
Author POV
Saat ini Cathlyne sudah berada Club terkenal di Italy, rasa nya kurang kalau tidak merasakan minum minum di Italy.
Kali ini Cathlyne tidak sendiri, dia ditemani oleh Daniel. Mereka pun sudah duduk disofa yang disediakan dengan berbagai minuman keras seperti Jack Daniels, Whisky, Wine, dll.
Saat ini Cathlyne sedang meminum Whisky di gelas kecil begitu juga dengan Daniel. Namun seketika Cathlyne merasa bosan karna Daniel sibuk dengan b*tch yang menggodanya.
Cathlyne pun membuka hpnya, dia tidak membuka wa, dia hanya membuka instagram. Cathlyne pun mengambil botol Wine dan meminumnya langsung dari botolnya.
Rasanya ada yang kurang kalau minum tidak ditemani rokok. Cathlyne pun meminta rokok pada Daniel dengan kesadarannya yang mulai menipis, Daniel yang sibuk pun langsung saja memberi kotak rokoknya pada Cathlyne.
Cathlyne pun menerima itu dengan senang hati, dia pun membakar ujung rokok itu lalu menyebatnya. Baru setengah rokok itu terbakar Cathlyne pun langsung mematikan rokok itu karna teringat ancaman Rey.
Saat ini pun Cathlyne menghantam Wine. Sudah setengah botol Cathlyne minum Wine namun belum puas. Cathlyne pun membuka botol Jack Daniels lalu menuangnya ke gelas kecil dan meminumnya.
Namun tak beberapa lama, panggilan alam memanggilnya. Saat ini Cathlyne beranjak dari duduk nya berniat untuk pergi ketoilet dengan kesadaran yang sudah sangat tipis yang membuatnya berjalan sempoyongan.
Cathlyne pun yang tidak kuat, ambruk ditempat. Untung saja ada seseorang yang menahan tubuhnya agar tidak jatuh kelantai. Orang itu pun menggangkat tubuh Cathlyne ke meja Cathlyne dan Daniel.
Daniel yang melihat itu pun langsung mendorong b*tch dipangkuannya lalu beralih membantu Cathlyne turun dari gendongan cowo itu tanpa beranjak dari duduknya.
Daniel pun ingin mengucapkan terima kasih. Dia pun mendongakkan kepalanya agar dapat melihat cowo yang membantu Cathlyne.
"Lo?! Anj*r ngapain lo disini?! Klo Cathlyne tau berabe lho!" Kata Daniel
"Ck, gak sengaja ketemu" kata unknow
"Lo gilak sumpah" kata Daniel
"Mending lo anter dia balik sana, kasian Cathlyne" kata unknow
"Iyaiya, ntar gue telfon supir. Yakali gue anter Cathlyne pake taksi" kata Daniel
"Lo kesini pake taksi?" Tanya unknow
"Iya. Cathlyne yang mau kok" kata Daniel. Unknow pun langsung melempar kunci mobil nya pada Daniel
"Lo yang bawa mobil" kata Unknow lalu menggendong tubuh Cathlyne ala bridal Style
Mereka pun sudah sampai dipakiran. Daniel yang mengemudi sedangkan Unknow dan Cathlyne berada dikursi belakang. Setelah 15 menit, akhirnya mereka pun sampai di Mansion milik Cathlyne.
Mereka pun masuk dan membawa Cathlyne kekamarnya. Unknow pun membaringkan Cathlyne di kasurnya. Sedangkan Daniel duduk di ruang tamu.
"I miss you so bad" kata Unknow lalu mengecup kening Cathlyne.
"Permisi tuan, ada yang bisa saya bantu?" Tanya salah satu maid.
"Tidak ada. Kamu jaga nyonya aja. Dan ingat jangan kasih tau dia kalau saya yang membawanya kesini." Kata Unknow
"Baik Tuan Leo"
Ciyaaaaa. Readers nya kaget yaaaa?! Okok author lanjut.
Leo. Ya dia adalah Leo, tunangan Cathlyne. Dia belum meninggal, dia masih hidup. Dia selama ini tinggal di London, dia menghilang bukan karna meninggal tapi dia menghilang untuk berobat.
Leo selama ini tidak pernah berhenti untuk mengamati Cathlyne. Mengetahui Cathlyne aman sudah cukup baginya.
Saat ini Leo duduk didipinggir kasur Cathlyne sambil menatap wajah cantik milik tunangannya itu. Dia pun mengecup kedua mata, pipi, hidung, dahi dan terakhir Leo mengecup bibir ranum Cathlyne.
"I Love you, But i can't have you. Let me go CatCat" kata Leo lalu memeluk Cathlyne.
Setelah memeluk Cathlyne yang belum sadar dari mabuknya, Leo pun turun kebawah menghampir Daniel.
"Kenapa lo nekat pergi nemuin Cathlyne?!" Tanya Daniel
"I go without any reason" kata Leo
"Lo tau kan klo dia kangen banget sama lo?" Tanya Daniel
"Lo tau kan dia udah punya Rey?" Tanya Leo balik
"Rey? Rey itu cuma pelampiasannya Cathlyne anj*r! " kata Daniel
"No. Gue tau kalo Cathlyne udah mulai cinta ama Rey" kata Leo sambil menahan rasa cemburu saat mengatakan itu
"Lo tunaganannya Axelio Alexander Leonardo Anderson!" Kata Daniel
"Lo sama Cathlyne bahkan belum ada kata putus Le" kata Daniel
"Gue udah ninggalin dia 1 tahun tanpa kabar. Dan Menurut gue itu udah termasuk putus" kata Leo
"Lo gilak Le. Lo rela ninggalin Cathlyne?!" Tanya Daniel
"Kalo tentang Rela, lo pikir gue Rela ninggalin dia?! Gue gak Rela El. Gue cinta sama dia tapi kalo gue terus sama dia, gue malah bikin dia sengsara kedepannya!" Bentak Leo.
"Trus lo berniat buat deketin dia sama Rey?" Tanya Daniel yang dibalas anggukan oleh Leo
"Trus gimana kalo dia tau kebenarannya tentang Rey?! Gue tau pasti dia bakalan salah paham" kata Daniel
"Lo harus jauhin orang yang mau ngebongkar itu" kata Leo
"Ck, lo tau kan Cathlyne cinta banget sama lo?! Bahkan aroma lo aja dia masih inget, makanan kesukaan lo aja dia masih inget dan semua tentang lo dia masih inget! Trus dengan gampang nya lo ninggalin dia dan suruh dia pindah hati?! Lo pengecut Le!" Kata Daniel
"Gue emang pengecut el! Gue emang baj*ngan, gue brengsek, gue keparat. Tapi Lo tau kan alasan gue sebenarnya ngejauhin dia karna apa?! Jadi please, bantu gue. Bikin Cathlyne lupa sama gue." Kata Leo dengan nada lemahnya
"Huft. Sorry gue kelepasan. Gue akan bantu lo. Tapi sekali lagi gue nanya, lo iklas gak Cathlyne sama Rey?!" Tanya Daniel
"Untuk saat ini gue belum sepenuhnya iklas. Tapi gue akan usaha buat iklas seiklas-iklasnya Cathlyne sama Rey." Kata Leo
"Ok, jadi sekarang lo mau balik ato gimana?" Tanya Daniel
"Gue bakalan balik ke London" kata Leo
"Klo lo ke London, berarti lo gak akan ketemu Cathlyne lagi?" Tanya Daniel
"Kalo Tuhan berkehendak pertemukan gue sama dia sebelum gue mati, gue bakalan ketemu sama dia. Tapi gue yakin pertemuan gue sama dia gak akan lepas dari air mata" kata Leo dengan nada putus asa nya
"Mulut lo. Gue yakin lo bakalan sembuh" kata Daniel
"Percuma gue sembuh El toh Cathlyne sudah sama yang baru" kata Leo dengan senyum miris
"Ck, gak iklas bilang aja" celetuk Daniel
"Hehe. Gue kangen DeadScorpio" kata Leo
"Makanya main ke Jakarta." Kata Daniel
"Lain kali. Yaudah gue balik dulu sebelum Cathlyne bangun. Tu bocah emang gak tanggung-tanggung kalo minum. Cobak aja gue bisa, pasti gue udah gigit telinganya kek yang lalu-lalu" kata Leo
"Gue kangen ngeliat lo bedua bucin ****. Bucinnya lo bedua bikin baper" kata Daniel yang membaut mereka berdua terkekeh.
"Gue balik. Jagain Cathlyne sampe nanti gue ketemu dia lagi." Kata Leo
"Pasti. Take care ya bro. Dan thanks lo udah mau bantuin perusahaan gue ama Cathlyne kemarin. Kalo lo gak ada bisa bangkut kita bedua" kata Daniel
"Itu udah tugas gue sebagai mantan tunangan dan sahabat. Oh ya, kasih ini ke Cathlyne. Dia kebiasaan minum susu strawberry kalo abis mabuk" kata Leo tersenyum miris lalu memberikan susu kotak strawberry pada Daniel
"Yeuu, udah-udah gak usah mellow. Tiati ya" kata Daniel yang diangguki oleh Leo. Lalu Leo pun berjalan keluar Mansion Cathlyne
Tak beberapa saat kemudian Cathlyne pun turun dari kamarnya dengan jalan sempoyongan dan air matanya yang mengalir tak lupa dengan teriakannya.
"Leoo! Aku tau kamu disini! Kamu dimana?!" Teriak Cathlyne. Daniel pun yang mendengarnya langsung menghampiri Cathlyne
"Lo napa sih teriak-teriak?!" Tanya Daniel
"Dan, lo liat Leo gak?! Gue yakin Leo disini! Gue ngerasa Leo yang tadi nyium dan meluk gue, trus dia dimana sekarang? DIMANA DANIEL!!!"Teriak Cathlyne
"Shutt, udah gak usah nangis. Mungkin itu efek lo mabuk" kata Daniel lalu membawa Cathlyne ke dalam dekapannya.
"Nih. Susu strawberry buat lo" kata Daniel seraya memberikan susu yang dikasih Leo tadi.
Cathlyne yang melihat itu pun langsung mengambilnya.
"Ini udah ngebuktiin klo Leo disini. LEOO! AKU TAU KAMU DISINI. AKU KANGEN SAMA KAMU RATRAT. AKU CINTA SMA KAMU. PLEASE BALIK KE AKU! AKU MOHON" Teriak Cathlyne dengan tangisan dimatanya
"Cath, please. Lo bikin gue sedih disini. Please anggap aja ini semua kebetulan. Itu cuma efek lo mabuk Cath" kata Daniel menenangkan.
"Tapi gue kangen sama Leo Dan. Gue kangen sama omelan dia kalo gue mabuk. Gue kangen" kata Cathlyne dengan tangisannya
"Gue juga yakin kalo dia kangen sama lo. Jadi sekarang lo stop nangis dan minum susunya ok" kata Daniel yang diangguki oleh Cathlyne.
"Aku juga kangen sama kamu CatCat, tapi maaf aku gak bisa balik ke kamu. Aku juga kangen marahin kamu tapi itu semua udah gak bisa lagi. I Love u my CatCat" kata seseorang dibalik pintu Mansion itu. Ya dia adalah Leo. Seseorang yang hanya bisa mencintai tanpa bisa memiliki. LAGI.