This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Go Home



Author POV


Hari ini adalah hari ke 5 Cathlyne di Italy. Di Italy Cathlyne disibukan dengan berbagai berkas, meeting, saham, pertemuan, dll sehingga tidak sempat untuk sekedar memberi kabar pada teman-temannya di Indonesia


Sekarang di Italy sudah pukul 3 subuh. Saat ini Cathlyne sedang berada dikamarnya, dia saat ini sedang mengurus beberapa file untuk meeting nanti siang. Cathlyne yang sibuk berkutat dengan kertas berbeda dengan Rey yang saat ini sedang bersiap untuk lomba semi-final basket disekolahnya.


Akhir-akhir ini Rey tidak fokus berlomba. Namun bukan Rey jika membiarkan lawannya menang. Sejauh ini sekolah mereka memenangkan perlombaan, namun tidak dapat dipastikan akan memang lagi dalam perlombaan kali ini jika Rey masih saja tidak fokus.


Pelatih dan teman-temannya sudah menegur Rey, Tapi tetap saja konsentrasi Rey hilang entah kemana.


Pagi ini saat nya Rey dan teman-temannya melawan SMA Pancasila. Bisa dibilang SMA Pancasila adalah salah satu sekolah yang bagus dalam olahraga basket. Kali ini Rey harus memenangkan lomba untuk bisa masuk ke final besok.


Mereka pun sudah mengambil posisi masing-masing. Kali ini mereka melakukan freethrow untuk menentukan siapa yang memegang bola pertama. Setelah melakukan freethrow, ternyata Rey yang berhasil memasukan bola itu yang berarti Michiavelly International High School yang memimpin diawal.


PRITTTTTTT


Permainan pun berlangsung. Mereka pun bekerja sama untuk memenangkan perlombaan ini. Di sesi pertama mereka melakukan permainan yang sangat bagus.


Setelah beberapa menit istirahat, akhirnya mereka kembali melanjutkan perlombaan mereka.


Dengan keringat yang membasahi tubuh mereka, membuat para hawa semakin semangat untuk meneriaki mereka. Namun bagi Rey semua teriakan itu tidak penting dan tidak ada gunanya.


Mereka pun kembali mendriblle bola kesana kemari untuk mencetak gol.


Saat ini adalah menit-menit terakhir dalam permainan semi final ini. Mereka pun mulai kalang kabut untuk mencetak gol mengingat point mereka yang bisa dibilang tipis.


Saat ini tinggal 3 menit waktu tersisa. Dan SMA Pancasila pun memimpin  dengan point 13 sedangkan Michiavelly School 11.


SMA Pancasila pun mulai mendriblle bola untuk menyerang lawan, dan salah satu dari mereka ngeshot bola namun tidak ada tanda-tanda Rey ingin menggagalkan serangan itu. Untung ada Nathan yang menggagalkan serangan itu dan balik nyerang.


Nathan pun mencetak point didetik-detik terakhir karna dia melakukan threepoint dan berhasil. Dan jelas kali ini dimenangkan oleh Michiavelly School, mereka pun berpencar untuk beristirahat.


"Tadi lo napa gak fokus sih Rey?! Klo gak Nathan gagalin pasti mereka udah menang!" Kata Aldo


"Ntau nih si Rey. Dari kemarin gak fokus mulu, lo napa sih?!" Tanya Juan


"Sorry guys." Hanya itu yang keluar dari mulut Rey lalu pergi meninggalkan teman-temannya pulang.


Disisi lain, Triple Na yang melihat itu pun langsung mengerti alasan kenapa Rey ngak fokus. Saat ini mereka sudah berada dikelas mereka.


"Kalo gini terus, sekolah kita bakalan kalah" kata Diana


"Kayaknya ini beneran karna Cathlyne gak kasih kabar selama 4 hari ini deh" kata Fiona


"Mendingan kita langsung kabarin si Cathlyne buat pulang lebih cepet" kata Kirana


"Bener tu. Gue yakin si Rey gak fkus gegara Cathlyne" kata Fiona


"Yaudah. Telpon gih" kata Kirana


Diana pun langsung mengambil ponselnya di tas lalu menelfon Cathlyne, lebih tepatnya vc. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya panggilan itu tersambung.


Hai kenapa?


^^^Ish. Lo kapan balik^^^


Aduh guys. Gue masih


Blum tau, mungkin mingdep


^^^What?!!! Sumpah Cath, mending^^^


^^^Lo cepetan balik, kalo lo gak mau ^^^


^^^sekolah Kita malu^^^


Maksudnya?


^^^Rey. Rey akhir-akhir ini gak^^^


^^^Fokus main basketnya dan kita^^^


^^^Tau banget klo itu gegara lo^^^


Gue? Kok gue?


^^^Iyaiyalah. Ini semua gegara lo ^^^


^^^Yang beberapa hari ini gak ^^^


^^^ada kasih Kabar ke Indo.^^^


^^^Rey keliatan frustasi banget^^^


Oiya. Gue lupa kasih kabar ke


Kalian apalagi Rey, soalnya disini


Gue sibuk banget. Sorry


^^^Terserah lo dah. Mending^^^


^^^Secepatnya lo balik, pekerjaan^^^


^^^Lo kan bisa lewat online ^^^


Duh, emang sempet? Soalnya gue


Masih ada rapat besok jam 9 trus


Masih mo tanda tangan kontrak


Ama perusahaan sebelah.


^^^Gimana yak. Soalnya besok jam^^^


^^^10 lombanya dah dimulai^^^


Eum, gue usahain deh habis


Selesai kerjaan langsung balik.


Yaudah gue tutup dulu ya soalnya


Gue masih harus beres-beres buat besok


^^^Yaudah. Jan kecapean yak.^^^


^^^Takecare^^^


TutttTuttTutt.


"Mudah-mudahan Cathlyne on time besok." Kata Diana


"Mudah-mudahan. Sumpah, klo besok Cathlyne gak dateng pasti sekolah kita kalah. Apalagi lawan nya Bara and the geng" kata Fiona santai


"Apa apa?! Bara? Gak salah denger gue?" Tanya Kirana


"Iya Bara. SMA Pelita Hati kan? Sekolah kita dulu, siapa lagi klo bukan Bara and the geng yang maju" kata Fiona


"Iya sih. Tapi ntar klo Cathlyne ketemu Bara, lu pada tau kan gimana mereka, udah ke orang pacaran padahal cuma nganggep kakak adek satu sama lain" kata Kirana


"Ya trus? Biar aja lah" Kata Diana yang mendapat toyoran dari Kirana


"Trus klo Rey liat Cathlyne ama Bara yang notabenya anak DeadScorpio, bukannya sekolah kita menang malah kalah gegara Rey badmood" kata Kirana


"Iya juga ya?! Huft, yaudah lah kita serahin aja sama ketua, lagian pasti Cathlyne liat sikon klo mo mesra-mesraan" kata Fiona


"Iya sih. Udahlah, mending kita balik" kata Diana


"Skuy lah" kata Fiona & Kirana


...》●●●●●●●●●●●●《...


Saat ini di Italy sudah pukul 8 pagi dan pada hari ini sehuah keajaiban terjadi, ya keajaiban itu adalah Cathlyne si ratu kebo bangun pagi demi meeting.


Ya saat ini Cathlyne sudah siap dengan pakaian kerja nya dan juga file-file untuk meeting. Walaupun dia hanya tidur kurang lebih 3 jam tapi untuk saat ini Cathlyne sangat bersemangat karna dia ingin cepat-cepat selesai lalu kembali ke Indonesia.


Saat ini Cathlyne sudah turun dari kamar lalu bergegas untuk sarapan. Cathlyne pun hari ini sarapan sandwich.


Skippp.


Sekarang sudah pukul 11 pagi dan Cathlyne baru saja keluar dari ruangan meeting. Setelah kelar meeting dia langsung pergi keruangannya untuk menandatangani beberapa berkas sebelum dia tinggal ke Indonesia.


Saat ini sudah pukul 18.23 dan Cathlyne baru saja selesai menandatangani berkas dan mengecek beberapa file yang dikirim oleh bagian keuangan serta menandatangani kontrak perusahaan.


Saat ini Cathlyne sedang duduk santai untuk mengistirahatkan tubuhnya yang beberapa hari ini kurang isirahat. Namun tiba-tiba bayangan kejadian sehabis dari club muncul yang membuatnya kembali bergelut dengan pikirannya.


Apakah benar Leo dateng malam itu? Ato itu hanya khayalan seperti yang Daniel bilang? Pikirnya


Namun ketika dia memikirkan itu, tiba-tiba bayangan Rey muncul. Kenangan-kenagan nya dengan Rey muncul dipikirannya sekarang. Namun belum selesai memikirkan antara Leo dan Rey tiba-tiba saja bunyi pintu terketuk yang membuatnya tersadar dari lamunannya.


TokkTokkTokk


"Get in!" Teriak Cathlyne yang membuat orang didepan pintu itu membuka pintu lalu masuk.


"Permisi Ms.Amber." sapa Edeline sopan


"Ada apa?" Tanya Cathlyne


"Saya hanya mengingatkan kalau anda ada jadwal makan malam dengan Mr. Zain pukul 7 pm untuk membahas kegiatan perusahaan kedepannya." kata Edeline


"Huft. Hampir saya lupa. Kalau begitu kamu bereskan berkas-berkas yang akan dibawa nanti, saya mau istiraht sebentar" kata Cathlyne


"Baik, kalau begitu saya permisi dulu."kata Edeline yang diangguki oleh Cathlyne. Setelah Edeline keluar ruangan, Cathlyne pun bersandar dikursinya lalu memejamkan matanya sesaat sebelum pekerjaan menjemputnya lagi.


"Gue baru tau klo jadi buisness woman secapek ini. Mending gue di Indo bolos-bolosan, rokok-rokokan, minum-minum, hangout, daripada disini behhh auto keriput gue klo tiap hari begini mulu." Gumam Cathlyne.


Cathlyne pun memejamkan matanya 5 menit sebelum ponselnya itu berdering. Cathlyne pun membuka matanya lalu mengambil ponselnya dan menerima panggilan itu tanpa melihat siapa yang menelfon


"Hello with Cathlyne here, is there any problem?" Tanya Cathlyne.


"Yes. I have problem." Kata orang itu. Cathlyne pun langsung membuka matanya lebar-lebar lalu membaca nama yang tertera dilayar ponselnya itu.


"Rey?!" Tanya Cathlyn kaget


"Iya gue, napa gak suka?!" Tanya Rey sewot


"Y-ya enggak. Emang kenapa telpon?" Tanya Cathlyne


"Kemana aja lo 4 hari ini gak ada kabar?"


"Ya gue kerja lah. Sorry gue gak sempet ngabarin soalnya disini gue sibuk bet sampe-sampe malam gue cuma tidur 3 jam" gerutu Cathlyne


"3 jam? Itu tidur ato apa? Udah makan?"


"Ya tidurlah. Klo masalah makan gue-"


"Jan bilang lo belum ada makan siang?!" Tanya Rey ngegas


"Hehe. Iya, maaf. Tapi entar lagi makan kok" kata Cathlyne dengan cengiran khasnya


"Kebiasaan. Makan sama siapa?"


"Makan ama klien" kata Cathlyne


"Cewe? Cowo?"


"Cowo, lo tau ternyata klien gue itu seumuran kita loh orang Indo juga lagi. Gans bet, cocok dijadiin calon daddy anak-anak gue" cerocos Cathlyne tanpa memikirkan kosenkuensi nya


"Oh"


"Kok cuma oh?" Tanya Cathlyne polos


"Ntau. Lo ga-"


"Eum Rey gue tutup dulu ya soalnya gue harus ketemu ama klien gue. See you"


TuttTutttTutt


Yaps, panggilan itu terputus karna Cathlyne. Bukan tanpa alasan Cathlyne memutuskan panggilan itu, tapi karna dia melihat Edeline yang memberi dia kode untuk segera turun kebawah untuk berangkat.


"Baiklah. Ayok kita berangkat." Kata Cathlyne


Mereka pun turun ke lobby dan segera berangkat. Kurang lebih 15 menit akhirnya mereka pun sampai. Tidak ada sesuatu yang special disitu. Disana hanya ada topik tentang kegiatan perusahaan, bursa saham, dll.


Kurang lebih 1 jam mereka membahas tentang perkerjaan dan mereka pun selesai meeting+dinnernya. Cathlyne pun bergegas untuk pulang.


Kali ini Cathlyne benar-benar dikejar waktu. Bagaimana tidak, saat ini sudah pukul 8 malam sedangkan jadwal pesawatnya untuk balik ke Indo pukul 9.15 pm.


Kali ini Cathlyne sudah sampai dirumah. Dia pun langsung membereskan pakaian-pakaiannya lalu pergi kebandara. Cathlyne pun saat ini sudah berada di mobil dan dalam perjalanan kebandara, kebetulan Cathlyne diantar oleh supir pribadinya.


"Huft, gue harap gue bisa on time" kata Cathlyne.


Tiba-tibaa........


BRUAKKKKK