pantes. Sapa yang mau sama orang emosian kek lo, bahkan BAB\* pun gak mau sama lo" kata Ken sambil tersemyum meremehkan yang membuat Rey meninjunya lagi. Gue udah muak, gue udah capek liat mereka berantem



"REY! MENDING LO PERGI" Teriak gue



"Gak el-"



"PERGI SEKARANG REYNALD!"Teriak gue lagi



"ANJ\*NG" Umpat Rey keras yang bisa kita semua dengar lalu keluar dari kantin setelah memendang salah satu meja makan hingga semua makanan diatas meja itu tumpah



"Lo gakpapa kan Ken? Aduh pasti sakit banget, gue anter ke uksnya" kata gue yang langsung mendapat gelengan dari Ken



"Gak usah, ini cuma luka kecil doang kok."



"Lagian lo ngapain bilang kali lo pacar lo?!" Kata gue



"Loh? Benerkan?" Tanya nya



"Itu kan dulu Ken" kata gue. Ya dia mantan gue. Dia pacar gue sebelum gue tunangan ama 'dia'. Gue putus sama dia karna gue harus tunangan



"Hehe, gak sepenuhnya salah dong?! Kita kan pacaran....... Tpi dulu" kata Ken lalu tertawa



"Apaan sih lo?! Garing banget." Kata gue sinis



"Yaelah, hargain dikit kek " kata Ken



"Ha..Ha..Ha...(ketawa dibuat-buat). Puas?!" Kata gue



"Iyaiya puas" kata Ken lalu tertawa yang bikin gue ikutan ketawa



"Tapi lo beneran gakpapa kan?!" Tanya gue lagi buat memastikan klo dia beneran gakpapa



" Gue gakpapa Amberrr, tapi gue gak yakin CellLion bakalan gakpapa" Kata Ken



"CellLion? Maksud lo" Tanya gue



"Maksud gue.....