
Author POV
Hari ini adalah hari terakhir Cathlyne dkk berada di puncak, sudah banyak sekali yang mereka lakukan selama disini dan kegiatan terakhir mereka adalah main di bawah air terjun.
Saat ini mereka sudah bersiap untuk pergi ke air terjun dan katanya butuh beberapa menit untuk sampai disana.
Cathlyne dan Fiona pun sekarang sedang menyiapkan baju ganti sebelum pergi begitu juga yang lainnya.
Setelah siap, Cathlyne pun keluar dari kamar dan duduk di sofa sembari memainkan hp dengan airpods yang terpasang di telinganya.
Cathlyne pun berkali-kali membuka aplikasi WA nya namun hal yang dia tunggu-tunggu tidak juga muncul. Kalo kalian tanya apa itu, jawabannya adalah chat dari Rey.
Semenjak Vc mereka 2 hari yang lalu, Rey tidak menghubungi nya lagi bahkan chat aja enggak, padahal Rey selalu menanyakan kabar Cathlyne dengan sederet pertanyaan yang bahkan membuat Cathlyne bingung.
Cathlyne pun menghembuskan nafas nya yang ternyata sudah diperhatikan oleh Darren.
"Napa lo?" Tanya Darren lalu duduk disamping Cathlyne. Cathlyne pun memberikan hp nya yang menampilkan room chat nya dengan Rey.
Darren pun mengambilnya dan melihatnya dan dia rasa tidak ada yang salah.
"Kenapa? Gak ada yang salah kok" kata Darren
"Liat tanggalnya" kata Cathlyne. Darren pun melihat tanggal chatnya lalu mengangguk angguk dengan senyum miring nya.
"Kangen lo?" Tanya Darren
"Eng-Enggak kok." Kata Cathlyne cepat
"Trus? Lo marah dia gak chat Lo 2 hari ini?" Tanya Darren yang diangguki Cathlyne.
"Ck, kangen aja gengsi" celetuk Darren
"Sapa juga yang kangen" kata Cathlyne dan Darren hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
"Tenang aja, dia pasti chat lo" kata Darren lalu menepuk pucuk kepala Cathlyne.
"Klo dia gak chat?" Tanya Cathlyne
"Ya....elu yang chat trus ngasih perhatian ke dia" kata Darren
"Idih pain, ntar gue disangka murahan" kata Cathlyne tak setuju
"Murahan? Emang lo ngapain? Ngasih perhatian itu gak murahan, ngasih badan lo baru murahan" kata Darren yang membuat Cathlyne terdiam begitu pun Darren
"Ngapain lo berdua diem-diem an disini?" Tanya Rico yang tiba-tiba muncul.
"Kepo lo" kata Cathlyne
"Ck, orang cuma nanya" kata Rico dengan muka cemberutnya
"Canda aja kali" kata Cathlyne
"Yaudah, mending kita panggil yang lainnya, keburu kesorean" kata Darren
"Unch, Darren gue bijak bet dah" kata Cathlyne
"Darren gitu loh" kata nya bangga
"Dih, nyesel gue muji lo" kata Cathlyne lalu berdiri untuk memanggil yang lainnya.
Setelah bersiap-siap, mereka semua bergegas pergi dan disinilah kita, Air terjun.
Mereka pun melepas sepatu dan mulai nyebur ke air terjun. Sebenarnya air ini dingin banget, cuma karna dipaksa jadi Cathlyne juga ikutan nyebur.
Sudah hampir 1 jam mereka main air dan Cathlyne udah kedinginan parah, jadi Cathlyne memutuskan untuk naik dan ngeliatin mereka main.
Cathlyne pun ngambil hpnya di tas dan buka WA cuma tetep aja gak ada notif masuk dari Rey jadi Cathlyne keluar dari WA dan buka Ig.
Cathlyne pun ngebuka sg temen-temen dia tapi gak semuanya, dia cuma buka sg orang yang menurutnya penting. Cathlyne juga liat dm, banyak yang minta folback lah, nanya no WA, ngajak kenalan tapi semuanya dikacangin aja. Sok jual mahal getohhh.
Cathlyne pun kembali keberanda dan Damn....
...
Liam_Reynald Yoo wassup!...
❤️8.384
Lihat 3.640 komentar
"WHAT?!Fotoan ama cewe bisa tapi ngechat doang gak bisa" gerutu Cathlyne lalu melempar hp nya ke tengah-tengah mereka yang lagi main air.
"Woi! Gila lo, asal main lepar hp aja" kata Fiona yang melihat hp Cathlyne masuk ke aer.
"Untung hp lo waterproof" kata Kirana
"Gils, orkay mah bebas" celetuk Juna
"Bacot eh lo pada. Mending diem!" Kata Cathlyne kesel. Yang membuat mereka naik dan duduk disamping Cathlyne. Sedangkan DeadScorpio masih sibuk maen aer
"Lo napa seh?" Tanya Diana
"Ntau, kek orang kesurupan. Nih hp lo" kata Fiona lalu memberikan hp Cathlyne.
"Orang gila potoan ama kunti" kata Cathlyne asal yang membuat mereka mengerutkan keningnya.
"Hah?! Lo ngomong apa seh?" Tanya Aldo
"Udah deh ribet lo pada" kata Cathlyne kesal
"Kenapa ni?" Tanya Bara yang langsung menggusur Fiona dari sebelah Cathlyne yang membuat nya menggerutu kesal.
"Ntau" kata Cathlyne
"Serius, kenapa?" Tanya Bara yang membuat Cathlyne membuka hpnya lalu buka ig yang menunjukkan foto Rey.
"Noh" kata Cathlyne. Bara pun mengambil hp Cathlyne dan melihat foto itu.
"Ck, klo Bara aja dikasih tau. Pas kita nanya malah dimarahin" celetuk Kirana
"Bacot" kata Cathlyne ketus
"Oh, ini?!" Tanya Bara sambil mengembalikan hp pada Cathlyne
"Oh doang?! Kampank" kata Cathlyne kesel.
"Lagian lo cemburuan banget sih, baru liat mereka fotoan jaraknya 100 cm aja dah cemburu gimana klo mereka foto pas *******"Kata Bara yang mendapat pelototan dari Cathlyne.
"Ada apa ini?! Ngumpul bae" kata Darren muncul yang diikuti Dylan, Rico,Rian dan Axel.
"Nih, si Cathlyne jealous gegara Rey potoan ama cewe" kata Bara
"Lah, yaudah chat aja kali" kata Darren
"Pain, mu-"
"Murahan itu kalo lo biarin cowo lo selingkuh" kata Dylan yang memotong ucapan Cathlyne
"Ck, ngeselin banget lo pada" kata Cathlyne
"Udah deh, mending have fun aja. Nanti lo hubungin Rey lagi" kata Axel
"Huft, yaudah kuylah" kata Cathlyne
"Omongan mantan didengerin gilaran omonan temen kagak"
"Bodo Jun bodo" kata Cathlyne lalu masuk kembali kedalam air yang diikuti Bara dkk.
Sudah 1 jam mereka bermain air dan mereka pun akhirnya memutuskan untuk naik dan mengganti pakaian mereka.
Cathlyne pun sudah siap karna dia yang terlebih dahulu mengganti pakaian.
Cathlyne pun duduk di bebatuan, menatap air terjun yang menurut nya indah sambil mengusap lengannya karna cuaca yang dingin terlebih lagi dia baru saja berendam di air dingin.
Beberapa detik kemudian Cathlyne merasakan sebuah jaket plus pelukan menyentuh badannya. Cathlyne pun langsung menatap orang yang melakukan itu dan ternyata orang itu adalah Axel.
"Lo kedinginan, jan sampe masuk angin. Lo masih harus beresin masalah lo ama Rey" kata Axel
"Thanks" kata Cathlyne sambil mengeratkan jaket di tubuhnya.
"Udah kok" kata Cathlyne.
"Sorry, klo gue meluk lo. Gue cuman mau ngangetin lo plus ngangetin gue hehe" kata Axel
"Gakpapa, asalkan lo gak ada maksud lain" kata Cathlyne karna memang dirinya sedang kedinginan bahkan kakinya mulai membiru.
"Kagak. Tenang aja" kata Axel
"Ekhem"suara seseorang yang membuat mereka menoleh dan ternyata itu adalah Bara. Axel pun melepaskan pelukannya.
"Ngapain lo meluk-meluk Cathlyne?" Tanya Bara sinis
"Ngangetin doang" kata Axel
"Ck, alesan" kata Bara ke Axel
"Lo kedinginan?" Tanya Bara ke Cathlyne yang diangguki oleh Cathlyne
"Yaudah, kita ke villa aja. Lagian yang lain bentar lagi selesai" kata Bara yang diangguki Cathlyne.
Mereka bertiga pun berdiri dan pergi ke villa duluan karna Cathlyne yang sudah kedinginan.
Setelah beberapa menit, akhirnya mereka bertiga pun sampai di villa.
"Mending lo tiduran gih" kata Bara
"Mau gue bikinin susu jahe?" Tanya Axel
"Boleh" kata Cathlyne
"Yaudah, lo tunggu dikamar aja. Klo masih kedinginan pake selimut" kata Axel yang diangguki Cathlyne.
Cathlyne pun masuk ke kamar dan langsung tiduran dikasur dengan selimut. Cathlyne pun membuka hpnya dan ternyata sudah ada 28 pesan belum dibaca an 13 panggilan tak terjawab, semuanya itu dari Rey.
Cathlyne pun masih males dengan Rey jadi dia masih enggan untuk membalas chat Rey. Cathlyne pun memejamkan matanya karna merasa gak enak badan.
Tak lama kemudian hp nya berbunyi, Cathlyne pun mengambil hpnya dan mengangkat hp nya tanpa melihat namanya karna dia sudah yakin klo yang nelfon adalah Rey
"Hm"
"Kamu ngapain sama Axel?"
"Kamu ngapain sama tuh cewe?!"
"Cewe apa sih? Jelas-jelas kamu berduaan sama Axel pake rangkulan segala"
"Tau darimana?"
"Gak penting"
"Serah deh Rey, aku pusing"
"Kamu sakit????"
"Enggak, cuma gak enak badan aja"
"Sama aja Cathlyne. Udah makan?"
"Udah, tadi pagi"
"Ck, jadi kamu belum makan siang?"
"Belum, gak sempet"
"Makan ya, habis itu minum obat ok?"
"Iy-"
"Cath, ni susu jahe nya" kata Axel yang tiba-tiba muncul dan menaruh susu jahe angetnya di meja kamar Cathlyne.
"Thanks Xel" kata Cathlyne yang diangguki Axel. Axel pun keluar meninggalkan Cathlyne sendiri dikamar.
"Itu siapa? Axel? Kamu deket banget sama dia"
"Iya itu Axel, tapi kamu gak perlu takut karna aku juga gak mau terlalu deket takut gagal move on hehe"
"Cath!!!"
"Iya canda aja kok"
"Awas aja. Trus tentang dia rangkul kamu?"
"Itu dia cuma ngasih jaket walaupun ada dikit meluk"
"Trus kamu seneng?"
"Gak juga sih, tapi anget jadi aku biarin apalagi tadi aku kedinginan"
"Maaf, coba aku ada disana pasti aku yang jagain kamu apalagi kamu lagi sakit"
"Gakpapa, sekarang kamu jelasin foto itu"
"Foto yang mana?"
"Yang di ig"
"Owh, dia bukan pacar ato gebetan aku tapi calon kakak ipar kamu"
"HAH?! kakak ipar?"
"Iya, kakak ipar. Dia kakak aku"
"Kenapa kamu gak bilang?!"
"Kamu gak nanya"
"Berarti aku yang terlalu posesif?! Astaga malunya gueeee"
"Hahaha, makanya lain kali nanya dulu jangan main asal cemburu"
"Iya"
"Cath"
"Pa?"
"Aku mau kita saling percaya, apalagi aku masih di USA."
"Iya, tapi kamu juga harus jaga kepercayaan aku."
"Pasti, kamu juga"
"Iya, don't worry be happy"
"Yaudah, kamu istirahat ya. Jangan lupa makan trus minum obat."
"Iya, kamu juga jangan kecapean ya?"
"Iya sayang"
"Dih, pake sayang lagi"
"Gakpapa, supaya terbiasa"
"Ck, yaudah aku matiin ya?"
"Iya, love u"
"Gak love u"
"Cathlyne!"
"Hehe, i love u more"
TutttTutttTuttt
Cathlyne pun menaruh hpnya lalu mengambil susu jahe dari Axel dan meminumnya.
"Huft, Ya Tuhan kuat kan Cathlyne untuk bisa menunggu Rey sampai dia kembali ke Indonesia" batin Cathlyne