
Author POV
BRAKK
"Ck, lo ngapa-"
"DeadScorpio ngajak berantem"Kata Nathan dengan nafas ngos-ngosan yang membuat semua orang disitu tercengang termasuk Rey
"Maksud lo?!"Tanya Rey
"Gue ngeliat kertas ini didepan"Kata Nathan sembari memberi sebuah kertas yang berisikan:
...Kita mau liat kemampuan DarkLion, geng no 1 dijalanan setelah kita vakum. Kalo kalian memang geng no 1, dateng ke Lapangan di jalan melati jam 00.00....
^^^with hate,^^^
^^^DeadScorpio^^^
"Gak! Ini pasti gak bener"Kata Juna. Gak mungkin Cathlyne mau nunjukin dirinya sama Rey dengan cara gini, pikirnya
"Tapi ini udah termasuk ajakan perang"Kata Nathan
"Gue bingung deh. Lagian semenjak DeadScorpio aktif lagi, kita kan gak pernah bikin masalah sama mereka"Kata Aldo
"Iya bener. Tapi apa alasan mereka minta berantem tiba-tiba?"Tanya Nathan
"Kita akan tanya langsung ke mereka"Kata Rey yang membuat semua nya kaget
"Maksud lo kita ladenin mereka?!"Tanya Juna
"Jadi kita tawuran sama mereka?!"Tanya Nathan
"Iya! Yang gak mau ikut gakpapa, gue gak butuh"Kata Rey lalu masuk ke salah satu kamar di rumah itu.
"Huft, kali ini kita harus numpulin semua anak DarkLion karna DeadScorpio bukan lawan yang kaleng-kaleng"Kata Aldo
"Iya. Mending lo kumpulin deh Do"Kata Nathan yang diangguki oleh Aldo.
"Gue cabut dulu"Kata Juna yang langsung keluar dari basecamp. Saat ini Juna sudah melesat jauh dari basecamp dengan motornya. Juna pun berhenti dipinggir jalan lalu menelfon Cathlyne
"Halo, napa?!"
"Lo yakin mo nyerang DarkLion?"
"Iya, kenapa? Kalo lo takut mending gak usah ikut"
TuttTuttTutt
"Arghh. Sebenernya ini ada apa sih?"Tanya Juna
..._______________________________...
Saat ini Cathlyne sedang berada di basecamp DeadScorpio dengan anggota inti dan beberapa anggota lainnya.
"Motif lo mo nyerang gengnya Rey apaan?"Tanya Bara
"Iya, lo kan dari awal nyuruh kita buat gak nyerang atau nyari ribut sama mereka"Kata Dylan
"Ato karna lo udah bosen ya sama Rey?"Tanya Darren yang mendapat jitakan dari Rian.
"Huft, gue yakin kalo kalian tau alasasnnya pasti kalian bakalan lakuin hal yang sama"Kata Cathlyne
"Ya makanya kestau lah maimunahh"Kata Bara gemes
"Lo pada mau tau?"Tanya Cathlyne
"Iya"
"YA"
"Okay. Alasannya adalah karna Rey yang udah bunuh Leo"Kata Cathlyne yang membuat semuanya terlonjak kaget
"Lo gak bercanda kan?" Tanya Rico
"Menurut lo gue bercandain kematian Leo?" Tanya Cathlyne ngegas sedangkan Bara dan Dylan sedari tadi sudah menahan emosi mendengar perkataan Cathlyne
"Lan, kumpulin semua anak DeadScorpio buat nyerang entar malam. Kalo ada yang gak mau ikut, keluarin dia dari DeadScorpio" kata Bara tegas.
"Pasti!" Kata Dylan
"Huft, gue gak bakalan biarin mereka hidup tenang habis ini kalo beneran Rey yang bunuh Leo" kata Cathlyne
"Mudah-mudahan mereka dateng entar malam. Gak sabar gebukin pembunuh" kata Rian
"Gue beneran gak nyangka Rey kek gitu" kata Darren
"Mending kita kumpulin stamina buat entar malam" kata Rico
"Gue setuju. Gue juga udah capek" kata Cathlyne lalu pergi kekamarnya. Sedangkan yang lain sibuk dengan hp dan minuman mereka.
Saat ini sudah pukul 23.49 yang berari 11 menit lagi mereka akan tawuran. Cathlyne pun hanya menunggu di mobil sedangkan anggota DeadScorpio yang lain sedang menyusun strategi nyerang.
Saat ini anggota DeadScorpio lengkap tidak kurang 1 pun karna ciut mendengar ancaman Bara. Mereka pun menunggu kedatangan DarkLion hingga akhirnya terdengar deruan motor yang sudah pasti dari DarkLion.
Dan ternyata anggota DarkLion jumlahnya bisa dibilang beda tipis sama DeadScorpio, Cathlyne yang melihat itu antar senang dan sedih. Senang karna bisa membalaskan dendamnya tapi jauh dilubuk hati Cathlyne sedih karna musuhnya saat ini adalah orang yang disayang olehnya.
Cathlyne belum mengakui bahwa dia sudah mencintai Rey secepat ini tapi kebenarannya adalah Cathlyne sangat mencintai Rey, orang yang akan dihajarnya malam ini.
Cathlyne yang melihat DarkLion berbaris pun akhirnya keluar dari mobil dengan jeans itam robek-robek, kaos putih, jaket kulit, sepatu boot heals hitam, dan masker dengan rambut terurai.
Saat Cathlyne berjalan menuju kubu DeadScorpio, ia mendenger berdebatan antara anggota inti DeadScorpio dan anggota inti Dark lion.
"Kalian mo ngapain nyuruh kita kesini?!" Tanya Rey datar
"Lo bisa baca gak? Udah jelas-jelas ada di kertas yang kita taro didepan basecamp kalian" kata Rico
"Ck, ngapain sih? Kenapa kehabisan mangsa kah?" Tanya Nathan ngegas
"Ntau nih. Kurang kerjaan banget ngajakin kita tawuran, mending lo pulang trus minum susu abis itu bobok" kata Aldo.
"Hahaha. Bener tuh, mending pulang udah dicariin mami tuh"kata Nathan
"Ck, bocah banget kalian" kata Rian
"Biasa, orang sok kayak mereka banyak bacot" kata Darren
"Mana ketua diem aja kek patung selamat dateng" kata Rian
"Masih mending Rey yang diem tapi berani ngasih nunjuk mukanya trus ngelawan musuh! Lah kalian? Ketua apaan yang bisanya ngumpet dan nyaksiin anggotanya babak belur? Takut bonyok tuh ketua? Sini lawan kita! Eh Jangan deh entar dia susah mau beli skincare supaya mukanya mulus lagi"kata Aldo panjang lebar yang membuat Juna melotot
"Do, omongan lo" kata Juna
"Lo kenapa sih Jun? Bukanya bantuin malah marahin gue" kata Aldo
"Bukannya ketua kita pengecut, cuma ketua kita takut ketua kalian kena penyakit jantung karna tau siapa ketua kita" kata Bara.
"Halah, banyak bacot lo! Mana ketua lo? Kasih tunjuk!" Kata Nathan
"Ekhemm. I'm here!" Kata Cathlyne yang berjalan ke paling depan dan berhadapaan dekat Rey walaupun jaraknya lumayan jauh.
"Cewe?" Tanya mereka.
"Pantesan gak pernah ngasih tunjuk mukanya ternyata cewe"
"Emang bisa apa tuh?"
"Haha, palingan ke tonjok dikit nangis"
Begitulah omongan dari anggota DarkLion
"Kenapa lo pake masker? Sok ngartis lo" celetuk Aldo
"Kalian yakin mau ngeliat muka gue?" Tanya Cathlyne
"Yaiyalah" kata mereka bersahutan
Cathlyne pun mengangkat tangannya membentuk angka.
3
2
Dan......
"Cathlyne?" Tanya Rey yang terkejut melihat Cathlyne yang membalikan badannya.
"Lah? Elo Cath?" Tanya Aldo dengan tatapan cengo
"Elo ketua DeadScorpio?" Tanya Nathan yang tentunya sama kagetnya dengan yang lain.
"Ternyata Cathlyne"
"Padahal dia deket sama Rey *****"
"Dia deketin Rey buat nusuk ternyata"
"Bener kata orang-orang, ketua DeadScorpio licik"
"Gilak. Jahat banget Cathlyne"
"Gak nyangka ****. Ternyata badgirl disekolah itu ketua geng DeadScorpio"
Begitulah ocehan yang didengar oleh Cathlyne sebenarnya Cathlyne ingin membantah tuduhan-tuduhan mereka namun dia pikir ini bukan saatnya.
"Gimana? Kaget ya? Unchh kasian" kata Cathlyne lalu tersenyum miring dengan tangan yang dilipat didepan dada.
"Jadi ini rahasia terbesar kamu?" Tanya Rey yang masih speechles
"Iya! Sebenernya gue gak mau ngasih tau lo. Cuma setelah gue pikir-pikir, lo berhak tau sebagai gebetan gue atau mungkin mantan gebetan gue" kata Cathlyne yang tersenyum padahal hatinya sakit ketika mengatakan itu
"Maksud kamu?" Tanya Rey
"Iya mantan gebetan setelah gue tau lo yang ngebunuh tunangan gue Leo!" Kata Cathlyne emosi mengingat hal itu
"Leo? Bahkan gue aja gak kenal Leo" kata Rey
"Ck, bodoh bet lo. Leo tunangan gue sekaligus mantan Ketua DeadScorpio yang lo bunuh dengan tujuan buat nguasain DeadScorpio" kata Cathlyne
"Mantan ketua? Bukannya Ketua DeadScorpio yang dulu namanya Xander?" Tanya Rey bingung. What's going on?! Dia benar-benar bingung.
"Kayak nya 1 hal yang gue lupa kestau ke lo. Nama tunangan gue adalah Axelio Alexander Leonardo Anderson" Kata Cathlyne
"Jadi Xander dan Leo itu orang yang sama?" Tanya Rey
"Menurut lo?" Kata Cathlyne. Cathlyne pun mendekat ke Leo lalu berkata
"Dan lo membunuh Ketua DeadScorpio yang notabenya tunangan gue, Cy.Cy" kata Cathlyne lalu kembali mundur namun ditahan oleh Rey.
"Percaya sama gue, gue gak pernah ngebunuh Xander ato Leo. Gue bahkan gak ada niatan buat nguasain DeadScorpio dulu ataupun sekarang. Please percaya sama gue"kata Rey sambil menggenggam tangan Cathlyne.
"Biarin gue untuk pertama kalinya gak percaya sama lo!" Kata Cathlyne lalu menghempaskan tangan Rey lalu menonjok muka Rey.
"DEADSCORPIO!!!" Teriak Cathlyne
"YOU FIGHT, YOU'LL DEAD!"Teriak DeadScorpio lalu sedetik kemudian menyerang DarkLion dan sontak DarkLion juga balik nyerang DeadScorpio.
Sedangkan Cathlyne kembali melayangkan tinjuannya ke perut Rey yang membuatnya meringis, jujur Cathlyne sangat tidak mampu untuk melukai Rey tapi ini yang harus dia lakukan.
"Mending lo gak usah sok lemah sekarang!" Kata Cathlyne lalu memukul Rey kembali dan Rey hanya melakukan defense tanpa ada niatan untuk melukai orang yang dia cinta.
Cathlyne pun kembali menendang perut Rey yang membuat Rey kembali meringis, Gimana gak meringis coba? Orang Cathlyne pake sepatu boot heels
...
Nah sepatu Cathlyne begitu, gimana gak sakit cobak?...
"Rey! Please balik serang! Lo beneran mau muka lo bonyok?!" Kata Cathlyne yang sudah tidak kuat untuk memukul Rey, hatinya begitu sakit ketika Rey meringis.
"Gakpapa gue bonyok yang penting lo puas" kata Rey yang membuat Cathlyne merasa ingin nangis saat itu juga namun dengan cekatan Cathlyne menahan air matanya lalu pergi meninggalkan arena tawruran itu yang diikuti oleh Rey.
Saat Cathlyne ingin masuk kedalam mobil, Rey dengan cepat menutup pintu mobil Cathlyne sehingga Cathlyne tidak jadi masuk kedalam mobil.
"Cath, aku gak ngerti kenapa kamu lakuin semua ini. Tapi kamu harus tau, aku gak pernah sedikit pun ada niatan buat bunuh Leo. Gue bukan orang yang selicik itu Cath!" Kata Rey sambil memegang kedua lengan Cathlyne. Dia berusaha untuk meyakinkan gadisnya itu.
"Look at me!" Kata Rey lalu menarik dagu Cathlyne keatas agar mereka bisa saling tatap
"Aku deketin kamu bukan karna DeadScorpio, but it's because i love you. Terserah kamu mau percaya atau enggak, silakan kalau kamu mau pergi atau enggak, yang kamu harus ingat adalah sejauh apapun kamu pergi, aku akan terus nunggu kamu. Aku gak peduli kamu mau mukulin aku ato bahkan bunuh aku, yang penting aku selalu ada dibelakang kamu sampe aku mati because i love you.
Dan buat masalah DeadScorpio aku gak ada hak buat nyuruh kamu keluar bahkan marah ke kamu karna geng ini karna itu gak penting yang terpenting adalah Kamu yang gak akan ninggalin aku. You are the first and the last for me. Percaya kata-kata aku" kata Rey yang membuat Cathlyne ingin menangis namun dia langsung masuk kedalam mobil.
Cathlyne pun menjalankan mobilnya meninggalkan Rey dengan air mata yang sudha mengucur deras. Saat ini dia tidak tau harus kemana, pikirannya masih pada kata-kata Rey yang terlihat tulus itu.
"ARGHHHHH. CATHLYNE LO LEMAHHHHHH. LO CUMA CEWE LEMAH YANG LULUH SAMA KATA-KATA ORANG ITU." Teriak Cathlyne sambil terus memukul stir mobilnya
"GUE BINGUNGGG! REY ANJING! LO UDAH BIKIN GUE LABIL REY!" Teriak Cathlyne lagi. Saat ini di mengeluarkan semua unek-uneknya. Sudah 30 menit perjalanan, entah kenapa dia setop di depan apart Daniel.
Cathlyne pun turun dari mobil lalu baik keapart Daniel. Setelah sampai didepan pintu apart Daniel, Cathlyne langsung mengetuk pintu Daniel dengan tidal sabar sampai akhirnya pintu itu terbuka dan memperlihatkan Daniel.
Cathlyne pun langsung memeluk Daniel dan menunpahkan air matanya dibaju Daniel. Daniel yang melihat itu pun langsung membalas pelukan Cathlyne dengan perasaan bingung. Daniel pun menggiring Cathlyne ke ruang tamu lalu mendudukan Cathlyne ke sofa.
Daniel pun berdiri lalu bernajak kedapur untuk mengambilkan Cathlyne air putih. Setelah mengambil air, Daniel pun kembali keruang tamu dan memberikan air itu pada Cathlyne yang saat ini nangis seengukan.
Cathlyne pun meminum air itu yang membuatnya lebih tenang. Daniel yang melihat Cathlyne sudah mulai tenang pun akhirnya bertanya.
"Tell me what happen!? Kata Daniel
"Rey! Rey yang udah bunuh Leo" kata Cathlyne yang membuat Daniel terkejut
"Terus?" Tanya Daniel yang ingin tahu kelanjutkan ceritanya
"Gue dan DeadScorpio nyerang Rey dan DarkLion" kata Cathlyne yang membuat Daniel menepuk jidatnya
"Habis itu?" Tanya Daniel
"Gue mukulin Rey. Trus dia bilang kalo dia gak lakuin semua itu dan ngucapin isi hatinya ke gue yang bikin gue labil" kata Cathlyne.
"Huft. Dari siapa lo tau semua itu?" Tanya Daniel
"Axel. Axel tiba-tiba dateng ke gue trus kasih tau kalo Ketua DarkLion yang udah bunuh Leo" kata Cathlyne yang membuat Daniel menghela nafas
"Ada bukti gak?" Tanya Daniel
"Buktinya tatto dipunggung Rey! Tatto itu tatto yang sama dan ditempat yang sama dengan punya penabrak mobil Leo waktu itu" kata Cathlyne
"Huh, Dan lo percaya kalo bener Rey yang bunuh Leo?" Tanya Daniel
"Awalnya gue gak percaya, tapi pas udah liat tattonya gue sedikit percaya trus mutusin buat nyerang DeadScorpio" kata Cathlyne
"Gini-gini. Mending malam ini lo istirahat, besok gue kasih tau lo sesuatu okay?!" Tanya Daniel
"Kenapa gak sekarang aja?" Tanya Cathlyne
"Entar lo nekad" kata Daniel
"Nekad ngapain?" Tanya Cathlyne kepo
"Nekad *****(telanjang)"
"Anjing lo mesum banget"kata Cathlyne lalu menjitak kepala Daniel
"Udah deh. Mending lo tidur dikamar gue yang satu nya. Bru besok gue kestau sesuatu sebelum gue kekantor" kata Daniel
"Siyap babang CEO" KAata Cathlyne
"Najis! Au ah mo lanjut tidur gue, ganggu lo" kata Daniel lalu masuk ke apartnya. Cathlyne pun p juga ikut masuk kekamar yang ditunjuk sama Daniel
"Daniel mau kasih tau apasih? Bikin kepo aja" batin Cathlyne lalu memutuskan untuk tidur.