
Author POV
Saat ini mereka sudah kembali kesekolah. Ya setelah membayar admistrasi rumah sakit dan memastikan Rizky aman dengan keluaraganya, Cathlyne dan yang lainnya pun bergegas kembali kesekolah. Saat ini mereka berada dikantin, Yups mereka bolos.
"Gilak gue capek banget, kenapa kita gak pulang aja tadi?! Mayan kan tidur buat siap-siap balapan" kata Kirana.
Mereka pun menatap Kirana lalu dengan kompak menepuk jidat mereka masing-masing merutuki kebodohan mereka sendiri. Dengan bodohnya mereka balik kesekolah padahal mereka bisa pulang kerumah dan tidur dikasur mewah mereka masing-masing.
"Iya ya, ishh tol*l banget kita" kata Diana
"Yaudah kali, Btw nanti kita balapan apa?! Mobil ato motor?! " kata Cathlyne pada Diana karna dia yang mendapat kabar dari Marco.
"Katanya sih mobil" kata Diana namun setelah itu dia membekap mulutnya sendiri.
Setika mereka terdiam lalu menatap Cathlyne dengan tatapan yang tak terbaca. Terlebih Daniel yang menatap Cathlyne yang membuat orang yang ditatap salting sendiri.
"Kenapa sih kalian? Santai aja kali"Kata Cathlyne namun tak mendapat jawaban.
"Bagus deh, gue juga lagi kepingin bawa mobil lagi pas balapan, sudah lama banget gue gak balapan mobil, Kangen" Lanjut Cathlyne dengan senyuman manis namun Daniel dkk melihatnya sebagi senyuman kecut.
"Lo yakin mo bawa mobil?! " tanya Daniel
"Yakin lah, jangan menyepelekan seorang Cathlyne boi" kata Cathylne sambil menaik turun kan alis nya membanggakan diri
"Iyain dah biar cepet" kata Daniel lalu memutarkan bola matanya jengah
"Oh iya Cath, katanya lawan lo kali ini sama kayak yang kemarin nantang lo" kata Diana
"Lawan?! Yang kemarin?! Loh berarti..... " kata Cathlyne
"Rey!!! " kata mereka sama-sama
Ya, lawan mereka yang kemarin adalah Rey, berarti malam ini Cathlyne harus melawan cowo es itu. Mau apa lagi coba tu cowo? Lagian pasti Cathlyne balakan kalah kalo lawan dia.
"Rey?!" tanya Daniel yang masih ngak ngerti pembicaraan mereka
"Iya Rey, kemarin pas Cathlyne balapan lawan nya itu Rey" jelas Fiona yang membuat Daniel ber oh ria.
"Mo apa lagi tu anak." Dumel Cathlyne sambil menutup muka nya karna bingung,
Bukan hanya Cqathlyne namun ketiga temannya pun berfikir untuk mencari maksud terselubung dari Rey.
"Aha gue tau!!!" teriak Daniel yang membuat mereka berempat terkejut.
"Apaan sih lo bikin kaget aja, emangnya lo tau apa? " kata Cathlyne
"Gue tau, pasti Rey nantangin lo supaya bisa deket sama lo, ya gak?! " kata Daniel dengan nada menggoda nya
"Sinting lo ya?! Ngapain juga Rey mo deket-deket gue" kata Cathlyne sambil memukul bahu Daniel
"Ahayyy papale papale papalepapale paleeeeee" Nanyi Daniel yang berniat menggoda Cathlyne
"Nyebelin banget sih lu El" Kata Cathlyne kesal
"Tapi ada benernya juga sih. Cieee Cathlyne pdkt ama cogan" goda Fiona
"Ihiyyy, Cathlyne ntar lagi ngak jomblo" kata Diana
"Dasar, seteres kalian ya?! " kata Cathlyne dengan tatapan sinis nya
"Santai kali mbak mukanya" kata Daniel lalu mendorong muka Cathlyne dengan tangannya
"Ishh, paan sih lo, tangan lo bau tau gak?!" kata Cathlyne sambil menyingkirkan tangan Daniel dari muka nya
"Weh weh weh, tuh si Rey sama temen-temen nya dateng" kata Fiona sambil menunjuk arah pintu kantin dengan dagunya
"Lo gak mo tanya alasan dia nantangin lo?!" kata Fiona
"Bener tuh kata Fio, daripada kita disini nerka-nerka yang gak jelas" kata Kirana
"Tapi.... "kata Cathlyne yang langsung dipotong oleh Diana
"Udah gak usah pake tapi-tapian, GC" kata Diana lalu mendorong Cathlyne untuk berdiri
"Iya iya sabar napa" kata Cathlyne lalu berdiri dan berjalan kearah Rey
"Rey! " panggil Cathlyne yang membuat orang yang dipanggil memutarkan badannya kearah Cathlyne dan orang itu hanya menaikan alisnya seolah berkata 'Apa?'
Cathlyne pun menghampiri Rey lalu mulai bertanya kepada Rey
"Lo yang nantangin gue balapan nanti malam?! " tanya Cathlyne
"Ehm" jawab Rey mengiyakan pertanyaan Cathlyne sambil mengelurkan vape dari kantong nya
"Buat apa?! " tanya Cathlyne sekali lagi namun Rey hanya mengacuhkan bahunya lalu menghisap vape nya dan mengeluarkan asapnya dari mulut nya yang mengeluarkan wangi Vape yang Cathlyne kenal
"Bau ini?!" gumam Cathlyne lalu tanpa dia sadar matanya sudah berkaca-kaca
"Aroma kesukaan dia?" Batin Cathlyne
"Gue gak bakalan dateng" kata Cathlyne lalu pergi dengan air mata yang hampir jatuh dari pelupuk matanya namun ditahan oleh Rey
"Lepasin tangan gue" kata Cathlyne sambil menahan air mata nya agar tidak jatuh
" harus dateng" kata Rey yang membuat Cathlyne marah, entahlah mood nya kali ini benar-benar buruk
"Gue. Bilang. Lepasin. Tangan. Gue" kata Cathlyne dengan penekanan disetiap kata lalu menghempaskan tangan Rey dari tangannya lalu pergi dengan air mata yang sudah jatuh kepipi nya yang membuat Rey bingung
"Cathlyne?" panggil Daniel yang melihat Cathlyne menangis lalu pergi menghampiri Cathlyne yang saat ini berada di taman belakang sekolah
"Cathlyne" panggil Daniel sehingga yang dipanggil pun menoleh kearah nya
"Lo gakpapa?! " tanya Daniel
"Gue gakpapa kok, gue cuma lagi kangen sama seseorang" kata Cathlyne dengan fake smile nya
"Just forget him Cat" kata Daniel yang membuat Cathlyne menggelengkan kepala nya
"I can't" kata Cathlyne
"Lo harus bisa, gue mau lo membuka hati buat orang lain. Gue yakin itu yang sahabat gue mau" kata Daniel
"Gue bakalan coba buka hati gue buat orang lain, tapi kalo lo suruh gue ngelupain dia, sampai kapan pun gue gak bisa" kata Cathlyne sambil menghapus air mata nya
"Ok it's up to you, tapi lo jangan berlarut-larut dalam kesedihan ini, inget ini sudah 2020 Cath, kejadian itu udah lewat 1 tahun lebih. Jadi gue harap lo bisa ngambil keputusan yang bener" kata Daniel lalu memeluk Cathlyne. Cathlyne pun hanya mengangguk lalu menangis sejadi-jadi nya didada Daniel
"Sekarang lo mendingan ketemu Triple Na, dan jangan mikirin ini terus, lo harus siap-siap buat balapan nanti malam" kata Daniel yang melepaskan pelukan mereka berdua
"Gue gak bakalan ikut balapan nanti malam Dan" kata Cathlyne sambil mengusap air mata nya
"Lo mo ngebatalin?! Ini bukan Cathlyne yang gue kenal. Cathlyne gue gak bakalan ngebiarin lawannya menang dengan gampang" kata Daniel
"Okay, gue ikut balapan" kata Cathlyne lalu berdiri dari duduk nya yang diikuti oleh Daniel.
"Bagus deh, malam ini lo yang bakalan jadi pemenangnya. Fighting!!!" kata Daniel memberikan semangat untuk Cathlyne
"Fighting" kata Cathlyne menyemangati diri nya sendiri lalu pergi dengan tangan Daniel yang merangkulnya
"Gue gak tega ngeliat Cathlyne sedih kayak gini karna lo men" batin Daniel