This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Extrapart 2



Author POV


Saat ini Rey sedang duduk di sofa dengan Cathlyne yang bersender di dadanya. Mereka sedang menonton frozen karna kemauan Cathlyne dan Rey hanya bisa mengiyakan kemauan Cathlyne.


"Yank, kapan dede bayi nya lahir?" Tanya Rey sambil mengelus-elus perut Cathlyne yang membuat dede bayinya menendang perut Cathlyne.


"Shh, ishh kan dede nya nendang" kata Cathlyne sambil memberengut kesal


"E-eh, halo anak-anak kesayangan papa. Kalian apa kabar? Papa gak sabar mau liat kalian lahir ke dunia ini" kata Rey yang berbicara didepan perut Cathlyne. Hal itu membuat debay nya kembali menendang perut Cathlyne.


"Sabar ya papa, kata dokter sih mingdep" kata Cathlyne


"Serius?" Tanya Rey antusias


"Iya sayang. Yaudah aku mau ke kamar aja soalnya mau tidur" kata Cathlyne uang diangguki Rey.


Rey pun membantu Cathlyne untuk naik ke lantai dua lebih tepatnya ke dalam kamar nya. Namun belum sampai anak tangga ke lima, perut Cathlyne tiba-tiba sakit.


"Awww, R-REY PERUT AK-AKU SAKIT AWWW HIKSS SAKITTT" Tangis Cathlyne yang membuat Rey panik.


"Duh, aku harus apa yank?" Tanya Rey panik


"Serahhh!!! Sakit Reyyyy " kata Cathlyne yang membuat Rey tambah panik.


"Ya ampun aku bingung yank" kata Re dengan nada panik


"Reyy sakit hiksss sakit banget hikss lalot bett sih hikss"


"Duh yank, gim-"


"YA AMPUN!!!! MENANTU MAMA MAU LAHIRANNNNN" Teriak Isabelle yang tiba-tiba datang.


"Mama?" Tanya Rey yang menyadari keberadaan Isabelle


"Astaganaga!!!! Cepet bawa ke rumah sakit, kamu ini bapak kek apa sih? Liat istri nya kesakitan malah diem kek orang bloon!" Kata Isabelle yang langsung membantu Cathlyne berjalan.


Rey yang panik melihat Cathlyne kesakitan langsung menggendong Cathlyne walaupun beratnya 2 kali lipat dari biasanya karna efek mengandung anak kembar.


Cathlyne pun hanya bisa menangis menahan rasa sakit perutnya. Setelah 10 menit ngebut, akhirnya mereka pun sampai di rumah sakit terdekat.


Rey pun langsung menggendong Cathlyne ke arah igd yang membuat semua perawat dan dokter langsung turun tangan dan langsung membawa Cathlyne ke dalam ruangan bersalin.


Rey pun menghubungi temen-temen nya dan juga temen-temen Cathlyne sedangkan Isabelle menghubungi kedua besan dan suaminya.


Dokter pun memanggil Rey untuk mendampingi Cathlyne dalam persalinannya. Rey pun masuk dan berdiri disebelah Cathlyne yang sedang tidur di hospital bed.


Dan untuk pertama kalinya Rey gemetaran dan itu karna proses persalinan istrinya bukan karna mau tawuran atau balap liar.


"Rey, aku takut" kata Cathlyne sambil memegang tangan Rey yang sedang gemetaran.


"Aku lebih takut yank, pokoknya kamu harus kuat okay?" Kata Rey yang membuat Cathlyne mengangguk lalu tersenyum.


Hingga akhirnya ini saatnya Cathlyne untuk melahirkan, Dokter salin pun akhirnya datang dan membantu proses persalinan Cathlyne.


"Ayok bu, tarik nafas lalu dalam hitungan ketiga ngejen ya" kata dokter


"Satuu"


"Duaaa"


"Tigaa"


"Akhhhhh" jerit Cathlyne sambil ngejen tak lupa dengan tangannya yang menggenggam erat tangan Rey.


"Sekali lagi ya bu" kata Dokter


"Satuu"


"Duaaa"


"Tigaaa"


"Akhhhhh"


"Oek oek oekk"


"Alhamdulillah, bayi pertamanya laki-laki" kata Dokter lalu memberinya ke suster untuk dibersihkan. Hal itu membuat Rey tersenyum lebar.


"Sekali lagi ya bu" kata dokter yang dituruti Cathlyne hingga akhirnya suara tangisan anak kedua mereka terdengar.


"Oek oek oek"


"Selamat ya, anak kedua ibu dan bapak perempuan." Kata dokter lalu menaruh bayi itu di dada Cathlyne tak lupa dengan bayi laki-laki.


"Makasih, makasih banget karna sudah melahirkan anak-anak kita. Look, they are so pretty and handsome. Thanks Cath, love you" kata Rey lalu mengecup dahi Cathlyne lalu dahi kedua anaknya.


"Makasih juga udah nemenin aku." Kata Cathlyne yang diangguki Rey.


...♪♪♪♪♪♪♪♪♪♪...


Saat ini mereka sudah berada diruangan Cathlyne dan kedua anak kembarnya. Disini sudah ada kedua orangtua Cathlyne dan Rey.


"Yaampun, ganteng banget iniiii" kata Elizabeth antusias melihat cucu pertamanya.


"Ini juga cantik sekali" kata Isabelle sambil menoel pipi chubby cucu perempuannya.


"Nama mereka siapa Rey?" Tanya Edgar


"Iya, siapa nama kedua cucu papa?" Tanya papa Rey.


"Untuk yang cowo namanya FRANCISCO JARVIS MICHIAVELLY dan untuk yang perempuan ADRIANNE THERESIA VINSENSIA MICHIAVELLY. Gimana?" Tanya Rey


"Bagus banget namanya" kata Isabelle.


"Iya bagus kok itu" kata Edgar


"Gimana yank?" Tanya Rey ke Cathlyne.


"Kamu kayaknya lupa sesuatu" kata Cathlyne gugup


"Apa?" Tanya Rey yang membuat Cathlyne terdiam sejenak.


"Leo, Leonardo. Maaf" kata Cathlyne yang membuat Rey mengusap rambutnya


"Gak usah minta maaf, lagian itukan permintaan terakhir Leo" kata Rey


"Jadi?" Tanya Elizabeth


"Namanya, LEONARDO FRANCISCO JARVIS MICHIAVELLY" Kata Rey.


"Makasih" kata Cathlyne


"Sama-sama" kata Rey lalu mengecup dahi Cathlyne.


"Aduh, kayaknya kita ganggu deh disini" kata Isabelle mengode Elizabeth


"O-oh iya. Mending kita pulang dulu yok dad" kata Elizabeth yang diangguki Edgar


"Yaudah, papa juga mau pulang. Jaga Cathlyne sama anak kalian okay" kata papa Rey yang diiyakan oleh Mereka.


Para orang tua pun akhirnya pergi meninggalkan Rey dan Cathlyne serta kedua anaknya yang masih didalam box bayi.


"Rey" panggil Cathlyne. Rey yang mendengar itu pun langsung menoleh.


"Bawa dede bayi nya kesini" kata Cathlyne


"Duh yank, aku geli megangnya takut salah" kata Rey


"Bapak apaan yang disuruh gendong takut. Makanya gak usah bikin" gerutu Cathlyne


"Klo gak bikin, nanti kamu gak keenakan dong" kata Rey dengan gerlingan nakalnya.


"Siapa?" Tanya Rey


"Cia aja" kata Cathlyne


"Hah? Cia?" Tanya Rey


"Theresia dipanggil Cia! Lalot banget jadi bapak. Heran gue" Kata Cathlyne


"Kok pake lo gue?" Tanya Rey


"Lo ngeselin sih!" Kata Cathlyne


"Yayaya. Ini gimana gendong nya?" Tanya Rey


"selipin tangan kamu trus gunakan lengan ke lehernya. Trus tekuk siku bagian tangan ke punggung dan pantat Cia. Telapak tangan dibuka untuk menopang pantat Cia." Kata Cathlyne yang diikuti Rey dan akhirnya Rey bisa menggendong Cia.


"Tuh bisa kan?!" Kata Cathlyne yang membuat Rey mengangguk antusias.


"Yaudah siniin Cianya kamu gendong Leo" kata Cathlyne yang diiyakan oleh Rey.


Setelah menggendong Leo, Rey pun duduk di pinggir hospital bed Cathlyne sambil bermain dengan kedua anaknya itu.


Krekkkk


"Cathlynee ponakan uncle Bryan mana?"seru Bryan setelah membuka pintu yang langsunh mendapat pukulan dikepalanya dari Brandon dan juga tatapan tajam dari Rey.


"Anak gue tidur, lo brisik!"Kata Rey tajam


"Ya maap, gue kan mo liat ponakan kece gua"Kata Bryan yang membuat 3 orang disitu memandangnya jengah


"Namanya sapa Rey?"Tanya Brandon


"Leo dan Cia"Kata Rey


"Perfecto, can i gendong ponakan i?"Tanya Brandon


"Ofcourse, nih gendong Cia"Kata Cia lalu memindahkan anak digendongannya ke Brandon


"How cute my pretty Cia"Kata Brandon sambil mengelus pipi Cia


"Rey, gue mo gendong si Leo dong"Kata Bryan yang membuat Rey setengah hati memberikan anaknya.


"Ganteng banget sih ponakannya uncle"kata Bryan yang membuat Cathlyne tersenyum


See, banyak sekali yang sayang pada anaknya dan itu membuat Cathlyne senang


Setelah cukup lama bermain dengan si kembar, Bryan dan Brandon pun pamit pulang karna perkerjaan mereka menunggu. Tentunya kedua paman itu dengan berat hati meninggalkan ponakan mereka tapi mau bagaimana lagi? Mereka tidak mau tugas mereka menumpuk.


Tak lama kemudian, Triple Na, Triple curut, Vino, dan anggota inti DeadScorpio pun datang dengan beragam makanan.


"Yaampun keponakan gue gans bet yaolohhhhhhhhhh. Gue culik juga gak lama" kata Fiona histeris uang membuat Vino membekap mulutnya


"Jan berisik, dedenya nanti nangis" kata Vino


"Hehe maap" kata Fio


"Gilak sih, anak Lo cakep-cakep semua ****" kata Bara


"Etssss, jan ngomong kasar didepan anak gue. Gue lombokin ntar mulut lo" kata Cathlyne


"Eleh, yakin gue ntar anak lo bar-bar kek lo" kata Darren


"Tusud, bapak ama emaknya ada bobrok apalagi anaknya entar" kata Dylan


"Nah setuju gue" kata Rian


"Shutttttt, brisik lo pada. Kasian anak angkat gue" kata Diana


"Anak angkat pala lo sepoloh" kata Kirana


"Enggak, pala gue cuma satu" kata Diana ngegas


"Bodo Na bodo" kata Kirana


"BISA DIEM?!" Kata Rey dengan nada dinginnya yang sudah lama tidak dia keluar kan


"Gue penggal pala lo lo pada klo anak gue sampe nangis gegara suara kalian" kata Rey sambil natap tajam semua orang diruangan itu kecuali Cathlyne dan kedua anaknya.


"Matanya biasa aja kali. Lagian lo pada ribut banget" kata Juna


"Ntau nih, untung daritadi hue nyimak aja" kata Aldo sambil duduk di sofa.


"****** lo" kata Vino


"Eh Cath, nama anak lo sapa?" Tanya Nathan


"Yang cewe namanya Cia klo yang cowo namanya Leo" kata Cathlyne


"HAH? LEO?!" Seru mereka semua


"Leo mantan pacar lo?"


"Leo mantan tunangan lo?"


"Leo mantan tersayang lo itu?"


"Leo yang pernah lamar lo itu?


"Leo ya-"


"Stop stop stop! Kalian gak liat cowo disebelah gue mukanya dah merah nahan cemburu?" Kata Cathlyne sesekali melirik Rey.


"Yaelah, gitu aja cemburu. Gimana klo entar Cathlyne gue ambil" kata Juna


"Bacot lo *****!" Geram Rey


"Udah udah, Cath gue boleh gendong Leo gak?" Tanya Bara


"Boleh, tapi jangan sampe patah lehernya. Klo sampe patah, gue gorok lo" kata Cathlyne yang diangguki Bara. Para cowok-cowok itu pun langsung ngumpul ngeliatin Leo.


"Cath, kita gendong Cia yaaaa" kata Fio


"Minta ama bapaknya noh" kata Cathlyne


"Rey boleh ya?!" Kata Diana yang diiyakan oleh Rey. Kirana pun menggendong Cia yabg membuat Cia jadi bahan cubitan dari Triple Na.


Disaat anak-anak nya di bawa oleh temen-temen nya untuk bermain, Rey pun naik dan tidur di samping Cathlyne yang untungnya agak lebar lalu memeluk Cathlyne.


"Ngapain sih? Sempit tau" gerutu Cathlyne


"Mo rebahan entar, badan aku kek mo remuk" kata Rey


"Maaf, pasti kamu repot banget ya" kata Cathlyne yang membuat Rey mengecup dahi Cathlyne


"Itu udah kewajiban aku sebagai papa" kata Rey


"Unchh makin cintehhh" kata Cathlyne lalu memeluk Rey. Rey pun membalas pelukan Cathlyne sesekali mengecup pucuk rambut Cathlyne.


"Yeuuuu. Enak ya, anaknya kita yang urus trus bapak ama emaknya malah mesra-mesraan" kata Bara yabg melihat Cathlyne dan Rey tidur berpelukan di hospital bed


"Bodo, lagian tadi yang mau gendong sapa" kata Cathlyne


"Yaelah, serah dah. Gue culik juga anak lo" kata Bara yang mendapat pelototan dari Rey.


"Canda ****" kata Bara yang membuat semuanya tertawa.


Mereka pun bermain bersama dengan anggota baru mereka yaitu Leo dan Cia dan mungkin 2 anak bayi ini kelak yang akan menjadi ketua DarkLion dan DeadScorpio. Who knows?