
Author POV
"Ternyata Lo?! Gue kira sapa" Kata Cathlyne santai setelah melihat orang itu tanpa berniat membukakan pintu bagi tamu itu.
"Emang lo berharap sapa yang dateng?" Tanya orang itu dengan satu alis yang dinaikan.
"Monyet" Jawab Cathlyne cuek
"Iyain dah, btw lo gak nguruh gue masuk gitu?" Tanya orang itu menatap Cathlyne.
Cathlyne yang melihat itu pun berdengus jengah, sebenernya dia malas menerima tamu namun karna tatapan memelas dari tamu itu mau tidak mau Cathlyne memperbolehkan tamu itu masuk.
"Idih, mau betul. Yaudah ma-"
"Malam tante Elizabeth, om Edgar, Brandon, Bryan. Long time no see" kata orang itu memotong ucapan Cathlyne. Nih orang ngajak gelud keknya, pikir Cathlyne
"Hi Axel, lama banget kamu gak main kesini" kata Elizabeth sambil menarik Axel untuk duduk di sofa. Tentunya kedua orang tua Cathlyne dekat dengan Axel mengingat Axel sangat sering berkunjung saat masih memiliki hubungan khusus dengan Cathlyne.Dan kedua kakak Cathlyne pun akrab dengan Axel terlebih Bryan yang memperkenalkan Axel kepada Cathlyne.
"Emangnya ini playground asal dateng buat main" gumam Cathlyne yang hampir tidak terdengar oleh mereka sambil memutarkan bola mata nya
"Sorry tan, Axel sibuk" kata Axel yang mendapat anggukan dari Elizabeth dan juga Edgar.
"Sibuk apaan?! Sibuk ngepet?!" Gumam Cathlyne nyinyir dengan suara kecil yang hanya dapat dirinya saja yang denger
"Lo ngapa ngedumel-ngedumel sendiri?! Pigi sana lo darpida lo gabut disini" Kata Brandon yang daritadi memperhatikan kelakuan adeknya yang absurd itu.
"Apa-apaan lo? Si mas nya ngusir?! Seenak jidat aj lo ngusir gue" gerutu Cathlyne
"SUKAK KU! Minggir lo, gangguin orang nonton aja. Gue tumbuk juga lo pake palu nya thor, trus potong-potong badan lo pake pedangnya thanos trus gue musnahin lo dari bumi ini." Kata Brandon.
Cathlyne pun memutarkan matanya jengah, entah kenapa hari ini dia ingin sekali marah-marah.
"DIH, SINT*NG" kata Cathlyne
"Udah-udah ngapain coba kalian kelai, Cathlyne mending kamu jalan ama Axel sana" Kata Edgar
"Yah om, baru Axel nimbrung buat nonton malah disuruh ngajakin siluman kucing kek Cathlyne" kata Axel lalu mengambil popcorn lalu memakannya
"SILUMAN KUCING LO BILANG?! DASAR AN-"
"LANGGUAGE CATHLYNE" Kata mereka semua menghentikan ucapan Cathlyne termasuk Axel
"Yang Alim diam" kata Cathlyne sambil melakukan eye-rolling
◆◆◆◆◆◆¤◆◆◆◆◆◆
"Lo yakin bawa gue kesini?!" Tanya Cathlyne. Yupz saat ini Axel dan Cathlyne sudah berada di arena balapan setelah berdebat dengan kedua ortu dan kedua kakak terlucnuk nya.
"Yakin lah, lo kan gak suka yang sok romantis-romantis, jadi gue bawa lo kesini, your fav place" kata Axel
"Good Choice" Kata Cathlyne lalu berjalan kearah kumpulan cowo-cowo yang sedang nongkrong sambil menonton balapan
"Ekhem, Hi para Banci gue" Kata Cathlyne santai dengan tangan yang terlipat di depan dada yang membuat mereka menoleh
"Anj- Cewe jadi-jadian?! Gila lo lama banget gak nongkrong disini" Kata seorang Cowo yang langsung berdiri dan ingin memeluk Cathlyne
"Belum pernah dirobek mulut lo?!" Kata Cathlyne sambil menahan jidat cowo itu agar tidak memeluknya
"Etdah, si ta*k cacing masih aja songong lo" kata cowo itu
"AJ lo bisa berenti ngoceh gak sih?! Suruh Cathlyne duduk kek" kata temen cowo itu yang bernama Bastian
Cathlyne pun duduk disebelah AJ dengan santai lalu mulai mengobrol dengan para laki-laki yang menemaninya balapan sejak bertahun-tahun yang lalu.
"Lo kesini sama sapa Cath?" Tanya temen AJ yaitu Juan
"Sama Axel, tapi gak tau tu anak kemana" Kata Cathlyne lalu mengambil kuaci lalu memakan nya sedangkan Juan hanya menggangguk
"Bir?" Tanya AJ sambil menyodorkan minuman berlogo bintang itu
"Why not?!" Kata Cathlyne lalu menangkap bir itu dari lemparan Aj dan membukanya lalu meminumnya
"Tumben lo kesini, Gabut lo?" Tanya Bastian lalu mengambil vape dari tasnya
"Axel ngajakin, pinjem dong vape lo Bas" kata Cathlyne yang melihat Bastian mengeluarkan vape nya
"Tobat Cath" kata Bastian tapi tetap memberikan vape nya ke Cathlyne, kan bolot
"Ntaran aja tobatnya ya gak Cath?!" Tanya Juan ke Cathlyne yang hanya mendapat anggukan dari Cathlyne
"Liquid lo rasa apa nih?" Tanya Cathlyne sambil membolak-balikan vapor milik Bastian ditangannya.
"Susu, baru beli kok" jawab Bastian setelah meneguk birnya
"Tumben, biasanya yang es krim" kata Cathlyne lalu menyesap vape nya dan mengeluarkan gumpalan asap
"Cath, liat yang balapan kuy" ajak Axel yang tiba-tiba datang entah darimana.
"Mager" kata Cathlyne lalu melanjutkan acara ngevape nya
"Ais ayolah, lagi seru tuh taruhannya 50 juta" kata Axel yang membuat semua nya menatapnya tidak percaya
"Kuy lah Cath, liat" Kata Juan yang langsung menarik tangan Cathlyne untuk berdiri sedangkan yang ditarik hanya ikut aja tak lupa dengan bir ditangan kiri dan vape ditangan kanannya
Saat ini mereka sedang berada ditempat penonton, mereka sengaja menerobos kepaling depan agar dapat melihat dengan jelas. Cathlyne hanya mengikuti Axel, Juan, Aj, dan Bastian. Dia tampak tidak peduli dengan balapan didepannya ini, dia hanya meminum birnya lalu ngevape.
Balapan tersebut berlangsung dengan sangat heboh, sedangkan Cathlyne hanya diam menatap balapan itu tidak tertarik namun entah kemana jiwa balapan nya yang berkobar-kobar sekarang. Karna terlalu ribut Cathlyne menarik tangan Aj dan membawa Aj menjauh dari keributan itu lalu duduk ditempat awal mereka berkumpul tadi.
"Lo napa sih narik-narik aja" protes Aj
"Ribut" jawab Cathlyne lalu duduk ditempat duduk yang telah disediakan
"Weh sumpah ya, lo itu gak usah sok cool di depan gue deh" kata Aj kesal
"Ok" kata Cathlyne lalu kembali ngevape lagi yang membuat Aj kesel setengah mati
"SUMPAH PINGIN W CINCANG LO!!!" Kata Aj sambil menggoyang-goyangkan wajah Cathlyne kekanan dan kekiri karna gemas
"Apaan sih?!" Kata Cathlyne setelah Aj selesai menggoyang-goyangkan wajah Cathlyne
"Idih marah, sok lo" kata Aj sambil mengacak-acak rambut Cathlyne, Cathlyne pun hanya membenarkan rambutnya lalu kembali meminum birnya namun belum sempat Cathlyne minum......
Brakkk.......
"Lo apa-apaan sih nj*ng?!" Kata Cathlyne yang kesal melihat birnya jatuh dan membasahi celana nya, Cathlyne pun hanya membersihkan celananya lalu mendongak untuk melihat siapa yang dengan beraninya menampel bir nya
"LO?!" Kata Cathlyne
"BALIK. SE-KA-RANG" Kata orang tersebut
"IDIH, PENGGANGGU" Kata Cathlyne lalu pergi