This Cool Prince Is Mine

This Cool Prince Is Mine
Pulang Bareng Siapa?



Cathlyne POV


Saat ini gue sudah ada dikelas, kali ini pak Budi yang ngajar, gue sih cuma coret-coret belakang buku entah apa yang gue tulis intinya itu bisa bikin gue gak bosen daripada gue dengerin ocehan pak Budi yang sampe dia bebusa-busa ngajar juga gw gak bakalan ngerti. Sedangkan Triple Na lagi mainin hp mereka di dalam laci entah mainin apa.


Habis bikin gambar love yang banyak di halaman belakang buku gue, sekarang gue nulis a,b,c ampe z, cuma pas sampe di R gue malah kepikiran kejadian tadi. Kejadian di rooftop yang astogehhh bikin kesemsem sendiri.


Sumpah sih ya, gue gak nyangka bisa nyium si tukang jealous itu. Tapi itu salah satu cara supaya dia nurutin gue agar gak nyerang LionCell. Dan gak terasa bel pulangan udah bunyi, rasa nya gue pingin cepet-cepet pulang trus tidur.


Gue sama Triple Na masih didalam kelas karna tadi pas yang lain keluar, Diana kasih liat tweet kalo BTS entar lagi comeback terus cerita-cerita tentang BTS, ya kita memang Army tapi gak terlalu lebay kayak yang lain ampe teriak-teriak gak jelas kalo ngomongin bias mereka.


"Pulang yuk" kata Fiona


"Kuy, gue mau rebahan, sakit banget pinggang gue" kata gue sambil meregangkan badan gue


"Rebahan mulu lo" kata Diana


"Biarin" kata gue sinis


"Yaudah, yuk pulang. Gue juga males lama-lama disekolah" kata Kirana yang duluan jalan ke pintu. Kita pun ngangguk baru jalan ke arah pintu tiba-tiba Kirana berenti yang bikin kita yang dibelakang ikutan berenti.


"Tunggu deh" kata Kirana.


"Apa sih lu, pake ngerem mendadak gini?" Tanya gue


"Ntau nih, aneh" kata Fiona


"Itu dua orang yang bediri di depan kelas bukannya Axel ama Rey?" Tanya Kirana sambil menunjuk kearah depan kelas


"Hah? Rey? Axel?" Tanya gue bingung trus Kirana angguk sebagai jawabannya


"Oh iya, ngapain 2 bocah itu disitu?" Tanya Diana


"Gak tau" jawab gue yang lagi binggung juga, tumben-tumbenan Rey dateng ke kelas gue


"Nyari lo kali Cath" kata Fiona


"Bener tu kata Fio" kata Kirana


"Mungkin, yaudahlah kita keluar aja." Kata gue, Kirana langsung lanjut jalan lagi trus pas di depan kelas tangan gue ditahan sama Axel yang bikin gue berenti


"Tuh kan bener, mereka nyari lu" kata Diana bisik bisik


"Kita balik duluan ya, lo selesein masalah lo sama 2 bocah itu" bisik Kirana dan gue cuma ngangguk


"Kita balik duluan ya!" Kata Fiona ke gue, Rey ama Axel


"Tiati!" Kata gue


"Ber, pulang bareng yuk sekalian beli coffee. Gue pingin rasain coffee di cafe Highway yang baru buka" Kata Axel, Well sebenernya gue juga penasaran sama coffee disitu


"Gak, Cathlyne pulang sama gue" kata Rey dingin


"Apaan sih lo? Lagian gue yang duluan nyampe disini" kata Axel


"I don't care. Pokoknya Cathlyne pulang sama gue." Kata Rey datar


"Serah, Lagian pasti Cathlyne milih gue" kata Axel songgong yang bikin Rey narik kerah baju Axel


"Maksud lo apa NJ*NG?!" Tanya nya santai tapi penuh penekanan


"Cih, lo pasti tau maksud gue kan? Gue tau klo lo gak sebego itu buat ngerti kata-kata gue REYNALD" kata Axel yang bikin Rey mau melayangkan tijuannya kearah wajah Axel tapi.......


"REY STOP!" Teriak gue yang bikin dia menurunkan kepalan tangannya dan melepaskan kerah baju Axel dan Axel hanya merapikan kembali kerah baju nya


"Kalian ngapain sih? Kalian lupa kalo disini ada gue? Lagian lo Ken, pake manas-manasin Rey........" kata gue yang bikin Rey tersenyum meremehkan ke arah Axel karna gue belain


".......Dan lo Rey. Lo ngapain main kasar sama Ken? Gue kan sudah bilang ke lo supaya gak main kasar." Kata gue yang bikin Ken tersenyum kemenangan karna gue marahin Rey


"Sor-"


"Rey Minus 1 point" kata gue yang langsung motong ucapan Rey


"Hahahaha, mampushhh" kata Axel


"Loh, kok gitu sih?" Tanya Rey yang keberatan


"Karna lo udah main kasar Reynalddd" kata gue santai


"Kan Axel yang manas-manasin gue, berarti dia juga kena minus point dong" kata Rey gak terima


"Sapa suruh kepancing, makanya mulai sekarang lo kontrol emosi lo" Kata gue


"Cath-"


"Berarti lo pulang sama gue kan Amber?" Tanya Axel yang memotong ucapan Rey


"Yupz, kali ini gue balik bareng lo" kata gue yang bikin Axel tersenyum sedangkan Rey menahan emosi nya. Sebenarnya gue mau pulang bareng Rey, cuma gue lebih milih pulang bareng Axel sebagai bayaran dari Rey ke gue untuk ciuman gue tadi.


"Gue gak mau lo pulang sama dia" kata Rey lembut sambil megang tangan gue


"No. Kali ini gue harus pulang bareng Ken, kalo lo ngehalangin gue gue kurangin lagi point lo yang berarti kesempatan lo berkurang" Kata gue


"Okay, tapi langsung pulang gak boleh keluyuran lagi." Kata Rey pasrah


"Sip" kata gue


"Gak ada pegangan tangan" Kata Rey tegas natap gue


"Idih, sapa lo?!" Tanya Axel sewot


"Gebetannya" kata Rey santai sambil melipat tangannya didepan dada nya


"Bod*" Kata Axel trus genggam tangan gue lagi


"Kita gak usah pegangan tangan" kata gue terus ngelepas genggam Axel


"Gak, pokoknya harus pegangan" Kata Axel sambil ngambil tangan gue lagi dan gue ngelepas genggamannya lagi


"Gak pake pegangan, klo lo gak nurut minus 1 point" Kata Gue yang bikin Rey tersenyum kecil ke gue


"Ga-"


"Mulai sekarang, kalo kalian main kasar terus gak nurutin kemauan gue, gue bakalan potong poin kalian yang berarti kalian bikin gue jalan 1 langkah ke arah lawan kalian dan kalo gue sampe kesalah satu kalian...... ya kalian tau sendiri lah" Kata gue


"Okay" Kata Axel sedangkan Rey hanya berdehem


"Sekarang kita sudah bisa pulang?" Tanya Axel ke gue


"Bisa kuy lah. Rey gue balik duluan ya." Kata gue yang diangguki sama Rey. Gue pun pulang bareng Axel tanpa pegangan tangan.


Cathlyne POV end


Author POV


19.54


Saat ini gue baru bangun tidur, Yups gue langsung tidur pas sampe dirumah. Gue langsung berdiri dari kasur gue habis itu turun kebawah buat cari makanan karna gue laper banget. Gue liat mommy, daddy, Brandon ama Bryan lagi nobar Avenger End Game.


"Hi guys" sapa gue sambil terus jalan ke dapur buat ngambil apel dikulkas buat ganjel laper. Habis itu gue langsung duduk diantara Brandon ama Bryan.


"Paan sih lo, nyempil-nyempil kek upil aja" kata Brandon sinis


"Tau nih, sempit tau. Duduk sana gih" kata Brayn yang menunjuk sofa kosong di depan. Mom & dad duduk disofa tengah, Brandon ama Bryan duduk di sofa sebelah kiri.


"Gak mau. Gak enak sendiri" Kata gue sambil makan apel


"Caty, di mikrowave ada nasi goreng dari temen kamu, katanya namanya Rey sama ada kwetiaw dari Ken" Kata mommy


"Jinjja?" Tanya gue yang bikin mommy ngagguk


"Alah, sok lo pake bahasa belanda" Kata Brandon asal


"Bahasa Korea itu bamvang" kata gue trus nyonyor pala Brandon


"Ya itu maksud gue" kata Brandon sambil makan snacknya


"Yaudah kamu makan sana." Kata mommy


"Ok." Kata gue trus ngambil nasi goreng yang katanya dari Rey trus duduk lagi ditengah-tengah Brandom ama Bryan


"Kok yang dimakan cuma nasi goreng nya, kwetiaw dari Ken kenapa gak dimakan? Itu kan kesukaan kamu." Kata mommy


"Biasa mom, nasgor dari gebetannya" Kata Bryan asal


"Paan sih" kata gue trus makan nasgornya


"Kapan kapan kenalin pacarnya sama daddy" kata daddy tiba tiba


"Uhuk...uhuk.... Paan sih dad. Cathlyne itu belum punya pacar" kata gue terus minum


"Yaelah, ga usah bote kali lu. Jan nambah nambah dosa lu" kata Brandon


"Idih, sok asik lo" kata gue jutek terus makan nasgor lagi


"Yaudah, nanti suruh TEMEN COWO kamu kesini. "Kata mommy


"Iya nanti Cathlyne ajak main kesini" kata gue yang mendapat anggukan dari daddy ama mommy terus mereka lanjut nonton film nya.


Ting Tong, Ting Tong (anggap aja bel rumah bunyi)


"Sapa tuh?" Tanya gue


"Gak tau, buka sana" Kata Bryan dengan tatapan masih di tv


"Gak mager" kata gue


"Yaudah Brandon ada yang buka sana" kata daddy yang membuat orang yang namanya disebut melotot


"Hah?! Brandon dad?!" Tanya Brandon sambil menunjuk dirinya


"Kenapa? gak mau?" Tanya daddy lagi dengan nada mengancam sedangkan yang lainnya menikmati makanannya dan nonton dengan tenang


"Iyaiya, Brandon mau." Kata Brandon lalu berdiri dari duduknya dan berjalan kearah pintu. Tak lama kemudian Brandon datang sambil teriak


"Cathlyne! Dicariin!" Teriak Brandon lalu duduk kembali ke tempat nya tadi


"Hah?! Gue?!" Tanya gue sambil nunjuk diri gue sendiri. Brandon pun hanya mengangguk.


"Udah cepet sana temuin." Kata daddy yang bikin gue berdiri trus pergi buat nemuin orang itu. Yang ternyata.......