This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Is He Jealous?



Author POV


Hari ini kagiatannya sama yaitu sekolah dan seperti biasa Cathlyne harus bangun pagi tapi kali ini berbeda, bukan Brandon lagi yang membangunkannya tapi....


"Emberrr, bangunnnnn" kata seseorang yang berteriak sambil mengguncang tubuh Cathlyne.


"Diemmm, gue ngantuk" Jawab Cathlyne yang masih berada di bawah selimut nya


"Cepetan, nanti kita telat sekolahh" kata orang itu


"Kita?!" tanya Cathlyne dan langsung secepat kilat duduk menghadap orang itu


"Iya kita, mulai hari ini dan seterusnya gue bakalan sekolah di Micchiavelly Senior high school" kata orang itu sambil mengacak-acak rambut Cathlyne


"Seriusan?! Ahhh love youuuuu" kata Cathlyne yang sudah memeluk orang itu


"Bau, cepetan mandi sana"kata orang itu sambil menutup hidungnya


"Daniellll, ngeselin banget sih lo, gue itu harum ya, biar pun baru bangun tidur gue tetap harum" kata Cathlyne dengan tatapan kesal nya


"Iyaiya, cepetan mandi sana, ntar kita telat Ember" kata Daniel sambil mencubit pipi Cathlyne


"Sakit tau, dan 1 lagi nama gue Amber bukan ember" kata Cathlyne


"Sukak-sukak gue mo manggil lo apa wlee" kata Daniel yang langsung lari terbirit-birit sebelum dia mendapat cubitan maut dari Cathlyne


"Aneh"gumam Cathlyne lalu pergi mandi dan bersiap untuk berangkat kesekolah




Saat ini mereka sudah berkumpul di meja makan, kali ini meja makan yang biasanya hanya terisi 5 sekarang ada 6 kursi yang terisi karna kehadiran Daniel dikediaman Michiavelly.



"Pagi tante cantik, pagi juga om tamvan" sapa Daniel lalu duduk disebelah Brandon.



"Pagi juga Daniel" kata Edgar dengan senyuman khasnya.



"Pagi juga Daniel ganteng, gimana mama sama papa kamu di Italy? " tanya Elizabeth sambil menyiapkan sarapan untuk mereka semua.



"Baik kok tan, baik banget malahan sampe-sampe Daniel dibolehin ke Indonesia ketemu kalian" kata Daniel sambil mengoles selai ke rotinya



"Owh, bagus dong, trus mama papa kamu tau kalo kamu sekolah di Indonesia?" kata Elizabeth



"Tau lah, lagian duitnya kan dari papa" kata Daniel dengan senyuman maut nya



"Jijik senyuman lo" kata Cathlyne sambil menyonyor kepala Daniel.



Daniel yang merasa panas dikepala nya pun menatap Cathlyne kesal. Entah kesurupan jin apa sehingga Cathlyne datang-datang langsung menyiksanya.



"Lah, seterah gue lah, kok lo yang sewot" kata Daniel ngegas



"Biarin" kata Cathlyne sambil memakan roti nya.



Bryan dan Brandon yang melihat itupun menggelengkan kepala mereka. Ada sedikit rasa cemburu pada kedua bersaudara tersebut karna dengan adanya Daniel, perhatian Cathlyne pada mereka berkurang namun mereka menghempaskan perasaan itu karna menurut mereka wajar Cathlyne dan Daniel seperti itu mengingat mereka sudah tidak bertemu beberapa tahun.



"Mom, kayak nya rumah kita bakalan ribut gara-gara mereka berdua" kata Bryan



"Biar aja lagian mereka sudah lama ngak ketemu" kata Elizabeth



"Dan, mulai saat ini, lo yang ngurusin si bayi besar itu ya, gue dah cape" kata Brandon



"Siap pak boss" kata Daniel sambil hormat lalu terkekhh



"Maksud lo sapa bayi besar?! Hah?! " tanya Cathlyne



"Lo" jawab Brandon dengan watadosnya.



"Mana ad-" kata Cathlyne yang dipotong oleh Edgar



"Sudah-sudah jangan bertengkar terus, sarapan nya dihabiskan dulu" Kata Edgar



Mereka pun sarapan dengan tenang namun tetap dengan tatapan tajam Cathlyne untuk Brandon.



~~~\*~~~



Saat ini Cathlyne dan Daniel sudah sampai disekolah, mereka pun berjalan menuju kelas mereka dengan tangan Daniel yang dengan setia bergantung dibahu Cathlyne dan sepertinya Cathlyne tidak keberatan dengan hal itu.



"Sekolah ini gede juga ya" kata Daniel



"Iya lah, gak salah pilihkan gue" kata Cathlyne sambil menaik turunkan alis nya yang membuat Daniel jijik dan akhirnya Daniel mempercepat langkahnya dan meninggalkan Cathlyne dibelakang



"Daniellll, tungguin gue" teriak Cathlyne namun Daniel tak kunjung menghentikan langkah nya.



Cathlyne pun memiliki bad idea. Cathlyne lari lalu melompat ke pungung Daniel yang membuat Daniel sempat terhuyung namun akhirnya langkahnya mulai stabil dengan menggendong si bayi besar



"Sumpah lo berat banget Cing" kata Daniel sambil menggendong Cathlyne.



"Cang cing cang cing, enak aja lo manggil gue cing, lagian gue itu gak berat ya lo nya aja yang LE.MAH" kata Cathlyne sambil menekankan kata lemah



"LEMAH?! Lo bilang gue lemah?! Let's see girl! " kata Daniel lalu berlari sambil menggendong Cathlyne yang membuat Cathlyne semakin mengeratkan pegangannya



"Daniellllll, stop it" teriak Cathlyne yang membuat mereka menjadi pusat perhatian.



"Wah, sapa tuh cowo ganteng? "



"Cathlyne cantik banget"



"Mereka pacaran ya?!"



"Yah, sayang banget Cathlyne dah


Punya pacar"



"Mereka serasi banget"



"Mereka cocok, lucu"



"Couple goals banget sih"



Begitu lah ocehan-ocehan murid-murid yang melihat mereka. Lucu memang tapi itu membuat satu orang merasa dibakar api hidup-hidup.



"Gilak, sapa tuh cowo yang ngegendong Cathlyne?! " tanya Juna



"Cowo nya kali, lagian Cathlyne nya juga keliatan seneng banget" jawab Nathan dengan mengacuhkan bahu nya



"Tapi mereka lucu coi, suka banget gue ngeliat nya" kata Aldo dengan senyuman



"Iya sih, menurut gue mereka ini cocok banget" kata Juna yang terlihat senang melihat ke-uwuan Cathlyne.



"Lagian Cathlyne kek bahagia banget sama tuh cowo" kata Nathan



Tanpa mereka sadari, teman mereka saat ini sudah mengepalkan tangan nya dengan rahang yang mengeras yang tanda nya dia marah



Buckk



Juna, Aldo dan Nathan pun terkejut dengan tindakan Rey yang tiba-tiba memukul dinding sampai-sampai tangan nya berdarah



"Cabut" kata Rey dingin lalu pergi meninggalkan teman-temannya



"Jealous mah bilang aja pak" kata Juna



"Tau tuh si Rey, bikin gue jantungan aja pake mukul tembok ampe tangannya berdarah gitu" lanjut Nathan



"Guys kayak nya kita punya misi deh" kata Aldo



"Misi apaan, perasaan boss ngak ada bilang" kata Nathan




Juna dan Nathan pun hanya ber-oh ria saja lalu menyusul Rey yang pasti nya ke tempat kesukaannya yaitu rooftop



~~~\*~~~



Ya, kali ini keberuntungan ada di Cathlyne dan Daniel karna mereka 1 kelas. Daniel duduk di depan Cathlyne.



"Cath, kok bisa Daniel disini?! " bisik Kirana



"Ya gitu deh" kata Cathlyne



"Ya gimana?!" tanya Kirana



"Tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata" jawab Cathlyne dengan kekehan nya



"Dasar" kata Kirana yang membuat mereka tertawa



Kringgggggg



Yups, saat ini jam nya untuk istirahat, Cathlyne, Daniel dan Triple Na pun langsung meluncur ke kantin karna cacing diperut mereka sudah berteriak minta dikasih makan.



"Gimana kalo gak ada tempat duduk Cath?! Masa nanti kita makan sambil berdiri?! Mana rame banget lagi. Ayoo GC sebelum semua kursi ditempatin" kata Daniel yang takut ngak dapet kursi karna banyak banget orang yang masuk kekantin



"Tenang aja, kita pasti duduk dengan nyaman kok" kata Cathlyne dengan smirk nya



"Jangan bilang kalo...... " kata Daniel dengan tatapan menyelidik karna Daniel tau persis kebiasaan Cathlyne



"You Know me" kata Cathlyne dengan senyuman nya



"Cathlyne Cathlyne" kata Daniel lalu merangkul Cathlyne



"Okay, gitu ya lo Cath mentang-mentang ada Daniel kita nya dikacangin" kata Fiona



"That's true" lanjut Diana



"Gini sudah klo ada yang baru aja yang lama dibuang" lanjut Kirana



"Gak gitu juga kali, lagian nih anak gak mau lepas dari gue. Hehe" kata Cathlyne dengan senyumnya yang bikin semua orang melting ngeliatnya



"Kasian, mendingan kalian 3 kurcaci pergi deh, ganggu orang berduaan aja" kata Daniel yang langsung mendapat jitakan dari Fiona, Diana dan Kirana



"Sakit tol\*l" kata Daniel sambil memegang kepala nya yang sakit akibat di jitak.



Mereka pun sudah sampai dikantin. Sontak kantin yang tadinya ribut menjadi sunyi karna melihat kedatangan Cathlyne dengan tangan Daniel yang masih setia merangkul Cathlyne



"Kuakui sih Cath" kata Daniel lalu mengacak-acak rambut Cathlyne



"Gimana? Hebat kan gue, baru hari pertama sekolah dah ditakutin" kata Cathlyne sambil memukul dadanya tandanya dia bangga dengan dirinya sendiri



"Iya iyalah lo ditakutin muka lo kan kek setan" kata Daniel sambil memutarkan mata nya yang berhasil mendapatkan cubitan maut dari Cathlyne



"Sakittt" kata Daniel yang melepaskan rangkulannya dan langsung mengelus pinggangnya yang dicubit Cathlyne



"Makanya enak aja lo bilangin gue kayak setan, gue itu secantik-" kata Cathlyne yang langsung dipotong oleh Daniel



"Princess, i know it" kata Daniel lalu mencubit pipi Cathlyne gemas



"Jadi.....  Sudah selese mesra-mesraan nya?! Boleh kah kita makan sekarang?" kata Kirana



"Boleh dong, kuy lah duduk" kata Cathlyne lalau berjalan ke meja mereka lalu duduk yang disusul oleh Daniel dan Triple Na



Mereka pun sudah duduk di meja mereka lalu memesan makanan mereka. 1 hal yang membuat mereka risih adalah mereka mejadi pusat perhatian  seluruh kantin



"Cath, gue risih banget diliatin satu kantin" kata Kirana



"Gue juga nih, kek kita penjahat aja diliatin ampe segitu nya" lanjut Fiona



"Kalian kira gue enggak?!" kata Cathlyne ngegas yang membuat Daniel mencubit pingangnya. Hal itu membuat Cathlyne berdecak kesal.



"Pasti gara-gara ngeliat kalian mesra-mesraan kek orang pacaran benaran" kata Fiona



"Lah kok kita?!" tanya Daniel



"Makanya jan terlalu Mesra disekolah, diomongin orang kan lu" kata Diana



"Trus ini kek apa?" tanya Cathlyne



"Yaudah bilang lah jangan liatin kita, simple" kata Daniel kelewatan santai.



"Bener tuh yang Daniel bilang." kata Diana



Cathlyne pun menuruti kata-kata Daniel. Saat ini Cathlyne langsung berdiri lalu menatap seluruh kantin.



"SUDAH PUAS NGELIATIN NYA?! HAH?!" teriak Cathlyne yang membuat mereka semua menundukan kepala nya kecuali 4 cowo dipojok. Lalu Cathlyne pun duduk dan memakan makanan yang sudah sampai



"Gilak sih lo, ini baru cewe gue" kata Daniel sambil menggeleng-gelengkan kepalanya lalu bertepuk tangan



"Dih, cewe lo dari hongkong" kata Cathlyne dengan nada sewotnya



"Ini gak seberapa Dan, klo lo liat kemarin bededehhh semua orang ciut dibikinnya" kata Kirana



"Bener banget, coba aja lo ada kemarin" lanjut Diana



"Oh ya?! Wow jadi cewe disebelah gue ini sudah jadi Queen nya sekolah ini?! Sampe bisa bikin semua orang ketakutan?" kata Daniel



"Ya dong, Cathlyne gitu loh" kata Cathlyne membanggakan dirinya sendiri



"Oh ya Cath, gue dapet kabar dari Marco klo ada yang nantangin lo balapan malam ini. Lo mau gak?!" tanya Fiona



"Mau aja sih tapi gue harus bilang ke B ama double B" kata Cathlyne



"Lo harus datang malam ini, gue yang jamin" kata Daniel sambil memakan kentang  goreng nya



"Seriuss?! " Tanya Cathlyne antusias



"Iya emberr" jawab Daniel yang langsung mendapatkan pelukan dari Cathlyne dan Daniel pun membalas pelukannya.  Begitu lah mereka, sedikit-sedikit pelukan kek teletabis. AHHH Cathlyne senang akhirnya ada yang menjadi jaminan agar dia bisa balapan lagi.



Tiba-tiba......



Bruakkkk



Seseorang memukul meja yang membuat seluruh kantin terkejut dibuat nya termasuk Cathlyne dan Daniel. Dan dia adalah......



"Rey?!" tanya Cathlyne memastikan



Dan yang menggebrak meja itu pun hanya berdiri lalu pergi dengan tatapan mematikannya. Semua orang sudah tau bahwa ....



Something Bad will Happen.