This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Tatto?



Cathlyne POV


Sumpah, Triple Na ngaret beut. Gegara gabut gue bukain semua sosmed bahkan gue sempet-sempetin buat nonton video di Youtube. Tiba-tiba ada orang yang duduk di kursi depan gue, gue yakin itu mereka.


"Kalia-Axel?!" Kata gue gak percaya. Axel? Really?


"Lo mau ngapain kesini nj*ng?!" Tanya gue ngegas! Yaiyalah ngegas, sekarang yang didepan gue ini adalah orang yang hampir perkosa gue dulu


"Santai Cath, gue nyamperin lo bukan buat nyari masalah kok"Kata dia


"Ck, trus lo mau ngapain?"Tanya gue datar dengan tatapan.. you know lah


"Mata lo sans dong. Gue kesini cuma mau ngasih lo petunjuk"Kata dia yang bikin gue mengerutkan dahi


"Petunjuk? Petunjuk apaan?"Tanya gue


"Sabar lah. Gue haus, lo gak berniat buat beliin gue minum gitu?"Tanya Axel yang bikin gue langsung manggil pelayan trus nyuruh dia pesen.


"Cepetan! Gak usah banyak basa-basi"Kata gue ketus


"Ck, lo persis kayak pertama kali kenalan. Ketus tapi manis"Kata Axel yang bikin gue nge-rolling eyes


"Dan lo persis sama pertama kali kita kenalan. PEM. BU. AL. LAN!" Kata gue dan memperjelas kata pembualan


"Haha. Lo lucu dan itu yang bikin gue susah move on"Katanya yang bikin gue tambah sebel


"Ck,Basi" Kata gue dan gak lama kemudian minumannya dateng. Dia pun meminum minuman itu.


"Sekarang ngomong!"Kata gue yang bikin dia natap gue. Kali ini dari raut mukanya dia udah mulai serius


"Ini tentang kematian Leo"Kata Axel yang bikin gue semakin bingung


"To the point"Kata gue yang sudah penasaran


"Okayokay! Apa yang lo inget dari orang yang nabrak Leo?"Tanya nya yang bikin gue berusaha nginget dan yang gue inget adalah tatto kepala singa


"Tatto kepala singa. Emang kenapa?"Tanya gue


"Lo bodoh Cathlyne!"Kata Axel yang bikin gue dongkol setengah mati


"Maksud lo apa anj*ng?!"Tanya gue ngegas yang bikin semua orang dicafe itu ngeliatin gue tapi gue berusaha bodo amit


"Haha. Lo bodoh ato pura-pura bodoh Cathlyne sang ketua DeadScorpio?"Tanya nya


"Maksud lo apa?!"Tanya gue yanag berusaha sabar


"Asal lo tau, tatto kepala singa adalah tatto yang dimiliki oleh KETUA DARKLION!"Kata Axel


CTARRRRRRR


Sumpah, perasaan gue kek kesamber petir. Apa bener yang dibilang ama Axel? Kenapa gue ngak tau soal itu? Apa motif Rey bunuh Leo trus deketin gue? NONONO, pasti ini cuma akal-akalan si Axel. Gak mungkin Rey pembunuh Leo!


"Lo ngaco! Ini cuma akal-akalan lo aja kan supaya gue pisah sama Rey?"Tanya gue


"HAHA. Iya ini memang rencana gue buat bikin lo jauh dari Rey! Tapi buat masalah tatto dan kematian Leo bukan gue yang buat! KARNA ITU REAL!"Kata Axel


"BAJ*NGAN! Lo brengs*k tau gak?! Gue gak percaya tentang tatto itu!"Kata gue yang berusaha buat gak terpengaruh ama omongan Axel.


"Ck, kalo lo emang gak percaya ama gue, lo bisa buktiin sendiri. Lo pergi liat dipunggung Rey, ada ato enggak tatto disitu." Kata Axel.


"Lo gak bohong kan Xel?"Tanya gue yang setengah percaya sama


"Lo liat mata gue. Apa menurut lo gue bohong soal tatto itu?"Tanya nya yang bikin gue natap matanya dan berusaha nyari kebohongan disitu tapi hasilnya nihil.


"Asal lo tau! Ketua DarkLion bunuh ketua DeadScorpio untuk bisa nguasain jalanan dan itu berhasil. Mereka berhasil ngebunuh Leo dan menjadi geng no 1 setelah DeadScorpio vakum. Dan kali ini lo ketuanya dan dia berusaha buat jatohin lo supaya mereka dengan gampang nguasain DeadScorpio"Kata Axel yang bikin gue shock banget


"Maksud lo Rey udah tau gue ketua DeadScorpio dari awal?"Tanya gue


"Ck, emang ada cowo jatuh cinta pandangan pertaman? It's a bullshit!"Kata Axel lalu pergi ninggalin gue sendirian


Gue bener-bener bingung, apa bener yang dikatakan ama Axel? Gak gak gak! Gue harus nyamperin Rey dan buktiin kalo Rey gak punya tatto. Gue gak bakalan maafin Axel kalo ternyata itu semua cuma bacotan dia. Tapi gue gak bakalan maafin Rey kalo bener dia yang bunuh Leo dengan alasan mau ngerebut DeadScorpio.


BRANKK


"Thanks udah telat!"Kata gue trus pergi ke mobil gue. Bodo amat amat Triple Na yang teriak-teriak kek orang gila, intinya gue harus nemuin Rey sekarang juga. Gue pun masuk kedalam mobil dan ngejalanin mobil gue pergi dari cafe itu.


Gue pun nelfon Juna buat nanyain keberadaan mereka siapa tau Rey ada sama mereka. Setelah bebarapa saat akhirya panggilan itu pun tersambung dan gue bia denger Juna yang ngomong Halo


"Dimana lo?"Tanya gue


"Dibasecamp"Katanya, ini kesempatan gue.


"Sendlock"


"HAH? Buat ap-"


"SEKARANG!!!" Kata gue trus nutup panggilan itu dan nunggu Juna sendlock Basecamp mereka. Gak sampe 5 menit, Sendlock dari Juna pun udah gue terima. Gue pun langsung meluncur ke lokasi yang Juna kirim


Setelah 15 menit perjalanan, akhirnya gue pun sampe disebuah Rumah minimalis yang gue yakini itu adalah basecampe DarkLion. Gue pun markir mobil gue didepan rumah itu.


"Huft. Cathlyne lo harus tenang dan jangan emosi cuma gara-gara omongan Axel Okay?"Monolog gue. Gue pun narik nafas dalam-dalam sebelum keluar dari mobil.


Gue pun ngetok pintu rumah itu. Setelah beberapa kali gue ngetok akhirnya Juna yang bukain pintu itu.


"Eh lo?! Masuk yuk mumpung sepi"Kata Juna yang bikin gue masuk dan ternyat benar cuma ada 5 orang disitu termasuk Juna, Aldo sama Nathan.


"Eh ada lo Cath. Mo nyari Rey ya?"Tanya Nathan


"Iya gue mau nyari dia"Kata gue yang berusaha santai


"Yah, sayangnya tuh bocah lagi gak disini"Kata Aldo


"Oh gitu"Kata gue


"Lo mau minum gak?"Tanya Juna


"Ada bir?"Tanya gue


"Ada"Kata Juna trus ngambil bir yang ada di kulkas trus ngasih ke gue. Gue pun langsung buka bir kaleng itu lalu meminumnya.


"Ini markas DarkLion?"Tanya gue


"Iya. Rey sengaja beli rumah ini pas dia menang balapan mobil waktu itu dan dia dapat uang 200 juta dari balapan itu" Kata Aldo.


"Uhuk.Uhukk. Apa? 200 juta?"Tanya gue


"Iya. Katanya dia balapan sama ketua geng apa gitu trus taruhan 200"Jelas Aldo. 200 juta? Waktu balapan yang Leo jatoh juga 200 juta. Apa ini balapan dimana dia nabrak mobil Leo sampe jatoh trus dia menang?!


"Brengs*k" umpat gue yang bikin Triple curut natap gue


"Kenapa lo cath?" Tanya Nathan


"Gakpapa. Lo pada tau di mana Rey?" Tanya gue


"Gak tau gue. Gue aja baru dateng" kata Juna


"Gue tau. Dia lagi dilapangan basket yang ada dikomplek ini" kata Aldo


"Anterin" kata gue


"Hah?"


"Gue bilang anterin Peak!" Kata gue kesel


"Owh. Okok. Yuk" kata Aldo. Gue sama Aldo pergi berdua ke lapangan basket di komplek ini. Kali ini gue ama Aldo jalan kaki karna Aldo bilang cuma deket.


Setelah berjalan 5 menit akhirnya kita sampe.


"Tuh si Rey" kata Aldo nunjuk ke arah Rey yang lagi minum dipinggir lapangan dengan posisi membelakangi gue ama Aldo


"Thanks, gue balik dulu ya"kata Aldo yang gue angguki. Setelah Aldo pergi gue pun berjalan kearah Rey dan pas gue udah deket sama dia, dia malah buka bajunya!


"D*mn it!"